Puskesmas Banyuates Lakukan Vaksinasi COVID-19 di Balai Desa Masaran

 


Sampang - Untuk meningkatkan imun suatu kelompok Puskesmas Banyuates, Kabupaten Sampang bekerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Masaran, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang melakukan vaksinasi COVID-19 kepada warga Desa Masaran tepatnya di Balai Desa Masaran, Senin (05/07/2021).


Proses pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk warga Desa Masaran nampak sangat lancar dan aman, karena antusiasme warga yang tinggi. Sedangkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19  mendapatkan support dan partisipasi yang positif dari Babinsa dan Babhinkamtibmas serta petugas puskesmas Banyuates.


H.M.Maskur, Kepala Desa Masaran melalui perangkatnya, Miftahul Arifin mengatakan," Pemerintah Desa (Pemdes) Masaran hanya memfasilitasi tempat untuk warga yang ingin melakukan vaksinasi, sedangkan pelaksanaannya semua yang ngatur dari Puskesmas Banyuates," ucapnya.


Menurut Miftahul Arifin, Kami sangat berterimakasih kepada Puskesmas Banyuates, yang telah melakukan vaksinasi kepada warga Desa Masaran," katanya.


Ia juga menjelaskan, ada sekitar 36 orang yang berhasil di suntik vaksin. Namun, dari 36 orang tidak semua warga Masaran, karena juga ada warga Desa sebelah yang ikut melakukan vaksinasi di Desa Masaran.


"Alhamdulillah, pelaksanaan vaksinasi di Desa Kami berjalan lancar. Kami (Pemdes Masaran) sangat mengapresiasi atas antusiasnya masyarakat dalam mensukseskan kegiatan vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di Balai Desa Masaran," jelasnya.


Sementara itu Kepala Puskesmas Banyuates, Dr. Endang Murdaningrum saat diwawancarai wartawan," Alhamdulillah mas proses vaksinasi berjalan dengan lancar yang diikuti oleh 36 orang. Namun, ada satu orang yang tidak bisa mengikuti vaksinasi dikarenakan kadar gulanya tinggi hingga 500.


"Jadi kami tidak berani menyuntikkan vaksin, karena takut drop. Tapi, kami kasih pil penurun kadar gula dan juga kami kasih surat keterangan bahwa tidak dapat dilakukan vaksinasi. Tujuannya surat tersebut untuk membuktikan kepada petugas saat melakukan perjalanan bahwa memang tidak bisa melakukan vaksinasi karena kadar gulanya tinggi," tandasnya. (Ries)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »