Dugaan Pembangunan Gedung Juang 45 Bekasi " tidak Transparan " Jadi Pertanyaan Publik


Gedoeng Joeang Bekasi


Bekasi.  LPK. Trankonmasi.

Kegiatan revitalisasi pembangunan  gedung juang, yang baru berjalan tiga hari dengan kegiatan pembersihan dan penataan taman, walaupun kegiatan sudah dilaksanakan, namun tidak ditemukan Papan nama proyek tersebut, sehingga banyak masyarakat bertanya- tanya atas kegiatan yang sumber dananya darimana....?. Adapun  makna bentuk monumen yang menggambarkan potret Patriot sebagai simbol pangkal perjuangan bagi masyarakat Bekasi, yang nanti akan dipugar serta dipindahkan di sebelah Timur, tentu akan mengundang pertanyaan publik.

Pelaksana pembuatan taman, Robi saat ditemui di lokasi kegiatan dan konfirmasi oleh beberapa wartawan membenarkan statusnya sebagai pegawai dari PT . Integra.

“Benar saya sebagai pegawai dari PT . Integra, tapi kapasitas saya hanya melakukan pengawasan dalam pekerjaan pembuatan taman, dan tidak bisa menjawab kalau masalah papan proyek atau anggaran, saya tidak berani karena belum ada perintah dari pimpinan, takut salah kalau menjawab, kalau untuk luas dan kegiatan penataan , saya bisa jawab," ucapnya kepada beberapa media.

" Sekarang dimulai pembersihan dulu dan pekerjaan dilakanakan baru berjalan 3 (  tiga hari )  dan nanti di sini akan dibangun kolam dan tempat duduk dan pagar yang ada di depan akan di buka lagi,  untuk monumen tersebut ( patung dan relif perjuangan Masyarakat Bekasi- red ) akan dipindahkan ke sebelah Timur, tapi tepat letaknya saya belum tahu,"ujarnya.

Hal senada yang di katakan Cucuk.
“ Saya disini hanya diperintahkan untuk membuat bedeng dan pos k amanan saja, dan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pelaksanaan ini, saya tahu, dan saya hanya dapat perintah dari teman untuk membuat bedeng  saja, dan saya ( Cucuk -red ) disini cuma sebagai pekerja saja, jadi kalau urusan siapa pimpinan proyek  saya tidak tahu karena disini hanya membuat bedeng dan pos keamanan saja ," tuturnya dengan lesuh.

Ditempat terpisah, salah satu  anggota Veteran. Idi  Suhadi saat ditemui di markas Cabang Legium Veteran Republik Indonesia  Kabupaten Bekasi mengatakan, harapan kami tetap ada disini, karena organisasi Veteran ini, sangat melekat dengan histori gedung juang 45 ini, 

“Karena Veteran lah mengerti titik perjuangan pada saat penjajahan, jadi kami berharap tetap keberadaan kantor Veteran tetap di gedung juang dan apabila ada masyarakat yang menanyakan sejarah perjuangan di Bekasi, tentu kami dari Veteran ini yang akan menceritakan sejarah perjuangan yang di Pimpin Oleh KH. Noer Alie, dan sementara kantor organisasi yang ada di gedung juang ini, sementara di pindahkan ke Stadion Mini Tambun," jelas dengan semangat juang yang berapi-api. kepada beberapa awak media.

Dalam pantauan beberapa media di lapangan tidak satupun pihak yang berkompeten berkaitan dengan pembangunan tersebut untuk ditemui, hanya bawahannya saja yang ada , namun tidak sanggup memberikan keterangan secara detail mengenai pembangunan ini, tentu sangat disayangkan kegiatan yang menelan biaya puluhan miliar yang diduga tidak transparan.

Bukannya dalam setiap pekerjaan untuk papan nama proyek sudah dianggarkan ?

( Rhagil ASN )

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »