RDA Pengelola Arisan Menurun by Echy Digelandang Aparat

 

Magelang, lpktrankonmasi.com

 

Sebanyak 55 orang menjadi korban Arisan Menurun bu Echy yang telah beroperasi sejak Desember 2019 dengan total kerugian Rp. 300 juta. Tersangka adalah RDA 29 th, pekerjaan sales handphone di salah satu counter handphone OPPO, alamat Kalinegoro, MertoyudanMagelang.

 

Terungkapnya kasus arisan fiktif tersebut berawal dari laporan salah satu anggota arisan, karena merasa janggal dengan arisan yang dikelola oleh RDA.

 

 

Seperti yang disampaikan oleh Kapolres Magelang AKBP Mochamad Sajarod Zakun dalam konferensi pers di mako Polres Magelang., Selasa (31/8/2021).

 

“Diduga tersangka RDA telah melakukan tindak pidana pasal 378 KUHPidana dan 372 KUHPidana dengan modus operandi arisan online,” kata Sajarod.

 

Timbul ide arisan online, atas dasar pengalaman RDA sebagai member di arisan online yang diikutinya.

 

Dengan berbagai model arisan melalui media sosial ditawarkan RDA, diantaranya adalah arisan menurun : arisan yang apabila Member mengambil Slot (nomor urut untuk mendapatkan arisan) di awal maka member tersebut akan rugi, dikarenakan harus membayar nominal yang lebih besar, dan bilamana Member mengambil Slot di tengah tengah maka Member tidak mendapat untung maupun rugi (banyak member yang fiktif), dan bilamana Member mengambil Slot di akhir maka member tersebut akan mendapatkan untung yaitu uang yang di dapatkan akan lebih besar dari uang yang selama ini di setorkan; Oper Slot : bilamana member membeli slot/ nomor urut dari arisan menurun dengan harga yang lebih murah, dan pada saat slot/ nomor urut dari araisan menurun jatuh tempo pencairan akan mendapatkan keuntungan dari uang yang selama ini disetorkan; Investasi : bilamana member menyerahkan sejumlah uang dengan tempo waktu tertentu (yang menentukan tempo admin) dan setelah jatuh tempo maka member akan mendapatkan keuntungan berlipat ganda, (kelipatan juga di tentukan oleh admin);Duos : arisan yang hanya di ikuti oleh 3 orang dengan peran orang pertama sebagai Kreditur dan orang kedua sebagai Debitur dan orang ke-3 sebagai Admin yang bertugas sebagai Penanggungjawab, dan nantinya bahwa Kreditur akan mendapatkan keuntungan dari kelebihan pembayaran Debiturnya

“ Pada awalnya RDA lancar dalam memberikan bunga kepada member hingga bulan Januari 2021, member tidak menerima bunga seperti yang dijanjikan,” lanjutnya.

 

“Akhirnya salah satu anggota melaporkan RDA kepada kami yang kami tindak lanjti dengan penyidikan hingga mengarah kepada RDA sebagai tersangka,”

Dalam kesempatan itu Kapolres menghimabau agar berhati-hati dengan berbagai tawaran investasi yang menjanjikan bunga tinggi dan tidak masuk akal.

AKP M Alfan  selaku Kasat Reserse dan Kriminal Polres Magelang menambahkan, bahwa tersangka RDA menawarkan arisan online lewat media sosial Instagram dengan nama “Arisan Menurun by Echy”. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan para calon member.

“Tersangka RDA membuat daftar peserta arisan fiktif yang seolah-olah sudah berhasil dan menikmati hasil arisan.,”jelas Alfan.

“Dalam arisan tersebut tersangka sudah menggunakan identitas-identitas fiktif sebagai member, untuk membujuk rayu para member lain yaitu mau ikut arisan. Korban saat ini yang terdata sebanyak 55 yang merupakan member Arisan Menurun by Echy,” ujarnya.

 

Dari hasil kejahatannya, RDA mengaku kepada Polisi telah membelanjakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena dia (RDA-red) tidak bekerja lagi sebagai pegawai counter HP.


Polisi berhasil menyita Handphone OPPO A92 warna hitam milik tersangka; Rekening Koran TAHAPAN EXPRESI Bank BCA milik tersangka; Pakaian yang dibeli tersangka dari hasil tindak pidana;Rekening Koran TAHAPAN EXPRESI Bank BCA milik korban sebagai barang bukti.

Saat ini RDA telah diamankan di Polres Magelang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

 

(trankonmasi Tim



)

 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »