Duduga Proyek Siluman Jembatan, Mubazir Tak Ada Manfaatnya "Buang-buang Anggaran"

Jembatan "Siluman" dibangun tidak ada akses Jalan dan Mubazir


Kabupaten Bekasi. lpk. Trankomasi.


Proyek pembangunan jembatan yang diduga tidak tepat lokasi dan kemanfaatan nya,tentu mengundang suatu persoal ditengah masyarakat. Ironisnya, kegiatan tersebut diduga dipaksakan beberapa oknum yang hendak memperkaya diri sendiri dari pada kepentingan umum. Proyek jembatan yang ada dilokasi Rt. 07/05 diduga dibangun begitu saja, tanpa diprogramkan yang sebagai mana mestinya sesuai aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Musyawarah rencana pembangunan (musrembang) ,sehingga menjadi pertanyaan luas masyarakat.

Berdasarkan informasi dari masyarakat  bahwa ada dugaan proyek jembatan yang menggunakan Dana Anggaran Biaya Tambahan ( ABT ) tidak tepat sasaran diwilayah Kelurahan.kebalen.Kabupaten Bekasi.

Ketua RT.07/RW.005, Ibenk. Saat ditemui dilokasi menerangkan, bahwa memang benar  keluhan masyarakat sekitar mengenai jembatan yang ada diwilayah RT.007/RW.005," Terangnya. 

"Saat itu sempat saya meminta kepada RW  agar dipindah titik pekerjaan proyek,  tapi bagaimana lagi....! ," Keluhnya Ibenk.

Lebih lanjut. Menjelaskan, saat pekerjaan proyek jembatan tersebut, dirinya (Ibenk-red) baru terpilih menjadi ketua RT.007/RW .005 karena ada pemekaran wilayah tingkat RT,"ungkapnya kepada para awak media. 

"Saya juga belum pernah bertemu pengawas proyek tersebut,"ucapnya ke beberapa media.Sabtu(13/02/21) 

Ditempat terpisah Ketua Rw.005, Kelurahan.Kebalen. Ismail. Saat ditemui dikediaman nya. Mengatakan, bahwa belum mengetahui proyek jembatan diwilayah RT.07 hasil Musrenbang atau bukan, "tuturnya kepada para awak media. Senin. (1522021) 

"Proyek jembatan itu awalnya ada di RW.006, karena ada pemekaran RT jadi tidak tau itu hasil Musrenbang dari mana,"tandanya.

Ismail juga. Menyampaikan, sempat bingung untuk menyarankan agar ada perubahan titik pembangunan jembatan karena menurut dia ( Ismail-red ) wilayah sana memang tidak ada yang pas untuk lintasan jalan umum,"pungkasnya.

"Pernah waktu itu  ada orang dinas survei lokasi sebelum pekerjaan tapi gimana lagi memang tempat nya gak ada yang pas, akhirnya terserah kita mah cuma nerima aja," Ucap Ismail.

Lanjut Ismail.  Menegaskan, bahwa papan proyek sepengetahuannya dari awal kegiatan tersebut, saya (Ismail-red) tidak pernah di pasang papan proyek nya, jadi dia tidak mengetahui Pagu anggaran proyek jembatan tersebut,"  Ujarnya. 

 Kepala Kelurahan Kebalen. Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi.Firnan A Sembada  , saat dikonfirmasi diruang kerjanya.Menjelaskan, bahwa aspirasi itu kemungkinan ada sekitar antara tahun 2018-2019, saat itu dirinya belum dibertugas di kelurahan kebalen, soalnya baru aktif dibulan November,"jelasnya kepada parah awak media. 

"Itu juga waktu itu pihak konsultan pekerjaan tidak melaporkan ke saya....!," Kata Firman 

Firman juga. Membenarkan bahwa pekerjaan jembatan dikerjakan tiga bulan lalu. Ia belum dapat memastikan bahwa pekerjaan itu hasil Musrenbang tingkat kelurahan atau bukan,"tuturnya.

"Saya belum dapat pastikan ya...hasil Musrenbang atau bukan, nanti saya juga cek dulu ya berapa titik jembatan, mungkin kurang lebih 7 jembatan,"ungkapnya.

Lebih Lanjut.Firman Mengutarakan, sangat menyayangkan, apa fungsi konsultan perencanaan dan juga pengawas kalau nyatanya masih ada keluhan masyarakat dengan hasil pekerjaan proyek tersebut, dan Fungsi konsultan perencanaan dan pengawasan kalau tidak cocok atau tidak pas kenapa dikerjakan," tegasnya. 

Dalam pantauan para awak media dilapangan, pembangunan proyek jembatan tersebut diduga hanya menghabis uang anggaran dan perencanaan nya diduga asal jadi serta seperti siluman, sehingga manfaatnya  tidak dapat dirasakan Oleh masyarakat penyokong pajak daerah, tentu hal tersebut merupakan proyek yang diduga mubazir yang tidak jelas akses jalan nya. 

Sementara pemilik pemancingan ingin dikonfirmasi, tidak ada kegiatan siang hari, dan menurut informasi masyarakat aktif nya pemancingan biasanya dimalam hari,"ucap beberapa masyarakat yang enggan disebut namanya. 



( Rhagilasn)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »