Polri Salurkan Bansos Sembako 723.773 Paket dan 3.863 Ton Beras Sepanjang PPKM Darurat Hingga Berlevel


 

JAKARTA, lpktrankonmasi.com

 

Mabes Polri beserta Polda jajaran tercatat sudah menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa sembako sebanyak 723.773 paket dan beras sebesar 3.863.300 Kilogram atau 3.863,3 ton. Jumlah itu sejak diterapkannya kebijakan PPKM Darurat hingga PPKM berlevel.

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, bansos tersebut disalurkan kepada masyarakat yang paling terdampak perekonomiannya akibat Pandemi Covid-19.

 

"Selama periode 3 Juli sampai dengan 23 Juli 2021, Polri telah mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda sebanyak 723.773 paket sembako dan 3.863.300 Kg (3.863,3 ton) beras," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Jakarta, Sabtu (24/7/2021).

 

Dalam pendistribusiannya, mantan Kapolda Banten ini memastikan bahwa, jajarannya telah melakukan pemetaan diwilayahnya masing-masing, sehingga pembagian bansos tersebut dipastikan tepat sasaran.

 

Sigit menyebut, jajaran kepolisian telah diinstruksikan untuk terus bergerak aktif dan melakukan jemput bola dalam menyalurkan bantuan sosial dari Pemerintah, melalui TNI, Polri dan Kemensos.

 

Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan, kata Sigit adalah telah dilaksanakannya patroli skala besar pembagian bansos kepada masyarakat di seluruh Polda jajaran bersama dengan TNI dan pihak terkait lainnya, tadi malam.

 

Sigit menegaskan, patroli skala besar pembagian bansos, bertujuan untuk membantu serta meringankan beban masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Level 4 saat ini.

 

"Seluruh Polda jajaran bersama TNI dan stakeholder lainnya, akan terus bergerak melakukan pembagian bansos kepada masyarakat," ujar eks Kabareskrim Polri tersebut.

 

Sigit menekankan, TNI-Polri dan seluruh stakeholder lainnya bakal terus bekerjasama dan bergandengan tangan, untuk menekan laju pertumbuhan virus corona di Indonesia. Diantaranya adalah, percepatan vaksinasi massal, penguatan PPKM Mikro, hingga penyaluran bansos.

 

Oleh sebab itu, Sigit berharap kepada masyarakat untuk tetap melakukan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin. Karena dengan begitu, salah satu upaya menekan kasus aktif Covid-19, yang belakangan ini mengalami peningkatan.

 

"Semua ini kami lakukan demi keselamatan masyarakat bersama. Tentunya kita semua berharap laju pertumbuhan Covid-19 cepat turun, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas," ucap Sigit mengakhiri.

 

(J Trankonmasi Tim)

Polri Pastikan Beredarnya Video Rusuh Demo Hari Ini Hoaks


 

JAKARTA, lpktrankonmasi.com

 

Beredar video aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan dengan menarasikan bahwa demonstrasi tersebut dilaksanakan pada hari ini 24 Juli 2021.

 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan bahwa video yang menyatakan bahwa kerusuhan demo tersebut pada hari ini adalah hoaks atau informasi palsu.

 

"Itu video hoaks. Faktanya adalah demonstrasi itu merupakan peristiwa lama saat demonstrasi tolak omnibus law ciptaker di Jakarta pada 8 Oktober 2020," kata Argo kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (24/7/2021).

 

Argo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi palsu yang dibuat oleh oknum tak bertanggung jawab.

 

"Masyarakat jangan mudah termakan hoaks. Saring before sharing," ujar Argo.

 


Menurut Argo, sampai dengan saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) berjalan aman, damai dan kondusif. Tidak ada demonstrasi yang berjalan pada hari ini.

 

"Situasi aman dan kondusif. Tidak ada gangguan yang berarti," tutup Argo.

 

(J Trankonmasi Tim)

Kabidhumas Polda Jateng: Nakes RS Ambarawa Ditusuk Keluarga Korban, Itu Tidak Benar


 

SEMARANG , lpktrankonmasi.com

 

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, menyampaikan terkait adanya pemberitaan Nakes di RSUD Ambarawa yang terjadi pada Jumat kemarin, (23/7/21). Hal tersebut tidak benar dan informasi tersebut salah.

 

Dikatakan Kombes Pol Iqbal Alqudusy, berita adanya penusukan Nakes adalah tidak benar, yang ada, adalah Keributan karena kesalahpahaman antara keluarga korban Covid dengan Satpam dan Nakes di Rumah Sakit tersebut.

 

"Itu tidak benar, kejadiannya ada kesalahpahaman hingga terjadi keributan antara keluarga korban Covid dengan Satpam dan Nakes saja, tidak ada penusukan terhadap nakes oleh keluarga korban," kata Iqbal, diruangannya Sabtu Pagi (24/7/21).

 

Lanjut Iqbal, perkara peristiwa kejadian keributan tersebut terjadi di RS Gunawan Mangunkusumo Ambarawa, hal itu terjadi pada hari Jumat kemarin, tanggal 23 Juli 2021.

 

Dijelaskan Iqbal lagi, kejadian tersebut terjadi di depan ruangan Anyelir RS GM Ambarawa, sekira pukul 14.30 WIB siang kemarin.

 

"Berita tersebut tidak benar kalau ada penusukan nakes, saya harap kejadian jangan dijadikan provokasi masyarakat," jelas Iqbal.

 

Iqbal juga Menambahkan, dari hasil klarifikasi kedua belah pihak, bahwa

NH yang juga kakak kandung sekaligus saksi ini, mengungkapkan kepada kepolisian, bahwa salah satu keluarga korban di rawat di RS GM dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

 

Kemudian Keluarga korban ingin mengetahui kondisi jenazah dan meminta tolong difotokan, namun ditolak oleh security. Tidak lama kemudian, datang perawat yang memakai APD dan bersedia membantu untuk memfotokan, sambil memberikan edukasi terkait protokol dalam pemulasaran jenazah dan penyebab kematian.

 

"Mendapat penjelasan dari perawat tersebut, keluarga menerima dan mengikhlaskan kepergian korban dalam keadaan terpapar Covid 19," terangnya.

 

Selang beberapa waktu, kata Iqbal, Kesalahpahaman terjadi, saat NA yang baru tiba dan berdebat dengan salah satu security tentang masalah minta foto dan mengatakan kepada sekuriti tersebut “ fotokno, piro-piro tak bayar (fotokan saya bayar - Red) dengan nada emosi.

 

"Mendengar perkataan NA, kemudian security tersebut menjawab “ Lha maksudmu piye, (lah Maksudnya apa ini- Red)”, kemudian Security dan Nurul Anwar Sholeh sudah adu badan dan cek cok mulut," ungkap Iqbal.

 

Saat adu badan dan cekok tersebut, lanjut Iqbal, Untuk meredam emosi NA yang memegang gunting dan menusukkan ke meja, para security dan perawat berhasil merebut gunting tersebut.

 

"Dikarnakan relawan yang kuat akhirnya, gunting patah dan melukai tangan NA dan Perawat yang mencoba mengambil gunting tersebut," ungkapnya.

 

Akibat kejadian itu, kepolisian Polres Semarang langsung mendatangi TKP dan mengamankan pelaku, serta meminta keterangan dari pelaku dan saksi saksi dilokasi kejadian.

 

Hingga dilaporkannyan kejadian ini, pihak Rumah Sakit belum melaporkan secara Resmi. Namun, Pihak Rumah sakit meminta bantuan agar difasilitasi untuk di pertemukan dengan Pihak Keluarga almahrhum. Untuk di berikan edukasi.

 

"Rencananya Pertemuan akan dilakukan hari ini sabtu tgl. 24 juli 2021, antara pihak rumah sakit dan keluarga almarhum tersebut, jadi tidak benar kalau ada penusukan terhadap nakes tersebu," pungkasnya.

 

 (J Trankonmasi Tim).

Polres Jepara Lakukan Kegiatan Patroli Skala Besar dan Bagikan Bansos

 


Jepara, lpktrankonmasi.com

 

Bertempat di lapangan Endra Dharmalaksana Polres Jepara telah dilaksanakan Apel Patroli Skala Besar dan Baksos wilayah hukum Polres Jepara. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at (23/07/2021) sekira pukul 20.30 hingga 22.00 Wib

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Jepara , AKBP Warsono, S.H., S.I.K., M.H, Komandan Kodim 0719, Letkol ARH Tri Yudhi Herlambang, S.E., M.I.POL, PJU Polres Jepara, dan PJU Kodim 0719 Jepara

 

Dalam apel tersebut melibatkan Personil Polres Jepara,  Perwakilan Personil Kodim 0719, Sat Pol PP Jepara, Dishub Jepara, Banser, Kokam PD Muhammadiyah Jepara, serta Perwakilan BEM Unisnu Jepara

 

Kapolres Jepara AKBP Warsono, S.H., S.I.K., M.H mengatakan terkait dengan adanya isu penolakan PPKM.

 


“Kegiatan apel sekala besar malam ini dilaksanakan dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas terkait isu-isu gerakan aksi yang berkembang dimasyarakat terkait penolalan PPKM baik level maupun level 4,” kata AKBP Warsono, S.H., S.I.K., M.H.

 

“Meskipun di Kab.Jepara sampai saat ini situasi aman dan kondusif namun kita semua harus waspada karena di daerah lain juga telah muncul isu-isu gerakan aksi massa penolakan pemberlakuan PPKM,” jelasnya.

 

“Mari berikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat Kab. Jepara,”tegasnya.

 

Selain kegiatan patroli malam ini kita juga akan melaksanakan baksos pemberian paket sembako kepada masyarakat terdampak PPKM diantaranya para pedagang angkringan.

 

 

“Laksanakan tugas secara humanis, berikan arahan dan himbauan kepada masyarakat secara santun dan jangan melakukan tindakan provokatif yang dapat menurunkan citra negatif aparatur Negara,” pungkasnya.

 

Setelah pelaksanakan apel, dilanjutkan kegiatan Patroli gabungan dan Baksos, terdiri  dari 3 rayon yaitu Utara, tengan dan selatan, adapun pembagian paket sembako di berikan kepada para pedagang angkringan di wilayah Kota Jepara sebanyak 80 paket.

 

(J Trankonmasi Tim)


Polda Jateng Ciduk Terduga 2 Pelaku Provokasi Aksi Demo Hari ini


 

SEMARANG, lpktrankonmasi.com

                                           

Jajaran kepolisian Polda Jawa Tengah (Jateng) mengamankan dua orang terduga provokator rencana aksi unjuk rasa di sejumlah wilayah di Jateng, Sabtu (24/7/2021).

 

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabid Humas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyebut dua orang yang diamankan masing-masing berinisial N dan B di Semarang, Jumat (23/7/2021).

 

Pelaku N bertugas sebagai inisiator dan host zoom meeting untuk rapat aksi pada 24 Juli. Sementara B berperan sebagai penyebar ajakan aksi di sejumlah media sosial dan grup Whatsapp.

 

"Benar, ada dua orang yang kita amankan. Kita juga mengamankan sejumlah barang bukti, handphone, dan screenshoot pesan ajakan demo di grup Whatsapp, hingga rekaman zoom meeting," kata Iqbal.

 

Iqbal memaparkan, agar tidak terdeteksi petugas, pelaku sengaja membuat grup WhatsApp dengan menggunakan nama 'Group Klub Tenis'.

 

Dari pembicaraan di grup tersebut, lanjut dia, diketahui adannya ajakan rencana aksi di beberapa wilayah di Jawa Tengah seperti Semarang, Solo, Sukoharjo, Brebes, dan Kudus.

 

Dari hasil penyelidikan, diketahui sempat diadakan zoom meeting yang dilakukan Kamis (22/7/2021) pukul 20.00 WIB dengan host 'ELLY AL YAHYA' di link zoom Meeting ID : 81493262591.

 

"Penyidik saat ini melakukan pemeriksaan mendalam terhadap yang bersangkutan. Kami menghimbau masyarakat agar tidak mudah terhasut. Mari kita ciptakan kesejukan dan berharap pandemi Covid-19 segera berakhir," ujar dia.

 

Keduanya kini terancam melanggar Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

(Trankonmasi Tim)

Bagikan Paket Sembako Dalam Patroli Skala Besar Polres Magelang - TNI


 

MAGELANG, lpktrankonmasi.com

 

Pandemi Covid-19 telah mengakibatkan terhambatnya roda perekonomian. Polres Magelang terus berupaya melakukan berbagai kegiatan guna memberikan himbauan kepada masyarakat tentang penerapan PPKM di masa pandemic.

 

Seperti kegiatan yang dilakukan pada hari jum’at (23/7/2021) malam. Polres Magelang bersama TNI Kodim 0705/Magelang dengan jumlah personil 80 orang melakukan kegiatan patroli berskala besar serta operasi kemanusiaan berupa pembagian sembako kepada masyarakat yang dijumpai.

 

Seperti yang dikatakan Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba saat memimpin apel sebelum kegiatan patrol dilaksanakan.

” Kegiatan patroli dan operasi kemanusiaan ini tidak lain adalah memberikan semangat, motivasi dan himbauan supaya masyarakat tetap patuh menjalankan protokol kesehatan dan bisa bertahan menghadapi situasi pandemi yang belum selesai,” Kata Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba saat memimpin apel kegiatan tersebut.

 

Ronald juga mengatakan jika sudah saatnya saling bersinergi dan bersama-sama dalam menerapkan protokol kesehatan serta peduli terhadap keadaan masyarakat sekitar yang tengah kesulitan dalam situasi Pandemi seperti saat ini.

 

” Kita sempatkan waktu untuk masyarakat dengan kegiatan bansos untuk selamatkan masyarakat dan meringankan beban Masyarakat,” lanjutnya.

 

Kapolres juga menginginkan agar pelaksanaan kegiatan patroli Skala besar dan pembagian paket sembako oleh petugas dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

 


” Tetep semangat dan Prokes Covid-19 dalam melaksanakan tugas, lakukan yang terbaik. Laksanakan tugas dengan rasa tanggung jawab dan rasa ikhlas semoga Tuhan yang maha kuasa senantiasa melindungi kita semua dalam melaks tugas,” ungkap Kapolres.

 

Setelah selesai menerima arahan dari Kapolres Magelang, Petugas Gabungan melaksanakan Patroli Skala besar dan pembagian paket sembako mulai dari Polres Magelang, Lapangan Soepardi, Terminal Borobudur, Pasar Borobudur, Pertigaan Karet, Candi Mendut, Kampung Ulam, Palbapang, Pasar Hewan Muntilan, Tape ketan Muntilan, jalan pemuda Muntilan, Pasar Muntilan, Pasar Blabak, Mertoyudan dan kembali ke Polres Magelang.

 

(Mgl Trankonmasi Tim)

Dukung Penerapan PPKM Level 4 Polres Magelang Lakukan Bansos Sasaran Pedagang Terdampak PPKM Darurat Level 4



MAGELANG, lpktrankonmasi.com

 

Wujud kepedulian Polres Magelang terhadap masyarakat terdampak PPKM Darurat Level 4 salah satunya dengan menyalurkan Bansos (Bantuan Sosial) berupa 5 kilogram beras dan telur sebanyak 20 butir. Disamping membagi sembako, juga dilakukan sosialisasi tentang aturan dalam PPKM Darurat Level 4 tersebut.


Sasaran kegiatan Bansos adalah para pelaku kuliner sebagai warga yang terdampak program pembatasan tersebut, Kamis (22/07/2921).

 

Kegiatan penyaluran Baksos dipimpin oleh Kabagren Kompol Nanik Suryani, S.H.,M.H.,  yang didampingi Kasubbag Dalgar Bagren AKP Sofan dan  KBO Satbinmas IPTU Winadi, S.H. dan personel lainnya.

  


                                                                                                   

Dalam penyaluran Baksos tersebut Kompol Nanik selaku Koordinator Baksos Polres Magelang mengatakan, bahwa Tim berkeliling mulai pukul 13.30 WIB dari Mapolres Jalan Soekarno Hatta menuju Rambeanak lanjut ke Ambartawang.

 

Petugas kemudian menuju  ke Blabak belok kiri arah Blondo masuk Jalan Soekarno Hatta Mungkid dan kembali ke Mapolres.

 

“Kami menyasar para pedagang kaki lima, penjual gorengan dan warung angkringan yang terkena dampak dari PPKM Darurat. Selama keliling yang kami sambangi sebanyak 33 orang,” terang Kabagren.

 

Saat menyambangi pedagang kecil, lanjut Nanik, tim memberi imbauan kepada mereka untuk menaati aturan PPKM Level 4. Seperti selalu menjaga kesehatan diri sendiri dalam pandemi Covid-19. Saat melayani pembeli dengan mematuhi protokol kesehatan.



“Kami ingatkan pula bahwa warung harus tutup maksimal pukul 20.00 WIB,” terang Kompol Nanik.

 

Disamping melakukan sosialisasi dan memberi imbauan, petugas juga membagikan bantuan sosial berupa paket sembako yang masing-masing  paket berupa 5 kilogram beras dan telur sebanyak 20 butir.

 

“Bantuan yang kami berikan semoga membantu meringankan beban para pedagang kecil penerima manfaat. Sehingga terkurangi beban ekonomi selama menghadapi pandemi dengan pembatasan kegiatan yang harus ditaati,” pungkas Kabagren Polres Magelang Kompol Nanik Suryani.


Selama kegiatan tetap dikedepankan tindakan persuasif dan humanis. Kegiatan pendukung PPKM Level 4 dan penyaluran bansos berjalan aman tertib dan lancar, selesai pukul 15.00 WIB.

 

(Mgl Trankonmasi Tim)

 


Kapolri Instruksikan Polda Se-Indonesia Gelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos Malam Ini


 

JAKARTA, lpktrankonmasi.com

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh Polda dan Polres se-Indonesia untuk menggelar Apel dengan dilanjutkan melakukan patroli skala besar pembagian bantuan sosial (bansos), nanti malam, ke masyarakat.

 

Sigit mengungkapkan, patroli skala besar pembagian bansos tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan tenang kepada masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 atau virus corona.

 

"Kepada jajaran Polda dan Polres, pada pukul 21.00 WIB nanti agar melaksanakan kegiatan apel dan dilanjutkan patroli skala besar penyaluran bantuan sosial," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/7/2021).

 


Mantan Kapolda Banten ini menekankan, jajaran Polda dan Polres nantinya akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang paling terdampak ekonominya.

 

Menurut Sigit, penyerahan bansos yang disalurkan Pemerintah melalui TNI-Polri bertujuan untuk membantu serta meringankan beban masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Level 4 saat ini.

 

"Semua upaya yang kami lakukan ini demi keselamatan masyarakat. Tentunya kita semua berharap laju pertumbuhan Covid-19 menurun, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas. Semoga semua yang kami lakukan ini menjadi ladang amal ibadah untuk kita semua," ucap Sigit.

 

Dalam melakukan patroli skala besar yang disertai pembagian bansos, Sigit menekankan seluruh jajarannya untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.

 

Sebelumnya, Sigit telah menginstruksikan kepada seluruh Polda dan Polres jajaran untuk, melakukan akselerasi atau percepatan penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah. Menurutnya, hal itu untuk meringankan beban masyarakat di tengah masa PPKM Level 4 di Jawa-Bali.

 

"TNI-Polri bersama stakeholder lainnya untuk melakukan akselerasi penyaluran bansos kepada masyarakat-masyarakat yang terdampak Covid-19," ucap Sigit.

 

Sigit juga mengingatkan kepada masyarakat, jangan ragu ataupun sungkan melakukan komunikasi kepada aparat untuk meminta kembali bantuan sosial apabila akan habis maupun sudah habis untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

 

Nantinya, dipastikan Sigit, jajarannya bakal kembali mengirimkan bantuan sosial tersebut baik yang diberikan dari Pemerintah maupun Polri. Ia juga menyebut, warga juga bisa menyampaikan apabila ada tetangganya yang belum mendapatkan bantuan sosial.

 


"Lakukan pendistribusian bansos dan obat-obatan dengan metode proaktif dan reaktif sehingga dapat tepat sasaran," tutup mantan Kabareskrim Polri ini.


(J Trankonmasi Tim)

Klaten : Agar Isolasi Terpusat 51 Warga Terpapar Covid-19 Dievakuasi Ke Donohudan


 

Klaten, lpktrankonmasi.

                                  

Sebanyak 51 Warga Klaten dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19. Mereka dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan untuk menjalani isolasi terpusat, Jumat (23/7/21).

 

Dalam proses pemindahan 51 warga tersebut dari Klaten menuju Boyolali melibatkan aparat gabungan dari Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro, Polres dan Kodim Klaten serta Pemkab Klaten. Sejumlah pejabat juga turut memantau jalannya evakuasi diantaranya Irwasda Polda Jateng, Dir Sabhara, Dansat Brimob, Kabid Humas serta Forkompinda Kab. Klaten.

 

Evakuasi warga dimulai pada pagi hari. Puluhan mobil ambulan yang membawa warga terkonfirmasi positif covid-19 dari masing-masing kecamatan datang ke GOR Gelarsena Klaten. Usai pengecekan dari petugas kesehatan, sekira pukul 14.30 Wib 51 warga yang terkonfirmasi positif tersebut diangkut menuju Asrama Haji Donohudan dengan menggunakan 3 Bus Brimob dan dikawal oleh aparat TNI-Polri.

 


Bupati Klaten, Sri Mulyani menyatakan bahwa evakuasi warga ke lokasi isolasi terpusat akan dimaksimalkan, hal ini dikarenakan angka konfirmasi positif di Kab. Klaten cukup tinggi. Kebijakan penempatan warga di isolasi terpusat dimaksudkan untuk menekan angka penularan covid-19 khususnya dari cluster keluarga. Untuk warga yang akan dibawa ke lokasi isolasi terpusat Donohudan direncanakan berjumlah 250 orang. 51 untuk hari ini dan 2 hari berikutnya masing-masing 100 orang.

 

"Sesuai arahan Pak Kapolda kemarin, karena jumlah akumulatif masih di atas 4000 tentunya kami juga harus membagi. Disini kita penuhi, di Donohudan masih ada isi jadi kita mobilisasi ke Donohudan 51 untuk hari ini. Kecamatan dibantu Danramil dan Kapolsek hari ini sudah mengirimkan pasien-pasien yang ada di wilayah mereka untuk dikirim ke GOR. Kemudian 51 diantaranya akan kita transfer ke Donohudan."

 

Bupati Klaten menambahkan bahwa pihaknya bersama instansi terkait akan mengusahakan semua warga yang terkonfirmasi positif tanpa gejala atau bergejala ringan ditampung di lokasi isolasi terpusat baik itu tingkat kelurahan, kecamatan maupun isolasi terpusat tingkat kabupaten. Apabila semua isolasi terpusat di Kab. Klaten sudah penuh maka selebihnya akan dievakuasi ke isolasi terpusat tingkat provinsi yaitu di Donohudan.

 

"Yang terkonfirmasi positif, saya mengajak ke Camat, Puskesmas dibantu Danramil dan Kapolsek untuk ditarik ke isolasi terpusat."

 

Bupati juga menghimbau warga yang akan dibawa ke lokasi isolasi terpusat untuk tidak perlu khawatir dan takut karena seluruh kebutuhan selama menjalani isolasi akan ditanggung pemerintah.

 

"Di lokasi isolasi terpusat semuanya tersedia . Baik itu tenaga kesehatannya, makanannya, logiastik yang lainnya, obatnya  itu selama 24 jam terjamin terjaga oleh petugas, termasuk petugas keamanan."

 

Di kesempatan yang sama, Kapolres Klaten, Edy Suranta Sitepu, menyatakan pihaknya telah menyiapkan 500 lebih personel yang terdiri dari 2 SSK BKO Brimob dan Sabhara Polda Jateng dan anggota Polres Klaten. untuk mendukung kegiatan kontijensi covid-19 di Kab. Klaten.

 

"Ada BKO dari Polda. 1 SSK dari Brimob, 1 SSK dari Sabhara Polda Jateng. Nanti akan kita pergunakan untuk penjagaan, evakuasi juga untuk unit penerangan keliling dan penyemprotan terhadap daerah yang cukup tinggi covidnya. Termasuk penguatan di desa-desa manakala di RT ada desa butuh penguatan PPKM mikro nanti akan kita tempatkan personel disana."

 

Mengingat jumlah kumulatif kasus positif di Kabupaten Klaten berada di angka 4.000 dan banyak diantaranya berasal dari cluster keluarga, Kapolres Klaten berharap isolasi terpusat bisa menjadi salah satu solusi yang efektif untuk diterapkan.

 

"Yang paling tinggi di sini adalah cluster keluarga, sehingga yang sehat dan yang sakit harus kita pisahkan. Harus kita berikan pengertian bahwa diisolasi terpusat, yang pertama kesehatannya terjamin, obat-obatan terjamin, pantauan tenaga kesehatan juga terjamin."

 

Selanjutnya, Dandim 0723, mengatakan bahwa akan ada tambahan 1 kompi TNI Kodam IV/Diponegoro untuk membantu proses pelaksanaan PPKM Level 4 di Kabupaten Klaten. Kompi tambahan tersebut nantinya akan membantu percepatan proses evakuasi dari isolasi mandiri ke terpusat.

 

"Ini untuk percepatan. Berbicara mengenai covid ini adalah teknisnya harus cepat. Kalau lambat penanganan akan banyak korban dan tambah masif. Cepat dikerjakan cepat selesai. Makanya diperbantukan dari Kodam dan Polda untuk membantu mempercepat penanganan."

 

(J Trankonmasi Tim)

 

Jateng : TNI - Polri Gelar Vaksinasi Massal Sasar Para Pelajar dan Mahasiswa


 

Semarang, lpktrankonmasi.com

 

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melaksanakan pengecekan vaksinasi massal di GOR Satria Kodam IV Diponegoro Semarang, Jumat (23/7/2021).

 

Vaksinasi ini sekaligus sebagai perayaan Hari Anak Nasional adapun peserta vaksinasi di dominasi oleh para pelajar, mahasiswa, dan anak-anak pesantren yang berdomisili di Kota Semarang. 

 

"Kita mencoba mensasar pertama adalah pelajar, mahasiswa dan anak-anak yang sekolah di pesantren ini kita coba prioritaskan karena suatu waktu nanti Pak Gubernur menginstruksikan sudah mulai belajar tatap muka anak-anak ini sudah siap semua,"terang Pangdam IV Diponegoro.

 

Hampir satu setengah tahun para pelajar dan mahasiswa menjalankan metode belajar mengajar daring dirumah, untuk itu Forkopimda Jateng mulai menyiapkan vaksinasi untuk para pelajar tersebut untuk menciptakan kekebalan diantara mereka.

 

Kapolda mengatakan bahwa tak hanya Kota Semarang, penyelenggaraan vaksinasi untuk para pelajar ini rencananya juga akan menyasar daerah - daerah zona merah di seluruh wilyah Jawa Tengah, "Jadi kita barengi dengan bantuan pengobatan dan bantuan sosial oleh TNI dan Polri,"ujarnya.

 

"Target kita mengejar daerah-daerah yang dibawah 10% kita serempak berkolaborasi semua antara Pemda, Kepolisian seluruh wilayah Jawa Tengah dan TNI," lanjutnya.

 

Disisi lain Ganjar mengungkap bahwa antara Pemda, TNI da Polri sudah diberikan jatah vaksin masing-masing," Tapi faktanya punya Pak Kapolda kelarisan ya jadi sudah habis, punya Pak Pangdam langsung digerakkan hari ini dan dari Pemprov sudah mulai menipis tapi saya udah komuniaksi dengan Pak Menkes insyaallah minggu depan dikirim" tuturnya.

 

Forkopimda Jateng saat ini tengah menggenjot percepatan vaksiansi di seluruh wilayah Jateng terutama daerah-daerah zona merah.

 

Sementara Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan akan mengkonsentrasikan penanganan covid-19 di Kabupaten Klaten dengan menerapkan manajemen kontingensi  mulai hari ini, Jumat (23/7).

 


Mantan Kapolresta Surakarta itu menjelaskan, langkah pertama yang akan dilakukan Polda Jateng untuk penanganan Covid-19 di Klaten adalah memindahkan warga yang isolasi mandiri ke lokasi isolasi terpusat. Hal itu perlu dilakukan, karena isolasi mandiri tidak efektif menekan angka penularan Covid-19 dan justru menimbulkan klaster keluarga.

 

"Yang paling utama, masyarakat Klaten saya imbau, mari kita melaksanakan kegiatan dengan cara ikut isolasi terpusat. Karena isolasi terpusatnya telah disiapkan pemda dan pemprov," imbau Kapolda.

 

Kapolda memaparkan, pasien dikumpulkan di lokasi isolasi terpusat itu untuk diobati. Harapannya, pasien sudah bisa pulang dan sehat kembali dalam waktu 2 minggu.

 

(J Trankonmasi Tim)

Gelar FGD, Polri Paparkan Prinsip Pemolisian Di Tengah Pandemi Covid-19


 

JAKARTA, lpktrankonmasi.com

 

Korbinmas Baharkam Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Model Pemolisian di Era Pandemik Guna Penanggulangan Persebaran Covid-19 Dalam Rangka Mengawal Pemulihan Ekonomi Nasional'.

 

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, soal prinsip pemolisian di era pandemi Covid-19. Diantaranya adalah, hubungan dengan masyrakat yang lebih personal, proaktif memantau dan melayani masyarakat dengan stakeholder terkait.

 

"Menjadi problem solver, membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, kesetaraan antara pengembang Polri dan masyarakat, akuntabilitas, menjalin kemitraan yang baik antara Polri dengan stakholder dan masyarakat, transparansi informasi yang akurat sebagai hoax-buster, partisipasi Polri dan nasyarakat dalam penanggulangan Covid-19," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/7/2021).

 

Tak hanya itu, Argo menyebut dalam penerapan PPKM Level 4 dewasa ini polisi harus memastikan perekonomian masyarakat harus tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan.

 

"Tugas polisi memastikan bahwa segala ketentuan selama PPKM 4 ini dipatuhi sesuai regulasi, tetapi tidak selalu bersikap koersif. Tidak boleh mematikan ekonomi tetapi memastikan transaksi antar masyarakat dipastikan sudah sesuai prosedur kesehatan," ujar Argo.

 

Argo menekankan, polisi perlu memahami perannya sebagai frontliner yang merespon secara pertama keadaan darurat dan secara sadar perlu mengadopsi manajemen bencana-termasuk pengurangan risiko bencana-sebagai salah satu solusi. Selain itu, kata Argo, kondisi pertumbuhan ekonomi sampai saat ini cenderung flutuatif namun masih menunjukkan trend naik.

 

"PPKM adalah aspek logis untuk menekan laju persebaran Covid-19. Dengan ditunjang oleh vaksinasi untuk menambah sistem immune. Data vaksinasi menunjukkan bahwa mesikpun belum maksimal tapi mengalami trend kenaikan jumlah vaksinasi," ucap Argo.

 

Adapun peran Polri dalam membantu Pemerintah untuk menanggulangi Covid-19, menurut Argo, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi prokes 5M, dstribusi bantuan sosial dan pembagian masker, operasi yustisi disiplin prokes.

 


Lalu, pelaksanaan 3T, penyekatan PPKM, penegakan hukum, mendukung vaksinasi Covid-19, pendampingan.

 

Dikesempatan yang sama, Guru Besar Psikologi Sosial FPSI UI Hamdi Muluk menyebut, peran Polri dengan paradigma baru di masa Pandemi ini adalah pemolisian komunitas yang faktor keberhasilannya antara lain, dukungan dan komitmen Polri, mengurangi budaya power oriented, adanya servant leadership, tasa percaya masyarakat, community Skill, assessment, communication, networking dan omitmen afektif dari anggota Babinkamtibmas.

 

"Edukasi Masyarakat di level Mikro

Karena fokus penanganan covid berada unit mikro, desa/kel, RT/RW maka Bhabinkamtibmas harus punya jejaring komunikasi di komunitas. Membuat pola jejaring komunikasi san kolaborasi dengan stakeholder lain sampai ke tingkat RT," ujarnya.

 

Sedangkan, Dosen Sosiologi UNJ Robertus Robert mengatakan, pandemi ini dapat dilewati dengan 4 hal, yaitu leadership berperan penting dalam ambil kebijakan penanggulangan Pandemi, otoritas medis yang kuat memprioritas pendekatan saintifik.

 

Lalu, partisipasi masyarakat menjadi penting untuk menjaga efektivitas kebijakan Pemerintah. Partisipasi masyarakat terbangun berdasarkan Trust, kemampuan membangun kerjasama internasional, karena pandemi ini bersifat global, maka kerjasama internasional harus dibangun.

 

"Polisi perlu memahami perannya sebagai frontliner yang merespon pertama keadaan darurat. Polisi perlu mengadopsi manajemen bencana, termasuk pengurangan risiko bencana sebagai salah satu solusi. Di era pandemi Polisi perlu menerapkan soft skill melalui komunikasi dan koordinasi yang efektif," ucapnya.

 

Ekonom Direktur SKSG UI, Athor Subroto menjelaskan, Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pandemi maka yang harus diupayakan adalah suku bunga acuan dijaga agar tetap rendah, diharapkan bisa lebih ditekan turun untuk menjaga investasi.

 

"Pengendalian Pandemi, berdamai dengan situasi, peningkatan kapasitas RS, hal ini paling urgent untuk peningkatan Bed dan Oxygen, percepatan vaksinasi atau Herd Immunity," tuturnya.

 

PPKM bisa dilonggarkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi diantaranya, Stimulus Fiskal (Insentif Pajak), Cast Transfer (Bantuan Tunai), In Kind Transfer (Bansos) dan Pembangunan Infrastrukutur

 

Disisi lain, Epidemiolog dan Ahli Kesehatan Masyarakat Universitas of Derby, Inggris Dono Widiatmoko menyatakan, virus Covid-19 ini tidak akan hilang tapi  belajar dari sejarah pandemi, Evolusi tetap akan terjadi. Namun sampai saat ini memang belum tahu kemana covid-19 akan bermutasi.

 


"Vaksinasi penting untuk melatih tubuh kita terhadap virus yang akan masuk ke tubuh kita. Ini mencegah kondisi dampak yang lebih buruk dan mengurangi resiko kematian setelah terpapar Virus Covid-19. PPKM adalah aspek logis untuk menekan laju persebaran Covid-19. Garda terdepan dalam penanggulangan pandemi Covid-19 adalah pencegahan yang merupakan tugas penting Polri," tutupnya.

 

(J Trankonmasi Tim)