DANDIM 0735 SOLO GELAR RAKOR KESIAPAN LOKASI KARANTINA COVID-19


Surakarta-Bertempat di Balai Tawang Arum komplek Balaikkota Surakarta Jl. Jend Soedirman No. 2 Kel. Kampung Baru Kec. Pasar Kliwon Kota Surakarta, Dandim 0735 Surakarta (Solo) Letkol Inf Wiyata S Aji, SE, MDS menggelar Rapat Koordinasi (Rakoord) dalam Rangka Persiapan Lokasi untuk Karantina wilayah bagi OPD/PDP yang menuju Kota Surakarta dalam rangka antisipasi penyebaran Covid -19 Surakarta.  Rapat dipimpin oleh Rahmat (Asisten Administrasi umum) yang dihadiri 40 orang, Selasa  (31/3/2020)


Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kombes Pol Andi Rifai, S.IK. MH (Kapolresta Surakarta), Ir. Ahyani, MA (Sekda kota Surakarta),  Kinkin Sultanul Hakim (Asisten Pemerintah Kota Surakarta) Drs. Hari Prihatno (Kadishub Kota Surakarta), Rahmad (Asisten Administrasi umum), Dr. Siti Wahyuningsih (Kadis DKK Kota Surakarta), Kentis (Diskominfo kota Surakarta) dan Hendardi, SH. MH (Kakesbangpol)

Adapun dari hasil rapat koordinasi disampaikan bahwa tempat untuk Karantina OPD Covid-19 wilayah Kota Surakarta antara lain di Joyokusuman, Joyosuhartan dan Graha wisata. Sedangkan untuk tempat pengawasan umum di Pendapa Gedhe Balaikota Surakarta, Kelengkapan yang disiapkan meliputi Dapur umum, WC, Kamar Mandi. Untuk selama dikarantina antara lain  tempat beribadah, Olahraga, wawasan kebangsaan, Parinting Dinas Pariwisata,kegiatan karantina selama 14 hari. Karantina bertujuan untuk membuat shock terapi para pemudik yang akan pulang kampung dan agar yg lain tidak pulang kampung selama masih adanya pandemi Covid 19 untuk pengawasan keluar masuk pemudik yang mau pulang kampung diserahkan ke Kodim dan Polres.

Dandim Solo menyampaikan dalam rapat bahwa Intinya " Kodim siap membantu program pemerintah daerah dalam rangka kegiatan pengawasan terhadap para pemudik yang mau pulang kampung melalui Bandara, Terminal, Stasiun yang bertujuan untuk memutus mata rantai Covid-19 dan Siap mendukung sarana prasarana antara lain tempat tidur (Valbet)"

Pada kesempatan yang sama Kapolresta Surakarta,Kombes.Pol.Andi Rifai,S.IK.MH menyampaikan bahwa ," Polres Surakarta siap membantu Program Pemerintah Daerah salah satunya dalam pelaksanaan pengawasan kedatangan pemudik di bandara, terminal  Stasiun selama Covid-19 dan Siap membantu pelaksanaan pekerjaan di dapur umum.

 Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta,Drs.Heri Prihatno  menyampaikan bahwa ," Setiap kedatangan para pemudik di terminal, Stasiun harus semua tercatat alamat tinggal nomor hp dan tempat tujuan, Di dalam pengawasan kedatangan pemudik dinas perhubungan minta pendampingan dari TNI maupun Polri dan Dinkes, Semua kendaraan Bus wajib masuk ke terminal dan Mendeteksi/Pengawasan perbatasan yg naik kendaraan pribadi perlu pengawasan ekstra. 


# Taufiq.W.

JEPARA: ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19 PETUGAS GABUNGAN LAKUKAN PENYEMPROTAN DISENFEKTAN



Jepara – Covid-19 sudah menjadi ancaman bagi dunia, saat ini Indonesia sudah mencapai angka 1.528 kasus positif Corona.  Perlu kesadaran yang tinggi bagi semua pihak  untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Polres Jepara beserta Polsek jajaran bekerjasama dengan TNI dan Pemerintah Daerah Kab. Jepara, melakukan kegiatan Penyemprotan Disinfektan serentak. Selasa (31/03/2020).

Sebelum kegiatan penyemprotan, dilakukan Apel Gabungan yang dipimpin oleh Kapolres Jepara.


Dalam apel Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto S.H., S.I.K., M.H.menyampaikan puji syukur kepada kehadirat Allah SWT.

“ Karena atas rahmat dan ridhoNya kita bisa melaksanakan giat apel Gerakan Serentak Penyemprotan Desinfektan ini,”ujar Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto S.H., S.I.K., M.H.

“Kegiatan Gerakan Serentak Penyemprotan Desinfektan dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid -19 dilaksanakan seluruh Indonesia dalam hal ini Polres Jepara bwserta Polsek jajaran bekerja sama dengan TNI ( Kodim 0719 ) dan Pemda Kab. Jepara,” lanjutnya.

Kebih lanjut beliau menjelaskaskan,” Terkait dengan dengan kegiatan ini akan kita bagi 2 kelompok, adapun kelompok pertama di wilayah Kota Jepara dan kelompok kedua di wilayah Kec. Tahunan dan Kec. Pecangan. “
Dalam kesempatan Apel Dandim 0719 / Jepara memberikanarahan,” Yang pertama dalam kegiatan ini saya minta untuk jaga diri faktor keamanan masing masing , jangan sampai kita yang melaksanakan tugas malah  tidak selamat. Yang kedua Cari sasaran ditempat tempat orang berkumpul dan tempat tempat orang yang melakukan aktivitas, “

Lebih jauh beliau membagi Kegiatan Penyemprotan dibagi menjadi 2 Tim/kelompok dengan sasaran sebagai berikutb untuk Tim I di pimpin Kapolres Jepara dengan sasaran wilayah Kec. Jepara kota melaksanakan penyemprotan dengan rute Start dimulaidari Polres Jepara - Jl. Ks. Tubun Jepara - Jl. Dr. Wahidin - Pasar Apung Bulu - Jl. Letjen Suprapto - Jl. Kol. Sugiono - Perempatan Panden Kiri - Jl. Dr. Sutomo - Jl. MT. Haryono - Pasar Jepara 2 - Pasar Jepara 1 - Jl. Pattimura - SCJ -Jl. Yos. Sudarso - Jl. Diponegoro - Alun alun 1 Jepara - Jl. Kartini - Jl. Ks. Tubun Jepara - Finish Polres Jepara.

“Tim II di pimpin Kabag Ops Polres Jepara dengan sasaran wilayah Kec. Tahunan dan Kec. Pecangaan  melaksanakan penyemprotan dengan rute sebagai berikut dimulai Start Polres Jepara - Jl. Ks. Tubun Jepara -  Jl. Pemuda Jepara - Taman Pekeng Saripan - Jl. Wakhid Hasyim - RSU Kartini Jepara - Jl. Soekarno Hatta - Pasar Tahunan - Jl. Soekarno Hatta - Bunderan Ngabul -  Pasar Ngabul - Jl. Sultan Hadlirin - Jl. Ratu Kalinyamat - Kembali ke Mako Polres Jepara,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto S.H., S.I.K., M.H.; Dandim 0719 Kab. Jepara Letkol Arm Suharyanto S.Sos; Personel gabungan terdiri dari anggota Kodim 0719 Jepara, Polres Jepara, Dinas Satpol PP Damkar Jepara, Dishub Kab. Jepara, dan BPBD Kab. Jepara,


Sugiono - Perempatan Panden Kiri - Jl. Dr. Sutomo - Jl. MT. Haryono - Pasar Jepara 2 - Pasar Jepara 1 - Jl. Pattimura - SCJ -Jl. Yos. Sudarso - Jl. Diponegoro - Alun alun 1 Jepara - Jl. Kartini - Jl. Ks. Tubun Jepara - Finish Polres Jepara.

Pada kegiatan ini disediakan cairan disinfektan sebanyak 20.000 liter, dan  juga pembagian masker kepada Masyarakat sebanyak 5.000 buah.


Setelah pelaksanaan penyemprotan dilanjutkan dengan Konferensi Pers oleh Kapolres Jepara dan Dandim 0719 Jepara,  menyampaikan pesan kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas diluar / berkerumun dan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Serta menyampaikan upaya yang sudah dilakukan oleh Polres Jepara dan Kodim 0719 dalam mengantisipasi penyebaran Virus Covid 19 di Kab. Jepara.

Kegiatan di tutup dengan apel konsolidasi di halaman Mapolres Jepara.


(Tim lpktrankonmasi Jepara)

DANDIM 0719/JEPARA TINJAU LOKASI SASARAN TMMD 2021


Jepara - Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arm Suharyanto meninjau lokasi sasaran rencana pelaksanaan TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Tahun 2021 di Desa Kunir, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Senin (30/03/2020).

Kegiatan peninjauan lokasi sasaran TMMD didampingi oleh Pasiter Kapten Arm M Fadelan, Danramil 08/Keling Kapten Inf Tri Yuli, Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali, dan Camat Keling, Dandim melihat langsung kondisi dan keadaan Desa Kunir, yang memang tergolong jauh dari pembangunan.

"Untuk itu, kita berencana menjadikan Desa Kunir sasaran pelaksanaan TMMD tahun 2021 Kodim 0719/Jepara," kata Dandim saat dikonfirmasi di lokasi.

Selain mengecek lokasi mana saja yang akan dijadikan objek sasaran TMMD, Dandim beserta rombongan juga meninjau Desa Tempur, salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Jepara. Dandim melihat kondisi jalan utama, sebagai akses masuk desa wisata yang terbilang cukup sempit.

Di depan rombongan dan Petinggi Desa Tempur, Dandim menyampaikan, maksud kedatangannya ke Desa Tempur untuk melihat secara langsung akses jalan menuju lokasi desa, melihat penggunaan ADD/DD dalam pembangunan infrastruktur desa.

"Kedatangan kami ingin mengetahui sejauh mana penggunaan ADD/DD untuk pembangunan jalan, yang mana Desa Tempur merupakan desa wisata, sehingga akses jalan menuju kesini harus baik dan layak," ucap Dandim.



Lebih lanjut, orang nomor satu di jajaran TNI Kodim Jepara ini mengharapkan dalam penggunaan ADD/DD kedepannya, untuk memprioritaskan pembangunan jalan yang menuju desa. Dengan akses jalan yang baik dan lebar, nantinya komoditi wisata yang ada akan terus meningkat, sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga setempat.

"Jalan ini selain sebagai akses warga, juga sebagai akses para wisatawan menuju ke Desa Tempur. Kita harapkan untuk diperlebar lagi jalannya, sehingga jalan dapat digunakan untuk persimpangn mobil. Dan juga dipasang cermin cekung disetiap tikungan untuk meminimalisir kecelakaan," tandas Dandim.


(Team lpktrankonmasi Jepara)

CEGAH COVID 19 DPD NASDEM SAMPANG SEMPROTKAN DISENFEKTAN



Sampang - Covid -19 memang sangat berbahaya bahkan telah merenggut banyak nyawa manusia salah satu di antaranya di Kab.Pemekasan Madura untuk mengantisipasi hal tersebut DPD NasDem Sampang semprotkan cairan Disinfektan di 14 (empatbelas)Kecamatan Kab.Sampang salah satu di antaranya di Kec.Banyuates Sampang.

Selasa (31/03/2020)

Hadir dalam penyemprotan Disinfektan tersebut Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Muhammad Nur Mustakim Fraksi Partai NasDem Dapil IV, Ketua DPC NasDem Banyuates Moh.Kholil Maisuri, Camat Banyuates Fajar Sidiq,SSTP,M.Si beserta jajaran Forkopincam Banyuates .

Mohammad Nur Mustakim Saat diwawancarai awak media ," Ini adalah Aksi Kemanusiaan DPD Partai NasDem didukung  oleh Kawan-kawan DPRD NasDem Kab.Sampang memang kami mulai dari Kec.Banyuates setelah dilanjutkan ke Kec.Ketapang dan harapan kami kepada masyarakat jangan menganggap enteng Covid -19 kita harus perangi Virus Corona karena Sampang ini masih berada di Zona Hijau serta kami himbau kepada masyarakat Banyuates hingga Ketapang agar membudayakan hidup bersih dan sehat dan jangan lupa berdoa pada yang maha kuasa agar diberi kejaiban oleh Sang Khalik ," kata Mustakim.



Serta kami dari DPD NasDem Sampang sudah membentuk Tim Satgas Relawan Cegah Covid 19 Ketuanya yaitu Rudi Kurniawan selaku Wakil Ketua DPRD serta Sekretaris saya sendiri Nur Mustakim struktur lainya diisi oleh kawan -kawan DPC NasDem yang tersebar di 14 (empatbelas) Kecamatan Kab.Sampang ," imbuhnya .


Hal senada juga disampaikan oleh Moh.Kholil Maisuri selaku Ketua DPC NasDem Banyuates ," tentunya gerakan ini adalah secara sukarelawan dan kami menghimbau kepada masyarakat Kec.Banyuates jika baru datang dari luar kota maupun dari luar negeri agar segera lapor ke posko-posko terdekat dan kami harap kepada petugas kesehatan baik itu Puskesmas Banyuates maupun Puskesmas Bringkoning agar selalu menjadi garda terdepan dalam pencegahan Virus Corona Covid-19," tegas Kholil.



(Lex/Ries)

ARIST MERDEKA SIRAIT : DISINYALIR P PELAKU KEJAHATAN ANAK TERANCAM 20 TAHUN PENJARA DAN KEBIRI KIMIA


Ketum KPAI Arist Merdeka Sirait

Jakarta- Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (Komnas Anak) Arist Merdeka Sirait dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (30/3/2020) menyampaikan,"Diduga karena melakukan kekerasan seksual terhadap anak yang masih berusia 7 tahun inisial D warga Grabag Magelang, dengan cara menikahinya, P (54)  warga Lendoh, Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang,  Jawa Tengah yang diketahui pula salah satu pemilik Pondok Pesantren Miftahul Jannah dan juga pengusaha kuningan ternama,  terancam hukuman pidana penjara  maksimal 20 tahun.

Mengingat P pernah juga menikahi gadis usia 12 tahun beberapa tahun yang lalu, dan P adalah tokoh pemimpin pondok, dengan demikian, merujuk pada pasal 76D Jo 76E Jo Pasal 81 Ayat (1) Jo Pasal 82 ayat (1), (2), Undang - Undang (UU) RI No. 23 Tahun 2002 yang sudah diperbarui dengan UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, dan UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penerapan PERPU  Nomor : 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor  : 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang – Undang.

                                                                         
“Dengan demikian P dapat dikenakan tambahan pidana sepertiga dari ketentuan pidana pokoknya, berarti P bisa mendapatkan tambahan hukuman berupa tindakan kebiri lewat suntik kimia dan pemasangan alat pedenteksi elektronik." demikian disampaikan Ariist Merdeka Sirait dalam  keterangan rilisnya kepada sejumlah media di Jakarta Senin lalu.

Lebih lanjut  Arist menjelaskan dalam rilisnya, "Berhubung P diduga juga pernah menikahi anak yang berusia 12 tahun beberapa tahun lalu, maka dapat dikategorikan bahwa P disinyalir mengidap  pedofilia,  dengan demikian saya bisa memastikan dan percaya bahwa pihak penyidik Ditreskrimum Polda Jateng yang telah mendapat pelaporan dari Komnas Perlindungan Anak Provinsi Jawa Tengah, dalam waktu dekat pastinya akan segera  menindaklanjuti laporan tersebut bahkan segera menangkap dan menahan P," tutur Arist.

"Saya percaya itu, sebab apa yang diduga dilakukan P terhadap anak - anak kecil merupakan kejahatan seksual luar biasa dan harus pula ditangani dengan cara yang luar bisa," tambah Arist

P dilaporkan karena diduga telah menikahi seorang anak yang baru berusia 7 tahun berinisial D yang saat ini masih berumur 11 tahun. P yang mengaku dirinya sebagai Syekh tersebut, diduga menikahi bocah pada tahun 2016 dan baru dilaporkan ke Polda Jateng sekitar 2 bulan yang lalu. Laporan tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan di Polda Jateng.

Dugaan perbuatan kejahatan anak yang dilakukan oleh P dengan menikahi anak usia 7 tahun kali ini, diawali justru disampaikan oleh keluarga besarnya sendiri yang tidak setuju dengan perkawinan tersebut, yang diwakili oleh 3 orang keluarganya kepada Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi Jawa Tengah, DR. H Endar Susilo, SH, MH, di kantor sekretariatnya di Bawen Kabupaten Semarang.

Secara terpisah Endar memberikan keterangan bahwa, pada sekitar bulan November 2019 dirinya didatangi oleh 3 anggota keluarga besar P yaitu JL (Jack) dan 2 keponakan P yaitu W dan AC yang secara kebetulan, AC juga ikut menjadi saksi pernikahan siri antara P dengan D yang saat itu masih berusia 7 tahun.

" AC secara jelas dan berurutan menyampaikan kronologis kejadian perkawinan siri tersebut kepada saya, bahwa di sekitar bulan Juli tahun 2016 AC ditelepon oleh P untuk diundang datang ke kediaman P, agar menjadi salah satu saksi pernikahan antara P dengan D, kemudian setelah acara pernikahan siri yang dimulai tengah malam sekitar Pukul 24.00 tersebut, oleh P lalu D disuruh duduk di pangkuannya, kemudian D diciumi dan dicumbui mesra oleh P dengan disaksikan oleh AC dan beberapa saksi yang lain. Kemudian menjelang Shubuh saksi AC pulang dan tidak tahu lagi apa yang dilakukan oleh pasangan pengantin baru tersebut," jelas Enda.

Usai menerima aduan dari 3 orang keluarga besar P tersebut Endar kemudian melakukan investigasi dengan menemui 2 orang saksi lain yang mengikuti acara perkawinan tersebut selain AC dan juga mendatangi Ibu Korban D.

"Sebelum menyampaikan aduan ke Ditreskrimum Polda Jateng terlebih dahulu Saya mendatangi 2 orang saksi lain dan Ibu Korban D (Edg) di rumah masing - masing dan mereka semua mengakui adanya perkawinan tersebut dan juga melihat tindakan pencabulan terhadap D yang dilakukan oleh P di Pondok dan kediaman P setelah perkawinan siri tersebut" jelas Endar lebih lanjut.

Arist Merdeka Sirait kemudian kepada wartawan dalam keterangan penutupnya menyampaikan, "Dalam waktu dekat,  saya akan datang ke Polda Jateng untuk memberi suport agar kasus ini segera dituntaska,.”

“Pada intinya tidak ada kata kompromi apalagi kata damai bagi Komnas Perlindungan Anak atas kejahatan seksual dan kejahatan lain yang dilakukan terhadap anak. Itu juga harus merupakan komitmen Polda Jawa Tengah, sekalipun pandemi Corona belum berlalu, akan tetapi kasus ini harus tetap ditangani dengan serius, dan Komnas perlindungan Anak akan mengawal kasus ini."  tegas Arist didepan beberapa media.   

 # Taufiq W.- Ojin

”SISWA JANGAN DIBEBANI TUGAS BERAT !”



Semarang - Terkait wabah Covid-19 yang semakin meluas ke berbagai daerah di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah memperpanjang masa libur sekolah baik SMA, SMK maupun SLB sampai 13 april 2020. Sesuai yang ditetapkan Pemprov Jateng. Guru diminta tidak membebankan tugas berat ke siswa selama libur diperpanjang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan ProvinsiJawa Tengah, Jumeri mengungkapkan bahwa libur sekolah di semua level.pendidikan diperpanjang hingga 13 April 2020 dengan memperhatikan perkembangan virus corona/ covid-19. dimana sebelumnya sekolah di semua.level pendidikan juga diliburkan mulai 16-29 Maret 2020, namun melihat perkembangan akhir akhir ini semakin meluasnya civis-19, maka libur diperpanjang hingga 13 April 2020, demikian juga untuk kegiatan belajar mengajar dengan sistem daring maupun online juga diperpanjang sampai 13 April 2020," ungkapJumeri.

" Meskipun pembelajaran bagi siswa dilakukan secara daring tetapi tidak boleh dilakukan secara kelompok, Kepala Sekolah dapat menyusun piket secara proporsional, menyediakan handsanitizer di depan pintu masuk minimal untuk pencegahan " ujarnya

Untuk sekolah yang berada di zona merah endemik covid-19 kepala sekolah dapat melakukan pemantauan piket dengan.mengontrol dari rumah ," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri menyikapi kebijakan Pemprov Jateng ,juga secara resmi mengambil kebijakan yang sama dengan memperpanjang libur/masa.belajar di rumah bagi siswa TK,SD dan SMP sampai dengan 13 April 2020.

 " Selain memberikan tugas pada siswanya tidak terlalu berat, namun kami harap dalam.batas kewajaran meskipun melalui daring atau online, sehingga tetap.menyenangkan bagi siswa yang mengerjakan tugasnya," ujar Gunawan.

Sementara itu Walikota Semarang  Hendrar Prihadi meminta guru ASN tidak manja mereka digaji pakai uang negara jadi tetap masuk mulai pukul 07.00-10.00 seperti edaran yang sudah disampaikan kepada para kepala sekolah dan jam kerja juga mengacu pada Pemkot Semarang maupun Pemprov Jateng dan protokolnya kepala sekolah dapat mengatur penjadwalan piketnya," pungkasnya.

Hal yang sama juga diberlakukan pada Kabupaten Demak juga memperpanjang masa libur/belajar di rumah bagi siswa hingga sampai 13 April 2020. Oleh Plt Disdikbud Kabupaten Demak, Eko Pringgo Laksito,jumat (27/3/2020)   
"Kami juga sudah mempersiapkan Surat Edaran dalam memperpanjang masa libur/belajar dirumah siswa hingga 13 april 2020 sesuai dengan Pemprov Jateng," pungkasnya.


 # Taufiq W

PATROLI MALAM HIMBAU WARGA JANGAN KELUAR RUMAH



Surakarta-Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Koptu Sugiyanto  bersama Suparmo dan Ponimin (anggota linmas) melaksanakan Patroli malam di wilayah Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Sabtu (28/3/2020)

Adapun maksud dan tujuan patroli ini adalah untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan dan menjaga Kamtibmas di wilayah kecamatan Banjarsari dimana pada malam hari sebagian besar warga masyarakat sedang melaksanakan istirahat.


Disela-sela kegiatan Patroli Koptu Sugiyanto memberikan himbauan kepada warga masyarakat Kecamatan Banjarsari untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan karena keamanan wilayah adalah tanggung jawab kita bersama antara TNI bersama rakyat.

Dan menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap di rumah dengan tujuan mencegah dan memutus rantai penyebaran virus corona (covid - 19). 

“Kalaupun mau keluar rumah harus ada kepentingan yang urgent dan sangat penting,” pungkasnya


 # Taufiq W.

DESENTRALISASI FISKAL MENGANTISIPASI COVID-19


Oleh : Pudjo Rahayu Risan.

Gelombang mudik dari kota besar, khususnya Jakarta dan sekitarnya sulit dibendung. Mereka pulang kampung ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogja dan Jawa Timur. Filosofi Jawa klasik muncul, “mangan ora mangan asal kumpul”. Salah satu kultur kita adalah komunal, hidup di Jakarta dengan posisi social distancing, serba terbatas apalagi kebutuhan sehari-hari sulit dan mahal sementara penghasilan menurun, pulang kampung menjadi pilihan yang menarik. Jangankan libur dua minggu, libur dua hari saja pulang kampung.
Mereka pulang secara massal dan membutuhkan waktu lima sampai sepuluh jam sampai kampung halaman sangat rentan terhadap saling tukar virus corona. Fenomena ini tidak saja menghambat untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, sekaligus akan memberatkan Pemda masing-masing. Pemda menjadi kesulitan dari aspek penyediaan dan pengelolaan sumber daya manusia baik medis maupun non medis, fasilitas sarana prasarana medis dan non medis serta  sumber dana yang memadai.

Disinilah perlunya Pemda melakukan tata ulang APBD pada tahun berjalan menyiapkan perubahan APBD. Kebijakan pemerintah pusat secepatnya melakukan desentralisasi fiskal diluar reguler untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 yang kemungkinan dibawa oleh pemudik. Logikanya, penyebaran virus corona menjadi merata dan sulit dibendung, maka harus didukung dengan kebijakan fiskal yang memadai dan cepat.

Desentralisasi Fiskal

Pemerintah sesegera mungkin mengambil langkah kongkrit dan merealisasikan desentralisasi fiskal luar biasa yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian keuangan daerah agar leluasa mengelola keuangan daerah menghadapi dan mengantisipasi penyebaran covid-19 beserta implikasinya. Desentralisasi fiskal adalah penyerahan kewenangan fiskal dari pemerintah pusat kepada pemerintahan daerah. Semangat dan spirit desentralisasi adalah penyerahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah pusat kepada daerah otonom, untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, khususnya dalam menghadapi covid-19 namun tetap pada bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Langkah Presiden Jokowi patut kita apresiasi menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) 4/2020 Tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Langkah ini harus segera ditindaklanjuti pada tataran implementasi dengan harapan mampu mengejar penyebaran covid-19 yang terus melaju. Dalam Inpres tersebut meminta Kementerian/Lembaga  untuk mengutamakan alokasi Anggaran yang ada guna mempercepat penanganan covid-19 sesuai protokol penanganan.
Langkah taktis Pemerintah tanggal 11 Maret 2020 mengutarakan refocussing kegiatan, relokasi anggaran, dan pengadaan barang dan jasa sebagai upaya yang ditempuh Pemerintah dalam percepatan penanganan virus covid-19. Kementerian/Lembaga dan Pemda segera merevisi anggaran dan mengajukan kepada Menkeu.

Langkah cepat Pemda

Langkah cepat harus diambil masing-masing Pemda adalah menata ulang atau realokasi anggaran dengan cara semua Organisasi Pemerintah Daerah mengurangi perjalanan dinas dan seminar-seminar, loka karya atau sejenisnya serta sosialisasi diluar materi covid-19 apalagi yang melibatkan banyak orang, besaran anggaran yang dipangkas atau dialihkan untuk menangani covid-19 berkisar 70% sampai 80 %. Disamping itu, kegiatan semacam itu termasuk perjalanan dinas pada saat-saat sekarang juga tidak dibelanjakan.
Pembahasan bersama DPRD untuk diajukan ke Menkeu. Sisa pergeseran anggaran sebesar 20-30% disediakan untuk tiga bulan terakhir 2020 dengan asumsi terburuk penanganan covid-19 selama enam bulan.

Tidak itu saja, Pemda juga harus mempercepat pelaksanaan pengadaan barang dan jasa  untuk penanggulangan covid-19 dengan memperluas dan mempermudah akses sesuai UU Penanggulangan Bencana dan aturan turunannya. Baik realokasi dan pengadaan barang dan jasa mendapat dukungan baik dari Menkeu maupun KPK.

Berdasarkan perhitungan kembali anggaran yang dilakukan Kemenkeu, terdapat dana Rp121,3 triliun yang bisa digunakan untuk menangani bencana nasional, covid-19. Dana tersebut terdiri dari Rp 62,3 triliun dana APBN dan Rp  59 triliun dana transfer daerah. Tidak itu saja, dengan transfer ke daerah dan dana desa mencapai Rp 850 triliun, seharusnya daerah bisa juga realokasi anggarannya. Proses realokasi anggaran sangat praktis dan simpel hanya membutuhkan waktu dua hari. Selanjutnya anggaran sudah bisa digunakan untuk penanganan covid-19, baik untuk membeli alat kesehatan, infrastruktur rumah sakit, jaringan pengaman sosial maupun membantu UMKM.

Kita salut dengan langkah kebijakan juga diambil oleh Menkeu Sri Mulyani mewajibkan Pemda  menganggarkan belanja untuk kesehatan yang telah ditetapkan dalam APBD dalam rangka mengantisipasi dan menangani wabah covid-19. Hal itu tertuang dalam Permen Keuangan Nomor 19/PMK.07/2020 tentang Penyaluran Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, dan Dana Insentif Daerah Tahun Anggaran 2020 Dalam Rangka Penanggulangan covid-19.
Dalam rangka merespon covid-19 di wilayah Indonesia terhadap keselamatan dan kesehatan jiwa, perlu dilakukan penyesuaian sementara pada persyaratan penyaluran dan pembagian DBH, DAU, dan DID dengan tetap berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah dapat menggunakan DBH cukai hasil tembakau (CHT), DBH sumber daya alam (SDA) selain kehutanan, DBH SDA migas, DAU, dan DID tahun anggaran 2020 untuk menangani covid-19 sesuai dengan pasal 2 ayat (1) dan (2).
Berdasarkan Pasal 3 ayat (1), PMK mewajibkan Pemda menganggarkan belanja wajib bidang kesehatan yang besarannya telah ditetapkan sesuai peraturan perundang-undangan dalam APBD atau perubahan APBD. Belanja wajib bidang kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diarahkan untuk kegiatan pencegahan dan atau penanganan covid-19, sebagaimana pasal 3 ayat (3).
Sementara untuk penyalurannya, dalam pasal 4 ayat (1) disebutkan DBH SDA triwulan II dan III serta DAU mulai Mei 2020 hingga September 2020 dilakukan dengan ketentuan Pemda telah melaporkan kinerja bidang kesehatan dalam penanganan covid-19. Penyaluran DID tahap I dan II tahun anggaran 2020 untuk kelompok kategori pelayanan dasar publik bidang kesehatan dilaksanakan secara bersamaan paling cepat pada Maret dan paling lambat pada Juni 2020, sebagaimana pasal 4 ayat (2).

Dalam PMK, ditegaskan pihak Kemkeu akan memberikan sanksi bagi Pemda yang tidak melaporkan kinerja bidang kesehatan dalam penanganan covid-19 selama dua bulan berturut-turut dengan memotong penyaluran DAU. Pemotongan DAU tersebut akan disesuaikan dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal dan perkiraan kebutuhan belanja daerah tiga bulan ke depan.
Dalam rangka pengendalian pelaksanaan APBN 2020 terhadap penyaluran DAU dapat dilakukan pemotongan yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri dan ditandatangani oleh Dirjen Perimbangan atas nama Menteri Keuangan, sebagaimana  pasal 6 ayat (1). Peraturan Menteri Keuangan itu ditetapkan dan mulai resmi berlaku pada 16/3/2020 hingga September 2020.
Kita apresiasi datangnya dukungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat Wakil Ketua KPK Ghufron,  untuk penanganan pada saat kondisi darurat seperti sekarang bisa dilakukan dengan mekanisme penunjukan langsung terkait pengadaan barang dan jasa untuk penanggulangan covid-19. Penjelasannya, bahwa dalam kondisi darurat, pengadaan barang dan jasa mengikuti Peraturan LKPP Nomor 13/2018. Pengadaannya dapat dilakukan dengan penunjukan langsung dengan tahapannya mulai perencanaan, pelaksanaan pengadaan, dan pembayaran.

Namun begitu langkah preventif juga patut kita apresiasi dimana Ketua KPK Firli Bahuri mengingatkan kepada seluruh pihak agar tak melakukan tindak pidana korupsi di tengah wabah covid-19. Ia menyebut pelaku korupsi di saat bencana bisa diancam dengan hukuman mati. Apalagi di saat sekarang, kita sedang menghadapi wabah covid-19. Untuk itu agar pengadaan barang dan jasa dapat dilakukan secara cepat dan responsif. Kita semua sepakat keselamatan rakyat adalah hal yang utama.

Harmonisasi Pemerintah Pusat dengan Daerah

Perlunya harmonisasi antara Pemerintah dengan Pemerintah Daerah dalam segala hal untuk melawan covid-19. Pemerintah wajib hukumnya membnantu dan menjaga pertumbuhan ekonomi yang akan terdampak jika betul-betul terjadi lockdown. Kita berharap skenario lockdown tidak sampai terjadi. Maka pilihan pemerintah saat ini lebih memilih untuk menyiapkan pusat penampungan guna isolasi massal ketimbang lockdown dalam rangka menahan laju penularan Covid-19.
         
Intinya desentralisasi fiskal menjaga instrumen fiskal dikonsentrasikan untuk menjamin bahan pokok serta menjamin aktivitas logistik berjalan lancar.  Intinya  leadership,  kepemimpinan masing-masing pemerintah daerah penting untuk meminimalisir terjadinya penularan dan menciptakan mekanisme respons yang efektif.

(Drs. Pudjo Rahayu Risan, MSi, pengurus Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Semarang, pengajar  tidak tetap STIE Semarang dan STIE BPD Jateng .


ARAB WINGS PEDULI PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 SEMPROTKAN DESINFEKTAN DI SEPANJANG JALAN RAYA BANYUATES


Sampang - Virus Corona memang sangat berbahaya bahkan menimpa hampir seluruhnegara didunia bahkan negara super power seperti Amerika hingga wabah virus tersebut merembet ke negara kita Indonesia. Dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19  pulau Madura tepatnya di Kec.Banyuates Kab.Sampang Jawa Timur melakukan penyemprotan 1000 liter Disinfektan yang dilakukan di sepanjang jalan Raya Banyuates hingga ke toko oleh PT.Arab Wings yang bekerja sama dengan Jajaran Forkopincam Banyuates dan para relawan.


Minggu (29/03/2020)

Nampak semangat dalam melakukan kegiatan kepedulian, penyemprotan desinfektan sepanjang jalan Raya Banyuates mulai dari Desa Masaran hingga Desa Trapang. Pasukan penyemprot Desinfektan bahu membahu mulai dari TNI Polri dan juga Relawan Beserta Camat Banyuates sambil menghimbau agar toko di pinggir jalan raya ditutup sejenak setelah penyemprotan dibuka kembali.

Camat Banyuates Fajar Sidiq,STTP,M.Si saat diwawancarai awak media," Kami sangat mengapresiasi kepada semua jajaran relawan penyemprot Disinfektan kec.Banyuates dan juga partisipasi larutan Disinfektan beserta konsumsi dari Arab Wings Jatra Timur semoga dengan adanya penyemprotan ini masyarakat Banyuates terhindar dari Virus Corona Covid 19."



Sedangkan Hilmy Mauroby selaku Direktur Utama Arab Wings Pemuda Jatra Timur saat diwawancarai awak media,"Kami melakukan penyemprotan desinfektan ini bukan hanya di Desa Jatra Timur kami melakukan penyemprotan diberbagai lini Desa Desa Tetangga seperti Desa Banyuates Desa, Masaran, Desa Trapang dan semoga Penyebaran Virus Covid 19 segera berakhir kasihan masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Raya Fitri tentunya ini sangat mengganggu untuk aktivitas ibadah kita kepada yang maha kuasa maka dari itu kami menghimbau kepada masyarakat khususnya kec.Banyuates agar selalu membudayakan hidup bersih cuci tangan jangan lupa memakai hand sanitizer dan juga Masker ketika hendak keluar rumah ," Tegas Hilmy .

(Alex/Ries)


LCKI DUKUNG KOMNAS ANAK JATENG LAPORKAN DUGAAN KEJATAHATAN ANAK (7 TAHUN) MODUS PERKAWINAN SIRI



Semarang - Sabtu (28/03/2020)

Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) memberikan dukungan kepada Komnas Perlindungan Anak (Komnas Anak) Provinsi Jawa Tengah  atas aduan dugaan Tindak Pidana Kejahatan terhadap Anak  ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng dengan pelaku P (50) Pemilik Pondok dan Pengusaha Kuningan di Kabupaten Semarang dengan korban anak D yang masih berumur 7 tahun bermodus perkawinan siri.  

Y Joko Tirtono SH (Jack Lawyer) selaku Ketua Advokasi / Penasehat Hukum LCKI, yang mewakili LCKI dalam pertemuan dengan Komnas Anak.


Dalam pertemuan tersebut wakil dari LCKI menyampaikan keprihatinannya terhadap dugaan tindak pidana kejahatan dengan modus perkawinan siri.

"Setelah Saya mengetahui dengan  membaca dibanyak media tentang dugaan Kejahatan Anak Dengan modus Perkawinan Siri dengan korban Anak 7 tahun, sangatlah miris Saya membacanya, pelaku yang harusnya menjadi bapaknya karena usianya yang terpaut jauh, yang seharusnya melindunginya tapi malah bocah yang masih kecil tersebut dijadikan obyek pemuas nafsu sex pelaku," tutur Jack.

"Terduga pelaku P adalah seorang tokoh yang sudah terkenal di tingkat Nasional harusnya memberikan contoh dan tauladan yang baik bagi masyarakat, bukan malah melakukan kejahatan yang sangat memalukan, Kalau nanti dugaan ini terbukti maka  ancaman pidana atau hukumannya sangat berat, saya juga sebagai orang tua dan bagian dari masyarakat, juga berharap kasus ini segera diusut tuntas oleh Polda Jateng" lanjut Jack Lawyer

Ketua Komnas Anak Jawa Tengah, Dr. H. Endar Susilo, SH. MH. menyampaikan, "Trimakasih atas dukungan dari LCKI dan perlu kami sampaikan bahwa Komnas Anak Jateng selalu berkoordinasi dengan semua pihak untuk penyelesaian kasus ini, 2 hari yang lalu, kami juga berkoordinasi melalui teleconference dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Kepala DP3AKB Jateng serta Polda Jateng, terkait permasalahan dugaan tindak kejahatan terhadap anak yang diawali dengan  Pernikahan siri yang kami adukan di Polda Jateng, yang intinya bahwa kasus kejahatan terhadap anak ini sedang dalam proses penanganan sesuai dengan wilayah masing- masing," jelas Endar

Kemudian Endar menambahkan, "Penegakan hukum tetap dijalankan sesuai dengan aturan hukum yang ada, jangan sampai kemudian nanti dalam penegakkan hukum dilakukan dengan cara yang tidak sesuai dengan proses hukum yang diamanatkan undang - undang, karena terduga pelakupun juga warga negara Indonesia yang hak - haknya dilindungi undang - undang. Bagi korban kejahatan semua pihak juga akan mengupayakan rehabilitasi agar tidak timbul trauma yang berkepanjangan yang mempengaruhi masa depan dan tumbuh kembang anak tersebut," jelas Endar lebih lanjut.

Endar juga sangat menyayangkan dan sangat prihatin karena korban D sudah tidak mempunyai ayah lagi alias anak yatim, "Sudah menjadi perintah agama untuk kita agar memelihara dan menyayangi anak yatim, bukan malah melakukan kejahatan terhadapnya," jelas Endar menutup keterangannya.

Kabar tentang dugaan perkawinan siri antara tokoh masyarakat berinisial P di Kabupaten Semarang dengan korban yang masih berusia 7 tahun saat ini sedang marak dan menjadi pergunjingan di masyarakat luas, Banyak masyarakat yang hampir tidak percaya dengan berita tersebut dan seolah tidak masuk akal karena bagaimana mungkin bocah kecil usia 7 tahun sudah dinikahi oleh terduga pelaku. Kini kasus tersebut masih ditangani secara intensif  oleh Polda Jateng. Banyak pihak yang kemudian memperhatikan perkara ini karena sangat unik dan menjadi pergunjingan umum.


(Ojin)

DISINYALIR RIBUAN AYAM MATI AKIBAT LISTRIK PADAM


Sampang - Di tengah-tengah maraknya Virus Corona, terjadi listrik padam di wilayah Kec.Banyuates hingga Kec.Ketapang Kab.Sampang Madura Jawa Timur yang diduga berakibat masyarakat sebagai konsumen pengguna jasa listrik mengalami kerugian.

Kejadian padam listrik kali ini diduga menimbulkan kerugian puluhan juta rupiah bagi peternak ayam potong di Desa Jatra Timur pasalnya sekitar 3000 (tiga ribu) ekor ayam mati.

Sabtu (28/03/2020)



Hal itu diungkapkan oleh Rudi pemilik ternak ayam potong ,"Gara-gara aliran listrik padam sekitar 7 (tujuh) jam yakni dari jam 09.00 - 16.00, dikarenakan ayam-ayam kami tidak tahan dalam suhu panas dan akhirnya tergeletak satu persatu hingga 3000 ( tiga ribu) ayam dikarenakan perawatannya tertutup kami memakai sistem blower dan sangat membutuhkan aliran listrik," kata Rudi.

Hal senada juga disampaikan oleh Faizal Candra Ketua Mitra Ayam Potong Blower se- Madura kepada awak media LPKTrankonmasi.com," Kami sangat dirugikan dengan adanya pemadaman seharian oleh PLN ULP Ketapang kami selaku konsumen tetap PLN meminta kepada pihak PLN agar lebih dimaksimalkan kinerjanya dan kami akan menuntut ganti rugi kepada Pihak PLN ULP Ketapang sesuai UU Perlindungan Konsumen kerugian kami ditaksir sekitar 67.000.000 (Enam Puluh tujuh Juta Rupiah) dan sebenarnya yang sangat dirugikan itu kami karena kami yang menyediakan ayam dan juga pakan ," ungkap Candra dengan Nada Emosi.

Sedangkan Joko Pitoyo selaku Manager PLN ULP Ketapang saat di hubungi via telepon oleh awak media LPKTrankonmasi.com memilih melock down kan celulernya tidak direspon hingga beberapa kali sempat memberi jawaban via WA "Mohon ijin pak, saya masih diperjalanan." sebenarnya ada apa dengan PLN ULP Ketapang kenapa aliran listrik di Pantura Sampang trouble padahal beberapa bulan yang lalu sempat audensi dengan PAC Projo Banyuates dan beberapa Tokoh Masyarakat di Pendopo Kecamatan Banyuates hingga audensi di Aula Pemkab Sampang bersama Bupati Sampang H.Slamet Junaidi dan beberapa lembaga yang ada di Kec.Banyuates .



(Varies)

BABINSA DAN.MASYARAKAT LAKSANAKAN PENYEMPROTAN DESINFEKTAN



Surakarta - Kepedulian dan antusias serta semangat masyarakat bersama Babinsa dalam  menyikapi  permasalahan  saat ini terkait Virus Corona (Covid-19) sangatlah patut diacungi Jempol.

Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Saring dan Koptu Supriyadi bersama -sama warga masyarakat binaannya melaksanakan penyemprotan desinfektan sekaligus memberikan himbauan terkait dengan virus Corona, Sabtu (28/3/2020)


Babinsa bersama masyarakat secara gotong royong melaksanakan penyemprotan Mandiri /Swadaya  di lingkungan RT 04, RW 06, dan di RT 01 sampai dengan 04 RW 09 Kel. Manahan Kec. Banjarsari Kota Surakarta.

Serka Saring menyampaikan,”Kegiatan penyemprotan yang dilakukan merupakan bentuk tingginya kepedulian masyarakat untuk mencegah dan mematikan penyebaran Virus Covid -19 di masyarkat saat ini.”
“Taati aturan dan maklumat yang telah ditetapkan oleh Pemerintah dan mengikuti perkembangan situasi selanjutnya," paparnya


Saring menghimbau kepada warga sekitar, jangan keluar rumah atau tunda bepergian ke tempat-tempat keramaian, jaga jarak bila bertemu siapapun, hindari jabat tangan atau bersentuhan langsung, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau air mengalir, dan selalu gunakan masker.

Kota Surakarta 8 orang dinyatakan suspect corona (4 di antaranya meninggal dan 1 sembuh). Jumlah PDP di Kota Surakarta ada 22 orang. 
(27/03/2020).


# Taufiq W.

CEGAH PENYEBARAN COVID -19 PEMUDA JATRA TIMUR SEMPROT DESINFEKTAN

Sampang – Corona sudah menjadi ancaman bagi dunia berawal dari Wuhan China yang penyebarannya demikian cepat dan dahsyat hingga saat ini tercatat 27.215 penduduk dunia meninggal dunia; 132.526 berhasil disembuhkan dari total kasus 593.656. Dilansir dari Worldometer


Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona pemuda Jatra Timur bekerja sama dengan Forkopincam Banyuates,Puskesmas Banyuates Relawan BBC dan Relawan PSHT melakukan Penyemprotan Desinfektan di berbagai rumah di Desa Jatra Timur Kec.Banyuates Kab.Sampang yang di support oleh Kades Jatra Timur Syaiful Holik dan Putra Mahkota .


Sabtu (28/03/2020)

Nampak sangat kompak dan sinergitas para relawan Desinfektan Pemuda Jatra Timur BBC dan juga PSHT di Desa Jatra Timur Kec.Banyuates Kab.Sampang Jawa Timur menyemprot cairan desinfektan dari rumah ke rumah di 3 (Tiga) Dusun Jatra Timur yaitu Dusun Sembung, Dusun Dung Geddung, Dusun Galis bahkan di Ponpes Al Jauhariyah yang mempunyai santri hingga 1000 (Seribu).

Syaiful Holik Kades Jatra Timur saat diwawancarai awak media ," Kami sangat mengapresiasi gerakan pemuda Jatra timur terimakasih banyak kalian adalah pahlawan anti Covid 19 ,"kata Syaiful Holik .

Sedangkan anggota BBC Sepeda pancal Torieq saat diwawancarai awak media terlihat sangat bersamangat.

" Demi Banyuates mencegah Covid 19 kami akan bekerja secara Swadaya asalkan didukung oleh Stake Holder yang ada di Banyuates, sudah kalian semua diam di rumah saja kami yang akan bekerja ," Kata Torieq.


Hal senada juga disampaikan oleh Putra Mahkota Mas Midi ," Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada para relawan yaitu Pemuda Jatra Timur BBC dan Juga PSHT Ranting Banyuates tanpa kalian penyemprotan Desinfektan ini tidak akan sempurna semoga dengan adanya pencegahan Virus Corona Covid 19 bermanfaat bagi masyarakat khususnya Desa Jatra Timur tapi jangan lupa kepada masyarakat Jatra Timur agar membiasakan cuci tangan dan hidup sehat," paparnya .


(Varies)

PEDULI CEGAH COVID-19, 2 PEMUDA SAMPANG CIPTAKAN ALAT STERIL BASMI CORONA



Sampang – Terinspirasi dari penanganan wabah virus Covid-19 negara Vietnam dan dengan daya imajinasi serta kreatifitas yang tinggi dua pemuda asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur berhasil menciptakan sebuah Alat Pelindung Diri (APD) berupa bilik sterilisasi Basmi Corona (BasCo)

Fauzil Asghariansyah (29), warga asal Desa Labuhan Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang dan Ahmad Yusuf Nurfadillah Arifin (25), warga jl.Semeru Kelurahan Rongtengah, Sampang. Kedua pemuda ini mempelopori sebuah teknologi dengan menggunakan sistem ozon yang menyerupai embun dan sedikit menggunakan daya energi listrik (low energy).

"Sebenarnya alat ini sudah umum dan kami bersama sejumlah pemuda Sampang terinspirasi dari penanganan wabah virus corona di negara Vietnam. Angka kematian di negara itu nol persen, karena di sana menerapkan sterillisasi di segala tempat umum dan tempat strategis lainnya, sehingga pulang k erumah sudah dalam keadaan sterill," jelasnya saat diwawancarai awak media dalam acara launching sekaligus menghibahkan hasil karyanya kepada RSUD Muhammad Zyn Sampang.

Tuturnya, Basco hasil karyanya diyakini dapat mencegah penyebaran bahkan membunuh virus corona yang menempel di seluruh tubuh seseorang karena rancangan alat yang dibuatnya menggunakan sistem ozon (embun). Dengan sistem itu, bahan cairan disinfektan dapat membunuh virus corona yang menempel di seluruh tubuh karena bentuk cairan itu seperti embun beterbangan.



Ketua DPRD Sampang, Fadol mencoba alat Sterill Basco karya pemuda Sampang.

"Yang paling efektif bahan disinfektan sebenarnya itu alkohol kadar 70 %, tapi harganya sekarang melambung. Sehingga kami memakai cairan disinfektan jenis lain yang mengandung klorin yang terdapat pada bahan byclean dan semacamnya.Tapi takaran kadar klorin di bahan itu kami turunkan hingga 0,5 % sehingga tidak dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Kami tegaskan, bahwa alat ini bukan untuk menyembuhkan orang yang sudah terpapar virus corona, alat ini hanya untuk pencegahan penyebaran dan itu sangat efektif memutus penyebaran virus corona ini seperti yang dilakukan di negara Vietnam." Jelasnya.

Dua pemuda kreatif itu yang juga alumnus Politeknik elektro mengaku, untuk membuat satu unit alat sterill basmi corona (basco) itu hanya membutuhkan waktu tiga hari. Pembuatan alat basco itu tidak mahal karena menggunakan alat sederhana.

"Kami membuatnya bersama-sama. Biayanya juga dapat dukungan dari DPRD. Sebenarnya kami ingin memproduksi yang banyak, cuman kendala kami di modal. Satu unit alat basco ini kami patuk seharga Rp 8 jt. Kami nantinya akan mengambil keuntungan 10 persen saja yang rencananya untuk memproduksi kembali sebagai donasi kami membantu pencegahan virus corona, lebihnya dihibahkan ke masjid-masjid." Tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Sampang, Fadol mengatakan hasil kreasi yang dihasilkan pemuda Sampang tersebut dinilai bermanfaat digunakan sebagai salah satu Alat Pelindung Diri (APD) yang disediakan di segala tempat sebagai upaya pencegahan wabah virus pandemik covid-19 di Kabupaten Sampang.

"Seharus alat seperti ini dimanfaatkan oleh pemkab sendiri dan d tempatkan di semua fasilitas umum seperti perkantoran, terminal, puskesmas dan tempat umum lainnya. Kami sebenarnya sudah mengkomunikasikan kepada pemkab tentang Alat Pelindung Diri (APD) ini, karema kami berharap pemkab lebih pertama yang memanfaatkan alat ini sebelum diluaran. Apalagi para pemuda ini masih ingin mengembangkan teknologi disinfektan bagi pengguna kendaraan sepeda motor, dan pemkab harus peka terhadap karya pemuda-pemuda Sampang ini," tegasnya.

Sementara Kabid penunjang RSUD Muhammad Zyn Sampang, Qim Aguinaldo mengatakan,” Wabah pendemik corona yang sudah mendunia ini memang perlu disikapi serius. Sehingga adanya karya dari pemuda sampang ini merupakan salah satu langkah strategis untuk mencegah penyebaran virus corona di wilayahnya.”

"Hasil karya pemuda sampang itu merupakan wujud kepedulian mereka terhadap masyarakat. Alat itu relatif efektif karena cukup mudah digunakan sehingga karyawan maupun pengunjung bisa masuk menyeterilkan seluruh badannya. Apalagi di RSUD ini sudah disediakan alat deteksi suhu tubuh yang menggunakan termometer infrared, jadi gabungan Alat Pelindung Diri (APD) yang ada ini dapat mencegah penularan covid-19. Kami mewakili ibu Direktur, Mengucapkan banyak terimakasih atas hibah alat ini yang diberikan oleh para pemuda Sampang." tuturnya.

(Naf).



HIMBAUAN KETUA PWOIN BIJAK DALAM PEMBERITAAN PANDEMI COVID-19



Jakarta -  Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWO IN) Feri Rusdiono memberikan instruksi kepada seluruh pengurus dan anggota pimpinan redaksi se Indonesia agar bisa memberitakan dalam media online dengan bijak tentang bahaya wabah virus Corona yang saat ini mewabah sampai ke Indonesia. harapannya negara kita bisa atasi semua dan bebas dari covid 19" Rabu (26/03/2020)

Beliau mengatakan bahwa dalam situasi saat ini bangsa Indonesia, bersama bangsa bangsa lain di berbagai penjuru dunia,  sedang berjuang dengan keras untuk menanggulangi pandemi corona virus disease (covid-19).

Himbauan kepada pimpinan redaksi media online supaya dalam pemberitaan yang benar dan jangan sampai ada berita hoaks yang bisa menjadi masalah bagi orang banyak di medsos serta tekankan kepada pihak terkait dalam pemberitaan supaya ada kesungguhan, sumbangsih dan kerjasama semua pihak untuk mengatasi bencana ini. Sebagai bangsa besar yang telah berhasil menangani berbagai masalah, kita harus yakin Insyaallah dapat menangani pandemi covid-19 secara baik dan dapat menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak.

"Feri Rusdiono juga mengucapkan terima kasih kepada segenap media online lokal dan media online nasional anggota PWO IN yang tanpa kenal lelah terus meliput dan memberitakan perkembangan pandemi Covid 19 sehingga masyarakat Indonesia pada umumnya mendapatkan informasi yang dibutuhkan, khususnya dalam membangun kesadaran kolektif untuk mencegah semakin meluasnya pandemi Covid 19.

Beliau juga mengingatkan kembali kepada wartawan media online senusantara agar tetap berpegang teguh untuk mematuhi protokol dan SOP Covid 19, demi menjaga kesehatan dan keselamatan para insan pers dan para narasumbernya.

Ferry juga meminta agar media massa dan pemerintah terus mengajak para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk ikut bahu membahu bersama pemerintah menanggulangi pandemi Covid 19, sehingga penanggulangan pandemi ini menjadi upaya bersama yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa baik unsur pemerintah, dunia usaha, kelompok masyarakat dan wartawan.

Sebagai ketua umum perkumpulan wartawan media online mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada para dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya sebagai garda terdepan, pejuang kemanusiaan dalam memberikan layanan medis bagi para korban Covid 19 secara langsung.

Tidak ketinggalan beliau menyampaikan duka cita yang sangat mendalam kepada para dokter dan tenaga medis, pahlawan kemanusiaan yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona ketika sedang menjalankan tugas mulia tersebut.

Semoga amal ibadah dan kemuliaan budi mereka diterima Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Demikian juga, bagi para pasien yang meninggal akibat Covid 19.

PWO IN memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah dan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang telah bekerja keras menangani pandemi covid 19 di daerah masing-masing.

Kami yakin Pemerintah terus berupaya sekuat tenaga untuk menangani Covid 19 ini dengan baik dan dampak turunanannya khususnya di bidang ekonomi.

PWO IN memberikan apresiasi yang tinggi kepada TNI, POLRI, Perguruan Tinggi, kalangan pengusaha dan unsur Rumah Sakit, unsur masyarakat yang telah denga n penuh komitmen berkontribusi positif dan nyata terhadap upaya penanggulangan musibah nasional covid 19.

Semangat kesukarelawanan dan gotong royong semua pihak merupakan modal utama bangsa Indonesia untuk dapat mengatasi bencana nasional.

Dengan kerendahan hati, PWO IN ingin mengingatkan kepada semua pihak bahwa, yang dibutuhkan saat ini tidak sebatas pada penanganan medis terhadap masyarakat yang terpapar atau diduga terpapar virus corona, tetapi juga dampak turunan pandemi Covid 19, khususnya di bidang sosial dan ekonomi.

PWO IN menyambut baik berbagai paket kebijakan yang telah diluncurkan Pemerintah untuk menangani dampak sosial ekonomi tersebut, meskipun harus dikawal realisasi di lapangannya.

PWO IN mengajak kita semua untuk memperkuat solidaritas sosial memberi perhatian khusus untuk dengan meringankan beban ekonomi masyarakat yang kehilangan mata pencaharian sehari hari atau yang mengalami penurunan penghasilan.

Masih banyak warga masyarakat yang bekerja di sektor informal dan menggantungkan diri pada pendapatan harian.

PWO IN mengajak kita semua untuk terus berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, memohon pertolongan-Nya dalam ikhtiar kita berjuang melawan pandemi Covid-19

(Ojin)