BUMDESMA PANTURA SEMPAT MANGKRAK KINI BANGKIT LAGI


Wadi- Ketua BuMDesma Pantura

Sampang - BumDesMa (Badan Usaha Milik Desa Bersama) Pantura Sampang Madura yang berbentuk Swalayan Mini Market yang meliputi 8 (delapan) Desa Kecamatan Banyuates yaikni Desa Banyuates, Desa Masaran, Desa Batioh, Desa Tebbenah, Desa Tlagah, Desa Montor, Desa Nagasareh, Desa Nepa dan juga 6 (Enam) Desa Kec.Ketapang yaitu Desa Ketapang Daya, Desa Ketapang Barat, Desa Ketapang Timur, Desa Rabiyan, Desa Banyusokah, Desa Pao Pale Laok

Selasa (03/03/2020)


BumDesMa Pantura berdiri sejak akhir Th.2018 per Desa telah menginvestasikan dana sebesar Rp. 5.000.000,00 (lima juta Rupiah) dan mendapatkan Bantuan Dana sebesar Rp. 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) dari Kemendes ( Kementrian Desa) namun sayangnya sempat mangkrak bahkan banyak produk-produk yang sudah Expired pada saat itu 2018 Ketua BumDesmanya Suaidi dari Desa Batioh namun sekarang semenjak akhir 2019  diganti oleh Wadi dari Desa Montor, Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang.


Setelah awak Media mewawancarai Ketua BumDesma Pantura Wadi membenarkan hal itu," Memang benar mas dari 2018 awal pertama terbentuk Swalayan Mini ini mangkrak bahkan Banyak produk makanan yang Expayed akhirnya akhir 2019 ketua BumDesma Suadi mengundurkan diri karena saya anggota dari BumDesma perwakilan Desa Montor maka saya jadi pilih jadi Ketua BumDesma dari akhir 2019 hingga saat ini," Kata Wadi.

Wadi juga menambahkan," Tapi Alhamdulillah mas sejak awal th 2020 Swalayan Mini ini udah mulai merangkak lagi pada bulan Januari mendapatkan laba sebesar Rp.600.000,00 terus berlanjut pada bulan Februari 2020 mendapatkan laba Rp.3.000.000 itu sudah dipotong gaji karyawan dan untuk pembayaran listrik sudah ditanggung oleh pihak Tokopedia sebesar Rp.500.000,00 karena Tokopedia numpang tempat di BumDesma Pantura ini, dan kami juga diuntungkan, dengan adanya pembangunan Klinik Lisa di depan Swalayan kami jadi banyak keluarga pasien yang membesuk yang belanja di sini ," imbuhnya Wadi.

Junaidi Kades Nepa saat diwawancarai awak media ," Semoga terus berjalan BuMDesMa (Badan Usaha Milik Bersama) Pantura yang berbentuk Swalayan Mini dan desa bisa mendapatkan laba dari Usaha tersebut karena sejak Th.2018 kami belum menerima laba dari BuMDesma Pantura Mart tersebut semoga kedepan semakin maju dan bisa berbagi laba pada Desa yang masuk dalam kelompok Usaha Bersama Pantura Mart ," Tegas Junaidi.

(Varies)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »