Jeritan Masyarakat di Pulau Marparan Sampang Madura

Beberapa warga Desa Marparan, Sreseh, Sampang. Saat mengantri kapal, untuk menyebrangi sungai menuju pelabuhan Jicceng Selatan (Foto: Rossi Biro Sampang)


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Marparan adalah suatu pulau yang berisi tiga dusun yang di huni sekitar 5000 masyarakat. Dan pulau Marparan ini termasuk salah satu desa di Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Selasa (03/08/2021)

 

Desa Marparan ini adalah suatu desa yang dikelilingi oleh sungai kecil dengan perkiraan lebar sungai 50 meter. Di Desa Marparan ini tidak ada mobil, karena tidak ada jembatan penghubung dengan desa lain. Sehingga masyarakat Desa Marparan memiliki mobil harus di parkir di pelabuhan jicceng selatan, hanya motor saja yang bisa menyebrang ke pulau Marparan. Dan pada akhirnya harus menaiki kapal but yang berisi sekitar 11 motor saja. Berikut dengan penumpangnya.

 

"Setiap hari antrian panjang di pelabuhan Marparan yang di hadapi oleh masyarakat Desa Marparan. apalagi hari lebaran yang di mana antrian panjang di pelabuhan Marparan hingga dua jam bahkan sampai tiga jam.

 

Sedangkan pantauwan awak media lpktrankonmasi.com, sebagian besar warga Desa Marparan berharap kepada pemerintah daerah dan juga pemerintah pusat dibangunnya jembatan penghubung, agar akses transportasi Desa Marparan lebih nyaman lagi. Dan juga bisa menunjang pertumbuhan aktifitas perekonomian di Desa Marparan.

 

"Apalagi ada suatu rencana pembangunan jembatan serpang yang di wacanakan oleh pemerintah itu sangat di harapkan oleh masyarakat Desa Marparan. Apalagi yang hari ini program jokiwi dalam infrastruktur pembangunan, itu sangat di harapkan terelisasi di jalan marparan oleh masyarakat di sini, yaitu jembatan penghubung antar desa," Ungkap beberapa masyarakat saat di Pelabuhan Marparan.

 

Contoh buruknya di Desa Marparan ketika antrian panjang di pagi hari. Banyak siswa yang sekolah keluar pulau ini dan juga beberapa masyarakat hendak pergi ke pasar bahkan warga yang mempunyai pekerjaan diluar pulau tersebut banyak yang telat. Pasalnya antrian panjang di pagi hari di pelabuhan Marparan. Dan masyarakat marparan yang tersebar di tiga dusun dengan perkiraan dihuni oleh 5000 warga berharap terhadap pemerintah bisa memperhatikan pulau Marparan dari aspek jalan penghubung agar ada di Desa Marparan. (Rossi)

 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »