Waspada Cuaca Buruk Babinsa Imbau Nelayan Untuk Berhati-Hati Melaut.

Jepara , lpktrankonmasi.com

 Guna mengantisipasi cuaca buruk Babinsa Koramil 10/Karimunjawa, Kodim 0719/Jepara Serda Sohmadun menghimbau para nelayan untuk selalu berhati-hati saat melaut dikarenakan kondisi gelombang laut dan curah hujan yang cukup tinggi.

Hal ini disampaikannya saat bersilaturahmi dengan warga nelayan yang berada di Desa Nyamuk, Kecamatan Karimunjawa. Rabu (30/12/2020).

Pada kesempatan kali itu, Babinsa Serda Sohmadun mengajak para nelayan agar sebelum melaut untuk menangkap ikan menganalisa kondisi cuaca terlebih dahulu dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita juga mendengarkan keluhan para nelayan, mereka mengatakan bahwa di bulan ini hasil tangkapan mereka berkurang dikarenakan dengan kondisi cuaca dan pandemi covid-19 yang masih melanda.” Katanya.

Selain itu, Serda Sohmadun juga mengingatkan kembali kepada para nelayan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti yang sudah dianjurkan pemerintah. “Mari kita selalu peduli dengan selalu memakai masker selama masa pandemi hal ini sebagai perlindungan diri kita sendiri, keluarga serta lingkungan dari covid-19.” Ujar Babinsa. 


(Denny)

Pesan Danramil Kepada Perangkat Desa Baru

 


Jepara, lpktrankonmasi.com

Kodim 0719/Jepara Kapten Inf Ngadino menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah janji perangkat Desa Bedanpete, Kecamatan Nalumsari. Kabupaten Jepara. Rabu ( 30/12/2020).

Kegiatan pelantikan yang dipusatkan di Pendopo Balai Desa Bedanpete, juga dihadiri Camat Nalumsari Drs Muttamaddin Arif MM, Danramil  Mayong kapten inf Ngadino beserta 2 anggota, Kapolsek Nalumsari AKP Heldan,  Sekcam Nalumsari Tri Wijatmiko SH MH beserta tamu undagan lainnya.

Dalam sambutannya Camat Nalumsari Drs Muttamaddin Arif MM menyampaikan ucapan selamat datang dan bergabung kepada perangkat desa Bendanpete yang baru dilantik.

“Tentu sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, tentunya seluruh perangkat desa harus patuh dan taat terhadap undang-undang yang telah di tetapkan. Jadi perangkat desa harus memberikan contoh yang baik serta membantu kepentingan masyarakat serta tetap semangat dalam melaksanakan tugas sehingga segala sesuatu pekerjaan dapat terlaksana dengan penuh dengan semangat.” Katanya.

Sementara itu Danramil, Kapten Inf Ngadino meminta kepada perangkat desa yang baru dilantik agar dapat mendisiplinkan diri serta menjadi pelayan bagi masyarakat. Sebab, sejatinya perangkat desa merupakan pelayanan bagi masyarakatnya.

“Untuk itu saya minta saudara jangan lelah untuk belajar. Dan saya yakin saudara bisa bekerja dengan baik.” pintanya. 

Danramil juga mengajak seluruh perangkat desa agar dapat berperan aktif dalam membangun sinergitas dan kemitraan yang baik dengan Koramil maupun Kepolisian.

“Mengingat pandemi covid-19 yang masih tentu semua harus lebih peduli dan penuh kesadaran guna mewujudkan wilayah desa yang terbebas dari penyebaran Covid-19.” Pungkas Kapten Inf Ngadino. 


(Denny)

Tingkatkan Kemampuan Linmas, Babinsa Berikan Pelatihan

 


Jepara , lpktrankonmasi.com

Dalam rangka meningkatkan kapasitas anggota Linmas, Pemerintah desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara mengadakan pelatihan, kegiatan di gelar di Pendopo Balai Desa Tahunan. Semalam ( 29/12/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Petinggi desa Tahunan H. Muhadi beserta staf, Ketua Bpd H. Ulil asrob, Babinsa desa Tahunan Sertu Suharyono, Babinkamtibmas Bripka Dadang dan sebanyak 40 orang anggota Linmas.

Dalam sambutan Petinggi desa Tahunan H. Muhadi mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk mengoptimalisasi keberadaan linmas di tengah-tengah masyarakat pada situasi Pandemi Covid-19. 

“Linmas diharapakan mampu melakukan pendekatan yang persuasif, edukatif dan parsitipatif dalam masyarakat.” Katanya

Sementara, Babinsa Koramil 11/Tahunan Sertu Suharyono  selaku pembawa materi juga menyampaikan salah satu tugas pokok dan fungsi linmas saat penanggulangan bencana harus mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Satuan Linmas harus mampu menjadi pelopor dan penggerak pengamanan swakarsa ditengah-tengah masyarakat. Linmas juga didorong untuk membaur dengan kelompok-kelompok masyarakat guna menciptakan situasi tertib, tentram dan aman di wilayah desa.” Kata Babinsa.

Babinsa menambahkan, Indikator suksesnya pelatihan linmas adalah meningkatnya kualitas SDM Linmas, menguatnya kelembagaan dan peran serta Linmas, meningkatkan pertahanan masyarakat yang demokratis, meningkatnya kesiap-siagaan Satuan Linmas dan masyarakat dalam penanggulangan bencana, ketentraman dan ketertiban umum serta meningkatnya kualitas pelayanan dan sumber daya pendukungnya dalam perlindungan masyarakat

“Semoga dengan adanya pembinaan ini, Linmas Desa Tahunan jadi semakin semangat dalam menjalankan tugas-tugasnya di masyarakat dan mampu menciptakan keseimbangan dalam menciptakan ketertiban dan keamanan khususnya di desa.” Pungkasnya. 


(Denny)

Berpakaian Santri Pria Di Sampang Di Duga Curi Kotak Amal Masjid Batioh Banyuates

Pria yang diduga melakukan aksi pencurian kotak amal masjid Baiturrohman, Desa Batioh(Foto:Istimewa)


Sampang,LPKTrankonmasi.com

Sempat terekam kamera pengawas (CCTV). Pria berpakaian santri, di duga kuat melakukan aksi pencurian kotak amal di Masjid Baiturrohman, Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. 

"Berdasarkan hasil rekaman kamera pengawas (CCTV), ciri-ciri pemuda tersebut, memiliki postur tubuh yang tinggi dan kurus. Mengenakan sarung warna hijau, kemeja lengan panjang, dan juga kopyah hitam. Memasuki halaman Masjid Baiturrohman dengan cara, mengendap-ngendap serta dengan bahasa tubuh yang sangat mencurigakan. Serta diduga kuat pria tersebut yang melakukan aksi pencurian kotak amal 3 (tiga) hari yang lalu, Rabu (30/12/2020)

Kepala Desa Batioh, Suud Ali, S.H sangat menyayangkan kejadian tersebut, Saya sangat menyayangkan aksi pencurian kotak amal ini, di karenakan kejadian seperti ini bukan terjadi hanya satu hingga dua kali. Tapi aksi seperti ini di lakukan ber kali-kali.

"Seperti halnya sepeda motor milik jamaah Masjid Baiturrohman, Desa Batioh, dan sekarang ini kotak amal Masjid yang hilang. Persoalan ini tidak bisa kami biarkan begitu saja. Kami akan segera melaporkan hal ini ke pihak yang berwajib (Mapolsek Banyuates), dengan bukti hasil rekaman kamera pengawas Masjid Baiturrohman, semoga hal ini tidak terjadi lagi, dan semoga cepat terungkap agar ada efek jera terhadap pencuri kotak amal Masjid Baiturohman, Desa Batioh," Ungkap Suud kepada Wartawan Trankonmasi.com.

Sedangkan Kapolsek Banyuates, AKP Dodi Pratama, SIK saat di wawancarai media ini," Kami sudah intruksikan anggota Polsek Banyuates, untuk melakukan mengecek lokasi tepatnya Masjid Baiturrohman, Desa Batioh dan untuk laporan ke kantor Polsek Banyuates, pihak Kepala Desa maupun takmir Masjid belum melakukan laporan," Pungkasnya Perwira tampan ini.



(Varies)

Kapolda Jateng : Tidak Ada Tempat Bagi kelompok, Intoleran,Radikal dan Teroris di Jateng

  

Semarang,Lpk Trankonmasi.com

Polda jateng menggelar press release pemaparan evaluasi kinerja selama 2020 yang bertempat di Gedung Borobudur  Polda Jateng jalan Pahlawan no 1 kota semarang, rabu ( 30/12/2020) 

Kapolda Jateng,Irjen.Pol. Ahmad Luthfi memaparkan  jajarannya siap memberantas kelompok kelompok intoleran dijawa tengah.

Menurutnya kelompok kelompok intoleran kalau beda dianggap musuh olehnya baik itu internal agama maupun keyakinan lain tetap dianggap musuh

Mereka meningkat menjadi radikal kalau sudah bisa mengganti dasar negara, atau radikal.meningkat lagi menjadi teroris pasti.menggunakan alat yang namanya senjata atau bom dan sebagainya. Jadi.urutannya mulai dari intoleran lalu radikal kemudian teroris," papar Kapolda.

Walau radikal dan teroris kalau sudah diwujudkan dalam perbuatan masih dalam tahap belum bisa dibuktikan, tapi kalau merupakan wujud perbuatan meeubah ideologi menggunakan alat sudah ranahnya tindak pidana. Di Jateng tidak ada tempat bagi radikal apalagi teroris.

Pada pemaparan berikutnya dilaporkan bahwa angka kriminalitas di wilayah Jawa Tengah atau Jateng selama tahun 2020 mengalami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Data yang diterima dari Polda Jateng, sepanjang 2020 jumlah kasus kriminalitas di Jateng mencapai 9.080 kasus. Angka itu turun sekitar 5,6% dari jumlah kejahatan yang terjadi pada 2019, yakni 9.615 kasus.

Dari kasus sebanyak itu, sekitar 6.013 kasus di antaranya merupakan kasus kejahatan yang menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), narkoba, penipuan, dan perjudian.

Kasus curat sepanjang 2020 di Jateng mencapai 1.592 kasus atau turun 7% dari tahun lalu, yakni 1.707 kasus. Sementara kasus curanmor juga mengalami penurunan dari 1.441 menjadi 1.267 kasus.

Meski demikian, kasus kejahatan seperti tindak penyalahgunaan narkoba, pencurian dengan kekerasan (curas), dan peredaran uang palsu justru meningkat.

Sepanjang 2020, tercatat ada 1.642 kasus narkoba atau naik 20 dibanding 2019, yakni 1.372 kasus. Sementara kasus curas naik dari 181 kasus, menjadi 217 kasus atau naik 20%.

Peredaran Uang Palsu

Pun demikian dengan kasus peredaran uang palsu yang mengalami kenaikan. Pada 2019 tercatat ada 14 kasus peredaran uang palsu yang ditangani Polda Jateng. Namun, jumlah itu naik 79% pada tahun 2020 menjadi 25 kasus.

Selain menangani kasus tindak pidana kejahatan, selama 2020 jajaran Polda Jateng juga terlibat dalam berbagai kegiatan operasi yustisi dalam rangka pencegahan persebaran Covid-19.

Total ada 277.881 kegiatan operasi yustisi yang melibatkan jajaran Polda Jateng. Dari kegiatan sebanyak itu, 1.807.400 orang pelanggar yang terjaring mendapat sanksi lisan. Sedangkan 195.632 pelanggar mendapat sanksi tertulis.

Sementara 8.857 pelanggar mendapat sanksi berupa denda administrasi. Total jumlah uang hasil denda yang dikumpulkan mencapai Rp317.168.000. Sedangkan tempat usaha yang mendapat sanksi berupa pemberhentian atau penutupan sementara mencapai 229 tempat usaha.

Usai pemaparan evaluasi kinerja selama 2020, Polda Jateng juga memberikan piagam penghargaan pada Wartawan terbaik dalam peliputan di.Polda Jateng serta piagam bagi wartawan yang beemitra dengan Polda Jateng dalam peliputan berita seputar kegiatan Polda Jateng.


      # Taufiq W.

Profesionalisme Kementerian Agama dalam mengemban amanah umat (Refleksi HAB Kemenag ke 75 )

Aunur Rofiq,S.Ag


Kementerian Agama (Kemenag) di tahun 2021 genap berusia 75 tahun sejak lahir pada tanggal 3 Januari 1945. Kementerian Agama membawahi tugas semua problematika keagamaan di tanah air ini. Tugas pokok tersebut sebagaimana tercantum dalam Keppres No. 45 tahun 1974 lampiran 14, Bab I Pasal 2 adalah menyelenggarakan sebagian tugas umum pemerintah dan pembangunan di bidang agama. 

Tugas ini  merupakan bentuk konkret pengamalan Pancasila; sila pertama  ”Ketuhanan Yang Maha Esa” dan pengamalan UUD 1945 Bab XI Pasal 29 ayat l “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa” dan ayat 2 “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”. 

Kemenag mempunyai banyak tugas diantaranya; pelayanan haji, zakat dan wakaf, pencatatan pernikahan, pelayanan dakwah (penyuluh agama), pendidikan agama dan keagamaan (madrasah dan pesantren), pembinaan ormas keagamaan, dan lain lain.

Tugas tersebut merupakan tantangan Kemenag yang sangat berat manakala di  internal Kemenag sendiri tidak mampu melaksanakan tugas secara profesional dan penuh integritas dalam mengemban amanah umat terlebih ketika berada di  era globalisasi dan millenialisasi.

 Kinerja Kemenag 

Sebagaimana simbol Kementerian Agama “Ikhlas Beramal”, Kemenag harus menjadi garda terdepan dalam mereformasi semua bentuk penyimpangan, korupsi dan kejahatan lainya di negeri ini. Lembaga ini mempunyai posisi yang strategis di samping posisi yang dilematis. 

Posisi strategis, karena negara Indonesia negara theis (beragama) yang mayoritas beragama Islam. Dalam doktrinitas Islam, negara dan agama merupakan hubungan simbiotik, saling memengaruhi dan tidak bisa terpisahkan. 

Adanya doktrinitas agama tersebut merupakan modal utama dalam membangun mentalitas dan moralitas bangsa Indonesia. Sedangkan posisi dilematis, karena Kemenag mengemban amanat secara vertikal dan horizontal. 

Amanat vertikal Kemenag harus mampu menjadi teladan dan membina moralitas bangsa Indonesia. Amanat horizontal Kemenag harus mampu menjadi contoh dan membina interaksi sosial bangsa Indonesia dalam menjalankan roda pemerintahan yang meliputi beberapa aspek, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, sosial budaya dan pertahanan keamanan yang bernuansa agamis.

Posisi dilematis ini menuntut jajaran Kementerian Agama harus benar-benar punya integritas, berperilaku sesuai dengan konsepsi simbol “Ikhlas Beramal” dalam setiap amal baktinya. 

 Dengan konsepsi IKHLAS BERAMAL, jajaran Kementerian Agama terlebih utama para pejabatnya adalah figur orang-orang yang mempunyai karakter keagamaan yang kuat dan luas, serta menghayati dan mengamalkan ajaran agama dan mentransformasikan pada orang lain yang akhirnya pembangunan moralitas bangsa adalah insan yang beriman dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dapat terwujud. 

Dimensi Ikhlas Beramal memberikan fondasi yang kuat untuk membangun integritas moral yang kokoh bagi seluruh jajaran Kemenag. Profil integritas yang diharapkan adalah  sikap kejujuran, kesederhanaan dan sikap yang mengacu pada etika kebenaran serta niat mulia untuk mengemban amanah umat  (jujur, tidak ngapusi dan korupsi serta  tidak mau menyelewengkan amanah dan jabatan demi segenggam berlian).

 Dimensi inilah yang harus  menghujam di hati seluruh jajaran Kemenag. Sebab tanpa sikap moral yang amanah, bersih dan jujur, mustahil bisa merajut institusi (lembaga) yang penuh kemuliaan? Tanpa etika moralitas yang kuat,  niscaya akan selalu terpelanting dalam kenistaan. 

Tanpa sikap amanah yang di sertai dengan keikhlasan, dunia kita akan senantiasa tenggelam dalam duka yang memilukan. 

Dimensi integritas inilah  harus  dijadikan driving force yang kuat untuk menancapkan motivasi dan etos kerja yang selalu mengacu pada prestasi terbaik yakni kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas sebagai bentuk pengabdian kita pada masyarakat. 

lnilah hakika

t makna slogan lkhlas Beramal. Apabila seluruh jajaran Kementerian Agama dapat melaksanakannya dengan baik maka bangsa Indonesia akan mudah keluar dari berbagai macam kesulitan  yang muaranya adalah krisis moral dan keteladanan.

 Dengan memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang ke-75 tahun 2021, kita berharap lembaga ini akan semakin profesional dan penuh integritas dalam mengemban amanah umat. Kehadirannya selalu di tunggu masyarakat dan berada di garda terdepan dalam melakukan restorasi di negeri ini. Semoga. 


                          Aunur Rofiq, S.Ag

 Guru PAI & Budi Pekerti SMA Negeri 4 Semarang.

Disporapar Jateng dan USM Lakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama PPLM

 

Kiri : Rektor USM Semarang, Andi krida Susilo bersama Kadisporapar Jateng,Sinoeng Nugroho

Semarang,lpk Trankonmasi.com

Disporapar Provinsi Jawa Tengah dan Universitas Semarang (USM) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dalam rangka Pembinaan dan Pengembangan Atlet Mahasiswa dan Atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut diselengarakan di Kantor Disporapar Provinsi Jawa Tengah jalan Ki mangunsarkoro no 12 Kota Semarang pada Senin,(28/12/ 2020)

Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Sinung N Rachmadi dan Rektor Universitas Semarang Andy Kridasusila

Kerjasama tersebut antara lain dalam hal pembinaan dan pengembangan atlet mahasiswa dan atlet PPLM Provinsi Jawa Tengah pada cabang olahraga utama, yang dipertandingkan dalam event kejuaraan atlet mahasiswa tingkat nasional maupun internasional, serta penyediaan dan peningkatan sumber daya manusia, sarana dan prasarana pelatihan sekaligus pemetaan potensi cabang olahraga prestasi serta penghargaan bagi atlet mahasiswa berprestasi.

Dalam sambutannya Kepala Disporapar Provinsi Jawa Tengah Sinoeng N Rachmadi, mengatakan," Kerjasama ini sebagai penanda bersama USM, untuk berkomitmen semakin memajukan prestasi olahraga di Jawa Tengah. Menjaga Jawa Tengah sebagai kontributor atlet-atlet nasional dan internasional. Menghantarkan atlet mahasiswa dan atlet PPLM untuk bisa tetap eksis memberikan keberlanjutan dan mampu memberikan percepatan prestasi olahraga. 

"Semoga niat baik dari kerjasama ini dapat terlaksana dengan lancar, harapannya apa yang kita lakukan dapat membawa dampak positif dan bermanfaat bagi kemajuan dan kejayaan olahraga Jawa Tengah.” tambahnya.

Sementara itu Rektor USM Andy Kridasusila, menyatakan sejak dulu USM berkomitmen memajukan olahraga di Jawa Tengah. Dalam konteks pembinaan bagi atlet mahasiswa dan atlet PPLM Jawa Tengah, selalu kami sampaikan prestasi olahraga dan prestasi akademik harus seimbang.

"Mahasiswa berprestasi akan kami beri kemudahan, ini akan menjadi kekuatan dan komitmen kami, sehingga mereka para mahasiswa lebih bersemangat, apapun prestasi yg diraih akan selalu bersinergi.

Kami memberikan beasiswa prestasi akademik, beasiswa prestasi olahraga dan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi namun kurang mampu untuk kami kawal sampai lulus.

"Mudah-mudahan sinergi ini memberikan kebermanfaatan kepada semua pihak untuk mewujudkan SDM maju dan unggul" pungkasnya.


   # Taufiq W

DPC IPJT Cilacap Gelar Workshop Jurnalistik di Fave Hotel

 

Heintje Mandagie ( baju hitam ) ketua DPP SPRI sekaligus Ketua Dewan Pers Indonesia selaku nara sumber

Cilacap,lpk Trankonmasi.com

Dewan Pimpinan Cabang Insan Pers Jawa Tengah (DPC IPJT) Kabupaten Cilacap bekerja sama dengan Diskominfo Kab. Cilacap menggelar  Workshop Jurnalistik dengan tagline The Media is Spreading Information In The Public " bertempat di Fave Hotel jalan Budi Utomo No.38 Kabupaten Cilacap, Senin (28/12/2020).

Kegiatan tersebut diikuti 60 peserta yang semuanya jurnalis yang tergabung dalam IPJT dari berbagai kabupaten/ kota di jateng dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Ketua DPC IPJT Kabupaten Cilacap ,Sangidun dalam sambutannya mengatakan Pelatihan Jurnalistik perlu dilakukan untuk meningkatkan hasil karya jurnalistik yang Provesional di Zaman serba cepat dan canggih.

"Alhamdulillah hari ini DPC IPJT Cilacap melaksanakan Seminar Workshop jurnalistik dengan sukses dan lancar, semoga kegiatan ini menambah wawasan kita dalam dunia jurnalistik," pungkasnya.

Sementara Ketua DPP Serikat Pers Republik Indonesia ( SPRI) sekaligus Ketua Dewan Pers Indonesia ( DPI) Heintje Mandagie selaku narasumber dalam Seminar Wirkshop Jurnalistik mengajak untuk.mencintai profesi wartawan karena merupakan profesi yang mulia, kita menginformasikan segala sesuatu yang terjadi dimasyarakat yang tidak diketahui orang banyak, kemudian kita yang menginformasikannya," ucapnya.


" Kitamempunyai akses ke semua lini maka kita harus bangga menjadi wartawan,jangan sebagai sampingan kita harus yakin bahwa profesi ini adalah profesi terhormat," imbaunya

Kita berada satu level dengan siapapun yang berada di republik ini, mewakili masyarakat kepentingan apapun yang disampaikan  kita kita.mewakili masyarakat banyak sehingga profesi ini sangat terhormat.

Sebagai kegiatan penyiapan penulisan, penyuntingan penyampaian kepada khalayak melalui saluran media tertentu, jurnalis mengangkat penulisan sampai.kepada penyebaran kepada masyarakat," paparnya.

Hence mengungkapkan," Kalau kita melakukan peliputan berita harus sesuai dengan fakta yang terjadi jangan kita tambahi atau kurangi harus obyektif dan berimbang.

Menurutnya berita harus aktual artinya yang baru saja terjadi ja ngan yangbsudah basi kita beritakan makan akan ketinghalan dengan media yang lain apalagi kita berada dimedia online.

Media online sekarang ditakuti 

oleh media media mainstream yanh bersifat cetak televisi sekalipun kecuali live. Tidak semua berita tv itu live, kalau berita online berada dimana saja," papar Heintje.

Untuk berita ekstra ordinary harus benar benar menjadi perhatian luar biasa, beritanya heboh menarik perhatian banyak orang. Sedangkan beeita langsung biasanya penulisnya ada leadnya sebagai penghantar untuk dibaca, laporannya singkat padat apa adanya," tegasnya.

Hentje menambahkan bahwa wartawan juga harus ikut membantu mengembangkan potensi-potensi yang ada di daerah masing-masing lewat berita, Contoh Adanya Wisata, kuliner, pertanian, dan lainya.

"Saya mendorong kepada temen-temen wartawan yang ada di daerah, selain kerja sama dengan Pemda atau instansi lainya, agar dapat sekreatif mungkin bisa kerjasama dengan pihak Pengiklan dari suatu produk.

 Coba iklan jangan di Media Online yang besar dan Televisi saja, ada iklan Masuknya ke media kita masing-masing, kita akan terbantu sekali dalam materi, Untuk itu tidak mudah Kita harus berusaha semaksimal mungkin terutama dalam tulisan harus benar-benar diperhatikan, para pihak pengiklan juga biasanya melihat dari Ratting di Alexa yang ada di Google, semua bisa kita capai asal kita tekun dan niat untuk berusaha".Ungkap Heince.

Dalam kesempatan tersebut Heince Mandagi mengatakan teruslah berusaha dan berdoa yang terbaik, semoga pertemuan hari ini bermanfaat bagi kita semua," pungkasnya.


   # Taufiq W

Boyolali : TNI Polri Bubarkan Kerumunan Pemuda Karanganyar

 


 

Boyolali, LpkTrankonmasi.com


Babinsa Kooramil 02 Musuk Kodim 0724/Boyolali Sertu Umar bersama Anggota Polsek Musuk berikan himbauan dan bubarkan pemuda yang berkumpul guna pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Desa Karanganyar Kecamatan Tamansari. Kabupaten Boyolali, Senin Malam (28/12)

 

Kecamatan Taman Sari merupakan kecamatan pemekaran dari kecamatan sebelumnya yakni kecamatan Musuk,  Kecamatan Musuk dimekarkan menjadi 2 kecamatan  yakni Musuk dan Taman Sari.

 


Mendukung langkah pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona covid 19 petugas dari Babinsa dan Polsek kompak laksanakan patroli dengan berikan himbauan kepada masyarakat akan bahaya penyebaran virus corona.

 

Saat patroli petugas mendapati beberapa pemuda yang sedang nongkrong dan berkerumun,petugas menghampiri dan menekankan agar tidak lakukan aktifitas kumpul terlebih dahulu karena menyebarnya virus corona melalui aktifitas tersebut terlebih tanpa menggunakan masker.

 

Sehingga secara persuasif petugas mengajak pemuda tersebut untuk segera kembali ke rumah masing-masing dan agar rajin cuci tangan dan terapkan pola hidup sehat serta konsumsi vitamin lengkap agar imunitas tubuh kuat.

 

(Tuyono)


TNI-Polri Bersinergi Himbau Pengurus Masjid Al Ikhlas Karangnongko Jalankan Prokes Covid-19 Dalam Kegiatan Beribadah Di Masjid



 


Boyolali, LpkTrankonmasi.com

 

Untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan sekaligus memutus mata rantai Covid – 19 Babinsa Karangnongko Koramil 03 Mojosong Kodim 0724/Boyolali Serka Ngatinu bersama anggota Polsek Mojosongo menghimbau kepada pengurus masjid untuk mengikuti anjuran arahan dari Pemerintah agar dalam melaksanakan kegiatan ibadah diatur jaraknya dengan memberi tanda serta jangan berjabat tangan. Senin Malam (28/12).

 

Kegiatan himbauan tersebut dilaksanakan di wilayah Desa Mojosongo tepatnya di Masjid Al Ikhlas Dukuh Karangnongko Desa Karangnongko Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali.

 

Babinsa Karangnongko menyampaikan, bahwa tujuan himbauan , yang disampaikan kepada pengurus masjid dan mushollah merupakan langkah untuk memutuskan mata rantai Covid-19 di wilayah binaan Kecamatan Mojosongo.


 

“Untuk itu, kepada masyarakat Kecamatan Mojosongo khususnya Desa Karangnongko agar mengikuti anjuran arahan dari pemerintah tentang tata cara melaksanakan ibadah jamaah, Dengan mengikuti anjuran arahan pemerintah, kita dapat memutus mata rantai Covid-19,” tutur Babinsa

 

“Kami juga mengimbau untuk memakai masker jika beraktifitas di luar rumah termasuk saat menjalankan ibadah ” pungkasnya.

 

(Tuyono)

Tak Cair, Penerima BPUM Mengeluh Bank BRI Unit Banyuates Kehabisan Kartu ATM

Faruk saat memperlihatkan buku tabungannya serta kartu tanda penduduk (KTP) (Foto: Varies Biro Sampang)
 

Sampang,LPKTrankonmasi.com

 

 

Penerima Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM) mengeluh dikarenakan bantuannya tak kunjung cair. Faruk pria asal Desa Tebanah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang salah satu penerima bantuan usaha mikro tersebut mengeluh, di karenakan bantuannya tidak kunjung cair, di Bank BRI, Unit, Banyuates.

 

"Saya sudah se-minggu yang lalu sudah ngurus terkait BPUM itu mas ke Bank, BRI, Unit, Banyuates. Sudah dapat buku tabungan serta di dalam buku tabungan tersebut, ada keterangan saldo yang masuk sebesar 2.400.000 (dua juta empat ratus), namun sayangnya tidak dapat kartu anjungan tunai swatantra (ATM), di karenakan Bank BRI Unit  Banyuates kehabisan kartu ATM," Kata Faruk.

 

"Sedangkan saya sejak tadi pagi sebelum kantor Bank BRI, Banyuates itu buka, sekitar jam 08.00 saya menunggu di depan kantor Bank BRI, Banyuates. Namun setelah saya masuk dan menyetor buku tabungan ke Teller ternyata belum bisa di cairkan, dengan alasan masih di blokir oleh pusat," Jelas Faruk kepada Wartawan Trankonmasi.com, Selasa (29/12/2020)

 

 

Sedangkan Kepala Bank BRI, Unit, Banyuates, Dadang membenarkan hal tersebut serta menjelaskan," Iya mas kalau dana bantuannya belum cair itu di blokir oleh pusat, mungkin masih ada kendala, jadi ditunggu aja sekitar 7 (tujuh) hari. Biasanya kantor pusat masih menunggu intruksi dari Kementrian Koperasi untuk membuka blokirnya tersebut, kalau kartu ATM lagi kosong mas, menunggu kiriman dari pusat. Jadi untuk pencairannya silahkan ke teller saja," Pungkasnya.

 

(Varies)

Jelang Tahun Baru 2021, Kapolda Jateng Lakukan Kunjungan Kerja Perbatasan Cepu - Jawa Timur


 

 

Blora, LpkTtankonmasi.com

Selasa (29/12/2020)

 

Bersama Pejabat Utama Polda Jawa Tengah jelang tahun baru 2021 Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K meninjau Pos Pelayanan Operasi Lilin Candi 2020 Polres Blora, tepatnya di Pos Yan perbatasan Cepu - Jawa Timur, Selasa, (29/12/2020).

 

Kegiatan ini peninjauan lokasi perbatasan Jawa Tengah - Jawa Timur tersebut adalah salah satu rangkaian panjang Kunjungan Kerja orang nomor satu di Kepolisian Jawa Tengah tersebut.

 

Dalam kunjungannya kali ini Kapolda Jateng yang didampingi oleh Karolog Polda Jateng Kombes Pol Bambang Riky Sidonarto,SE,  Dirreskrimum Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto, Dirlantas Kombes Pol Rudy Syafrudin,SIK,SH, serta Dirsamapta Kombes Pol Hariadi,SH,MH dan Komandan Satuan Brimob Kombes Pol Basya Rasyananda,SIK telah meninjau situasi di beberapa wilayah, yaitu di wilayah kabupaten Demak, Kudus, Pati, Rembang, Blora serta dari Blora akan dilanjutkan ke wilayah kabupaten Grobogan untuk kembali ke Semarang.

 

Dalam kunjungan di Blora, Kapolda beserta rombongan disambut oleh Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK,M.Hum beserta Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi,SE,MM bersama Pejabat Utama Polres dan Kodim 0721/Blora.

 

Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K menyampaikan tujuan dilakukannya pemantauan di perbatasan Cepu - Jawa Timur.

 

“Bahwa pemantauan di wilayah perbatasan ini adalah untuk antisipasi kerawanan malam tahun baru 2021, baik dari gangguan kamtibmas ataupun pelanggaran protokol kesehatan yang dimungkinkan terjadi saat malam tahun baru 2021,”ucap Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K.

 

“Di Pos Perbatasan Provinsi Jawa Tengah dengan Provinsi Luar Jawa Tengah telah dilakukan urai arus, yaitu arus yang ke dan dari Jawa Tengah akan dilakukan penyekatan pada saat malam tahun baru 2021. Apalagi di Blora sudah,”lanjutna.

 


“ Selama perayaan malam tahun baru 2020 tidak ada petasan ataupun kembang api. Dan untuk antisipasi hal tersebut akan dilakukan patroli mobiling yang akan dilakukan oleh petugas gabungan dari Polri dan TNI serta instansi terkait lainnya, “terang Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K.

 

"Dan untuk antisipasi kerawanan malam tahun baru tersebut akan di bentuk gugus tugas khusus pengamanan malam tahun baru,  yang terdiri dari tim gabungan, untuk antisipasi Covid-19. Termasuk juga kegiatan di Hotel hotel, ruang pertemuan ataupun tempat wisata akan diperketat penjagaannya, jangan sampai menimbulkan kerumunan saat malam tahun baru," urai Kapolda Jateng.

 

Sementara itu untuk kendaraan yang keluar masuk di perbatasan Jawa Tengah pada saat malam tahun baru, akan diberlakukan skala prioritas. Dimana kendaraan yang boleh lewat hanya kendaraan yang mengangkut barang kebutuhan pokok ataupun kendaraan penumpang umum. Dan tidak boleh ada arak arakan ataupun pawai yang masuk di wilayah Jawa Tengah.

 

Kapolda juga mengimbau kepada petugas Pos Pam untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas. Yaitu dengan disiplin 4 M. Mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, serta menghindari kerumunan. Dalam kunjungan tersebut Kapolda juga menyerahkan bingkisan kepada petugas Pos Yan Operasi Lilin Candi 2020 di Perbatasan Cepu.

 

(Denny)

Babinsa Donasikan Gajinya Untuk Anak Yatim Piatu Dan Kaum Dhuafa


 

Jepara, LpkTrankonmasi.com

Selasa 929/12/2020)

 

Aksi bentuk kepedulian kepada sesama ditunjukan oleh anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 11/Tahunan, jajaran Kodim 0719/Jepara. Adalah  Sertu Donik Prihatin yang terketuk pintu hati dan mendonasikan sebagian uang gajinya untuk memberikan santunan kepada anak yatim-piatu dan kaum dhuafa.

 

Prajurit kelahiran Kabupaten Magelang yang berusia 40 tahun bertugas di wilayah Desa Semat,Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. memberikan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sesama dan tanda kasih sayang kepada mereka. Senin (28/12/2020).

 


“Tentunya ini juga ajaran semua agama yang mewajibkan kita untuk saling membantu, saling tolong-menolong dan saling berempati, meskipun santunan ini tak seberapa namun dapat bermanfaat bagi anak yatim-piatu .” Kata Sertu Donik.

 

Terkait santunan yang diberikan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, mereka sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih, inisiatif Babinsa dalam aksi bentuk kepedulian kepada sesama sangat berarti bagi mereka.

 


“Semoga selalu diberikan kesehatan dan tetap peduli kepada sesama yang berada di Desa Semat.” Ujarnya.

 

Diketahui sejak bulan Agustus prajurit ini rutin mendonasikan gajinya untuk anak yatim piatu dan kaum dhuafa selain itu ia juga membelikan sembako kepada warga kurang mampu, kendati Babinsa Sertu Donik senang dan ikhlas dalam setiap berbagi serta merasa iba melihat mereka yang sangat membutuhkan uluran tangan.

 


Sementara Danramil 11/Tahunan Kapten Inf Sumidi mengatakan sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang dilakukan oleh anggotanya. “Sebagai Aparat Komando kewilayahan tentu harus peduli terhadap siatuasi dan kondisi warga binaannya.” Pungkas Danramil.

 

(Denny)

Apel Siaga Destana, Kewaspadaan Dini Antisipasi Bencana.


 Jepara, LpkTrankonmasi.com

Selasa (29/12/2020)\


Memasuki musim penghujan kewaspadaan dan kesiapsiagaan perlu untuk dikedepankan, untuk itu jajaran terkait menggelar Apel Siaga Bencana Destana yang dilaksanakan di Halaman kantor Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara. Kemarin (27/12/2020).

 

Pada pelaksanaan Apel Siaga Bencana Destana, dipimping langsung oleh Babinsa Koramil 08/Keling Serda Edy dan bertindak sebagai pembina apel Petingi DesaTempur Mariyono dan diikuti  Babinkamtimas, Ketua BPD Desa Tempur beserta Anggota, Satpol PP, Perangkat Desa), serta relawan terlatih  Destana.

 

Mariyono dalam amanatnya mengatakan, apel siaga bencana dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah Desa dalam mengantisipasi penanggulangan bencana, terutama dalam memasuki musim penghujan, hal ini dikarenakan wilayah Desa Tempur merupakan daerah rawan bencana, khususnya tanah longsor,meski bencana masih dalam skala kecil, kesiagaan harus dilakukan.

 


“Karena sangat penting untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa atau kerusakan yang menimbulkan kerugian.” Katanya.

 

Selain itu, untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi puncak musim hujan, serta untuk memberikan pemahaman penanganan bencana kepada para pemangku kepentingan dan relawan.

 

Sementara seusai pelaksanaan Apel Siaga Bencana Destana Babinsa Serda Edy mengatakan penanggulangan bencana tidak lagi hanya dititik beratkan pada kedaruratan saja, namun upaya pengurangan risiko bencana yang menuntut adanya kesiapsiagaan seluruh pihak.

 

“Untuk itu, melalui kegiatan apel siaga bencana, seluruh pihak diimbau dapat mengoptimalkan upaya mitigasi bencana dan tetap dalam penanganan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Keling serta mengimbau bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk berhati-hati, terutama jika hujan turun.” Pungkas Babinsa.

 

(J Tim)


Babinsa Lakukan Pemantuan Penerapan Protokol Kesehatan di Kantor Bank BRI


 

Jepara, Lpk Trankonmasi.com

Selasa (29/12/2020)

 - Guna mewujudkan masyarakat taat protokol kesehatan, Babinsa Koramil 10/Karimunjawa, Koptu Budi Purnomo melaksanakan pemantauan kepada masyarakat di Kantor Bank BRI Karimunjawa, Senin (28/12/2020).

 

Dalam pemantauannya Koptu Budi Purnomo mengatakan protokol kesehatan harus diterapkan dikantor perbankan untuk mencegah penuaran Covid-19. “Para nasabah maupun karyawan bank wajib menjalani aturan 3 M yaitu dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.” Kata Babinsa.

 

Selain itu, Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana pelaksanaan penerapan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah terhadap masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Karimunjawa.

 

Sementara, Satpam dari pihak Bank BRI menyebutkan bahwa protokol kesehatan diterapkan perseroan antara lain pemeriksaan suhu tubuh nasabah dan pegawai menggunakan thermometer gun sebelum memasuki gedung kantor, pembatasan kontak langsung antara pegawai dengan nasabah serta pengaturan antrian nasabah dengan menjaga jarak fisik.

 


“Dalam kondisi seperti ini, prioritas tentu adalah kesehatan serta keselamatan nasabah dan karyawan.” Pungkasnya. Babinsa Lakukan Pemantuan Penerapan Protokol Kesehatan di Kantor Bank BRI.

 

Jepara - Guna mewujudkan masyarakat taat protokol kesehatan, Babinsa Koramil 10/Karimunjawa, Koptu Budi Purnomo melaksanakan pemantauan kepada masyarakat di Kantor Bank BRI Karimunjawa, Senin (28/12/2020).

 

Dalam pemantauannya Koptu Budi Purnomo mengatakan protokol kesehatan harus diterapkan dikantor perbankan untuk mencegah penularan Covid-19. “Para nasabah maupun karyawan bank wajib menjalani aturan 3 M yaitu dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.” Kata Babinsa.

 

Selain itu, Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana pelaksanaan penerapan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah terhadap masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Karimunjawa.

 

Sementara, Satpam dari pihak Bank BRI menyebutkan bahwa protokol kesehatan diterapkan perseroan antara lain pemeriksaan suhu tubuh nasabah dan pegawai menggunakan thermometer gun sebelum memasuki gedung kantor, pembatasan kontak langsung antara pegawai dengan nasabah serta pengaturan antrian nasabah dengan menjaga jarak fisik.

 

“Dalam kondisi seperti ini, prioritas tentu adalah kesehatan serta keselamatan nasabah dan karyawan.” Pungkasnya.


(J Team)

Apel Pagi Kesiapan Dan Pengecekan Kekuatan Anggota Koramil 05/Mayong


 Jepara,LpkTrankonmasi.com

Selasa (29/12/2020)

 

Sebagai personil TNI AD melaksanakan apel pagi merupakan kewajiban serta tuntutan yang harus dilaksanakan setiap hari sebelum melaksanakan aktivitas ke wilayah binaan masing-masing.

 

Seperti yang dilaksanakan anggota Koramil 05/Mayong jajaran Kodim 0719/Jepara, pagi ini melaksanakan apel pagi di halaman kantor Makoramil 05/Mayong dan dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf Ngadino. Senin (28/12/2020).

 


Dalam penyampaiannya Kapten Inf Ngadino mengatakan apel pagi ini merupakan kesiapan dan mengecek kekuatan prajurit yang akan melaksanakan kegiatan dinas ke wilayahan.

 

 “Sebagaimana kita ketahui bersama menjelang tahun baru 2021 banyak para anggota yang harus melaksanakan dinar luar dengan membantu melaksanakan pengamanan serta membantu satgas covid-19 yang berada di wilayah Kecamatan Mayong dan masih banyak kegiatan lainnya.” Kata Danramil.

 

Lebih lanjut, Danramil 05/Mayong mengharapkan kepada anggota untuk tetap menjaga kesehatan dengan melaksanakan olahraga usai melaksanakan apel pagi. “Selalu jaga faktor kesehatan dan tetap patuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.” Ujarnya.

 


 Selain itu, para anggota Koramil 05/Mayong dengan penuh semangat melaksanakan olahraga bersama.

 

(J Team).


4 Tersangka Pengrusak Kaca dan Pengambil Paksa Jenazah Covid di RSUD Brebes Ditahan Polres Brebes


 

Brebes, LpkTrankonmasi.com

Selasa (29/12/2020)

 

4 Tersangka diduga pelaku atas kasus pengrusakan kaca dan pengambilan paksa jenazah Covid di RSUD Brebes, Senin (28/12/2020) saat ini telah ditahan Polres Brebes.

 

Masing-masing tersangka berinisial BS, IF, K dan M tersebut telah di tahan di Polres Brebes.

 

"Dari 14 tersangka sudah kita tetapkan sebagai tersangka ada 4 orang dan sudah kita tahan," ujar Kapolres Brebes Gatot Yulianto saat dimintai keterangan.

 

Keempat tersangka diduga sebelum melakukan pengerusakan kaca dan mengambil paksa jenazah, mereka terlebih dahulu melakukan pemukulan pada satpam di RSUD Brebes.

 

Keempat tersangka akan dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang Tindak Lidana Kekerasan dan pasal 26 Undang-Undang Karantina Prokes.

 

Sebelumnya sebanyak 14 warga desa Sawojajar Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, Sabtu pagi (26/12), mengamuk dan memaksa masuk RSUD Brebes untuk mengambil paksa jenazah Dewi Wulandari (33 tahun) yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

 

Puluhan warga yang merupakan keluarga dari pasien yang meninggal dunia tersebut, kemudian memecahkan kaca pintu lobi rumah sakit dan berjalan menuju ruang jenazah untuk mengambil paksa jenazah dibawa ke rumahnya di Desa Sawojajar.

 

Pihak rumah sakit yang dikawal TNI Polri kemudian mendatangi kediaman almarhum untuk mengambil dan memakamkannya jenazah sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

 

Sempat terjadi penolakan dari pihak keluarga saat jenazah akan dibawa petugas medis, bahkan sejumlah anggota keluarga menangis histeris karena menilai jika almarhumah meninggal karena sakit yang diderita bukan terkonfirmasi Covid-19.

 

Kapolres Brebes Akbp Gatot Yulianto menyampaikan jika pihak kepolisian melakukan pengamanan dan memediasi antara pihak keluarga dengan pihak rumah sakit, agar jenazah bisa dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan.

 

Barulah setelah pihaknya memberikan pemahaman pihak keluarga akhirnya memperbolehkan jenazah untuk dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan.

 

“Kita kasih pengertian nasihat dan keluarga sudah memahami, sekarang sudah mau melakukan pemulasaran” kata Kapolres Gatot Sugiarto.

 

Sementara terkait kasus perusakan yang terjadi di rumah sakit hingga saat ini pihak Satreskrim Polres Brebes masih memeriksa belasan warga yang diamankan termasuk melakukan rapid test kepada warga yang telah membawa jenazah keluar dari rumah sakit.

 

(Denny)

Bakal Berurusan Dengan Aparat Nyalakan Petasan dan Berkerumun Di Malam Pergantian Tahun Baru 2021




Semarang, LpkTrankonmasi.com

Selasa (29/12/2020)

 

Terkait Pengamanan Perayaan Pergantian Tahun Baru 2021 Polda Jawa Tengah akan bertindak tegas kepada siapapun yang membunyikan petasan pada malam pegantian tahun. Hal tersebut disampaikan melalui video oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna di Mapolda Jateng pada Senin (28/12/2020).

 

Himbauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi karena malam pergantian tahun baru 2021  bertepatan dengan situasi pandemi seperti sekarang yang membuat masyarakat mau tak mau harus merayakan pergantian tahun di rumah saja.

 

Dengan dikeluarkan himbauan ini, pemerintah berharap masyarakat mematuhi anjuran agar tetap di rumah dan menerapkan protokol kesehatan tujuannya tentu saja menekan angka penyebaran Covid-19 yang masih tinggi.

 

Saat ini Polda Jawa Tengah sedang menggencarkan pelaksanaan Operasi Lilin Candi dalam rangka pengamana Natal dan pergantian Tahun 2021, selain melarang membunyikan petasan dalam operasi tersebut Polda Jawa Tengah melalui Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi juga melarang masyarakat untuk merayakan tahun baru 2021 dan berkerumun.

 

"Kami mengingatkan dan menghimbau kepada Masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun dalam malam pergantian tahun 2021, Cukup dirumah saja" ujar Iskandar.

 

"Apalagi berkerumun dan membunyikan petasan," tambahnya.

 

Kabidhumas menambahkan hal-hal yang dilarang di atas adalah melanggar ketentuan mengingat situasi pandemi yang belum tau kapan akan berakhir ini.

 

Untuk itu dalam rangka menjaga kondusifitas dan kemananan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memerintahkan jajarannya untuk bertindak tegas pada siapapun yang membunyikan petasan

 

"Akan kita kejar, akan kita periksa dan akan kita sidik sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tutupnya.

 

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menambahkan bahwa dimasa pandemi Covid-19 semua pihak agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

 

“Termasuk penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan keagamaan dan Perayaan Pergantian Tahun 2021 untuk memutus mata rantai Covid-19,” pungkasnya.

 

(Denny)

Warga Cebolok Tetap Berjuang Demi Tanah Kehidupan Mereka



Semarang, lpktrankonmasi.com

Warga Cebolok, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang menjerit pasalnya tanah yang sudah di tempati bertahun-tahun kini diakui oleh seseorang yang diduga seorang pengusaha bernama dr. Setyawan.

Dengan orang-orangnya yang tidak bertanggung jawab menggusur lahan tersebut, dengan atas nama PT. Arta Properti Mutiara yang di duga milik pengusaha tersebut.

PT. Arta Properti Mutiara membangun proyek dengan cara mengintimidasi warga dan langsung melakukan penyerobotan sekaligus melakukan pembongkaran paksa rumah warga, padahal warga ini sudah menempati lahan hampir 30 tahun.

Menurut kuasa hukum warga Sugiyono, S.E., S.H., M.H., bahwa warga sudah menempati lahan tersebut sejak tahun 1990 hampir 30 tahun.

"Warga sudah menempati lahan hampir 30 tahun," ujar Giyono kuasa hukum warga Cebolok pada wartawan di lokasi penggusuran, Jum'at (25/12/2020).

Sugiyono menambahkan, warga menempati karena lahan ini dulunya merupakan lahan yang tidak pernah di tempati atau tidak di kelola, jadi tidak bisa disalahkan warga kalau lahan ditempati, apalagi mereka dari kelompok pengusaha Setiawan juga sama tidak punya bukti bahwa lahan milik dia.

"Kami sebagai kuasa hukum warga akan memperjuangkan hak warga, karena sama-sama gak punya alat bukti hak yang menguatkan bahwa lahan tersebut milik atas nama dr. Setyawan," imbuhnya.

Terkait upaya apa yang akan di lakukan oleh Sugiyono 

"Kami sudah  melaporkan kasus ini ke beberapa pihak yaitu Polda, Polres dan Polsek, Polsek terkait intimidasi dan teror terhadap warga Cebolok, Polres secara pribadi, Polda terkait penggusuran rumah warga Cebolok, kenapa kami laporkan ke tiga jajaran itu karena ada beberapa permasalahan," pungkasnya.

Joko Setyo warga Cebolok yang lahannya akan dikuasai oleh pengembang merasa heran. "Apa ada satu orang mempunyai lahan sampai 16 Ha tanpa ada bukti kepemilikan sama sekali, tanah lahan tersebut diatas namakan dr. Setyawan," ujar Joko jengkel

"Kami warga Cebolok terus akan berjuang sampai titik darah terakhir, karena kami hidup di tanah ini sejak lama, juga kita sempat minta bukti kepemilikan tanah ini kepada mereka, tapi mereka tidak bisa perlihatkan kepada kami, kalo memang ada tunjukkan kepada kami," tegasnya.


#Taufiq