Kouta Pupuk Bersubsidi Meningkat, Begini Penjelasan Kadispertan Sampang

 


Sampang, lpktrankonmasi.com - Kouta pupuk bersubsidi di kabupaten sampang jauh lebih meningkat di bandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu di sampaikan oleh Suyono, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, Senin (18/01/2021) saat di temui di Kantornya.

Menurut suyono, jika dibandingkan dengan tahun 2020, jatah pupuk tahun 2021 ‘meroket’ hingga tiga kali lipat, sehingga kelangkaan pupuk di Sampang tidak mungkin terjadi tahun ini.

"Sebelumnya kami menyampaikan ke kantor staff presiden, bahwa luasan kita itu besar dan petani kita itu juga banyak tetapi alokasi pupuk untuk kami selalu kecil se-madura. Sehingga, saat KSP bersama kementrian pertanian dan dinas provinsi datang ke sampang, kami meminta untuk pengalokasian kouta pupuk di sampang untuk di tinjau ulang. "Paparnya

Pada tanggal 7 januari 2021 dengan adanya surat keputusan dari kepala dinas provinsi, alokasi pupuk Urea sebanyak 35.433 ton, naik 212%, untuk jenis pupuk lainnya rata-rata naik 200% - 500%. Dengan angka ini, kebutuhan pupuk di sampang jauh lebih bisa mencukupi. "Jelasnya

Sebagai gambaran, ZA dari 3000 ton, menjadi 10.000 ton, SP dari 2700 ton, menjadi 14.000 ton, dan NP dari 3700 ton, menjadi 21.000 ton.

Suyatno menegaskan, bahwa distributor harus mengalokasikan pupuk sesuai dengan SK Alokasi yang kami terima pada tanggal 7 januari 2021 kemarin.

"Kalau sampai hari ini pupuk masih belum lancar, dikarenakan ada pergeseran distributor sehingga harus menyesuaikan dengan RDKK. " Imbuhnya

Sebanyak 161.000 petani sudah masuk ke sistem RDKK. "Pungkasnya (Naf)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »