GPK ALIANSI TEPI BARAT BERSAMA WARGA SEGEL PT.SIDOAGUNG FARM BENTUK PARTISIPASI PUTUSAN BUPATI



Magelang – Putusan Bupati Magelang nomor 660.1/5590.11.2019 tertanggal 12 Desember 2019 untuk menghentikan sementara produksi PT.SIDOAGUNG FARM didukung GPK  Aliansi Tepi Barat dan warga masyarakat terkena dampak aktivitas produksi PT.Sidoagung Farm.
                                                                                    
Sebagai bentuk partisipasi terhadap putusan Bupati tersebut ribuan anggota GPK (Gerakan Pemuda Kabah) Aliansi Tepi Barat bersama warga menggelar Unra (unjuk rasa) sebagai aksi protes adanya pencemaran udara dan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan akibat aktivitas produksi PT.Sidoagung Farm yang terletak di Dusun Punduh Desa Sidoagung, KecamatanTempuran, Kabupaten Magelang.Aksi unra ini berujung penyegelan PT.Sidoagung Farm.

Senin (9/3/2020).
Sebelum dilakukan penyegelan, rombongan mendatangi kantor Satpol PP. Dari GPK yang diwakili oleh Gus Nurul, Yanto Petuk, Herry serta beberapa anggota GPK lainnya meminta Gakda Pol PP untuk mendampingi GPK melakukan penyegelan PT Sidoagung Farm. 
Pasalnya dari PT Sidoagung Farm diduga tidak pernah mengindahkan instruksi Bupati Magelang untuk menutup operasional pabrik dikarenakan limbah pabrik hingga kini masih meresahkan warga sekitar.

Di depan Pemkab Magelang, GusbNurul Yaqin selaku Ketua GerakanPemuda Ka’bah menyampaikan maksud kedatangan rombongan massa adalah untuk menutup PTSidoagung sebagai wujud aspirasi warga,namun sudah kedahuluan Satpol PP.

“Kami akan senantiasa mengawal permasalahan ini sampai dengan tuntas,”tegasnya.

Aksi demo dikawal anggota TNI dan aparat kepolisian dan berakhir dengan damai.
Pembangunan sebuah pabrik tidak hanya berhenti sampai pembangunan gedung. Karena kita hidup di negara hukum seharusnya taat akan aturan yang sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku. Khususnya dalam pembangunan sebuah pabrik banyak hal-hal yang menjadi persyaratan. Seperti kasus ditutupnya pabrik pakan ternak PT.Sidoagung Farm disebabkan aktivitas produksi mencemarkan lingkungan, hal ini diduga kurangnya pengawasan dari birokrasi mengingat sudah sekitar 1tahun PT. Sidoagung Farm berproduksi.
Apresiasi buat GPK Aliansi Tepi Barat yang dengan tegas mengawal dan melakukan pengawasan membantu pemerintah daerah dalam menciptakan kedisiplinan untuk taat aturan dan penegakan Perda.

(Sri W)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »