Sosial

Technology

Entertainment

Recent Posts

Keluarga Korban Pembunuhan di Ketapang, Minta Penegak Hukum Tegakkan Keadilan

Keluarga korban pembunuhan saat di Mapolres Sampang (Foto: Hanafi)


LPKTrankonmasi.com, Sampang - Kasus pembunuhan gadis belia di Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang sudah masuk pada sidang saksi, Selasa (02/03/2021).

Abudiri, Selaku paman korban, meminta penegak hukum  mengadili pelaku sesuai undang-undang yang berlaku, "Kami meminta penegak hukum khsusnya hakim dan jaksa menegakkan keadilan kepada pelaku yang membunuh keponakan saya sesuai undang-undang yang berlaku." Ucapnya saat di temui di Kantor Kejaksaan Negri Sampang.

Menurutnya, Korban masih anak sekolah yang dibunuh secara sadis. Hakim dan jaksa harus menegakkan keadilan," katanya.

Ditempat yang sama, Lukman Hakim, SH. MH Sekretaris Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nadhlatul Ulama (LPBH NU) Kabupaten Sampang, sekaligus kuasa hukum keluarga korban mengatakan, Kasus ini bukan lagi kasus ringan, melainkan masuk pada kasus berat karena sudah menghilangkan nyawa orang. Selain itu, korban juga anak yang masih belajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Dari itu, hakim dan jaksa harus mengadili pelaku sesuai pasal dan undang-undang yang berlaku." Paparnya.

Pihaknya dengan tegas meminta penegak hukum untuk serius dalam menangani kasus ini." Pungkasnya.


(Naf)

Babinsa Apresiasi Warga Yang Tertib Memakai Masker.



Jepara, lpktrankonmasi.com


 – Guna meningkatkan mutu kesehatan bagi masyarakat, Babinsa Koramil 05/Mayong, Sertu Heru Lukman bersama perangkat desa Ahmad Subekhi melaksanakan pemantuan terhadap warga yang melaksanakan posyandu bagi balitanya, yang berada di Balai Desa  Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari. Senin (1/3/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud kepedulian aparat teritorial dan pemerintah desa di masa pandemi Covid-19, selain itu, untuk meninjau langsung sejauhmana warga dalam menjalankan protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah.

Pada kesempatannya, Babinsa Sertu Heru Lukman mengatakan di tengah wabah pandemi Covid-19 yang belum berakhir kegiatan posyandu sangat penting dilakukan terutama dalam menjangkau pelayanan kesehatan.

“Untuk itu, dengan adanya kegiatan posyandu pelayanan kesehatan ini selain ingin meninjau langsung warga, kami juga memberikan imbuan agar taat terhadap protokol kesehatan, dan kami sangat mengapresiasi kepada warga yang tengah melaksanakan posyandu, dimana mereka telah melaksanakan protokol kesehatan dengan tertib menggunakan masker.” Kata Babinsa.

Lebih lanjut, kepatuhan warga ini sangat penting untuk menjaga kesehatan yang harus disadari, apabila ini terus diterapkan oleh semua pihak pasti covid-19 ini akan segera berakhir.

“Kami berharap kepada semua warga yang berada di Desa Blimbingrejo untuk menyadari bersama dalam menerapkan protokol kesehatan tanpa harus terus diingkatkan, untuk itu warga setiap beraktivitas harus wajib memakai masker.” Pungkas Babinsa


.(J Trankonmasi Tim).

Babinsa Bersinergi Bersama Petinggi Ajak Warga Patuhi Prokes

 


Jepara, lpktrankonmasi.com


Di tengah program Pemerintah tentang Peraturan Pembatasan Kegiatan Masayarakat (PPKM) bersekala mikro, Babinsa bersama Pemerintah Desa terus bersinergi berupaya meminimalisir penyebaran Covid-19 yang berada di wilayah binaan.

Seperti hal nya yang telah dilakukan oleh Babinsa Koramil 10/Karimunjawa, Serda Sohmadun bersama Petinggi Desa Muazizis menyambangi warga yang berada di Desa Nyamuk, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Senin (1/3/2021).

Dalam kegiatan ini, selain menyambangi warga juga menjalin silaturahmi, serta mengajak warga selalu mematuhi protokol kesehatan dan membagikan masker gratis dengan tujuan untuk meminimalisir dan mencegah penyebaran Covid-19 yang berada di wilayah Kecamatan Karimunjawa.

“Kami akan terus aktif berkeliling ke pemukiman warga desa untuk menyampaikan pesan secara persuasif dan edukatif supaya warga mempunyai kesadaran dalam mematuhi protokol kesehatan terlebih saat beraktivitas diluar rumah agar selalu menggunakan masker.” Kata Babinsa.

Lebih lanjut, Babinsa Serda Sohmadun mengatakan wabah pandemi covid-19 bisa berakhir apabila semua elemen dapat berperan aktif untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 yang berada di desa Nyamuk ini.

“Mari, setiap menjalankan aktivitas diluar ruangan agar mematuhi protokol kesehatan salah satunya wajib menggunakan masker supaya kita semua yang terhindar dai bahaya Covid-19 atau yang disebut dengan virus corona.” Ujar Serda Sohmadun.

Sedangkan, Petinggi Desa Nyamuk Muazizis juga menyampaikan warga yang baik untuk selalu tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dengan sering mencuci tangan pakai sabun, memakai masker bila beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta tetap di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak.

“Ayo, kita semua bersama-sama mendukung program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 serta pasti kita bisa memutus penyebaran virus ini.” Pungkas Muazizis.


 (J Trankonmasi Tim).

Danrem 073/MKT Kolonel Inf Ari Yulianto, S.I.P, Resmikan Panorama Golf Merbabu

 

Salatiga, lpktrankonmasi.com


Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Yulianto, S.I.P, resmikan Panorama Golf Merbabu, yang berlokasi di jalan Jendral Sumitro (belakang rusunawa kembangsari) Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kemarin (28/2/2021).

Dalam sambutannya Danrem mengatakan, kita ketahui bersama bahwa, sebelumnya telah diluncurkan merbabu driving golf, ini sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi diantara kita bersama TNI, Polri, Pemda, Pemkab, Pimpinan Perusahaan, Direktur Restorasi serta komponen masyarakat penting lainnya yang tersebar di kota Salatiga dan Kabupaten Semarang dengan tujuan memperkuat sinergitas antar instansi dan segenap komponen masyarakat untuk menjaga stabilitas serta kondusifitas di wilayah Korem 073/Makutarama, serta sebagai daya tarik wisata olah ragadi wilayah Salatiga dan Kabupaten Semarang.

Panorama Golf Merbabu ini menawarkan baik kepada seluruh komponen masyarakat, pecinta olah raga golf, bagi semua kalangan atas sampai ke bawah untuk dapat lebih memanfaatkan sarana olahraga dengan menyajikan suasana nyaman, udara bersih dan sejuk serta view pemandangan dibawah kaki Gunung Merbabu yang indah.

“Dengan adanya Panorama Golf Merbabu tempat berlatih, diharapkan akan muncul bibit atlet golf dari kalangan militer maupun sipil dari seputaran  kota Salatiga dan Kabupaten Semarang yang berkiprah di event nasional bahkan internasional”, ujar Danrem.

Wali kota Salatiga Yuliyanto dalam sambutannya, sangat mengapresiasi langkah Danrem 073/Makutarama dalam membuat lapangan golf ini, menurut wali kota dengan adanya Panorama Golf Merbabu ini akan menarik pecinta golf dari luar daerah untuk bermain sambil berwisata olahraga.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya Panorama Golf Merbabu, masyarakat pecinta golf dari Semarang, Solo bahkan Jakarta akan datang kesini untuk belajar, disamping Panorama Golf Merbabu memiliki hawa yang sejuk dan pemandangan alam gunung merbabu yang indah. 

“Olahraga golf adalah salah satu olahraga yang menyembuhkan pariwisata, untuk itu warganya yang ada disekitar lokasi Panorama Golf Merbabu bisa mengembangkan UMKM disini”, ujar Ngesti.

Panorama Golf Merbabu secara simbolis ditandai dengan pemecahan kendi oleh wali kota Salatiga beserta istri serta pemotongan pita oleh Bupati Kabupaten Semarang dan disaksikan oleh tamu undangan.

Hadir pada acara peresmian Panorama Golf Merbabu tersebut, wali kota Salatiga Yuliyanto, Ketua DPRD kota Salatiga, Forkopimda kota Salatiga, Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha, Forkopimda Kabupaten Semarang, Kapolres Salatiga, Kapolres Kabupaten Semarang, para Komandan Kodim jajaran Korem 073/Makutarama, para Kasatdisjan jajaran Korem 073/Makutarama, Danyonif Mekanis Raider 411/Pandawa, Danyon Zipur 4/TK, Danyonif 410/Alugoro serta para Kasi, Pasi Korem 073/Makutarama.(Penrem 073/Makutarama)


(J Trankonmasi Tim).

Tinjau PPKM Sekala Mikro, Kabid Humas Polda Jateng Kunjungi Dua Titik Lokasi di Batang

BATANG, lpktrankonmasi.com

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Iskandar bersama jajarannya mengunjungi dua titik lokasi PPKM Sekala Mikro di Kabupaten Batang, tepatnya di Polres Batang. Serta mengecek kesiapan Posko Siaga Covid 19, dalam Tanggap darurat yang berada di Desa Kalisalak, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (1/3/2021).

Kegiatan ini dihadiri, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Iskandar, Kasubdit Penmas, AKBP Maulud, Staf Humas Polda Jateng, Kapolres Batang AKBP Edwin L. Sengka, S.I.K., M.Si., Kapolsek Batang AKP Akhad Almunasifi, S.H., Danramil Batang Kapten Inf. Bardi, Kepala Desa Kalisalak dan muspika Kecamatan Batang.

Dalam kunjungan di dua lokasi tersebut, Kabid Humas Polda Jateng, menyampaikan, kunjungannya kali ini, untuk meninjau langsung PPKM bersekala mikro yang ada di Polres Batang. Peninjauan ini, untuk melihat kesiapan posko Siaga Covid 19 yang ada di dua lokasi tersebut. 

“Kalau kita lihat dari angka sebelum kita memulai PPKM tanggal 9 bulan lalu, itu jumlahnya angkanya ada 15 dan sampai hari ini tinggal angka satu orang, artinya ini sudah cukup bagus. Dua lokasi ini saya nyatakan sangat bagus dalam menangani PPKM,” kata Kombes Pol Iskandar.

Lanjut Kabid Humas, hal ini mengacu pada intruksi Presiden Joko Widodo tentang PPKM. Bahwa, bahaya virus corona ini, sampai saat ini sudah banyak memakan korban meninggal dunia. Kemungkinan hal itu, mereka yang tidak percaya dengan adanya wabah virus corona ini.

“Kita sendiri sudah melihat, dari tingkat kecamatan hingga dusun sudah ada korbannya, mungkin diantara kita disini juga sudah ada yang terkena covid 19, kita juga merasakan bagaimana rasanya. Tetapi jangan kawatir, jika terpapar itu tidak bisa di sembukan, tapi yang terpapar ini banyak yang sudah sembuh,” ucap Kabid Humas.

Iskandar Juga menambahkan, obat untuk virus Covid 19 ini belum ada, untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk melakukan pencegahan penyebaran covid 19 secara bersama, dengan selalu menggunakan Masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak.

Pada kesempatan itu juga, Kabidhumas menjenguk satu Pasien yang terpapar Covid 19 di rumahnya yang sedang melakukan isolasi secara mandiri.

“Karena hari ini ada satu pasien yang diisolasi, akibat terpapar Covid 19, kita akan ke sana untuk meninjau keadaannya dan berkomunikasi dengan pasien, namun kita menggunakan jarak 2-3 meter,” ungkapnya.


 (J Trankonmasi Tim).

Pemuda Papua di Jawa Tengah Dukung Penuh Otsus demi Kemajuan Papua

SEMARANG, lpktrankonmasi.com.

 Mahasiswa dan pelajar papua yang berada di Kota Semarang, sangat mendukung adanya otonomi khusus di daerah papua. Dukungan tersebut diungkapkan mereka dalam video yang berdurasi pendek.

Menurut Jefrot jumper seorang mahasiswa di Semarang, mengatakan, bahwa Indonesia sudah merdeka dan papua adalah bagian dari Indonesia. Sudah seharusnya mengabdi kepada bangsa Indonesia.

“Bagi kami, NKRI harga mati, kita semua satu, Bhineka tunggal ika, jangan sampai kita terpecah belah,” ucap Jefrot, pemuda asal Papua ini, Senin (1/3/2021).

Hal senada juga dikatakan, pemuda papua lainnya bernama Hendri Samudeadlay, mengungkapkan, hal ini sangat mendukung adanya otonomi khusus di Papua.

“Kita sangat mendukung adanya otonomi khusus di papu, dan bagi kami Pancasila adalah pancasila yang tidak bisa dirubah,” kata Hendri.

Selain dua pemuda yang menjadi perwakilan Papua ini, bahkan pemuda lainnya yang berada di kota Salatiga dan kota lainnya yang ada di Jawa Tengah, ikut mendukung adanya Otonomi khusus Papua.


 (J Trankonmasi Tim)

Sejumlah Nasabah Korban Kasus Kresna Life Resmi Ajukan Kasasi


 

Jakarta, lpktrankonmasi.com

 

Beberapa nasabah korban gagal bayar Asuransi Jiwa Kresna (AJK) akhirnya memilih mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung RI menyusul putusan sidang Homologasi perkara PKPU No.389/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst dianggap merugikan nasabah. Salah satunya adalah Soegiharto Santoso, pihak yang mewakili isterinya sebagai pemegang dua polis asuransi Kresna Life, Kamis (25/2/2021) resmi mendaftarkan gugatan kasasinya ke Mahkamah Agung RI didampingi pengacara Otto, SH.

 

“Kami tentu saja menghormati keputusan PN Jakarta Pusat, namun karena isi perjanjian perdamaiannya tidak berkeadilan maka kami menempuh upaya hukum Kasasi ini sebagai pembelajaran. Terlebih sebelumnya saya sudah berkirim surat sampai dua kali untuk mempertanyakan isi perjanjian dan berharap ada perubahan salah satu pasal saja, tapi semua itu tidak dilakukan makanya saat ini kami ajukan kasasi,” ungkap Soegiharto dalam keterangan pers yang dikirim ke redaksi (25/2/2021).

 

Soegiharto yang juga berprofesi sebagai wartawan ini mengatakan, pihaknya berharap agar pihak nasabah korban Kresna Life yang sudah menyetujui putusan sidang Homologasi agar tetap memberi dukungan atas upaya hukum kasasi yang ditempuhnya.

 

“Jika kasasi ini diterima dan berhasil maka yang akan menikmatinya juga kan semua nasabah. Selian dari itu,  jangan ada asumsi bahwa jika ada proses kasasi maka nantinya tidak akan ada pembayaran cicilan dana kepada nasabah. Karena cicilan pembayaran tetap harus berjalan,” imbuh Hoky sapaan akrabnya.

 

Mengenai peluang dikabulkannya gugatan kasasi, Hoky mengaku yakin bakal menang karena peluangnya besar.  

 


“Keadilan dan kebenaran itu akan terungkap. Jadi kita jangan pesimis. Jangan beranggapan bahwa kalau sudah diputus homologasi nanti juga kasasi akan sia-sia. Segala sesuatu yang kita upayakan menuju kebenaran dan menuju keadilan akan berhasil. Kalau ditanya keyakinan, saya sangat-sangat yakin sekali,” urai Hoky yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan di DPP Serikat Pers Republik Indonesia.

 

Sementara itu, Otto, SH selaku Kuasa Hukum para nasabah mengatakan, proses hukum yang diambil oleh para kliennya sudah sesuai alur hukum yang berlaku di Indonesia.

 

“Kami melihat bahwa isi perjanjian perdamaian ada yang kurang adil terhadap pemegang polis. Kami juga melihat ada beberapa kejanggalan di dalam proses hukumnya sendiri. Ini adalah proses pembelajaran dan proses hukum yang ada di kita. Jadi kalau misalnya keputusannya berujung pailit, maka itu juga berguna untuk semua nasabah,” ungkap Otto.*

 

(Trankonmasi Tim)

PANGAN