Ketua. RW 04.TWI. H. Aidil Yan Matondang Adakan Pasar UMKM Dan Mengedepan Protokol Kesehatan


 Doc. Foto. (Rag.) Dari kiri. Ketua RW. 04.H.Aidil Yan Matondang, Lurah Wanasari. Sarkum, Camat Cibitung. Encun Sunarto dan  Kabid. Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi. Mirtono Suharyanto


Kabupaten Bekasi.Lpk Trankonmasi. com

Jum’at (25/12/2020)

 

Dalam rangka kegiatan Pasar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang diselenggarakan di lingkungan RW.04Taman Wanasari Indah, Kelurahan Wanasari, Kecamatan.Cibitung, Kabupaten Bekasi. Kamis (24/12/2020).

 

Dalam acara tersebut dihadiri Kabid Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, Camat Cibitung, Lurah Wanasari, Para Tokoh masyarakat, serta Perwakilan Bank BRI Cabang Tambun Selatan Unit Pasar Pamor, dan Para Ketua RW sekelurahan Wanasari dan Para Ketua RT beserta Staf Rukun Warga 004, Ketua PKK Perumahan Wanasari Indah, Kader UMKM serta tokoh lingkungan sekitar.

 



Ketua Rukun Warga 04, Kelurahan Wanasari,H.Aidil Yan Matondang dalam sambutan pertamanya, menyampaikan, bahwa dirinya (H. Aidil-red) mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesehatan yang diberikan kepada yang  menghadiri acara ini, serta salam hormat kepada para tamu undangan yang hadir.

 

"Dilaksanakan Pasar UMKM ini  merupakan rasa tanggung jawab kami sebagai pengurus RW, warga yang diajukan menerima bantuan usaha mikro sebesar 2,4 juta. cara kami memberikan surat usulan warga melalui dari tingkat kelurahan sampai pemerintah daerah dan pusat menyatakan bahwa warga yang mendapat bantuan tersebut benar-benar membuka usaha ! Jadi warga saya yang menerima bantuan usaha mikro di RW.04 benar pedagang bukan fiktip,"tegasnya dalam sambutannya.

 

Lebih Lanjut. H.Aidil, menambahkan tentang harapannya ke depan pemerintah lebih memperhatikan UMK.

 

“Berharap kedepan pemerintah lebih memperhatikan usaha mikro khususnya di Wilayah Rukun Warga 04 Wanasari agar lebih maju dan berkembang dalam usahanya, dengan bangga mengungkapkan sebagai pengurus Rukun Warga 04  mendapat kepercayaan pemerintah pusat maupun daerah di tahun 2020 telah mendapatkan anggaran APBN Rp.852.000, APBD Provinsi tingkat 1 Jawa barat Rp. 33.600.000, APBD tingkat 2 Kabupaten Bekasi Rp.326.40.000 total keseluruhan anggaran dari pemerintah pusat dan daerah yang diterima pengurus Rukun Warga 04 sebesar Rp. 1.212.000.000," jelasnya.

 

"Ini adalah sebuah kebanggaan kami, sebagai pengurus RW  khususnya warga yang ada di wilayah Rukun Warga 04 karena dipercaya mendapatkan anggaran APBN dan APBN tersebut,"ucap,H.Aidil.

 

Sambutan selanjutnya dari Camat Cibitung, Encun Sunarto. Juga menyampaikan sangat mengapresiasi atas gagasan ketua Rukun Warga 04 dalam menyelenggarakan kegiatan pasar UMKM di Wanasari dengan tetap menjaga protokoler kesehatan,"Pesannya.

 

"Saya kembali hadir di sini ( di wilayah RW.04),  karena sebelumnya yang pertama waktu itu saya meninjau pembangunan yang ada di wilayah Wanasari dan melihat kesiapan wilayah RW.04 sebagai Kampung siaga dalam menjalankan gugus tugas Covid-19 di wilayah Cibitung karena RW.04 sangat luar biasa ! Dalam rangka penanganan maupun pencegahan memutus mata rantai Covid-19,"imbau Encun Sunarto.

 

Encun Sunarto  juga mengatakan, “Dalam undangan kali ini dengan diselenggarakan pasar UMKM,  dan berharap semoga dapat menumbuhkan perekonomian di wilayah Wanasari,"tuturnya.

 

Lanjut Encun Sunarto . Mengatakan juga, agar terus mengingatkan kepada masyarakat khususnya di lingkungan RW. 04 dalam pencegahan covid-19 agar tetap mematuhi protokoler kesehatan (Prokes) dengan cara 3 M (Menjaga jarak, Memakai Masker, Mencuci tangan) karena menurut dia Penyebaran Covid -19 di wilayah Cibitung masih tinggi,"  pesannya kepada masyarakat Wanasari.

 

"Untuk virus harus mati tapi UMKM tidak ! Maka dari itu menurut saya, kegiatan positif RW.04 ini akan  menjadi contoh untuk RW yang ada di kelurahan Wanasari dalam meningkatkan ekonomi,"pungkasEncun Sunarto.

 

Kabid Koprasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, Mirtono Suhaeriyanto menurutnya dari usulan sekabupaten Bekasi 149 ribu yang sudah terealisasi 91 ribu yang belum terselesaikan masih ada 5 ribu lagi.

 

“Jangan putus asa yang jelas masih diusahakan pengajuan tersebut dan menurut perkembangan informasi dari kementerian ditanggal 31 Desember ini akan kembali diturunkan bantuan tersebut mudah-mudahan di wilayah Wanasari yang kemarin diusulkan dapat semua nantinya setelah dikroscek dipusat kesalahannya ada di Desa maupun warga sendiri penyebabnya NIK yang dikirim tidak aktif saat diklik sehingga tidak valid karena dipusat berdasarkan NIK,"katanya kepada masyarakat RW 04.

 

"Jadi sangat mengapresiasi UMKM di Wanasari khususnya RW.04 program-program UMKM di kabupaten Bekasi banyak terutama yang telah mendapat BPUM.tapi jangan tanya modal!akan tetapi akan membina dengan melatih dan menyalurkan," jelas Mirtono.

 

Menurut Mirtono di tahun 2021 Dinas UMKM kabupaten Bekasi sudah berkerjasama dengan Alfamart dan Indomaret yang nanti produk UMKM akan di pasarkan di dalam Alfamart dan Indomaret yang pastinya akan meningkatkan perekonomian UMKM selain itu Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Bekasi dapat membantu bagi yang ingin membuat koperasi secara gratis serta membuat lebel halal juga dapat dibantu oleh dinas Koperasi dan UMKM,"Ungkapnya.

 

"Karena pelajaran pada tahun 1998 disaat ekonomi ambruk akan tetapi UMKM tetap berjalan.dan menurut pakar ekonomi di tahun 2020 ini dengan ada wabah Covid semua ekonomi ambruk tapi UMKM tetap berkembang, yang terpenting ada kemauan karena kemauan adalah kunci keberhasilan,"tegas, Mirtono.

 

Perwakilan BRI unit cabang Pasar Pamor.Indah fistianti. Menyampaikan.secara singkat dan mengucapkan selamat bagi  warga yang telah menerima bantuan BPUM di Bank BRI unit pasar pamor dan menyampaikan terimakasih karena dipercaya dilibatkan dalam acara pasar UMKM di RW.04 wanasari.

 

"Saya sangat senang bahwa BPUM yang disalurkan melalui BRI dengan jumlah 2,4 juta ini  digunakan benar untuk usaha dimasa Covid,"ujar, Indah.

 

Lalu Indah juga berharap semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk usaha kecil dan indah menyarankan  jika kedepan membutuhkan modal untuk mengembangkan UMKM, BRI mempunyai program KUR super mikro dengan flapon sampai 10  juta tanpa anggunan dengan syarat KTP suami istri terdaftar di Kemendagri dan tidak sedang ada menikmati kredit di Bank lain.dan itu ada program dalam pembayaran angsuran pertama dibulan ke 4 dari hitungan peminjaman, dan BRI sangat mendukung program-program pemerintah untuk memulihkan perekonomian nasional,ucap, Indah dalam sebagian penyampaianya di acara tersebut," Jelas Indah.

 

( Rhagil ASN )

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »