EFEKTITAS PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI ERA PANDEMI COVID 19

Oleh : A.Rofiq, S.Ag
Munculnya covid 19 di  Indonesia  sekitar bulan Maret lalu,Pemerintah beserta jajarannya yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menaungi Pendidikan umum dan Kementerian Agama yang menaungi  Madrasah dan Pondok Pesantren meliburkan seluruh aktivitas  pembelajaran untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.

Seluruh siswa beserta tenaga pendidik melakukan pembelajaran di rumah atau pembelajaran jarak jauh. Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh hal yang perlu di perhatikan adalah kemandirian siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut dan guru dapat menyampaikan materi pembelajaran tanpa harus tatap muka  di dalam suatu rungan  dan pembelajaran ini dapat dilakukan dalam waktu yang sama maupun di waktu yang berbeda.
   
Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ ) merupakan pembelajaran menggunakan  media online yang bisa menjadikan interaksi antara guru dengan siswa. Dalam PJJ tidak terjadi interaksi langsung antara guru dengan siswa, berbeda tempat bahkan dipisahkan oleh jarak yang jauh.

Pada pelaksanaan pembelajaran jarak jauh beberapa factor yang perlu diperhatikan agar berjalan dengan baik, yaitu perhatian dan percaya diri dari siswa, tanggug jawab,pengalaman,bisa menggunakan peralatan media pembelajaran,aktif,kreatif dan menjalin interaksi antar siswa. Ada beberapa keunggulan program pembelajaran jarak jauh antara lain :

1. Terjadi alur distribusi Pendidikan samapai ke pelesok daerah bahkan ke seluruh penjuru tanah air sesuai jangkauan sinyal internet. Sehingga pembelajaran seperti ini bisa mengurangi  biaya operasional Pendidikan seperti biaya transportasi, alat tulis kertas dan ruang kelas.

2. Tidak di batasi waktu, guru dan siswa dapat menentukan kapan waktu belajar sesuai dengan kesepakatan  sehingga tidak mengganggu aktifitas yang lain.

3. Pembelajaran jarak jauh bisa dilaksanakan secara interaktif, sehingga menarik minat belajar siswa.

Adapun kelemahan dalam proses pembelajaran jarak jauh ( PJJ ) anatar lain :
Jaringan listrik padam seketika, ketika proses pembelajaran jarak jauh sedang berlangsung sehingga tidak bisa mengakses program secara online.
Jaringan internet jelek.
Adanya komitmen anatara orang tua dan siswa yang kurang konsisten.

Adanya siswa yang terlambat dalam mengikuti proses pembelajaran jarak jauh.
Pembelajaran jarak jauh (PJJ) bisa berjalan efektif bila didukung oleh semua pihak sehingga tujuan Pendidikan Nasional bisa terwujud meskipun dalam situasi pandemic covid 19 masih berlangsung.

        

Aunur Rofiq, S.Ag
GPAI & Budi Pekerti 
SMA Negeri 4 Semarang.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »