Di Duga Kerjaan Desa Tebbanah Dan Dinsos Sampang Ugal-Ugalan, BPNT Di Hapus Rakyat Mengeluh

 


Sampang, LPKTrankonmasi.com - Rakyat mengeluh di karenakan pekerjaan Desa Tebbanah serta Dinas Sosial Kabupaten Sampang di duga ugal-ugalan, pasalnya bantuan pangan non tunai (BPNT), di hapus sepihak oleh Dinas Sosial Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (21/01/2021)

Hal tersebut di ungkapkan oleh H.Mamat Warga Desa Tebanah, Kecamatan Banyuates. Suami salah satu penerima bantuan pangan non tunai," Bantuan untuk istri saya sekarang sudah di hapus mas oleh Dinas Sosial, jadi sejak bulan Desember 2020 yang lalu. Saya tidak bisa mengambil bantuan beras dan telor tersebut.

"Sedangkan alasan Pemerintah Desa Tebbanah, Kecamatan Banyuates, itu kebijakan Dinas Sosial Kabupaten Sampang, karena nama istri saya Musrifah sedangkan buku tabungannya Musarrofah," Kata Mamat.

"Padahal dari awal sudah saya urus ke pihak Desa, katanya hanya salah ketik saja. Tapi sekarang bantuan untuk istri saya di hapus, dengan alasan namanya tidak sesuai, jadi saya bingung. Saya menduga kerjaan Desa Tebbanah serta Dinas Sosial, Kabupaten Sampang ugal-ugalan. Saya berharap untuk selanjutnya tidak seperti itu lagi, intinya saya kecewa berat," Jelas Mamat.

Sedangkan Ach.Damhuri pendamping bantuan pangan non tunai (BPNT), Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang saat di mintai keterangan oleh Wartawan," Iya mas memang benar buku tabungan, milik istri Pak Mamat di blokir, karena tidak sesuai nama. Sedangkan istri Pak Mamat namanya Musrifah dan buku tabungannya Musarrofah.

"Menurut saya itu kesalahan pemerintah Desa Tebbanah, kenapa dulu kalau tidak sesuai namanya, buku tabungan serta kartu atm-nya itu berikan kepada Musrifah istri saudara Mamat. Kasian saya terhadap Pak Mamat sudah sekian tahun mendapatkan bantuan namun sekarang di blokir, pemblokirannya pun itu tidak ada koordinasi dengan Pak Mamat," Ujar Damhuri.

"Saya sudah menghubungi Kepala Desa (Kades) Tebbanah, agar segera di fasilitasi permasalahan ini secepatnya. Namun hingga saat ini Kepala Desa Tebbanah, masih sibuk," Ungkap Damhuri.

M.Nasrun Kepala Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Sosial, Dinas Sosial, Kabupaten Sampang saat di wawancarai oleh Wartawan menjelaskan," Yang menghapus itu langsung dari Kementrian bukan Dinas Sosial (Dinsos), Kabupaten Sampang. Karena data kependudukannya tidak valid. Kita sekarang lagi berjuang mati-matian untuk mengembalikan 47 ribu yang hilang, jadi kalau sudah valid bantuan tersebut akan kembali lagi," Pungkasnya. (Varies)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »