PSHT RAYON TLAGAH GELAR TASYAKURAN WARGA BARU & MAULID NABI MUHAMMAD SAW.


Sampang, lpktrankonmasi.com - Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Tlagah yang terletak di dusun Lonsaba Desa Tlagah Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang berdiri sejak Tahun 2015 yang diprakarsai seorang diri oleh Hanafi,S.Pd.I. Kamis (14/11/2019) PSHT  menggelar Tasyakuran Warga Baru dan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
Dalam acara tasyakuran yang juga dihadiri oleh, Ketua PSHT Cabang Bangkalan, Haryana, Salah satu Sesepuh PSHT Madura, Suro Wahono, warga baru PSHT Rayon Tlagah dan walinya, Semua Warga PSHT Rayon Tlagah, Warga PSHT Ranting Banyuates, Kepala Desa Tlagah, Tokoh Masyarakat serta Tokoh pesilat yang berada di dusun Lonsaba.
Perintis PSHT Rayon Tlagah, Hanafi,S.Pd.I, menyampaikan bahwa dalam kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan salah satu wujud syukur saudara baru kami yang telah disahkan pada bulan Muharrom kemarin, sekaligus kami memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. “Perlu diketahui Persaudaraan Setia Hati Terate bukan olahraga pertempuran tetapi seni pertempuran. Sebuah olahraga pertempuran adalah perjuangan dengan yang lain. Sebuah seni pertempuran adalah perjuangan dengan diri sendiri.” Tuturnya.
"Falsafah dan Ajaran SH Terate tersebut telah menjadi Prinsip Dasar Setia Hati Terate, untuk mencapai keseimbangan dalam tubuh (jasmani) dan pikiran (rohani), karena Persaudaraan Setia Hati Terate didirikan pada lima prinsip dasar diantaranya : Persaudaraan (Brotherhood); Olah Raga (Sport); Bela Diri (Self-pertahanan); Seni Budaya (Seni dan budaya); Kerokhanian Ke SH-an (pengembangan Spiritual),” tambah Mas.anaf Sapaan Akrabnya Sang Perintis.
“Berlandaskan kelima prinsip dasar inilah sebagai warga PSHT untuk tetap menjaga stabilitas jasmani dan Rohani sesuai dengan Falsafah PSHT. Dengan adanya acara ini kita tetap menjaga serta mempererat silaturahmi baik antar sesama warga PSHT maupun dengan perguruan pencak silat lainnya dengan cara Saling hormat menghormati satu dan lainnya." Pungkasnya.
Sesepuh PSHT Madura, Suro Wahono menyampaikan,”Bahwasanya dalam PSHT itu tidak mengutamakan pencak silatnya namun mengutamakan kerohaniannya, PSHT ini adalah Organisasi pencak silat terbesar di dunia, karena kita ini adalah organisasi maka ada AD/ART-nya."Tuturnya.
"Jadi sebagus apapun Ad/Art dalam PSHT ini jika hati warga-warganya itu jelek maka semua itu tidak akan ada gunanya. "Pungkasnya.


(Riez//lex).

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »