SMAN 4 Semarang Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional di Tengah Pandemi Covid-19

 

Yurizka Meivani,S.Pd saat menyerahkan pot tanaman puspa kepada Kepala SMA Negeri 4 Semarang,Dra.Wiji Eny Ngudi Rahayu,M.Pd

Semarang,LPK Trankonmasi.com

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional rutin diperingati pada tanggal 5 November di setiap tahunnya. Peringatan ini ditujukan untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa dan satwa nasional serta untuk menumbuhkan dan mengingatkan akan pentingnya puspa dan satwa dalam kehidupan kita.

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional merupakan momen yang baik untuk membentuk kecintaan masyarakat terhadap puspa dan satwa agar keanekaragaman hayati tetap lestari.

Dalam rangka membentuk kecintaan peserta didik khusus serta masyarakat pada umumnya terhadap puspa dan satwa agar tetap terjaga serta ikut melestarikannya.

 SMA Negeri 4 Semarang ditengsh pandemi covid19 mengisi kegiatan ini dengan menata berbagai aneka bunga  yang secara mandiri dilakukan oleh sebagian siswa , seluruh guru serta karyawan SMA Negeri 4 Semarang .

Sebelum kegiatan di laksanakan Semua guru dan karyawan melakukan apel pagi dengan mentaati protokol kesehatan dimana sebelumnya melakukan cuci tangan dengan sabun ,semuanya menjaga jarak serta memakai masker yang dilaksanakan  di halaman tengah di lingkungan area kelas XII SMA Negeri 4 Semarang jalan Karangrejo Raya 12A  Srondol Wetan,Kec. Bamyumanik, Kota Semarang  Kamis ( 5/11/2020).

Usai apel.Guru dan Karyawan SMA Negeri 4 Semarang poto bersamaKepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Wny Ngudi Rahayu,M.Pd dalam sambutannya menyampaikan,"


Hari ini adalah hari cinta puspa  dan satwa nasional, ini merupakan moment yang baik untuk membangun kesadaran dan kecintaan kita pada puspa dan  satwa Indonesia.

 " Kita sebagai  masyarakat Indonesia, khususnya SMA Negeri 4 Semarang mari kita terus gaungkan kegiatan ini yang tentunya secara bersama untuk melestarikan keanekaragaman hayati," terangnya.

Eny mengajak semua secara bersama sama untuk cinta puspa dan satwa Indonesia karena merupakan penyangga kehidupan. Oleh karenanya mari kita cinta puspa dan satwa kita mulai dari lingkungan kita, bisa dari rumah masing masing juga lingkungan rumah sekitarnya dan juga SMA Negeri 4 Semarang.

Menurut dia perlu kita perhatikan perlu kita cinta kepada puspa dan satwa yang ada dilingkungan kita, termasuk tidak hanya puspa tetapi penyangga pangan seperti sukun, mangga,rambutan di lingkungan sekolah perlu kita jaga dan lestarikan ini juga merupakan penyangga ketahanan pangan.

Kita tahu bahwa puspa dilingkungan smapa sudah begitu banyaknya tanpa kita peduli untuk.merawat dan melestarikannya tentunyatidak akan bisa seperti ini tumbuh segar kits menjadi.nyaman menghirup udara juga enak," ucap Eny.

Bapak Ibu yang peduli untuk menyerahkan puspa kecintaannya pada sekolah dan saya berharap apa yang dibawa ke SMA Negeri 4 Semarang untuk bisa merawat dan melestarikannya karena kita tahu bahwa tanaman mengikat CO2 sehingga bisa menghirup oksigen dengan baik.

Kita tahu banyak Indonesia adalah negara terbesar didunia aneka ragamnya hayati, tetapi.kita tahu bsnysk sekali ancaman dan tantangan, seperti hutan terbakar karena diswbabkan salah satunya adanya orang membuang puntung rokok sembarangan yang mengakibatkan kebakaran. Untuk.saya berharap bapak ibu tidak saja mencintai sesama manusia tetapi juga alam," tutup Eny.

Guru SMA Negeri 4 Semarang sedang menyiapkan pot tanaman puspa


Usai menyampaikan arahan dalam peringatan hari puspa dan satwa dilanjutkan dengan pelepasan satwa berupa sepasang merpati keudara oleh Kepala SMA Negeri 4 Semarang, sehingga sepasang merpati terbang ke angkasa  kealam bebas, diharapkan SMA Negeri 4 semarang selalu  menjulang tinggi keatas dalam meraih prestasi baik akademik maupun non akademik. Smapa Inspiratif.


   #  Taufiq W

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »