Figur Guru PAI “Digugu lan Ditiru” sebagai Role Model Siswa


 

 

Salah satu tugas guru  adalah menanamkan nilai sikap dan  intelektual. Maka yang menjadi tanggung jawab guru ( PAI & Budi Pekerti ) adalah memastikan para peserta didiknya mempunyai kecerdasan spiritual,intelektual dan emosional serta mempunya nilai-nilai karakter yang unggul  ( mempunyai adab dan akhlakul karimah ). Tentu saja peran guru dalam mewujudkan peserta didiknya memiliki kecerdasan dan akhlah yang mulia tersebut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Tanggung jawab seorang guru PAI untuk memastikan bahwa generasi beradab tidak hanya dituntut didunia namun akan dituntut juga di akhirat. Guru berperan sebagai pengajar yang menyampaikan 

( transfer ) materi kepada anak  didiknya saja. Namun berbeda dengan tugas guru PAI,tidak hanya sekedar mentransfer ilmu ( mengajar ) saja melainkan guru PAI bertanggung jawab mendidik dan membimbing peserta didiknya untuk kembali kepada fitrahnya. Itulah sebabnya guru PAI jauh lebih besar tanggung jawabnya dibanding dengan guru bidang studi lainnya.
Untuk mewujudkan   suatu generasi  memiliki karakter keagamaan yang kuat adalah dengan memberikan contoh/ keteladananayang baik kepada peserta didik. Sebelum menjadi pendidik tentunya harus menguasasi teori-teori Pendidikan agama Islam.Figur guru PAI adalah figur guru yang harus siapa dicontoh baik dari segi perilaku, sikap dan  ucapan.
Kesalahan dalam bentuk melanggar norma yang berlaku di masyarakat ( norma agama, sosial, hukum dan norma Susila ) berdampak buruk pada masyarakat sekitar,  peserta didik dan merusak identitas kita sebagai seorang guru PAI.
Di era milenial sekarang ini krisis  multi dimensi melanda Sebagian pada peserta kita. Muncul pertanyaan ini salah siapa ? anakkah, guru orang tua ataukah masyarakat. Maka keletadananlah yang harus kita taanamkan pada pesrta didik.
Ketika antara orang tua dan guru tidak memiliki kesadaran untuk menjadikan diri sebegai Role Model untuk anak dan peserta didiknya, maka peserta didik mencontoh apa yang peserta lihat.


Maka dari itu marilah kita bangun kesadaran baru  untuk menjadi diri kita sebagai Role Model peserta didik dalam membangun generasi millennial yang  berakhlak dan beradab. Pastikan bahwa kita sebagai guru PAI pantas dan bisa untuk menjadi contoh dan Role Model peserta didik dalam berperilaku dan bertutur kata, sumber inspiratif dan siap DI GUGU DAN DI TIRU.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »