P2KD Desa Sepulu Harus Netral

Foto Muhaimin Warga Desa Sepulu


Lpktrankonmasi.com, Bangkalan || Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) merupakan praktek demokrasi rakyat di desa. Menurut Muhaimin, salah satu warga di Desa Sepulu, agar demokrasi ini benar-benar terlaksana dengan baik di Desa Sepulu pelaksanaan Pilkades jangan dicederai dengan tindakan yang melanggar hukum dan etika yang berlaku masyarakat, Selasa (17/4/2021).

 

Oleh karena itu, anggota P2KD (Panitia Pemilihan Kepala Desa) Desa Sepulu, termasuk yang masih memiliki hubungan kekerabatan dan teman dekat dengan salah satu calon kepala desa, agar profesional dan netral dalam Pilkades. Hal ini penting, agar P2KD melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, sehingga Pilkades di Desa Sepulu berjalan dengan baik, lancar, dan damai, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

 

Jika hal itu tidak dapat dilakukan dengan baik, seperti ada oknum P2KD melakukan pemihakan kepada salah satu calon kepala desa, maka oknum tersebut jelas melanggar aturan perundang-undangan. Menurut aturan perundang-undangan ini P2KD harus bersifat mandiri, tidak memihak, berlaku jujur, adil, transparan, dan penuh tanggungjawab. Ketentuan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 32 ayat (3) dan Peraturan Bupati Bangkalan Nomor 89 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pemilihan Kepala Desa Pasal 10 ayat (3).

 

Oleh karena itu, saya berharap agar P2KD tetap netral meski memiliki hubungan kekerabatan dan dekat dengan salah satu calon kepala desa. Netralitas P2KD ini penting dijaga agar tugas dan fungsinya dilakukan dengan baik di Pilkades Desa Sepulu.

 

Jika ada diantara anggota P2KD tersebut yang tidak netral, menurutnya, demokrasi di Pilkades Sepulu akan rusak. Sehingga potensial bermasalah atau dipermasalahkan oleh calon kepala desa, timses (tim sukses) calon kepala desa, dan masyarakat Desa Sepulu.

 

Apabila itu terjadi dan ditemukan bukti ada diantara P2KD yang tidak netral, maka warga, timses (tim seukses), dan cakades (calon kepala desa) melaporkan hal ini kepada TFPKD Bangkalan bahkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) di Bangkalan jika ada tindak pidana, seperti memberi uang, menekan, dan tindakan lain yang melanggar hukum.

 

Terakhir, Muhaimin mengajak semua elemen masyarakat Desa Sepulu agar tetap menjaga kondusifitas desa dan menjunjung tinggi demokrasi. Hal ini penting agar dalam Pilkades Desa Sepulu melahirkan memimpin sesuai dengan aspirasi masyarakat, bukan hasil manipulasi pemilihan. (Varies)

 

Dugaan Akte Nikah Aspal "Meminta Penegak Hukum Tangkap Para Aktor Dan Menyeret Kemeja Hijau"

KABUPATEN BEKASI.lpk.Trankonmasi - Menyoal Adanya dugaan buku Akte Nikah (ASPAL) Asli tapi palsu yang dilakukan oleh pihak pemohon Pernikahan pada tahun 1998, adapun dugaan fakta yang dihimpun oleh para  awak media di Kantor Urusan Agama Cikarang Barat (dulu Cibitung-red).

Dugaan kuat pemalsuan persyaratan akte nikah nomor.607.92.VII.1998 yang diterbitkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Cibitung, Kabupaten Bekasi yang sedang ada gugatan harta gono-gini di pengadilan agama kota Bekasi dengan nomor :1254/Pdt.G/2021/PA/Bks.


Agus salim "Buat Pernyataan Dulu "Tujuan Minta Register Dari KUA....? Dugaan Akte Nikah Aspal  "Meminta Penegak Hukum Tangkap Para Aktor  Dan Menyeret Kemeja Hijau"

Kepala KUA Cikarang Barat- Kab. Bekasi.Agus Salim.

Kepala Kantor Urusan Agama  Cikarang Barat.Saat dikonfirmasi diruang kerjanya. Agus Salim. Mengatakan, dirinya merasa heran saat itu ada wanita yang meminta surat registrasi akte nikah milik wanita itu yang teregister dari KUA dan dia (Christina-red) datang didampingi satu orang Laki-laki didepan ruang administrasi tapi tidak masuk kesini (ke ruang kerja Agus Salim-red) namanya Christina Razak pada tanggal 20-April 2021, karena yang minta orangnya sendiri akhirnya saya suruh buat pernyataan dulu tujuan minta register dari KUA,” terang Agus Salim saat ditemui beberapa awak media.Selasa ( 27/4/2021 ).

Di ketahui Agus Salim, wanita tersebut adalah mantan istri dalam kasus dugaan pemalsuan syarat pembuatan akte nikah yang dilakukan oleh mantan suaminya itu,"tuturnya.

 "Adapun yang dapat mengajukan lpembatalan perkawinan, seusai yang diatur dalam   pada pasal 23  huruf d. Yaitu pejabat yang ditunjuk dan/atau Pejabat Pencatatan Nikah (Kepala KUA-red) dan ayat (2) serta Pasal 16 Undang-undang Nomor. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan,"Tegas Agus. 

Permohonan oknum pemegang Akte Nikah Aspal Kepada Kepala KUA Cikarang Barat.


“Kalau dugaan isi buku akte nikah nya tidak sesuai kenyataan, KUA bisa membatalkan akan tetapi harus ada buku akte nikah aslinya untuk dibawa ke KUA dan siapa yang keberatan suami atau istri nya nanti KUA yang akan membatalkan melaui Pengadilan,” pungkasnya.

Lebih lanjut.Agus Salim menambahkan, adapun perkara tersebut dibawa ke pidana itu bukan ranahnya, akan tetapi Menurutnya, setelah sekian lama penerbitan akte nikah itu sejak tahun 1998. Agus Salim menduga dalam sekian waktu yang lama buku akte nikah itu sudah dipergunakan oleh kedua belah pihak dan Mestinya keduanya itu damai, jangan mempermasalahkan yang mereka sudah nikmati kan,” ujar, Agus Salim.

Lanjutnya, buku akte nikah itu diterbitkan sejak tahun 1998,  jika ada permasalahan sebaiknya di musyawarahkan,"ujar Agus Salim. 

“Kok mereka sudah menggunakan akte nikah itu dari tahun 1998, sekarang ada kasus seyogianya dimusyawarahkan.kalau ada salah satu melaporkan akan berimbas kemana-mana, termasuk ke KUA sendiri,” Kata Agus.

Dia menambahkan, kemungkinan pihak KUA akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan biro hukumnya untuk mengambil langkah kedepan terkait permasalahan tersebut,"tegasnya.

Hal yang sama petugas pengadmitrasian KUA Cikarang barat, Harun membenarkan saat itu ada seorang wanita diketahui olehnya Christina Razak didampingi seorang laki-laki berperawakan tinggi dan memakai kalung seperti rantai baja putih yang tidak diketahui olehnya,"terangnya kepada para awak media. 

“Dia minta legalisir, saya bilang kalau legalisir untuk cerai itu nanti mintanya diKantor pos, tapi dia (Christina Razak)  bilang bukan pak untuk kepolisian,”Pungkas Harun

Harapan besar dari pihak KUA kasus ini tersebut , Mudah-mudahan cepat selesai dan tidak berkepanjangan dan apabila berlanjut ke ranah pidana itu urusan penegak hukum dan bukan ranahnya. 

Untuk itu harapan Publik dan media meminta kepada para penegak hukum, harus segera turun tangan untuk mengungkap dugaan kutipan Akte Nikah Aspal ( Asli tapi Palsu) ini dan menyeret para oknum yang terlibat kemeja hijau. 

(Rhagil)

Kades Bunten Barat, Sukaryadi Bantu Salurkan Sembako Gratis Dari Said Abdullah

Sukaryadi, Kepala Desa Bunten Barat bersama warga Desa Bunten Barat mengucapkan terimakasih terhadap anggota DPR RI, MH Said Abdullah dari Fraksi PDIP (Foto: Istimewa)


Lpktrankonmasi.com, Sampang || Kepala Desa Bunten Barat, Sukaryadi menyalurkan bantuan paket sembako gratis dari MH Said Abdullah, anggota DPR RI Dapil 11 dari Fraksi PDIP. Bantuan paket sembako gratis tersebut disalurkan kepada warga Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Selasa (27/04/2021)

Kepala Desa Bunten Barat, Sukaryadi menyalurkan bantuan paket sembako gratis kepada warganya sekitar 600 paket sembako. Warga Desa Bunten Barat sangat bersyukur mendapatkan bantuan tersebut, dikarenakan masa-masa pandemi COVID-19 ekonomi masyarakat sangatlah menurun. Apalagi di bulan Ramadhan seperti ini," Ungkap Sukaryadi.

Menurut Sukaryadi, bantuan paket sembako tersebut ia dapat dari anggota DPR RI, MH Said Abdullah dari Fraksi PDIP yang di koordinatori langsung oleh, Moch Wijdan, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD), Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang," Jelas Sukaryadi Kepala Desa yang aktif di Organisasi Ansor tersebut.

Sukaryadi juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan secara pribadi dari anggota DPR RI Dapil 11. Yaitu, MH Said Abdullah.

Beliau juga menambahkan," Antusiasme  masyarakat sangatlah tinggi dengan adanya bantuan paket sembako gratis. Karena masih banyak sekali masyarakat yang terdampak ekonominya selama pandemi virus Corona berlangsung.


Ia juga berharap semoga Bapak MH Said Abdullah tidak cuma bantuan ini saja. Kalau sebisa mungkin, membangun lapangan pekerjaan ke kalangan bawah dan semoga beliau tetap istikomah serta dalam keadaan sehat," Pungkasnya. (Ries/Sen)

Anggaran Ratusan Juta Pengelolaan Sampah Dipertanyakan Warga Desa Sepulu

Foto: Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Dusun Jeleuk, Desa Sepulu, Kecamatan Sepulu (Istimewa)


Lpktrankonmasi.com, Bangkalan - Warga Desa Sepulu mempertanyakan anggaran ratusan juta untuk pengelolaan sampah di Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Sepulu, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan pada Tahun Anggaran (TA) 2019-2020.

Muktafi, salah satu warga Desa Sepulu, mengatakan ada keganjilan belanja Desa Sepulu di APBDes 2019-2020 pada kegiatan pengelolaan sampah tersebut, Senin (26/04/2021). 

Menurutnya, dalam APBDes Sepulu TA 2019 Belanja Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Fasilitas Pengelolaan Sampah sebesar Rp112.233.018 (DDS).

Foto Belanja Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Fasilitas Pengelolaan Sampah di APBDes Sepulu TA 2019


Di APBDes TA 2020 kegiatan serupa, yakni Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Fasilitas Pengelolaan Sampah muncul lagi dengan anggaran yang sama sebesar Rp112.233.018 (SDD)

Jadi selama TA 2019-2020 total anggaran kegiatan Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Fasilitas Pengelolaan Sampah ini mencapai Rp224.466.036.

Menurut dia, pengelolaan sampah tersebut berpusat di TPS yang ada di Dusun Jeleuk, Desa Sepulu. TPS ini dibangun pada tahun 2019 dan tidak ada perbaikan di tahun berikutnya. Pembangunan TPS dan kegiatan lainnya, diyakini Muktafi dan patut diduga anggarannya tidak sampai mencapai Rp224.446.036. 

Menurutnya, pembangunan TPS maksimal menelan anggaran kurang dari Rp100.000.000. Pembiayaan lain, pengelolaan sampah di TPS tersebut tidak ada. Hal ini karena warga membuang sendiri sampah ke TPS dan di TPS tidak ada pegawai yang digaji.

Jadi, menurut perkiraan saya, belanja pengelolaan sampah selama TA 2019-2020 maksimal kurang dari Rp100.000.000. Lalu pertanyaannya, sisanya sebesar Rp124.446.036 lebih kemana?

Oleh karena itu, dia bersama teman-temanya di Desa Sepulu akan menelusuri anggaran tersebut dan berupaya untuk menggugah aparat desa terkait untuk memperbaiki kinerjanya dalam pengelolaan sampah," Jelas Muktafi.

Tujuannya agar anggaran sampah dan pengelolaan sampah tidak menjadi masalah ke depan di Desa Sepulu serta Desa Sepulu terbebas dari masalah sampah. Sehingga Desa Sepulu bersih, indah, dan warganya sehat," Pungkasnya. (Tim Trankonmasi)

MH Said Abdullah Bagikan Paket Sembako Gratis Ke Warga Morbatoh Banyuates

Warga merasa gembira saat menerima bantuan paket sembako gratis dari Said Abdullah anggota DPR RI dari Fraksi PDIP


Lpktrankonmasi.com, Sampang || Anggota DPR-RI Dapil 11, MH Said Abdullah dari Fraksi PDIP. Pada pertengahan bulan Ramadhan 1442 H, membagikan 800 paket sembako gratis, terhadap warga Desa Morbatoh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Senin (26/04/2021)

Pembagian 800 paket sembako gratis tersebut, dibagikan dirumah H Saleh salah satu tokoh masyarakat yang terletak di Dusun Oro, Desa Morbatoh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Kegiatan pembagian paket sembako gratis ini langsung dari anggota DPR RI. Yaitu, Bapak Said Abdullah melalui Moch Wijdan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD), Kecamatan Ketapang dan dipasrahkan langsung kepada saya agar dibagikan kepada warga Desa Morbatoh," Kata H Saleh.

Menurutnya, bantuan 800 paket sembako gratis tersebut. Murni dari dana pribadi Bapak Said Abdullah selaku anggota DPR RI Dapil 11 Madura dari Fraksi PDIP. Kami mewakili warga Desa Morbatoh mengucapkan terimakasih atas bantuannya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini, semoga beliau Said Abdullah diberikan kelancaran dalam mengemban tugas sebagai anggota DPR RI," Ucapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Tohir pemuda asal Morbatoh," Terimakasih banyak atas bantuannya, semoga di bulan yang penuh rahmat ini belaiu diberikan kelancaran baik itu pekerjaannya dan juga rejekinya.

Ia juga berharap adanya pembangunan infrastruktur Desa Morbatoh, dikarenakan masih banyak jalan rusak di Desa Morbatoh, semoga aspirasi kami didengar dan segera direalisasikan karena kalau mengandalkan Dana Desa (DD) itu tidak cukup. Apalagi sekarang Pandemi Covid-19 banyak anggaran yang di refocussing," Tandasnya. (Ries/Sen)

Viral Pemuda di Banyuates Sampang Sholat Freestyle Akhirnya Minta Maaf


 Foto: Para pelaku didampingi tokoh agama, tokoh masyarakat saat meminta maaf karena telah melecehkan cara beribadah Umat Islam (Varies/Trankonmasi.com)

Lpktrankonmasi.com, Sampang || Sempat viral di media sosial (medsos) yang diduga pemuda melakukan sholat sambil freestyle dan sekelompok pemuda tersebut diduga berasal dari Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

 

Sekelompok pemuda tersebut diduga melakukan perbuatan penistaan agama. Sehingga jajaran Polsek langsung bergerak dengan senyap dan berhasil mengamankan para pemuda yang melakukan sholat sambil freestyle, Senin (26/04/2021)

 

Setelah diamankan oleh jajaran anggota Polsek Banyuates, para pelaku meminta maaf tidak akan melakukan perbuatannya itu lagi. Permintaan maaf tersebut disaksikan langsung oleh tokoh agama dan juga tokoh masyarakat.

 

Video permintaan maaf tersebut berdurasi sekitar 1 menit 9 detik, nampak para pelaku berbaris di dampingi Polisi sembari mengatakan, Kami selaku pemeran dan pengunggah video sholat bercanda freestyle yang berasal dari Desa Morbatoh. Meminta maaf kepada seluruh umat muslim khususnya Kabupaten Sampang, karena telah melecehkan cara beribadah Umat Islam.

 

Kapolsek Banyuates, AKP Dodi Pratama mengatakan," Kita bergerak dalam senyap, supaya masyarakat tenang dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

 

"Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kecamatan Banyuates juga kami libatkan dan MUI meminta mereka supaya membuat permintaan maaf secara tertulis yang disaksikan langsung oleh, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta orang tua para pelaku juga hadir," Ujar Perwira berpangkat tiga balok emas tersebut.

 


Ia juga berharap selaku Kapolsek Banyuates dan juga sebagai umat muslim," Kejadian ini jangan sampai terulang lagi. Sholat itu ibadah yang paling utama, berbuat tidak sesuai rukun sholat saja membuat sholat tidak sah apalagi berbuat di luar kepatutan seperti sambil freestyle. Hal seperti ini bisa berpotensi menimbulkan konflik," Cemasnya.

 

"Saya sebagai pemelihara Kamtibmas hanya khawatir apabila terulang lagi, bisa saja konflik  tidak terbendung. Untuk peristiwa yang kali ini saya mohon kepada masyarakat Kabupaten Sampang khususnya Kecamatan Banyuates dan saudara sesama muslim memaafkan para pelaku, karena sesepuh kita dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sudah tegas terhadap mereka walaupun sesepuh tidak mengambil jalur hukum terhadap para pelaku," Pungkasnya.


 (Ries)

Kapolres Purworejo : Sudah Beberapa Kali Diberikan Himbauan, Tetapi Tidak Ditanggapi


 

 

PURWOREJO, lpktrankonmasi.com

 

Polres Purworejo , Brimob dan kodim 0708 Purworejo membuka Akses jalan Kabupaten Purworejo yang melewati Desa Wadas Jumat (23/04) Siang

 

Berawal ada masyarakat desa wadas yang ingin ikut sosialisasi oleh BPN dan BBWS terkait rencana pembangunan proyek strategis nasional Bendungan Bener di intimidasi warga lain dengan mengambil undangan yang sudah disebarkan, melakukan ancaman supaya tidak hadir dan menutup akses jalan masuk dan keluar desa termasuk jalan Kabupaten

 


Berdasarkan laporan masyarakat terkait penutupan akses jalan Kabupaten, Polres  Purworejo dengan back up Pers Brimob dan Kodim 0708 melakukan upaya-upaya preemtif untuk mengimbau warga masyarakat agar tidak melakukan blokir jalan karena jalan merupakan fasilitas umum yang digunakan oleh masyarakat umum.

 

Himbauan dilakukan berulang kali dan ajakan untuk berdialog dengan LBH yang ada namun tidak ditanggapi

 

Kesalahpahaman berawal ketika jalan menuju ke Desa Wadas di tutup oleh warga yang menolak tanah Desa Wadas yang akan diambil batu quarry untuk material pembangunan Bendungan Bener.

 

Sehingga kesalahpahaman dengan petugas Polres Purworejo pun tak terelakan  di jalan kabupaten yang melintas di Desa Wadas, pada Jumat (23/4/2021) siang.

 

Kesalahpahaman itu bermula saat petugas Polres Purworejo bersama TNI Kodim 0708 patroli dengan berskala besar dan melintas di jalan kabupaten Desa Wadas, sudah ada material pohon dan tiang listrik yang di tumbangkan warga menghalangi jalan serta bebatuan dengan ukuran besar  yang ditebar di berbagai ruas jalan, ketika petugas hendak membersihkan material pohon dan ranting serta batu yang melintang dan menghadang di jalan raya warga tidak terima.

 

Pohon dan tiang listrik itu sengaja ditebang oleh warga, sebagai bentuk blokade atau halang rintang sebagai wujud penolakan warga atas rencana sosialisasi dalam rangka inventarisasi dan identifikasi bidang tanah oleh pihak yang berhak pengadaan tanah untuk kepentingan umum bagi pembangunan Bendungan Bener di Balai Desa Wadas.

 

 “Polres Purworejo mendapat laporan jika terjadi penutupan jalan di Desa Wadas, maka kami bersama petugas kepolisian dibantu Brimob Kutoarjo dan anggota Kodim 0708 datang ke lokasi untuk membuka jalan itu,” ungkap Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito, saat ditemui di lokasi kejadian.

 

Dijelaskannya, jalan yang ditutup oleh warga merupakan jalan umum dan jalan Kabupaten yang melintasi Desa Wadas, maka perlu bagi petugas untuk membuka akses jalan tersebut bagi kepentingan umum.

 

“Ini jalan kabupaten, tidak boleh kelompok masyarakat tertentu kemudian menguasainya dan melarang orang lain untuk melintas. Ini sama saja dengan mengganggu ketertiban umum sehingga harus ditertibkan,” tegas Kapolres.

 

Kapolres telah melakukan himbauan berkali-kali kepada warga, namun warga tetap tidak mengindahkan peringatan dan himbauan tersebut, Ratusan warga baik laki-laki dan perempuan yang tergabung dalam organisasi Gempadewa dan Wadon Wadas tetap bertahan dengan duduk menghadan petugas Polri dan TNI. Lantaran himbauannya tidak di hiraukan, petugas pun terpaksa membuka blokade jalan dan membubarkan warga.

 


Dalam pembubaran itu, kericuhan tak bisa dielakkan, warga kemudian melempari petugas dengan batu, petugas membalas dengan tembakan gas air mata. Sejumlah orang yang terindikasi sebagai provokatorpun diamankan dan dibawa oleh petugas. Petugas akhirnya berhasil membuka jalan dan membubarkan aksi warga.

 

Protap penggunaan kekuatan diterapkan sesuai prosedur dan proporsional sampai dengan tahap pembubaran masa, karena sudah mulai aksi-aksi provokasi dan anarkis dengan menyerang petugas dengan memukul  menggunakan tangan kosong, kayu dan lemparan batu dan mengakibatkan 5 personil menderita luka, Kata Kapolres.

 

“Setelah kami cek mereka tidak kenal satu sama yang lainya. Dan itu merupakan orang luar bahkan bukan orang Purworejo yang sengaja akan mengganggu keamanan di Purworejo ini,” ujarnya.

 

“Selain itu, anggota saya Ipda Supriyanto yang saat itu juga ikut dalam patroli tersebut mengalami luka di pelipis akibat lemparan batu dari warga dan saat ini mendapat perawatan dari medis tidak hanya Ipda Supriyanto saja yang mengalami luka ada beberapa personel yang juga terkena lemparan batu dari warga," Tambah Kapolres.

 

Sebelas orang yang diduga provokator yang telah diamankan dan diperiksa telah dipulangkan pada malam harinya dengan membuat pernyataan bahwa yang bersangkutan tidak akan mengulangi perbuatan yang mengganggu ketertiban umum dan permasalahan telah dianggap selesai.

 

(J Trankonmasi Tim)

Tingkatkan Keamanan Di Bulan Ramadhan Babinsa dan Warga Perbaiki Pos Kamling



Jepara , lpktrankonmasi.com

 

– Babinsa Sertu Muslikun anggota Koramil 05/Mayong melaksanakan kerja bakti bersama warga melaksanakan perbaikan pos Kamling yang berada di Desa Muryolobo, Rt 2/Rw 8, Kecamatan Nalumsari. Jumat (23/4/2021).

 

Dalam kesempatannya, Babinsa Sertu Muslikun menyampaikan bahwa kegiatan perbaikan pos kamling tersebut dilakukan sabagai sarana penunjang dalam kegiatan Siskamling yakni memelihara keamanan lingkungan di bulan suci ramadhan ini.

 

“Diharapkan dengan didirikannya Pos Kamling ini masyarakat mempunyai wadah atau tempat untuk melaksanakan pengamanan di wilayah agar lebih giat lagi dalam upaya memelihara kamtibmas sehingga terwujud situasi yang aman dan kondusif.” Kata Babinsa.

 

Lebih lanjut, disini bersama-sama saling bergotong-royong dan saling bahu-membahu mengerjakannya.

 


Sementara Sekretaris Desa Muryolobo Didik mengatakan perbaikan ini dilakukan atas kesepakatan bersama suapay setiap malam harus ada yang jaga secara giliran.

 

“Kita disini kerjasama bersama untuk menjaga daerah ini supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diingikan, dan kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Babinsa yang selalu aktif disetiap kegiatan masyarakat serta ikut membantu dalam perbaikan pos kamling  kami.” Ujar Didik.

 

(J Trankonmasi Tim)

 

Gerakan Tanam Bersama Padi Anggota Koramil Mlonggo dan Masyarakat


Jepara, lpktrankonmasi.com

 

Anggota Koramil 09/Mlonggo melakukan Gerakan Tanam Bersama Padi di Lahan Demlot Ketahanan pangan, di Desa Bulungan, Kecamatan Pakisaji. Jum’at (23/4/2021).

 

Penanaman padi bersama di lahan demplot ketahanan pangan ini dilakukan sebagai upaya memotivasi dan mewujudkan ketahanan pangan bagi masyarakat dalam menyikapi ekonomi dari wabah pandemi covid-19 yang masih melanda.

 

“Ini sebagai upaya mewujudkan swasembada pangan yang lebih maksimal kedepannya, meskipun di bulan suci ramadhan ini tidak menyurutkan para petani dan anggota Koramil 09/Mlonggo untuk turun ke sawah menanam padi.” Kata Danramil Kapten Chb Porwanto.

 


Menurut Danramil 09/Mlonggo bahwa kebersamaan antara TNI dengan rakyat dalam menanam padi akan membuat negara semakin kuat, serta mensukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah, sehingga ketahanan pangan khususnya di wilayah Kabupaten Jepara semakin tangguh meski dihadapkan dengan wabah pandemi covid-19 yang masih melanda.

 

Sementara Pasiter Kapten Arm Fadelan juga menyampaikan bahwa hal ini sebagai wujud dukungan penuh kepada pemerintah, khususnya dibidang ketahanan pangan. “Dengan harapan, apa yang kita laksanakan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya untuk memantapkan Kabupaten Jepara sebagai lumbung pangan.” Ujar Pasiter.

 

Lebih lanjut, program ketahanan pangan yang berada di jajaran Kodim 0719/Jepara ini tidak hanya padi, melainkan juga varietas jagung dan kedelai sesuai musim tanam dan juga penanaman tanaman holtikultura.

 


“Kita semua berharap dalam pendemi covid-19 ini, anggota Koramil di jajaran Kodim 0719/Jepara bersama masyarakat dalam kemanunggalan yang produktif untuk mewujudkan Jepara yang bergerak maju dan ekonomi bangkit.” Pungkasnya.

 

(J Trankonmasi Tim).

 

Tim Wasrik Kodam IV/Diponegoro Datangi Kodim 0719/Jepara

 


Jepara, lpktrankonmasi.com


Tim Pengawas dan Pemeriksaan (wasrik) Post Audit Inspektorat Kodam IV/Diponegoro datangi Makodim 0719/Jepara. Pada Jum’at (23/4/2021).

 

Kedatangan tim yang dipimpin oleh Kolonel Inf Suprapto disambut langsung oleh Dandim 0719/Jepara Letkol Arh Tri Yudhi Herlambang, SE.,M.I.Pol beserta jajarannya.

 

Pada kesempatan tersebut, Dandim 0719/Jepara Letkol Arh tri Yudhi Herlambang mengucapkan terima kasih kepada tim wasrik yang sudah berkenan datang di Makodim 0719/Jepara dalam rangka pengawasan dan pemeriksaan administrasi.

 


“Dengan adanya kedatangan wasrik ini, kami mohon arahannya, bila dalam pemeriksaan administrasi terdapat koreksi, serta kami berharap Tim wasrik mampu memberikan pencerahan dan solusi dalam peningkatan kinerja untuk kita bersama dalam kebaikan organisasi TNI Angkatan Darat.” Ujar Dandim.

 

Selain itu, Dandim berharap, fungsi Wasrik tersebut dapat mewujudkan tertib administrasi di bidang intelijen dan pengamanan, operasi, personel, logistik, teritori serta perbendaharaan di satuan.  

Sementara, Ketua Tim wasrik oleh Kolonel Inf Suprapto menjelaskan bahwa kunjungannya ke Makodim 0719/Jepara ini dalam rangka pengawasan dan pemeriksaan di satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro dan fungsi pengawasan merupakan tindakan preventif untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya inefisiensi di seluruh satuan.

 

“Kami berharap semua sudah melaksanakan tertib administrasi, karena bagaimanapun administrasi sangat penting bagi bahan pertanggungjawaban, kedatangan kami kesini bukan untuk mencari kesalahan namun semua harus sesuai dengan aturan.” Kata Ketua Tim Wasrik.

 

Lebih lanjut, data yang akan diperiksa oleh Tim Wasrik nantinya akan diberikan suatu atensi guna diperbaiki dan disesuaikan dengan aturan yang berlaku. “Sehingga laporan yang berkaitan dengan pertanggung jawaban dari satuan nantinya akan lebih baik,” pungkasnya.

 

(J Trankonmasi Tim).


Tokoh Pemuda Papua: Kami Semua Dukung TNI-Polri Tindak Tegas Kelompok Perusak NKRI


 

Papua , lpktrankonmasi.com - Tokoh Pemuda Papua sekalugus Ketua Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua mengutuk keras kekejaman yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

 

"Saya mengutuk apa yg dilakukan KKB yang beroperasi di sekitar wilayah Kabupaten Puncak, khususnya di daerah Beoga," ujar Ali dalam keterangannya Kamis (22/4).

 

Ali menuturkan KKB di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak telah melakukan perbuatan keji dan melanggar hak asasi manusia (HAM) hingga mengakibatkan 2 guru, 1 tukang ojek dan 1 anak sekolah meninggal dunia akibat ditembak dan dibacok secara sadis. Selain itu, bangunan sekolah dan helikopter dibakar, serta gadis- gadis desa diperkosa.

 

"Beberapa hari lalu menembak dan membunuh almarhum Ali Mom yang ditembak dan dibacok secara sadis, meneror warga sipil di Beoga dan juga melakukan tindak pidana pemerkosaan, melakukan tindakan asusila terhadap gadis-gadis di sana. Ini mrupakan hal yang melanggar prinsip asas-asas kemanusiaan," imbuhnya.

 

Menanggapi hal itu, Ali menyatakan dukungannya kepada TNI-Polri untuk melakukan penindakan tegas terhadap KKB di Kabupaten Puncak, Papua.

 

"Sebagai anak Papua saya berharap, semua generasi muda, semua elemen mendukung sepenuhnya penindakan yang dilakukan TNI-Polri terhadap kelompok-kelompok yang bertentangan dengan prinsip kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.

 

(J Trankonmasi Tim)

Himbauan Serdik Hary Ardianto : Jangan Mudik Lebaran, Sayangi Keluarga, Saudara dan Diri Sendiri


 

SEMARANG, lpktrankonmasi.com  - Dalam mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, pemerintah telah mengeluarkan aturan yang berkaitan dengan larangan mudik lebaran pada tahun 2021, hal ini diungkapkan Serdik Sespimmen Angkatan 61, Serdik Hary Ardianto, S.H., S.I.K., M.H., diruangannya, Kamis (22/4/21).

 

Dikatakan Serdik Hary Ardianto, S.H., S.I.K., M.H., hal ini dimuat dalam surat edaran No.13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik hari raya idul fitri tahun 1442 Hijriyah dan upaya pengendalian penyebaran Corona virus disease 2019 selama bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah dan UU No.2018 tentang kekarantinaan.

 

"Larangan mudik ini sudah diterbitkan oleh pemerintah, untuk itu, masyarakat diminta untuk mengikuti aturan pemerintah ini, guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19," jelas Serdik Hary Ardianto.

 

Diakui Hary, kegiatan mudik lebaran ini sudah menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya idul fitri yaitu melaksanakan kegiatan mudik lebaran.

 

Namun, lanjut Hary, dalam masa pandemi Covid-19 yang merebak di Indonesia ini, dan tingkat penyebarannya masih dinilai tinggi, sehingga pemerintah mengambil langkah-langkah dengan mengeluarkan aturan yaitu dengan melarang mudik.

 

"Tradisi mudik saat lebaran memang sudah sangat melekat terhadap masyarakat Indonesia, yaitu dijadikan sebagai ajang pertemuan, silaturahmi, mengunjungi keluarga dan mengobati kerinduan suasana lebaran di kampung halaman, tetapi bagaimanapun kita harus mengikuti peraturan pemerintah dan untuk menahan diri bertemu dengan keluarga di lebaran tahun ini,” katanya.

 

Dijelaskan Hary lagi, bahwa Pemberlakuan aturan tersebut terhitung sejak 6-17 Mei 2021. Bagi mereka yang nekat mudik, mereka akan diberikan sanksi sesuai pasal 93 UU No.6 Tahun 2018, dengan hukuman kurungan paling lama adalah setahun dan denda maksimal hingga Rp 100 juta bila menggar aturan mudik tahun ini.

 

"Didalam aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut, memuat salah satunya yaitu transportasi yang dilarang saat mudik dan pengecualian bagi kendaraan atau orang tertentu yang diperbolehkan melakukan perjalanan," terang Hary.

 

Dalam pelaksananannya nanti, Hary menambahkan, bahwa pengawasan aturan tersebut pemertintah menunjuk TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP beserta instansi terkait lainnya, untuk melakukan penyekatan secara ketat di daerah-daerah yang sudah ditentukan dalam pelaksanaan pengawasan dan penegakan hukum tindak lanjut aturan tersebut.

 

Masih dikatakan Hary, Polri dan stakeholder terkait dalam pengawasannya akan secara tegas melakukan tindakan tindakan, dan akan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat.

 

Dia juga menghimbau, kepada masyarakat untuk mendukung aturan tentang larangan mudik tersebut, dengan tidak melaksanakan mudik lebaran pada tahun 2021 ini.

 

Serdik Hary juga berharap, masyarakat tetap tinggal di wilayah masing-masing dalam menyambut lebaran tahun ini. Masyarakat juga bisa merayakan lebaran melalui kemajuan teknologi saat ini yaitu bisa melalui telepon, video call ataupun media lainnya.

 

"Dengan mematuhi aturan pemerintah tersebut untuk tidak melaksanakan mudik, maka otomatis masyarakat telah  berkontribusi langsung dalam upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran atau penularan virus Covid-19 di Indonesia. Sayangi keluarga, sayangi saudara, sayangi teman dan sayangi diri kita sendiri," pungkasnya.

 

 (J Trankonmasi Tim)

PAC.PDIP Setu Melaksanakan Kegiatan Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama

Foto Bersama. Ketua. DPC. PDIP Kabupaten Bekasi Sulaiman (tengah) dan Ketua. PAC Setu. Mandra Putra  dan para Kadernya.(25/4/2021)

 

Kabupaten Bekasi.lpk.Trankonmasi.com

Dalam rangka acara dibulan suci Ramadhan. Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kecamatan Setu melaksanakan kegiatan santunan anak yatim dan buka bersama  yang dilaksanakan di Kantor.PAC. PDIP. di jalan.Cinyosog, Rt.003, RW.005, Desa.Burangkeng, Kecamatan.Setu, Kabupaten Bekasi.Minggu ( 25/04/2021 ).

 

Adapun kegiatan tersebut di hadiri antaralain :  Ketua DPC PDIP. Sulaiman dan didampingi Ketua F. PDIP. Kabupaten Bekasi..Martinah Ningsih, serta  beberapa kader dari PAC, Ranting maupun anak Ranting PDIP serta Para Tokoh masyarakat, Tokoh Agama setempat, dan beberapa Ketua Ormas diantaranya. Ketua.DPC.IPI.Kabupaten.Sutisna dan Anggota,GMBI hadir dan memberikan Apresiasi serta dukungan positif kepada Ketua. PAC. PDIP Setu dalam giat Ramadhan.

 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Bekasi, Sulaiman.Menyatakan, sebagai partai pelopor salah satu seperti yang dilakukan oleh Pimpinan Anak Cabang Setu,"tuturnya.

 

"Berbagi itu merupakan hal yang sangat mulia, kalau kata amil tadi tidak akan miskin karena berbagi! isnyallah rezeki bertambah," tuturnya.

 

Menurutnya, dengan memberikan santunan anak yatim semoga mendapatkan keberkahan di bulan Ramadhan,"ucapnya.

 

"Terkait persoalan kepengurusan di pimpinan Anak Cabang Desa Telajung, Cikarang Barat, Ia menyampaikan karena ada sedikit kendala antara pengurus inti,

Tapi kemungkinan besok berkas sudah selesai, jadi dari DPC, PAC, Ranting dan anak ranting sudah lengkap dengan jumlah estimasi 16.000 orang sekabupaten Bekasi,"terang Sulaiman.

 

Dilokasi yang sama.Ketua Pimpinan Anak Cabang, Mandra Putra, mengutarakan, terima kasih atas kerjasama antar anak ranting sekecamatan Setu sehingga acara santunan tersebut dapat terselenggarakan dengan lancar,"katanya.

 

"Semoga acara ini dapat menimbulkan rasa kepedulian terhadap sesama, dan sebagai contoh kepada anak-anak ranting yang lain," harapnya.

 

Dilokasi yang sama ketua ormas DPC Ikatan Pemuda Indonesia Kabupaten Bekasi. Sutisna. Menyampaikan, dukungan kepada Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kecamatan Setu dalam program menampung aspirasi masyarakat Setu.

 

"Saya sangat memberikan dukungan dan apresiasi dalam kegiatan santunan Anak Yatim yang di adakan PAC PDIP Setu, ini bentuk kepedulian terhadap sesama,"ujar Sutisna.

 

( Rhagil ASN)

Masyarakat dan Penegak Hukum Segera Bertindak "Diduga Adanya Gangster yang Meresahkan"

 


Ketua. DPC. Ikatan Pemuda Indonesia (IPI) Kabupaten Bekasi. Sutisna.

Bekasi.Trankonmasi.com

Rumor yang berkembang adanya berita dibeberapa media sosial mengenai dengan adanya momok yang menakutkan masyarakat, ulah adanya para ganster yang selalu membuat resah ditengah masyarakat.

Ketua Ikatan Pemuda Indonesia Kabupaten Bekasi, Sutisna. Menanggapi. Adanya dugaan  Gangster yang meresahkan tersebut , saya berharap kepada Masyarakat dan pihak Kepolisian dapat segera melakukan penangkapan adanya dugaan Gengster yang berkeliaran diwilayah Kabupaten Bekasi

 

Lebih lanjut.Sutisna mengatakan,   dugaan adanya Gangster yang  melakukan tindakan pembacokan di wilayah Hukum Muara Gembong, namun akibat dari perbuatan komplotan Gengster akhirnya informasi sudah di tangkap oleh Masyarakat dan kalau hal tersebut benar harus diproses dengan hukum yang berlaku, " Tegasnya

 

Sutisna, mengharapkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi khusus nya  pihak Dinas Bina Marga dapat kiranya memberi Lampu Penerangan Jalan Umum di sepanjang Jalan Raya Sukatani sampai Muara Gembong yang saat ini masih ada beberapa titik Lampu Penerangan Jalan yang gelap, demi  untuk mengurangi tindakan kejahatan, sehingga Masyarakat yang melintas agar tidak kegelapan dan menjadi aman, mengenai adanya dugaan Gengster berkeliaran di wilayah Kabupaten Bekasi di himbau agar Masyarakat dapat ikut peduli dan menjadi polisi masyarakat atau masyarakat berpolisi, agar bisa menjaga keamanan lingkungannya,"tandasnya.

 

apa bila di ketahui oleh Masyarakat adanya dugaan yang menggannggu ketertiban umum, kita harus secepatnya melaporkan kepada pihak yang berwajb dan kita harus selalu ber koordinasi kepada Penegak Hukum / Kepolisian untuk pengamanan, apa bila ada yang meresahkan Masyarakat Kita semua harus ikut peduli menjaga keresahkan pada Masyarakat, karena ini adalah tanggung jawab kita bersama-sama,"tutur Sutisna.

 

 

(Rhagil ASN)





Keren, Atlet Taekwondo Sampang Borong Puluhan Medali di Kejuaraan International


Foto: Saat pemberian medali kepada atlet taekwondo Kabupaten Sampang setelah itu melakukan buka bersama di Koramil Banyuates (Istimewa)


Lpktrankonmasi.com, Sampang || Tim taekwondo Kabupaten Sampang asuhan Koramil Banyuates, berhasil memborong puluhan medali di Kejuaran Online Indonesia International Biho President Cup 2021, Minggu (25/04/2021)

Atlet perwakilan Kabupaten Sampang ini berhasil menyabet 9 emas, 7 perak, 4 perunggu menyabet di berbagai kategori. Diantaranya, Speedkicking / Kyorugi dan juga Poomsae dalam lomba yang dilaksanakan oleh, Panitia penyelenggara, Provinsi Sumatera Utara. Yang diselenggarakan pada tanggal 9-11 April 2021 secara live virtual (Online) di Jakarta.

Kejuaraan taekwondo tersebut diikuti oleh atlet dari 13 Negara. Diantaranya, Indonesia, Korea, Malaysia, Singapore, Brazil, America, India, Filipina, Suriah, Meksiko, Slovenia, Yunani, dan juga Macau.

Kapten Inf Supriyadi, Ketua Cabang taekwondo Kabupaten Sampang mengatakan," Kami merasa sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang ditunjukkan oleh atlet taekwondo Kabupaten Sampang, yang secara kebetulan para atlet yang bertalenta ini berdomisili di Kecamatan Banyuates dan juga Kecamatan Ketapang. Semoga terus mengharumkan nama Sampang baik itu dalam ajang Nasional maupun kancah Internasional," Kata Kapten Inf Supriyadi yang juga Komandan Koramil Banyuates.

Hal senada juga diungkapkan oleh Agus Jaenal, Ketua taekwondo Kecamatan Banyuates," Kami merasa sangat bersyukur bisa mengikuti kejuaran-kejuaran disituasi Pandemi covid-19. Meskipun digelar secara live virtual (online), ini kesempatan untuk mengasah talenta cabang olahraga (cabor) taekwondo Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

"Alhamdulillah dalam mengikuti ajang Indonesia International Biho President Cup 2021, atlet kami memborong puluhan medali. Yaitu, 9 medali emas, 7 medali perunggu, 4 Perunggu. Kami juga mengucapkan banyak terimakasih terhadap masyarakat Kecamatan Banyuates yang telah mendoakan kami dalam mengikuti kejuaraan taekwondo, hingga kami berhasil membuktikan terhadap masyarakat Kabupaten Sampang khususnya Kecamatan Banyuates," Ucapnya dengan penuh kegembiraan.

Menurut Agus Jaenal, keberhasilan ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami semua, termasuk kebahagiaan tersendiri bagi pelatih yang setiap hari melatih para atlet di Koramil Banyuates," Tambahnya.

Sedangkan Naufal (7) peraih medali emas dalam kejuaraan Indonesia International Biho President Cup 2021 merasa sangat bahagia dan sangat bersyukur sekali kepada Allah SWT. Karena dirinya salah satu atlet cilik yang bisa mempersembahkan medali emas untuk Kabupaten Sampang dalam tingkat Internasional.

Ia juga berkata," Terimakasih juga kepada kedua orang tua saya yang selama ini mendoakan saya, hingga saya mendapatkan medali emas. Tentunya tanpa doa dari orang tua mustahil saya mendapatkan medali emas," Tandasnya sembari tertawa.

Perlu di ketahui nama-nama atlet Kabupaten Sampang, peraih medali dalam kejuaraan Indonesia International Biho President Cup 2021 Perolehan Medali Kontingen Taekwondo Kabupaten Sampang


SPEEDKICKING / KYORUGI

EMAS

1. NAUFAL ILHAM ARIFIN 

2. MOH. AHZA DAFA 

3. FATHAN AZZAMY 

4. ADITYA FEBRYANSAH 

5. HARI AFRIAN 

6. ENGGAR ADITYA PRATAMA 

7. ALDI DIAZ SUFYAN 

8. SILVA VIA WATI 

9. KIRANA AULIYA 

PERAK

1. ILHAM 

2. ZUHDAN 

3. ALIYA 

4. NABIL JAMIL 

5. SAMHUJI 

PERUNGGU

1. BAHARUDDIN 

2. HIKMATUL 

3. AFLAH

POOMSAE

EMAS

1.AMRINA ROSYADA 

PERAK

1.NISYA MAHARANI 

2.NAUFAL ILHAM A. 

PERUNGGU

1.ACH. FAWAIDUSSIFAK  

(Varies)

Peduli Masyarakat, Gadai Mas Banyuates Bagikan Takjil Gratis Dan Parcel kepada Nasabah

 

Foto: Saat membagikan takjil secara gratis didepan kantor Gadai Mas Banyuates kepada pengendara jalan (Istimewa)

Lpktrankonmasi || Pegawai Gadai Mas Banyuates membagikan takjil secara gratis untuk pengendara yang melintas didepan Kantor Gadai Mas Banyuates, yang terletak di Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jum at (24/04/2021) 

Berbagi takjil gratis dan juga membagikan parcel secara gratis adalah agenda tahunan Gadai Mas Banyuates. Setiap bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah.

Takjil gratis ini dibagikan kepada pengendara jalan yang melintas didepan kantor Gadai Mas Banyuates, serta ada beberapa parcel yang dipersembahkan terhadap 30 Nasabah terpilih," Kata Adi Raja, Kepala Gadai Mas Banyuates kepada wartawan Trankonmasi.com, Minggu (25/04/2021)

Menurut Adi Raja, Berbagi takjil memang kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur dari apa yang sudah dicapai oleh Gadai Mas Banyuates hingga hari ini.

"Harapan kami Gadai Mas Banyuates terus bisa tumbuh berkembang pesat bersama masyarakat Kecamatan Banyuates. Kepada masyarakat Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang jika butuh dana silahkan agunankan emasnya di Gadai Mas Banyuates, kami akan melayani kalian semua dengan puas," Tandasnya Adi Raja. (Sen/Alex)

Pendekar PSHT Ranting Banyuates Turun Ke Jalan Membagikan Takjil Gratis

 

Foto: Pendekar Ranting PSHT Banyuates sebelum membagikan takjil sempat melakukan sesi foto bersama (Hosen/Trankonmasi.com)

Lpktrankonmasi, Sampang || Menginjak Bulan Suci  Ramadhan 1442 H yang ke 12. Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Ranting Banyuates, Cabang Sampang melaksanakan kegiatan sosial, salah satunya membagikan takjil secara gratis tepatnya di jalan raya Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Sabtu (24/04/2021) sekira pukul 16.00

Pembagian takjil ini bertujuan untuk mendapatkan rahmat dari Allah SWT, yang diyakini selama bulan suci Ramadhan mendapatkan pahala yang berlimpah dan takjil gratis ini dibagikan kepada pengendara yang sedang melintas di jalan raya Jatra Timur. Takjil gratis tersebut berupa makanan dan minuman untuk berbuka puasa serta sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat," Kata Arif Ketua PSHT Ranting Banyuates.

Menurut Arif Sujatmiko, Kegiatan ini murni dari sumbangsih anggota PSHT Ranting Banyuates. Dan takjil yang dibagikan berjumlah sekitar 500 bungkus takjil," Jelasnya.

Hal serupa juga di ungkapkan oleh Mashudi Wijaya salah satu perintis, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting  Banyuates," Pembagian takjil gratis ini alhamdulillah disambut antusias oleh para pengguna jalan raya yang sedang melintas di jalan raya Jatra Timur baik itu pengendara roda dua maupun roda empat.

"Yang kami bagikan sangatlah sederhana. Yaitu, satu bungkus paket yang berisi air mineral dan juga kue. Pembagian takjil ini merupakan kegiatan rutin, yang dilaksanakan oleh PSHT Ranting Banyuates setiap bulan suci Ramadhan, dan mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan. Dengan menggunakan pakaian kebesaran pesilat PSHT yang berwarna hitam, turun ke jalan membagi-bagikan bingkisan kepada masyarakat yang membutuhkan," Harapnya.

Semoga kegiatan ini dilakukan secara ikhlas oleh para pendekar PSHT, dan semoga PSHT Ranting Banyuates tetap solid dan terus menjaga persaudaraan yang pasti tetap setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," Pungkasnya. (Sen/Lex)

Silaturahmi ADP Gelar Buka Bersama dan Bahas Pilkades Serentak Sampang 2021

 

Foto: Mohni Ketua Aliansi Damai Pantura dan Herman Hidayat, S.Pd serta Mohammad Fauzi, S.I.P saat diwawancarai awak media (Hosen/ Trankonmasi.com)

Lpktrankonmasi.com, Sampang || Aliansi Damai Pantura (ADP) gabungan Organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan juga Media yang berada di wilayah pantai utara (Pantura), Kabupaten Sampang. Aliansi Damai Pantura (ADP) menggelar buka puasa bersama (bukber) di Cafe Al - Madani yang terletak di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Jum at (23/04/2021)

Hadir dalam acara tersebut kontraktor kawakan H Wawan PT Amin Jaya Group yang berasal dari Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Beserta Ketua Ormas Projo Sampang, Ketua LPK-SM PK-PU, Ketua LSM JPKP, dan juga Wakil Ketua LSM KPK Nusantara. Serta turut hadir juga Kabiro Media Online Lpktrankonmasi.com, Kabiro MaduraPers, dan juga Jurnalis Peta Jatim.

Dalam kesempatan silaturahmi tersebut Ketua Aliansi Damai Pantura, Mohammad Mohni menjelaskan," Silaturahmi ini kami kemas dengan acara buka bersama agar di bulan Ramadhan ini mendapat rahmat yang luar biasa dari Allah SWT, dan karena adanya kegelisahan masyarakat terkait isu penundaan pilkades serentak tahun 2021. Sehingga, dalam hal ini Aliansi Damai Pantura (ADP). Akan menyikapi hal ini dan kegelisahan Rakyat, kami akan tunggu dulu surat edaran dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Peraturan Bupati (Perbup) Sampang," Kata Mohni.

Mohni juga mengucapkan banyak terimakasih terhadap Ketua Ormas, LSM, dan juga media yang berkenan hadir. Tidak lupa juga kepada H Wawan, Direktur Utama PT Amin Jaya Group yang menyempatkan hadir meskipun hanya 5 menit," Jelasnya.

Sedangkan Herman Hidayat, S.Pd, Pembina Aliansi Damai Pantura (ADP)," Kalau rakyat tidak menghendaki pilkades 2021 di tunda, maka ADP dengan tegas akan menyikapinya. Karena Aliansi Damai Pantura (ADP) ini adalah wakil dari suara rakyat khususnya Kabupaten Sampang," Ujar Herman Hidayat yang juga Ketua DPC Projo Sampang.

Hal senada juga di sampaikan oleh Mohammad Fauzi, S.I.P yang juga pembina ADP dan penasehat Ormas ProJo se-Madura itu mengatakan saat diwawancarai awak media," Aliansi Damai Pantura (ADP) dan juga ProJo akan tetap bersikap objektif untuk mendukung kehendak rakyat.

"Jika keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang tidak sesuai dengan kehendak rakyat, maka kita akan melakukan audiensi dan kajian," terangnya.

"Hasil kajian itu akan kami layangkan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan ke Ombudsman Republik Indonesia, agar masyarakat khususnya Kabupaten Sampang terbela. Apakah menunda atau melanjutkan, yang terpenting masyarakat sepakat. Intinya, keputusan pemerintah harus mendengarkan suara rakyat," paparnya.

"Aliansi Damai Pantura (ADP) dan ProJo disini adalah kepanjangan tangan atau lidahnya masyarakat Sampang," Pungkasnya. (Ries/Sen/Lex)