Kasian!! Murid PAUD di Sampang Belajar Diatas Langgar Kayu, Kabid PAUD Gak Teliti


Kegiatan Saat Proses Belajar Mengajar (KBM) Siswa Anak Usia Dini di Lembaga Al Khamidy Patemon, Tlambah, Karang Penang, Sampang, Madura (Foto : Istimewa)


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Sangat kasian sekali sebanyak 25 murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak memiliki ruang kelas yang layak, dan terpaksa harus belajar di atas Langgar Kayu. Lembaga PAUD tersebut bernama, AL Khamidy Patemon. Terletak, di Dusun Lembenah, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (01/09/2021)

 

 

Langgar Kayu atau Musholla Kayu kecil yang ditempati murid PAUD di Kecamatan Karang Penang tersebut, terletak di salah satu lembaga pesantren. Dan Langgar kayu tersebut, berukuran sekitar 4x6 meter.

 

Meskipun para murid tidak memiliki ruang kelas. Namun, antusias mereka tetap semangat dan terus mengikuti kegiatan proses belajar mengajar demi meraih masa depan yang cerah.

 

pengurus Lembaga tersebut, Ihsan (28) menuturkan kepada media ini, bahwa ia sangat berharap peran Pemerintah Kabupaten Sampang untuk lebih memperhatikan sektor pendidikan di karenakan. Lembaga yang ia tangani tidak memiliki ruang kelas untuk melakukan kegiatan proses belajar mengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

 

"Kami sangat berharap kepada pemerintah melalui Dinas Pendidikan, sudi kiranya segera membantu kami dengan memberikan bantuan pembangunan gedung untuk PAUD. Karena kami khawatir mental siswa-siswi terganggu, dan tidak percaya diri," ungkapnya.

 

Ia juga menambahkan, bahwa PAUD AL Khamidy Patemon sejak tahun 2019. Siswa-siswi yang belajar disini rela menempati langgar kayu yang kurang layak, demi mengenyam sebuah pendidikan.

 

"Karena kalau tetap dilaksanakan ditempat ini KBM tidak akan maksimal," tambahnya.

 

Ihsan, pengurus lembaga PAUD AL Khamidy Patemon juga berharap kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang segera menerbitkan Nomor Kepala Sekolah Nasional (NPSN) yang pernah ia ajukan.

 

"Kurang lebih selama setahun yang lalu kami mengajukan NPSN. Akan tetapi, hingga saat ini belum keluar dari Disdik," keluhnya.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Abdus Somad, salah satu wali murid. Bahwa semua wali murid berharap anaknya bisa mengenyam pendidikan di lembaga tersebut dengan layak serta maksimal.

 

"Kami selaku orang tua hanya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sampang, wudi kiranya segera membangun gedung kelas yang layak bagi anak-anak kami yang sedang menimba ilmu ini," tukasnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, awak media lpktrankonmasi.com mencoba menghubungi Kabid PAUD dan PNFI, H. Subairiyanto, SPd. MM.Pd. Hingga berkali-kali. Namun, ia tidak mengangkat telepon genggamnya. Anehnya lagi, setelah media ini mencoba menesuluri ternyata Kabid PAUD dan PNFI ialah Subairiyanto berasal dari Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura. Disinyalir tidak pernah turun langsung untuk mengecek keadaan sekolah yang tidak layak. (Ries/Ros)

Ketua DPRD "No Comment" Soal Tanggapan RPJMD Kabupaten Pemalang


 

Pemalang, lpktrankonmasi.com

(31/08/2021)

 

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah sebagai landasan dan pedoman Pemerintah Daerah dalam melaksanakan  pembangunan 5 (lima) tahun .                             

 

Delimatik politis dalam pengesahan RPJMD Kabupaten Pemalang yang sudah begitu viral di berbagai media cetak maupun online juga medsos , mendapat perhatian yang cukup banyak baik dari berbagai kalangan tokoh masyarakat maupun tokoh pemerhati Lembaga Swadaya

Masyarakat (LSM).                                 

 

Berbagai komentar dan tanggapan yang terkait dengan pengesahan Rapat Paripurna pengesahan RPJMD Kabupaten Pemalang yang dilakasanakan selama dua kali tidak memenuhi quorum, dimana rapat paripurna pada tanggal 26 Juli 2021 dan yang kedua dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2021 juga tidak memenuhi quorum,  hanya 25 orang yang hadir dari Fraksi PDIP 1 orang, PPP 7 orang, Gerindra 6 orang, PKB 1 orang, Golkar 6 orang dan PKS 4 orang dikarenakan banyak anggota DPRD Pemalang yang mangkir tidak mengikuti pembahasan RPJMD tersebut, nampaknya menjadi sorotan publik dan berbagai tanggapan para tokoh publik pun muncul seperti dari Ketua KNPI Kabupaten Pemalang Boby Dewantara, Ketua LSM Forum Gempur Eddy Kusnaedi serta beberpa tokoh lainya  yang intinya meyudutkan para wakil rakyat agar dapat lebih mementingkan rakyat bukan memetingkan kepentingan Partai/ Kelompok golongannya sendiri saja .                      


Hal senada disampaikan oleh Wakil Bupati Pemalang Masur Hidayat, ST  saat ditemui awak Media di ruang kerjanya menyampaikan bahwa RPJMD  Tahun 2021-2026 Kabupaten Pemalang yang telah disusun dalam kontek tata kelola daerah dan sebuah peta pembangunan lima tahun telah disyahkan oleh Gubernur, dimana sebagai tugas eksekutif dalam menyusun rancang bangun yang akuntabel selama 5 tahun, terlepas dari berapa tahun masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati RPJMD harus berjalan 5 tahun kedepan" terangnya.     

 


Menanggapi Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan 2 kali tidak memenuhi quorum, lebih jauh Wakil Bupati menjelaskan " Ego masing masing kepentingan partai hendaknya jangan dikedepankan, Bupati bisa meloby-loby dengan Ketua Partai, namun juga tidak disalahkan karena loby ke Ketua Partai oposisi tentunya banyak pertimbangan/ tuntutan"   terang Mansur Hidayat.      

 

Lebih jauh Wakil Bupati Pemalang menuturkan   polemik RPJMD telah selesai dan ditetapkan oleh ketua DPRD Pemalang menjadi RPJMD 5 tahun, meskipun rapat belum memenuhi quorum namun pihak eksekutif telah merancangkan RPJMD yang sudah disahkan oleh Gubernur dan Pihak Legislatif untuk melegalkan RPJMD Kabupaten Pemalang tahun 2021-2026" terangnya. Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Tatang Kirana saat ditemui awak media dimintai tanggapan soal polemik RPJMD Pemalang tidak mau comment apapun soal RPJMD tersebut.         

 

Dilain pihak Ketua IPJT Kabupaten Pemalang H. Salas Edi Saputro menanggapi seputar soal RPJMD.

 


 "Amat menyayangkan kenapa Ketua Dewan saat dimintai pendapat soal RPJMD kok tidak memberikan komentar, padahal publik ingin tahu yang selama ini menjadi polemik RPJMD  dua kali rapat paripurna DPRD kok ditanya tidak mau komentar, RPJMD hal yang penting sebagai pedoman pembangunan daerah sebagai layaknya GBHN dalam sekala pembangunan nasional, sebagai wakil rakyat seharusnya bisa mewakili aspirasi rakyat untuk pedoman pembangunan Kabupaten Pemalang  untuk 5 tahun ke depan?" terangnya.

 

(Ojin)

Jepara : Terintegritas Babinsa Kaligarang dengan Desa Binaan

Bantu Ngecor Jalan Usaha Tani di Sawah Blok Punden





 

Jepara, lpktrankonmasi.com

 

 Wujud kepedulian terhadap para petani, Babinsa Desa Kaligarang koramil 08/Keling Serma Rosyidin bantu pengecoran Jalan Usaha Tani (JUT) yang berada di sawah Blok Punden Kaligarang , Selasa (31/08/2021).

 

Ditengah pandemi yang belum selesai,  pembangunan dalam bidang pertanian, menjadi  prioritas utama yang dilakukan oleh pemerintah guna untuk memajukan pertaniannya   untuk mensukseskan program Swasembada Pangan Nasional.

 

Bentuk perhatian pemerintah kepada petani, telah banyak memberikan bantuan,  mulai dari bantuan bibit, obat hama, pupuk bersubsidi sampai dengan Alat Mesin Pertanian atau Alsintan, dimana kesemua itu dikelola oleh kelompok tani masing masing desa.

 

Diera perkembangan jaman yang semakin maju ini, memang serba mesin  dan tidak sedikit para petani yang sudah menggunakan alsintan sebagai alat untuk bercocok tanam, mulai dari mesin untuk tanam sampai dengan mesin untuk panen,  sehingga dengan alasintan tersebut tidak banyak menggunakan tenaga manusia, disamping itu juga pengeluaran biayapun lebih irit.

 

Untuk memperlancar transportasi para petani,  sawah - sawah yang semula belum ada jalan, kini telah dibuat akses jalan menuju sawah , sehingga para petani lebih mudah atau tidak kesulitan lagi untuk mengangkut hasil panennya. Kendaraan atau angkutan untuk mengangkut hasil panen  bisa langsung berada di pinggir sawah.

 


Ketua kelompok tani Margomulyo Kaligarang,  Kastari mengatakan, semoga dengan dibangunnya jalan usaha tani ini dapat bermanfaat bagi para petani.  Harapan para petani, semoga dengan kemajuan dibidang pertanian,  hasil pertanian bertambah meningkat, sehingga kehidupan para petani semakin makmur, Pungkas Babinsa.


(J Trankonmasi Tim)

 

Kabidhumas Ajak Masyarakat Galakkan Literasi Digital

 



Semarang, lpktrankonmasi.com


Sering kita dengar istilah literasi, namun banyak yang kurang paham artinya. Literasi merupakan kemampuan seseorang dalam dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis.

 

"Dengan melihat pesatnya perkembangan teknologi yang saat ini sudah masuk pada revolusi industri 4.0, terdapat pergeseran paradigma adanya masyarakat informasi (information society)," ungkap Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, S.H., S.I.K., saat menjadi narasumber dalam dialog intraktif DPRD Provinsi Jateng yang disiarkan langsung melalui radio Jatayu 102.8 FM Semarang serta saran tunda Berlian TV, Kompas TV dan TVku, Selasa (31/8/2021).

 

Informasi adalah makanan kita semua hampir setiap saat yang didapat baik melalui media surat kabar, radio, televisi, maupun media sosial. Media sosial ini tempat berkumpulnya netizen-netizen baik yang terdidik maupun tidak terdidik, baik yang aktif maupun yang pasif.

 

"Peluang ini ditangkap oleh pihak yang memiliki kepentingan terhadap informasi agar mudah ditangkap dan dicerna oleh pembacanya. Apabila netizen tidak cerdas menerima informasi, maka yang terjadi adalah ketidaktertiban atau kesemrawutan lalu lintas informasi yang dapat mngganggu kehidupan berbangsa dan bernegara, " jelas Kabidhumas Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy secara virtual bersama Dosen Ilmu Komunikasi Undip Semarang Dr. Lintang Ratri R., S.Sos., M.Si., Praktisi monitoring media digital - avadata - Agus Widyanto serta Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono, S.Pi., M.Si.

 

Bila kita melihat tingkat keberadaban digital pada sebuah survey yang dilakukan oleh Microsoft pada bulan februari yang lalu, Indonesia menempati peringkat 29 dimana masuk pada kuadran IV (sangat rendah).

 

"Hal ini cukup memprihatinkan karena keberadaban digital merupakan perilaku berselancar di dunia maya dan aplikasi media sosial, termasuk risiko terjadinya penyebarluasan berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, diskriminasi, misogini, cyberbullying, trolling atau tindakan sengaja untuk memancing kemarahan, hingga ke penipuan, mengumpulkan data pribadi untuk disebarluaskan di dunia maya guna mengganggu atau merusak reputasi seseorang, hingga rekrutmen kegiatan radikal dan teror, serta pornografi," papar Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy.

 

Dengan demikian, tegas Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, literasi digital merupakan salah satu kegiatan yang harus digalakkan oleh seluruh komponen masyarakat untuk menjaga agar ruang siber ini bersih, sehat, beretika dan produktif.

 

(J Trankonmasi Tim)


Berjalan Maksimal, Penyekatan Akhir Pekan Polda Jateng Periksa 4489 Kendaraan


 

SEMARANG, lpktrankonmasi.com

Sejumlah 4489 kendaraan diperiksa jajaran Ditlantas Polda Jateng saat pelaksanaan penyekatan khusus akhir pekan.

 

Penyekatan ini dilaksanakan selama tiga hari dari Jumat (27/8) Minggu (29/8) di seluruh wilayah Polda Jateng.

 

Menurut data, jumlah kendaraan yang diperiksa tersebut meliputi 808 kendaraan di perbatasan antar Provinsi, dan 3681 kendaraan di perbatasan antar kota.

 

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafirudin mengatakan sesuai kebijakan pemerintah PPKM diperpanjang hingga 6 September 2021.

 

"Menindaklanjuti kebijakan ini, Polda Jateng melaksanakan penyekatan secara masif dengan tujuan untuk melakukan pengawasan terhadap pengguna jalan yang melintas antar kota maupun antar provinsi," jelas Dirlantas di ruang kerjanya, Selasa (31/8/2021).

 

Dalam kegiatan tersebut, Polda Jateng memeriksa sertifikat vaksin, surat bebas covid, serta aplikasi peduli lindungi di ponsel pengguna jalan. Upaya-upaya tersebut disertai dengan himbauan dan pengecekan penerapan prokes di sejumlah rest area.

 

"Ada 70 titik penyekatan di seluruh Kabupaten / Kota. Setiap Polres menyiapkan tempat penyekatan di dua lokasi yaitu pintu masuk dan keluar kota/kabupaten," ujar Kombes Rudy di ruang kerjanya, Selasa (31/8/2021).

 

Menurut Dirlantas, penyekatan di akhir pekan telah berjalan maksimal dan tidak ada penindakan.

 

Kegiatan penyekatan di hari Jumat, Sabtu, dan Minggu dilakukan dari siang hingga malam hanya memberikan himbauan kepada pengguna jalan.

 

"Kapolda memerintahkan setiap kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah untuk diperiksa. Setiap orang yang masuk ke hotel akan kami cek tujuannya kemana, asal muasalnya dari mana, tujuannya apa serta berapa lama tinggal di Jawa Tengah," tuturnya.

 

Kombes Rudy mengatakan setelah dilakukan pengecekan maka data akan dimasukkan sebagai data pembanding.

 

"Apabila ditemukan masyarakat yang belum vaksin maupun PCR, mereka akan diarahkan untuk segera vaksin maupun melaksanakan tes PCR," ujarnya.

 

Selain itu kepolisian juga telah melakukan sosialisasi kepada pengguna kendaraan untuk mengunduh aplikasi pedulilindungi.

 

"Seluruh anggota telah membawa banner maupun plang untuk memberikan informasi pengguna kendaraan terkait aplikasi pedulilindungi," terang Kombes Rudy

 

Selanjutnya, polisi akan melakukan verifikasi vaksinasi pada pengguna jalan. Jika belum mendownload aplikasi maka anggota kepolisian memandu pengguna jalan untuk mengunduh pedulilindungi.

 

"Jadi diharapkan seluruh masyarakat di Jawa Tengah telah mendownload aplikasi itu," tuturnya.

 

Kombes Rudy mengatakan pada penyekatan pertama di akhir pekan terjadi peningkatan arus kendaraan. Hal ini terjadi di Tawangmangu, Karanganyar maupun Simpang Lima, Kota Semarang.

 

"Upaya ini akan kami laksanakan terus. Seluruh Kasatlantas sudah kami perintahkan membawa banner serta melaksanakan sosialisasi," ujar dia.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyatakan meskipun penyekatan telah dilonggarkan, masyarakat dihimbau tetap waspada penyebaran covid 19 di Jawa Tengah. Mengingat penyebaran covid 19 di Jateng merupakan salah satu tertinggi di Indonesia.

 

" Jangan sampai kelonggaran ini membuat masyarakat lengah terhadap penularan covid 19," ujar dia.

 

Ia menghimbau masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan dan memematuhi 5 M. Lebih lanjut M Iqbal meminta jangan sampai masyarakat mengalami euforia yang berakibat pada pelanggaran prokes.

 

"Kelonggaran ini semata-mata agar kehidupan masyarakat berangsur normal dan ekonomi kembali menggeliat. Kami berharap masyarakat bisa bersinergi dengan pemerintah untuk menekan penyebaran covid," ungkapnya menutup pembicaraan.

 

(J Trankonmasi Tim).

Kapolri Minta Jajaran Terus Bantu Warga dan Gelorakan 'Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin'


 

JAKARTA, lpktrankonmasi.com

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara bakti sosial yang diselenggarakan alumni angkatan kepolisian (Akpol) 1993, Selasa (31/8/2021) di Polsek Tambora. Kegiatan yang dalam rangka merayakan hari jadi Akpol 1993 itu, dilakukan di wilayah Jawa dan Bali kepada masyarakat yang terdampak COVID-19.

 

Dalam sambutannya, Sigit mengapresiasi apa yang dilakukan para alumni Akpol 93. Ia pun mengajak seluruh rekan-rekan dari Polri untuk terus berkarya dan berkontribusi melakukan kegiatan yang dapat membantu masyarakat.

 

"Saya selaku pimpinan Polri dalam kesempatan ini mengajak dan gelorakan kepada seluruh rekan-rekan di kepolisian untum terus berkarya dan berkontribusi melakukan kegiatan yang betul-betul dirasakan oleh masyarakat yang terdampak COVID-19," kata Sigit.

 


Selain itu, Sigit juga meminta kepada seluruh personel Polri untuk terus bekerjasama dan bahu-membahu dengan seluruh elemen masyarakat untuk menjauhkan virus corona dari Bangsa Indonesia. Upaya itu bisa dilakukan sesuai dengan Tagline Pemerintah 'Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin'.

 

"Mari kita bersama-sama saling bahu-membahu melawan Covid-19, selamatkan keluarga kita, selamatkan masyarakat kita, selamatkan saudara-saudara kita. 'Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin'," ujar Sigit.

 

Mantan Kapolda Banten ini juga menambahkan, pemerintah baru saja memperpanjang PPKM dengan berbagai level hingga 6 September mendatang. PPKM ini kata Sigit adalah upaya menanggulangi laju pertumbuhan COVID-19, namun di satu sisi juga memberikan ruang agar sektor perekonomian tumbuh.

 

Eks Kabareskrim Polri ini menegaskan, kelonggaran-kelonggaran yang diberikan dalam perpanjangan PPKM ini tentunya harus diimbangi dengan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Karena apabila tidak, Sigit menyebut ada potensi laju COVID-19 kembali meningkat.

 

"Karena memang terkait kelonggaran yang ada apabila masyarakat tidak melaksanakan prokes secara benar maka potensi laju pertumbuhan COVID akan muncul kembali. Oleh karena itu saya imbau kepada seluruh masyarakat dan tempat-tempat yang diberikan kelonggaran untuk betul-betul melaksanakan prokes," ucap Sigit.

 

Ia pun memaparkan Indonesia sempat dalam fase angka positif harian COVID-19 mencapai 56 ribuan. Sementara saat ini angka COVID-19 harian sebanyak 5 ribuan. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan prokes di tengah pelonggaran-pelonggaran yang diberikan agar ekonomi kembali bangkit.

 

"Laju COVID bisa dikendalikan dan ekonomi bisa dijaga," ujar Sigit.

 

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan, saat ini pemerintah tengah menyosialisasikan aplikasi PeduliLindungi. Hal ini dimaksudkan agar dapat mendeteksi masyarakat yang tengah beraktivitas sehingga semuanya bisa terjaga dan selalu dalam keadaan sehat.

 

Langkah lainnya, lanjut Sigit, adalah peningkatan tracing dan traking kepada masyarakat yang terpapar COVID-19 sehingga bisa dilakukan treatment yang benar apakah melakukan isolasi terpusat (isoter) atau dirujuk ke rumah sakit untuk dirawat.

 

Percepatan vaksinasi juga menjadi kunci untuk menekan angka COVID-19. Ia menuturkan, target Presiden Jokowi dimana dalam satu hari sebanyak 2 juta vaksinasi harus dicapai dengan berkolaborasi dari semua elemen baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, ormas, OKP, relawan dan masyarakat.

 


"Jangan bereuforia karena kita saat ini masih menekan angka COVID. Maka dari itu seluruh strategi baik 3M, 3T dan vaksinasi harus berjalan dengan baik," tutup Sigit.

 

(J Trankonmasi Tim)

Polisi Sergap RC Saat Lakukan Transaksi Narkoba


 

Magelang, lpktrankonmasi.com

 

Seorang pemuda berinisial RC (27 th) ditangkap Sat Resnarkoba Polres Magelang saat melakukan transaksi yang diduga naroba di depan Outlet RR ( Rocket Chicken )  Jalan Raya Magelang – Jogjakarta Dsn/Ds. Mertoyudan Kec. Mertoyudan Kab. Magelang, Sabtu tanggal  21 Agustus 2021 sekitar pukul 23.00 wib .

 

Demikian disampaikan oleh Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun dalam konferensi pers yang digelar di Mako Polres Magelang, Selasa (31/8/2021).

 

“Berawal dari laporan warga pada hari Kamis tanggal 19 Agustus 2021 Anggota Sat Resnarkoba Polres Magelang bahwa di sekitaran Jalan Raya Magelang-Jogjakarta atau tepatnya di Dsn/Ds. Mertoyudan Kec. Mertoyudan Kab. Magelang sering dijadikan tempat transaksi narkotika,”ungkap Sajarod.

 

“ Dari laporan warga yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dari tanggal 19 hingga 21 Agusutus. Pada hari Sabtu tanggal 21 Agustus 2021 sekitar pukul 23.00 wib Sat Resnarkoba berhasil mengamankan RC yang dicurigai akan melakukan transaksi narkotika di depan outlet RR ( Rocket Chicken ) masuk wilayah Dsn/Ds. Mertoyudan Kec. Mertoyudan Kab. Magelang ,” jelas Kapolres.

 

 “Dari penggeledahan yang dilakukan oleh Sat Resnarkoba didapatkan; 1 (satu) plastik klip transparan yang berisi serbuk kristal yang diduga shabu terbungkus tisu dan di isolasi warna hitam , yang tersimpan di saku depan celana tersangk; 1 .(satu ) plastic klip transparan berisi serbuk kristal yang diduga shabu dan 1 (satu) pipet kaca dalam bungkusrokok GG Signature , dan oleh tersangka disimpan dalam Dasboard sepeda motor Yamaha NMax milik tersangka,” lanjutnya.

 


Barang bukti yang diperoleh berupa: 1 (satu) plastik klip transparan yang berisi serbuk kristal yang diduga shabu berat kurang lebih  0,51 gram: 1 (satu ) plastic klip transparan berisi serbuk kristal yang diduga shabu dan 1 (satu) pipet kaca berat kurang lebih 0, 26 gram; 1 (satu) unit HP merk OPPO warna biru; 1 (satu) unit Spm merk Yamaha Nmax warna putih Nopol H 2930 AJW serta 1 (satu) pcs Celana panjang Jeans warna biru tua.

 

“Atas perbuatannya RC dijerat pasal 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika .” pungkasnya.

 

 “ Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan I bukan tanaman , di pidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,-  ( delapan ratus juta rupiah)  dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,- ( delapan milyar rupiah).”

 

(Trankonmasi Tim)

 

 

 

 

 

 

 

RDA Pengelola Arisan Menurun by Echy Digelandang Aparat

 

Magelang, lpktrankonmasi.com

 

Sebanyak 55 orang menjadi korban Arisan Menurun bu Echy yang telah beroperasi sejak Desember 2019 dengan total kerugian Rp. 300 juta. Tersangka adalah RDA 29 th, pekerjaan sales handphone di salah satu counter handphone OPPO, alamat Kalinegoro, MertoyudanMagelang.

 

Terungkapnya kasus arisan fiktif tersebut berawal dari laporan salah satu anggota arisan, karena merasa janggal dengan arisan yang dikelola oleh RDA.

 

 

Seperti yang disampaikan oleh Kapolres Magelang AKBP Mochamad Sajarod Zakun dalam konferensi pers di mako Polres Magelang., Selasa (31/8/2021).

 

“Diduga tersangka RDA telah melakukan tindak pidana pasal 378 KUHPidana dan 372 KUHPidana dengan modus operandi arisan online,” kata Sajarod.

 

Timbul ide arisan online, atas dasar pengalaman RDA sebagai member di arisan online yang diikutinya.

 

Dengan berbagai model arisan melalui media sosial ditawarkan RDA, diantaranya adalah arisan menurun : arisan yang apabila Member mengambil Slot (nomor urut untuk mendapatkan arisan) di awal maka member tersebut akan rugi, dikarenakan harus membayar nominal yang lebih besar, dan bilamana Member mengambil Slot di tengah tengah maka Member tidak mendapat untung maupun rugi (banyak member yang fiktif), dan bilamana Member mengambil Slot di akhir maka member tersebut akan mendapatkan untung yaitu uang yang di dapatkan akan lebih besar dari uang yang selama ini di setorkan; Oper Slot : bilamana member membeli slot/ nomor urut dari arisan menurun dengan harga yang lebih murah, dan pada saat slot/ nomor urut dari araisan menurun jatuh tempo pencairan akan mendapatkan keuntungan dari uang yang selama ini disetorkan; Investasi : bilamana member menyerahkan sejumlah uang dengan tempo waktu tertentu (yang menentukan tempo admin) dan setelah jatuh tempo maka member akan mendapatkan keuntungan berlipat ganda, (kelipatan juga di tentukan oleh admin);Duos : arisan yang hanya di ikuti oleh 3 orang dengan peran orang pertama sebagai Kreditur dan orang kedua sebagai Debitur dan orang ke-3 sebagai Admin yang bertugas sebagai Penanggungjawab, dan nantinya bahwa Kreditur akan mendapatkan keuntungan dari kelebihan pembayaran Debiturnya

“ Pada awalnya RDA lancar dalam memberikan bunga kepada member hingga bulan Januari 2021, member tidak menerima bunga seperti yang dijanjikan,” lanjutnya.

 

“Akhirnya salah satu anggota melaporkan RDA kepada kami yang kami tindak lanjti dengan penyidikan hingga mengarah kepada RDA sebagai tersangka,”

Dalam kesempatan itu Kapolres menghimabau agar berhati-hati dengan berbagai tawaran investasi yang menjanjikan bunga tinggi dan tidak masuk akal.

AKP M Alfan  selaku Kasat Reserse dan Kriminal Polres Magelang menambahkan, bahwa tersangka RDA menawarkan arisan online lewat media sosial Instagram dengan nama “Arisan Menurun by Echy”. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan para calon member.

“Tersangka RDA membuat daftar peserta arisan fiktif yang seolah-olah sudah berhasil dan menikmati hasil arisan.,”jelas Alfan.

“Dalam arisan tersebut tersangka sudah menggunakan identitas-identitas fiktif sebagai member, untuk membujuk rayu para member lain yaitu mau ikut arisan. Korban saat ini yang terdata sebanyak 55 yang merupakan member Arisan Menurun by Echy,” ujarnya.

 

Dari hasil kejahatannya, RDA mengaku kepada Polisi telah membelanjakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena dia (RDA-red) tidak bekerja lagi sebagai pegawai counter HP.


Polisi berhasil menyita Handphone OPPO A92 warna hitam milik tersangka; Rekening Koran TAHAPAN EXPRESI Bank BCA milik tersangka; Pakaian yang dibeli tersangka dari hasil tindak pidana;Rekening Koran TAHAPAN EXPRESI Bank BCA milik korban sebagai barang bukti.

Saat ini RDA telah diamankan di Polres Magelang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

 

(trankonmasi Tim



)

 

Empat Orang Pelaku Judi Togel Berhasil Dibekuk Ditreskrimum Polda Jateng Di Dua Kabupaten

Ditreskrimum Polda Jateng Berhasil Tangkap Empat Pelaku Judi Togel Jenis SGP

SEMARANG - Ditreskrimum Polda Jateng berhasil mengungkap beberapa Kasus Tindak pindana di wilayah Jawa Tengah, diantaranya kasus perjudian, yang telah diungkap oleh Ditreskrimum Polda Jateng.


Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani, dalam Konfrensi Pers mengatakan, Dirreskrimum Polda Jateng melalui tim Resmob, telah berhasil menangkap pelaku penjualan judi togel Singapore di dua wilayah di Jawa Tengah ini.

"Kita berhasil menangkap empat pelaku penjual judi togel jenis Singapore, mereka kita tangkap di dua wilayah yaitu Kabupaten Semarang dan Jepara," terang Djuhandani, kepada wartawan di depan Ditreskrimum Polda Jateng.

Keempat tersangka tersebut, kata Djuhandani, yang berhasil di tangkap Dirreskrimum Polda Jateng adalah, JW, RUB, AN dan LH.

"Keempatnya berhasil kita tangkap di Wliayah Kabupaten Semarang dan juga Jepara," kata Djuhandani.


Dia juga menjelaskan, dari keempat pelaku tersebut, ditangkap di rumah mereka masing masing, saat sedang melakukan aktivitas penjualan judi togel Singapore (SGP).

Sedangkan untuk pelaku JW dari Kabupaten Semarang tepatnya di Ambarawa, ditangkap dirumahnya saat sedang melakukan rekap togel Singapore tersebut.

"Saat ditangkap para pelaku ini tidak melawan, mereka kita tangkap pada hari yang berbeda, yaitu hari Senin dan Rabu kemarin," ungkapnya.

Dari tangan pelaku, Kata Djuhandani, tim Resmob Polda Jateng berhasil diamankan beberapa alat bukti, seperti kupon togel SGP, handpohne dan sejumlah uang.

"Pelaku kita kenakan Pasal 303 KUHP, tentang perjudian, dan kita kenakan hukuman 9 tahun penjara," pungkasnya. (Humas Polda Jateng).

29 Tahun Pengabdian, Alumni Akpol’92 Batalyon Pratisara Wirya Gelar Baksos Serentak di 34 Provinsi



Lpkrrankonmasi.com-Alumni Akpol Tahun 1992 Batalyon Pratisara Wirya gelar baksos untuk warga di Kelurahan Lamper Kota Semarang. Kegiatan bansos bertema “Peduli, Berbagi, Untuk Negeri” khususnya ditujukan untuk fakir miskin, disabilitas, dan masyarakat yang terdampak covid-19. Senin (30/8/2021).


Hadir dalam kegiatan bakti sosial ini Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Abioso Seno Aji, S.I.K., Karorena Polda Jateng Kombes Pol Handoyo, Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol L. Martian serta para pejabat utama lainnya.

Kegiatan bakti sosial memperingati 29 tahun pengabdian alumni Akpol Tahun 1992 Batalyon Pratisara Wirya ini di selenggarakan di 34 Provinsi di seluruh Indonesia.


“Bulan Agustus tahun 2021 ini bertepatan kami alumni Akpol Tahun 1992 Batalyon Pratisara Wirya memperingati 29 tahun pengabdian,” ujar Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abioso Seno Aji dalam pers rilis. 


“Jadi kami sudah mengabdi di institusi ini selama 29 lamanya dan masih diberikan waktu dan kesempatan beberapa tahun kedepan untuk melanjutkan pengabdian kami,” lanjutnya.


Adapun Paket sembako yang dibagikan untuk warga di Kelurahan Lamper Kota Semarang sebanyak 50 paket yang berisi beras, minyak goring, gula, teh dan mie instan. 


Untuk menghindari kerumunan, paket sembako tersebut dibagikan langsung secara door to door pada masyarakat.


Tak hanya di Kelurahan Laper Kota Semarang, Bakti sosial juga diberikan untuk Perwakilan  Sangkeng Sejiwa Fondation, ibu Yuktiasih Proborini.


"Matur nuwun bapak-bapak alumni Akpol 92, Bapak Kapolrestabes dan seluruh jajarannya," tutur Rini.


"Kedepan kami berharap kita masih akan terus menjalin kerjasama,"lanjut Rini.


Sebelumnya kegiatan serupa pernah diselenggarakan pada 1 Agustus dan kembali diselenggarakan pada hari ini (30/8). Wakapolda berharap kegiatan serupa dapat terus digelar. 


“Insyaallah kegiatan ini bukan hanya berhenti sampai dengan hari ini, mudah-mudahan di bulan-bulan berikutnya, tahun-tahun berikutnya tetap akan diselenggarakan kegiatan ini,” tutup Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Abioso Seno Aji, S.I.K.

(Jtrankonmasi team)

Peringati 29 Tahun Pengabdian Alumni Akpol’92 Batalyon Pratisara Wirya Gelar Baksos Serentak di 34 Provinsi

Hindari Kerumunan, Baksos Alumni Akpol’92 Batalyon Pratisara Wirya Diberikan Door to Door Untuk Warga Semarang



Semarang - Alumni Akpol Tahun 1992 batalyon Pratisara Wirya gelar baksos untuk warga di Kelurahan Lamper Kota Semarang. Kegiatan bansos bertema “Peduli, Berbagi, Untuk Negeri” khususnya ditujukan untuk fakir miskin, disabilitas, dan masyarakat yang terdampak covid-19. Senin (30/8/2021).

Hadir dalam kegiatan bakti sosial ini Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji, Karorena Polda Jateng Kombes Pol Handoyo, Dir Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol L. Martian serta para pejabat utama lainnya.



Kegiatan bakti sosial memperingati 29 tahun pengabdian alumni Akpol Tahun 1992 Batalyon Pratisara Wirya ini di selenggarakan di 34 Provinsi di seluruh Indonesia.

“Bulan Agustus tahun 2021 ini bertepatan kami alumni Akpol Tahun 1992 Batalyon Pratisara Wirya memperingati 29 tahun pengabdian,” ujar Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji dalam pers rilis. 

“Jadi kami sudah mengabdi di institusi ini selama 29 lamanya dan amsih diberikan waktu dan kesempatan beberapa tahun kedepan untuk melanjutkan pengabdian kami,” lanjutnya.

Adapun Paket sembako yang dibagikan untuk warga di Kelurahan Lamper Kota Semarang sebanyak 50 paket yang berisi beras, minyak goring, gula, teh, dan mie instan. 

Untuk menghindari kerumunan, paket sembako tersebut dibagikan langsung secara door to door pada masyarakat.



Tak hanya di Kelurahan Lamper Kota Semarang, Bakti sosial juga diberikan untuk Perwakilan  Sangkeng Sejiwa Fondation, ibu Yuktiasih Proborini.

"Matur nuwun bapak-bapak alumni Akpol 92, Bapak Kapolrestabes dan seluruh jajarannya,"tutur Rini.

"Kedepan kami berharap kita masih akan terus menjalin kerjasama,"lanjut Rini.

Sebelumnya kegiatan serupa pernah diselenggarakan pada 1 Agustus dan kembali diselenggarakan pada hari ini (30/8).Wakapolda berharap kegiatan serupa dapat terus digelar. 

“Insyaallah kegiatan ini bukan hanya berhenti sampai dengan hari ini, mudah-mudahan di bulan-bulan berikutnya, tahun-tahun berikutnya tetap akan diselenggarakan kegiatan ini,” tutupnya"

Penulis J Trankonmasi Tim

Polres Demak Antisipasi Penularan Corona, Siap Gencarkan Operasi Pekat


 

Demak, lpktrankonmasi.com

 

Polres Demak menggencarkan operasi penindakan penyakit masyarakat atau pekat di seluruh Demak. Hal ini untuk mendukung program PPKM Darurat Level 4 dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Kota Wali.

 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono, saat berada di gedung pendopo Pemkab Demak, Minggu (29/8/2021) dini hari.

 


Dia mengatakan, selain mendukung PPKM Darurat, razia pekat dilakukan dalam rangka penegakkan Perda No. 11 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan usaha hiburan di Kabupaten Demak. Polisi akan lebih gencar untuk melakukan operasi pekat di sejumlah lokasi di Demak sehingga masyarakat merasa tenang dan aman.

 

“Untuk penertiban pekat, kami melakukan operasi cipta kondisi dalam rangka PPKM Darurat dan penegakkan Perda. Sudah kami lakukan dan kami tindak. Kami menertibkan semua jenis penyakit masyarakat seperti miras, segala jenis perjudian, dan lainnya,” jelas dia.

 

Kapolres mengaku ketika melaksanakan operasi cipta kondisi polisi tidak bisa melakukan sendiri. Penertiban pekat menurutnya bisa dilakukan dengan dibantu seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.

 

“Kami tentu tidak bisa melakukannya sendiri. Kami bersinergi dibantu oleh TNI, Satpol PP dan seluruh elemen masyarakat. Ini demi mencipkan kondisi Demak yang tertib dan damai,” ungkapnya.

 

Dalam razia tersebut, petugas mengamankan ratusan miras berbagai jenis, microphone, sound system dan perangkat CPU yang ada di tempat hiburan. Selain itu, petugas juga mengamankan pengunjung dan pemandu karaoke yang terjaring dalam razia pekat.

 


"Kami lakukan tes urine dan swab antigen terhadap seluruh pengunjung dan pemandu karaoke yang terjaring razia, hasilnya dari 45 orang tidak ditemukan penyalahgunaan narkoba dan non reaktif Covid-19. Dengan razia ini di harapkan dapat mengembalikan marwah Kabupaten Demak sebagai Kota Wali," pungkasnya.

 

(J Trankonmasi Tim)