Polres Magelang Gelar Vasinasi di Tujuh Lokasi


 


MAGELANG, lpktrankonmasi.com

– Sebanyak 849 orang berhasil divaksin di tujuh titik lokasi Vaksinasi yang digelar Polres Magelang. Demikian disampaikan Kapolres Magelang melalui Kasi Humas Iptu Abdul Muthohir, S.H., Kamis (30/09/2021).


Dari tujuh lokasi tersebut masing-masing di Gerai Vaksin Presisi Polres Magelang 2 orang Vaksin Dosis 1 dan 52 orang Vaksin Dosis 2, jumlah seluruhnya 54 orang. Kemudian di Puskesmas Sawangan tervaksin 153 orang Vaksin Dosis 2 dan 1 orang suntik Vaksin Dosis 3, sehingga jumlahnya 154 orang.


“Untuk di lima lokasi lain disuntik Vaksin Dosis 2 dan dilaksanakan di Puskesmas wilayah setempat,” kata Muthohir.


Muthohir merinci di Puskesmas Windusari 333 orang, Kajoran 70 orang, Pakis 84 orang. Kemudian di Puskesmas Srumbung 126 orang dan Ngablak sebanyak 28 orang.


“Sementara jenis vaksin yang digunakan yaitu Moderna sebanyak 57 vial isi 14 dosis, dan Sinovac sebanyak 4 vial isi 10 dosis. Totalnya 61 vial,” rincinya.


Diungkapkan Muthohir, hingga Kamis tanggal 30 September 2021 Polres Magelang telah berhasil menyuntik 73.857 orang. 


“Dengan rincian Vaksin Dosis 1 sebanyak 46.962 orang, Vaksin Dosis 2 26.819 orang, dan Vaksin Dosis 3 sebanyak 87 orang,” ungkap Iptu Abdul Muthohir.


(Trankonmasi Tim)

Ormas Dan Tokoh Agama Kota Semarang Sepakat Berjiwa Pancasila Dan Menjaga NKRI


 

SEMARANG, lpktrankonmasi.com

                   

Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) kembali mengadakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) untuk meningkatkan jiwa Nasionalisme pada anggota Ormas dan LSM yang tergabung dalam FKS,  Kamis (30/9/2021)

 

Lebih kurang 30 Ormas, LSM dan Media yang diundang hadir antara lain mewakili dari IPNU, IPPNU, Geram, AWPI, PPI, LBH, PMII, IPI, FKPAI, Hipakad, PPM, PDPM, Ansor, Muslimat, PPM Semai, PDA, Banser, RI-AK, FKPPI, LCKI, IMM, Persadani, NU, Lindu Aji, Bankom Kota Semarang dan Aira.

Kegiatan FGD yang di selenggarakan oleh Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) dilaksanakan di Hotel Raja jalan Singosari Raya Wonodri – Semarang Selatan, kegiatan dimulai jam 13.00 WIB sampai selesai. Pada dialog Kebangsaan kali ini dengan tema “ Menangkal Masuknya Idiologi Lain Guna Mencegah Paham Radikalisme Dan Intolreransi Di Kalangan Milenial Dalam Rangka Memperkuat Nilai-nilai Idiologi Pancasila.

 

Kepada awak media A.M Jumai Ketua FKSB menerangkan “Nila-nilai luhur dari agama (termasuk dan terutama Islam) dan budaya yang terintegrasi dalam ideologi negara telah menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang relatif kokoh. Kokohnya ideologi Pancasila telah terbukti dengan daya tahannya yang tinggi terhadap segala gangguan dan ancaman dari waktu ke waktu, sehingga sampai saat ini tetap eksis sebagai falsafah dan landasan serta sumber dari segala sumber hukum bagi negara-bangsa Indonesia.”

 


“Gangguan dan ancaman terhadap ideologi Pancasila semakin kuat, terlebih pada era gelobalisasi di mana percaturan dan pergumulan bahkan benturan antar berbagai pemikiran dan ideologi dunia begitu keras. Hal ini ditandai semakin melemahnya penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila pada generasi penerus bangsa, karena semakin banyaknya anak bangsa yang kian tertarik kepada ideologi-ideologi dan budaya lain yang memang gencar memasarkan dan menjajakan kepada siapa pun melalui metode dan media yang sangat menarik. Bahkan, kondisi ini juga melanda para pemimpin bangsa yang mestinya telah memahami sejarah dan dinamika perjuangan bangsa dan menjiwai-menghayati nilai-nilai ideologi Pancasila.” ungkap A.M.Jumai

 

“Saat ini ancaman terbesar Pancasila, tetapi hampir tidak kentara dan tidak terasa karena sangat halus sekali serangannya adalah kecenderungan dan gerakan sekularisasi Pancasila, yang ingin memisahkan bahkan mensterilkan Pancasila dari nilai-nilai Agama, termasuk di dalamnya adanya upaya membenturkan seolah-olah ada pertentangan yang hebat antara Pancasila dan Agama (terutama Islam). Dalam benturan ini muncul dua kutub ekstrem, yang sama-sama tidak menguntungkan bagi ideologi Pancasila, yaitu kutub anti Pancasila dan kutub anti Islam. Di satu sisi Pancasila dianggap aturan thoghut, namun di sisi lain Islam dianggap mengancam Pancasila, tentu kedua-duanya tidak benar baik dalam konteks Islam maupun Pancasila itu sendiri.” tambah A.M.Juma’i

 

“Dalam kesempatan ini kami menghadirkan 3 narasumber yang sangat luar biasa, sangat mumpuni dan memiliki pengalaman yang sangat luar biasa yaitu dari Nahdlatul Ulama (NU) Prof Dr H.Syamsul Ma'arif, dari Muhammadiyah Dr.H.Rozihan,SH.M.Ag dan dari Ex Napi Teroris Yusuf Mahmudi , kami tidak ingin terjebak pada politik praktis dan menggadaikan Idiologi yang sudah ada ini diganti dengan Idiologi lainnya.” pungkas Juma’i.

 

(J Trankonmasi Tim)

 

 

Safari Ke Demak dan Grobogan, Kapolda Beserta Pangdam Ingin Vaksinasi Semarang Raya Capai 70 Persen*

 



GROBOGAN, lpktrankoasi.con


Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam IV/ Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto mengunjungi Demak dan Grobogan dalam rangka safari percepatan vaksinasi covid-19, Kamis (30/9).


Di Demak, Kapolda dan Pangdam beserta sejumlah pejabat mengunjungi gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia meninjau vaksinasi terhadap lima ribu warga Demak. Sedangkan di Grobogan, rombongan meninjau pelaksanaan vaksinasi di pondok pesantren Mambaul A'la.


Kepada wartawan Kapolda Jateng menjelaskan, percepatan vaksinasi covid-19 di Jateng adalah sebuah keniscayaan. Mengingat saat ini roda ekonomi mulai bergerak dan masyarakat sudah melaksanakan aktivitas secara normal, meskipun harus dibatasi oleh aturan prokes yang ketat.


"Maka dari itu, pelaksanaan vaksinasi harus digenjot secara simultan. Pelaksana di lapangan harus sinergis. Pencapaian yang masih sekitar 28 persen di Grobogan memang masih kurang, tapi saya salut karena progres yang signifikan serta kerjasama antar lembaga cukup bagus," tegas Kapolda.


Sementara Pangdam Rudiyanto menjabarkan tentang capaian vaksinasi ideal yang harus dicapai agar herd immunity segera terbentuk di Jateng khususnya Semarang Raya. Menurutnya, semua stakeholder harus mengambil langkah-langkah kreatif agar jumlah warga yang ikut vaksinasi meningkat pesat. Untuk Semarang Raya, Pangdam menyoroti jumlah capaian rata-rata yang baru sekitar 55 persen.


"Saat ini di Semarang Raya baru tercapai sekitar 55 persen masyarakat yang telah tervaksin. Kita secepatnya harus bergerak sehingga masyarakat yang tervaksin mencapai 70 persen dan herd immunity segera terbentuk," ungkap jenderal TNI berbintang dua itu.


Lebih lanjut Kapolda dan Pangdam mengharap agar masyarakat semakin aktif berpartisipasi dalam Kegiatan Vaksinasi Merdeka Candi. Untuk itu peran serta media massa amat diperlukan agar kesadaran masyarakat tentang perlunya vaksin dan ketaatan terhadap prokes semakin meningkat.



Dalam kesempatan kunjungan di Demak, Kapolda Jateng dan Pangdam IV/Diponegoro memberikan bantuan pada masyarakat berkebutuhan khusus serta para janda anggota Polri yang suaminya meninggal akibat covid-


Sementara di Grobogan, setelah mengunjungi vaksinasi di Ponpes Mambaul A'la, Kapolda dan Pangdam menuju Mapolres Grobogan untuk memimpin video conference kepada jajaran terkait tren perkembangan situasi di provinsi Jateng pada masa pandemi saat ini. 

(J Trankonmasi Tim) 



.

Tim Current Audit Itjenad Kunjungi Korem 071/Wijayakusuma

 

 



Banyumas, lpktrankonmasi.com

Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., bersama para Kasirem menyambut kehadiran Tim Current Audit Inspektorat Jenderal TNI AD yang dipimpin Brigjen TNI Sudi Prihatin, S.Sos selaku Ketua Tim Was Current Audit bersama rombongan di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. Rabu (29/9/2021). 


Kehadiran Tim Current Audit Itjenad di Makorem 071/Wijayakusuma dalam rangka melaksanakan pengawasan terhadap program kerja dan anggaran satuan jajaran Korem 071/Wijayakusuma. 


Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., dalam sambutannya pada taklimat awal menyampaikan selamat datang kepada Tim Current Audit Itjenad di Korem 071/Wijayakusuma dan meminta kepada masing-masing Kepala Seksi untuk memberikan data yang diminta tim Current Audit Itjenad secara transparan dan akuntabel sehingga apabila terjadi kekeliruan maka bisa segera diperbaiki yang nantinya akan diperoleh prinsip ketaatan dan kepatuhan sesuai peraturan yang berlaku. 



Dengan demikian, sambungnya, program kerja dan anggaran pada tahun-tahun berikutnya diharapkan tidak ada kesalahan yang sama, sehingga keinginan Kepala Staf TNI AD untuk menjadikan TNI AD yang semakin profesional, adaptif dan di cintai rakyat terwujud. 


Sedangkan Ketua Tim Brigjen TNI Sudi Prihatin, S.Sos, pada kesempatan tersebut menyampaikan kehadirannya di Makorem untuk melaksanakan pengawasan dan evaluasi. Untuk itu, ia meminta kepada timnya untuk semaksimal mungkin dalam melakukan pemeriksaan sehingga tidak ada kesalahan atau kekurangan baik dalam perencanaan, pelaksanaan dan laporan. 


“Apabila ditemukan kesalahan atau kekurangan, agar disampaikan untuk segera diperbaiki dengan harapan jajaran TNI AD mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK RI),” ujarnya. 


Oleh karena itu,  Katim meminta agar tim Current Audit ini dianggap sebagai mitra, rekan, tempat konsultasi untuk meminimalisasi adanya kesalahan atau kekurangan terkait dengan program kerja dan anggaran.



“Wasrik Current Audit sifatnya adalah pendampingan dan konsultasi terhadap pelaksanaan program kerja dan anggaran yang sedang dilaksanakan”, sebut Brigjen TNI Sudi. 


Usai Katim Current Audit memberikan sambutan, maka Tim Current Audit langsung melakukan pemeriksaan terhadap produk masing-masing staf Korem 071/Wijayakusuma dan Rumah Sakit Tk.III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto.


(J Trankonmasi Tim)

Gerak Cepat Polsek Sleman Tangkap Tujuh Anggota Genk Motor "Akan Di Jerat Dengan Pasal Berlapis"*


 Tujuh Pelaku Yang Ditangkap Polsek Sleman.doc.foto.RAS.Kamis.(30/9/2021)


*Sleman.lpk.Trankonmasi.com.*

Dengan gerak cepat Polsek Sleman meringkus para gerombolan gank motor, dengan tertangkapnya  Tujuh anggota sebuah genk motor, dan satu diantaranya anak-anak, yang diduga kuat telah melakukan perusakan rumah milik Ny Septi Nurawati (40) di Dusun Medari Cilik, RT 1 RW 17, Kalurahan Caturharjo, Sleman, dengan adanya laporan masyarakat, Mapolsek Sleman bergerak cepat dan  para pelaku tersebut berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.


Adapun  dari tujuh tersangka yang diamankan di antaranya adalah dengan initial AM (24), I K (22), RA (20) ketiganya warga Gamping, EF (17) warga Tirtoadi merupakan pelaku anak, A K (18) warga Banguntapan, AA (19) penduduk Brontokusuman dan FS (22) warga Trihanggo, Gamping.

 

Kapolsek Sleman Kompol Supardi SH MH mengatakan, selain mengamankan para tersangka yang merupakan anggota genk motor Vascal, dan penyidik juga telah berhasil mengumpulkan barang bukti, diantaralain yaitu sebuah 4 unit sepeda motor, 1 sabuk, 1 potongan besi, 1 potongan bambu dan 5 batu.


“Mereka ditahan guna untuk penyidikan lebih lanjut,” tegas Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Polsek Sleman, Iptu Eko Haryanto, Kamis (30/9/2021).


Kronologi kejadian pada Minggu 26 September 2021 pukul 05.15 WIB, gerombolan tersangka mengendarai 10 unit sepeda motor mendatangi rumah korban kemudian beberapa orang membuka pagar dan melempari rumah korban dengan pot, batu, besi dan potongan bambu.


Atas kejadian ini, rumah korban mengalami kerusakan pada jendela, pintu dan genteng rumah korban serta terdapat korban mengalami luka-luka karena lemparan batu. Atas kejadian yang mengejutkan dan mengundang perhatian warga tersebut korban melaporkan ke Mapolsek Sleman.

 


Dari hasil pemeriksaan bahwa para pelaku tercatat sebagai anggota genk motor Vascal dari sebuah sekolah negeri di Yogya. Selain merusak di wilayah Polsek Sleman sebelumnya para pelaku juga merusak sebuah rumah di wilayah Mlati dan rumah yang dirusak tersebut sering dibuat mangkal genk motor Respect yang diketahui merupakan genk sebuah sekolah swasta di wilayah Yogya.


“Para tersangka ditangkap, usai dilakukan pemeriksaan terhadap korban dan para saksi, termasuk mempelajari rekaman CCTV selanjutnya unit Reskrim polsek Sleman melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap para pelaku di wilayah Gamping, Banguntapan dan Mergangsan Yogyakarta,” terang Kapolsek.


Para tersangka dijerat dengan Pasal berlapis, yaitu Pasal 170 KUHP dengan pidana hukuman penjara selama-lamanya 5 (lima) tahun 6(enam) bulan dan Pasal 406 KUHP dengan hukuman penjara 2(dua) tahun 8(delapan) bulan Jo Pasal 56 KUHP. Karena dipidana sebagai pembatu kejahatan : mereka yang sengaja memberi batuan pada waktu kejahatan dilakukan; mereka yang sengaja memberi kesempatan,sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan ,"Jelasnya.kepada para awak media. 


( Rhagil )

Gegara Sebar Hoax Penculikan Anak, HR Berurusan Dengan Tim Virtual Police Polda Jateng

SEMARANG, lpktrankonmasi.com

 

Isu tentang penculikan anak yang menyebar di media sosial, disikapi tegas Polda Jateng. Setelah tim yang mengawaki virtual police dan virtu alert melakukan patroli siber, Ditreskrimsus meminta klarifikasi seorang pelaku penyebaran hoax tentang percobaan penculikan anak di media sosial.

 

Pria berinisial HR, warga Ngablak Magelang, akhirnya harus berurusan petugas virtual police Ditkrimsus setelah terbukti mengunggah video hoax tentang percobaan penculikan anak.

 

Terkait hal itu, Kapolda Jateng melalui Kabidhumas, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy membenarkan kejadian itu dan menegaskan HR telah diminta klarifikasi oleh petugas Ditreskrimsus.

 

"HR sudah tiga kali diperingatkan ke akun facebooknya namun tidak ada respon, akhirnya petugas langsung meluncur ke Magelang mencari yang bersangkutan sesuai alamat KTP. Setelah itu dia (HR) diajak ke Polsek setempat untuk klarifikasi," jelas Kabidhumas saat diwawancara, Rabu (28/9) siang.

 

Dihadapan petugas,

HR mengakui meng-upload lewat akun Facebook Lucky Sak Josse Shters sebuah video yang mengatakan ada penculikan anak di dusun Durensawit, Desa Selomerah, Kecamatan Ngablak Magelang.

 

Ditambahkan Kabidhumas, HR mengaku menemukan video itu di grup WhatsApp alumni sebuah sekolah di Magelang, kemudian meng-upload ke Facebook dengan dibumbui tulisan "untuk menambah kewaspadaan orangtua".

 

"Fakta lainnya, Kapolres Magelang, AKBP M Sajarod Zakun menegaskan kabar tentang penculikan anak tersebut betul-betul palsu setelah petugas dari polres setempat melakukan penyelidikan," ujar Kombes M Iqbal.

 

Cerita tentang penculikan anak itu, tambahnya, bermula dari seorang anak yang mengambil borgol milik tetangganya tanpa ijin. Borgol itu kemudian di mainkan dan tiba-tiba terkunci.

 

"Anak tersebut kemudian panik dan pulang ke rumahnya. Mungkin karena takut dimarahi, dia mengarang cerita tentang percobaan penculikan anak," terangnya.

 

Terhadap pelaku video hoax itu, Polda Jateng mengambil langkah restorative justice. HR diwajibkan membuat surat pernyataan minta maaf dan membuat video klarifikasi pada pihak terkait bahwa muatan yang diunggah di Facebook adalah hoax atau palsu.

 

"Langkah itu diambil sebagai pembelajaran agar yang bersangkutan tidak mengulangi perbuatannya," jelas Kabidhumas.

 

Lebih lanjut, Kombes M Iqbal menghimbau agar masyarakat tidak mudah termakan konten hoax di medsos. Lebih dari itu, masyarakat dihimbau jangan terlalu mudah membagikan konten yang belum jelas kebenarannya.

 

Lebih lanjut, Kabidhumas menggaris bawahi kehadiran virtual police atau polisi virtual di masyarakat yang ditujukan agar masyarakat tidak terjerumus melanggar aturan perundang-undangan.

 

"Virtual police dimaksudkan untuk mencegah tindak pidana UU ITE. Kehadiran polisi di ruang digital agar dunia siber dapat berjalan dengan bersih, sehat dan produktif. Selain itu juga untuk mengurangi konten-konten hoax di media sosial, sehingga masyarakat pengguna internet juga lebih berhati-hati," papar Kombes M Iqbal.

 

Melalui Virtual Police, tambahnya, polisi memberikan edukasi pada masyarakat dan pemberitahuan bahwa apa yang ditulis adalah melanggar pidana.

 

(J Trankonmasi Tim).

 

Sukseskan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Korem 074/Warastratama Gandeng Pemkot Dan Hipmi


 

Surakarta, lpktrankonmasi.com

 

Danrem 074/Wrt Kolonel Inf Rudy Saladin, M.A. meninjau pelaksanaan kegiatan Serbuan Vaksinasi yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Kota Surakarta beberapa waktu lalu, pada (27/9) dengan target 20 ribu dosis sehari, bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

 

Dilaksanakan di sejumlah titik guna menghindari kerumunan, pelaksanaan Vaksinasi tersebut dibagi menjadi lima lokasi berbeda, diantaranya di Balai Kota Surakarta, Gedung Graha Saba, Gedung Warastratama, Gedung Purna Yudha dan Solo Techno Park.

 

 “Untuk warga Surakarta bisa mendatangi Balai Kota dan Gedung Graha Saba, sedangkan untuk warga Wonogiri dan Sukoharjo di Gedung Warastratama. Lalu, untuk warga Klaten dan Boyolali di Gedung Purna Yudha, dan terakhir, untuk warga Sragen dan Karanganyar bisa di Solo Techno Park” terang Danrem.

 

Kegiatan ini diadakan selama dua hari berturut-turut yakni 27-28 September 2021, dalam membantu masyarakat Solo Raya yang berdomisili, bekerja maupun yang beraktifitas di Kota Solo agar mendapatkan layanan Vaksin Covid-19. Apabila Vaksinasi tersebut dinilai efektif dalam menurunkan angka Covid-19 maka akan dilanjutkan di kemudian hari.

 


Selain pelaksanaan Vaksinasi, Korem 074/Wrt beserta jajarannya juga telah menyiapkan sebanyak 30 Ton beras yang akan dibagikan kepada masyarakat setelah melaksanakan Vaksinasi.

 

“Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat” tutupnya.

 

(J Trankonmasi Tim)

Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Dampingi Guru Terapkan Prokes Di Sekolah

 


Jepara, lpktrankonmasi.com

 

 Di hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tersebut, personel Babinsa dan Bhabinkamtibmas ikut mendampingi pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan baik kepada Dewan Guru maupun kepada siswa.

 

Seperti yang dilakukan oleh Serda Rohmadun, Babinsa Koramil 09/Mlonggo  bersama Bhabinkamtibmas di SMP 1 Mlonggo Kecamatan Mlonggo, Kabupetan Jepara, Rabu (29/9/2021).

 

Serda Rohmadun mengatakan pengawasan dan pemantauan yang dilaksanakan ini guna memastikan kelancaran proses belajar mengajar tatap muka dimasa pandemi Covid-19 dengan tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan.

 


“Sebelum siswa masuk area sekolah, dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, kemudian kita arahkan siswa serta Dewan guru untuk mencuci tangan dengan peralatan yang tersedia,” ujar Babinsa.

 

Lanjut Babinsa menuturkan, pada saat memasuki area sekolah pihak sekolah juga telah menyiapkan masker bagi siswa dan guru yang belum memiliki masker.

 

“Kita berharap dan berpesan kepada peserta didik dan Dewan Guru agar keberlangsungan disiplin penerapan protokol kesehatan ini terus dilakukan sekalipun di luar sekolah. Sehingga secara tidak langsung dapat memberikan contoh kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya,” terangnya.

 

Kepala Sekolah SMP 1 Mlonggo Eko sulistyanto S. Pd menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran TNI & Polri dan team kesehatan yang telah berperan serta melalukan pangawasan pada tahapan proses belajar mengajar tatap muka di hari pertama.

 


“Kami sangat berterimakasih kepada jajaran TNI dan Polri yang turut membantu mensosialisasikan dan mengimbau peserta didik serta dewan guru agar selalu patuh terhadap protokol kesehatan. Langkah ini sangat membantu kami menyelenggarakan proses belajar mengajar tatap muka. Harapan kita agar peserta didik dapat kembali bisa mengikuti belajar dengan tenang dan nyaman, mudah-mudahan pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” pungkas Eko.

 

 (J Trankonmasi 


Cilacap : Denda Rp1,5 miliar Buat Terduga Pelaku Penyelundupan Benih Bening Lobster


 

SEMARANG, lpktrankonmasi.com

 

Polda Jateng berhasil mengagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster di Kabupaten Cilacap.

 

Dalam konferensi pers yang digelar di Mako Ditpolairud Semarang, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi didampingi Dirpolairud Polda Jateng, Kombes Pol R Setijo Nugroho menyampaikan keberhasilan Ditpolairud Polda Jateng ungkap kasus penyelundupan benih lobster dengan TKP Kabupaten Cilacap. (29/9)

 

Kapolda mengatakan, pengungkapan kasus itu berdasarkan laporan informasi tentang pengambilan, pendistribusian, penjualan BBL (Benih Bening Lobster) di kawasan perairan Cilacap.

 

Selanjutnya, Kapolda menerangkan, Team  Subdit Gakkum Ditpolariud Polda Jateng langsung melakukan pendalaman terkait informasi tersebut.

 

"Berawal dari pendalaman dan pengamatan terhadap nelayan BBL di perairan Cilacap, ternyata banyak nelayan yang melakukan kegiatan mencari BBL (Benih Bening Lobster), dan selanjutnya di lakukan penyelidikan terhadap oknum nelayan yang akan melakukan pengumpulan BBL (Benih Bening Lobster)," kata Kapolda.

 

Selanjutnya pada Selasa 31 Agustus 2021, tim Subdit Gakkum Diplorairud Polda Jateng melakukan pembututan dan penghentian dan dilanjutkan pemeriksaan terhadap mobil Avanza Nopol R 9474 PK yang dikendarai oleh YPD, di Jalan Jeruk Legi No 72 Cilacap.

 

"Pada saat dimintai keterangan oleh petugas, diperoleh hasil, bahwa benar sopir mobil Avanza Nopol R 9474 PK adalah YPD, dengan membawa BBL (Benih Bening Lobster) dalam sebuah kardus bungkus rokok berjumlah kurang lebih sebanyak 9.320 ekor," terang Kapolda.

 

Lanjut Kapolda, adapun rincian BBL Jenis mutiara sebanyak kurang lebih 1.200 ekor, dan BBL jenis pasir kurang lebih 8.120 ekor.

 

"Saat ini tim sudah melakukan pengamanan terhadap sopir dan mobil Avansa Nopol R 9474 PK, beserta BBL (Benih Bening Lobster ) sejumlah kurang lebih 9.320 ekor yang diduga akan diselundupkan keluar negeri," ungkap Kapolda.

 

Pelaku dikenakan pasal 92 Jo pasal 26, ayat 1 Undang Undang RI no 11 tahun 2020, tentang cipta kerja tentang perubahan atas UU RI no 45 tahun 2009, tentang perubahan atas UU RI no 31 tahun 2004 tentang perikanan.

 


"Pelaku diancam hukuman 8 tahun penjara, dengan denda Rp1,5 miliar. Kami berharap kejadian ini jangan terulang lagi, dan Polda Jateng tidak akan segan-segan menindak pelaku tindak kejahatan apa pun di wilayah hukum Polda Jateng," tandasnya.

 

Sebagai upaya pelestarian budidaya lobster, dalam konferensi pers itu Kapolda Jateng menyerahkan secara simbolis bibit bening lobster kepada Muh Arifin selaku Plt. Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara

 

(Trankonmasi Tim).

Peduli Kesehatan Warga, Babinsa Blusukan Ke Pasar Dadakan

 


Jepara, lpktrankonmasi.com

 

Babinsa Desa Gelang koramil 08/keling laksanakan imbauan dan pembagian masker di pasar dadakan di Jln Glingsem Tunahan, Pasar dadakan yang berdiri di kanan kiri jalan ini di kelola oleh warga sekitar untuk mencukupi kebutuhan  ekonomi, Senin (27/09/2021.

 

Di masa perpanjangan masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bersekala Mikro level 2 wilayah kabupaten Jepara guna memutus penyebaran Covid-19 di wilayah teritorial binaannya, diantaranya bertempat di wilayah Desa Gelang.

 

Serma Rudi Babinsa Desa Gelang dengan kepedulian yang sangat tinggi terhadap warganya agar terhindar dari penularan virus Covid-19, bagikan masker serta berikan himbauan kepada pedagang dan pembeli pasar untuk tetap memperhatikan Protokol kesehatan melakukan himbauan serta edukasi kepada warga binaan teritorialnya dalam menerapkan protokol kesehatan.

 

Apalagi kepada warga yang kurang peduli terhadap Protokol Kesehatan, terutama kurang pedulinya dalam pemakaian masker, untuk Serma Rudi Bagikan masker agar para pedagang terhindar dari penularan virus Covid-19, ujar Serma Rudi.

 

“Hal terpenting dalam melakukan sosialisasi protokol kesehatan Babinsa Desa Gelang mengatakan, bahwa perlunya kesadaran yang tinggi dari warga masyarakat ditingkat RT/RW dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan berpedoman pada 5M (Memakai Masker, Mencuci tangan menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas), juga melaksanakan 3T (tracing, testing, dan treatment) agar PPKM Mikro yang dilakukan Babinsa menunjukkan peningkatan dalam mengurangi penyebaran Covid-19 tersebut.

 

Lanjut Babinsa Gelang, pada pelaksanaan PPKM Skala Mikro ini perlu perhatian khusus, yang terpenting komitmen bersama  dalam menjalankan protokol kesehatan untuk menuju masyarakat sehat, aman dan produktif, pungkasnya.


(J Trankonmasi Tim)


Vaksinasi Dosis 2 Polres Magelang di Enam Lokasi Berlangsung Sukses


 MAGELANG, lpktrankonmasi.com

 

Gelaran vaksinasi Polres Magelang di 6 (enam) lokasi berlangsung sukses, Sabtu (25/09/2021). Adapun keenam lokasi tersebut adalah Gerai Vaksin Presisi Polres Magelang, Gerai Polsek Salaman, Puskesmas Dukun, Puskesmas Kota Mungkid, Puskesmas Ngluwar, dan vaksinasi massal di Kompleks Pasturan Van Lith Muntilan.

 

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun melalui Kasi Humas IPTU Abdul Muthohir menjelaskan dari keenam lokasi tersebut berhasil disuntik Vaksin Dosis 2 sebanyak 1.248 orang dan 1 orang Vaksin Dosis 3.

 


Muthohir merinci di Gerai Vaksin Presisi Polres Magelang sebanyak 42 orang, Gerai Polsek Salaman sebanyak 84 orang. Kemudian di Puskesmas Dukun tervaksin 112 orang, di Puskesmas Kota Mungkid 336 orang, dan di Puskesmas Ngluwar sebanyak 85 orang.

 

“Sedangkan vaksinasi massal di Pasturan Van Lith Muntilan berhasil disuntik Vaksin Dosis 2 sebanyak 589 orang dan 1 orang disuntik Vaksin Dosis 3,” terang Muthohir.

 

Dari keseluruhan jumlah tervaksin menghabiskan 87 vial Vaksin Moderna isi 14 dosis dan 7 vial Vaksin Coronavac isi 2 dosis tiap vial.

 

Dengan bertambahnya hasil vaksinasi tersebut maka sampai Sabtu tanggal 25 September 2021, Polres Magelang telah berhasil memvaksin sebanyak 64.905 warga masyarakat Kabupaten Magelang.

 


“Rinciannya 45.798 orang Vaksin Dosis 1, kemudian 19.033 orang Vaksin Dosis 2 dan 74 orang Vaksin Dosis 3,” pungkas IPTU Abdul Muthohir.


(Trankonmasi Tim)

GJL Gelar Bincang Malam : “Mewujudkan Pemilu yang Bersih, Adil dan Jujur Tanpa Money Politik.”

 


Jepara, lpktrankonmasi.com

 

Dalam rangka mewujudkan pemilu yang no money politic LSM Gerakan Jalan Lurus (GJL) menyelenggarakan acara bincang malam dengan mengambil tajuk  “Mewujudkan pemilu yang bersih, adil dan jujur tanpa money politik.”  Acara bincang malam digelar D’Anglo, Sabtu (25/9/2021).

 

Dengan niat ingin turut berpartisipasi dalam menciptakan pemilu yang bersih dan berintegritas, karena ini menjadi tanggungjawab semua elemen bangsa. Bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah,  penyelenggara pemilu maupun kontestan, melainkan semua warga negara bertanggungjawab untuk mewujudkan pemilu yang bersih tanpa adanya money politic.

 

Turut hadir dalam acara bincang malam penyelenggara pemilu di Kabupaten Jepara. Baik KPU mapun Bawaslu serta perwakilan partai politik dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) , ALMI (aliansi lintas media Indonesia yang ada di Jepara.

 

Dalam acara bincang malam tersebut salah seorang peserta yang tidak mau disebut identitanya menyampaikan, bahwa untuk mewujudkan no money politic dalam pemilu harus dimulai dari sekarang.

 

“Untuk menghasilkan output yang baik dari pemilu, maka prosesnya pun harus dilakukan dengan baik. Untuk itu ada tanggungjawab kita bersama untuk mewujudkannya,” katanya.

 

“Peran pendidikan politik kepada masyarakat tidak melulu menjadi tugas partai politik dan penyelenggara pemilu, tetapi juga pihak-pihak lain seperti LSM,” terangnya.

 

“Kami mengapresiasi LSM termasuk GJL ini yang telah ikut serta memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” lanjutnya

 

“Undang-undang sebenarnya sudah mengatur sedemikian agar tidak terjadi money politik. Akan tetapi, nyatanya hal itu masih juga terjadi. Ini menjadi tugas kita bersama agar pemilu menghasilkan produk yang baik,” pungkasnya.

 

(J Trankonmasi Tim)


Moch Wijdan Tokoh Pantura Mandiin ODGJ Yang Berkeliaran di Ketapang Sampang

 

Moch Wijdan, Kepala Desa Mandiin ODGJ Yang Sering Berkeliaran di Ketapang, Sampang (Foto: Screnn shot video)


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Viral diberbagai media sosial bahwa tokoh pantai Utara Sampang ialah Moch Wijdan, Kepala Desa Ketapang Daya dengan dibantu aparat kepolisian dan juga TNI merawat dan memandikan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Polsek Ketapang, Sampang, Madura, Sabtu (24/09/2021)

 

Berawal dari postingan salah satu penghuni group What's App, sembari diberi keterangan. Kades Ketapang Daya, Kapolsek Ketapang, Danramil Ketapang saat ini lagi merawat dan memandikan orang gila yang sering telanjang di pinggir jalan. Saat ini orang gila tersebut sedang dikirim ke Dinas Sosial Kabupaten Sampang," ungkapnya lewat pesan suara.

 

Berdasarkan pantauan media ini diketahui sebelumnya, ODGJ tersebut sering berkeliaran sembari tidak mengenakan baju (telanjang) di jalan raya tepatnya di depan Rumah Sakit Daerah (RSD) Ketapang Sampang.

 

Banyak sekali warga yang mengapresiasi perbuatan Kepala Desa Ketapang Daya ialah Moch Wijdan yang juga Ketua Asosiasi Kepala Desa di Kecamatan Ketapang, Sampang.

 

"Ya Allah, Kepala Desa Ketapang Daya ini emang jiwa malaikat. Semoga dilimpahkan rezeki dan juga kesehatannya," singkat  salah satu warganet.

 

Guna mencari tahu bagaimana cerita selengkapnya, wartawan lpktrankonmasi.com menghubungi Moch Wijdan, Kades Ketapang Daya.

 

Ia membenarkan, bahwa dirinya memandikan orang dengan gangguan jiwa yang sering berkeliaran di Kecamatan Ketapang Sampang.

 

"Kami dibantu oleh aparat kepolisian dan juga TNI serta petugas kesehatan. Setelah itu orang dengan gangguan jiwa tersebut, kami kirim ke Dinsos Sampang supaya disana mendapatkan perawatan lebih lanjut," jelasnya.

 

Menurut Moch Wijdan, dirinya merasa kasian dikarenakan ODGJ tersebut berkeliaran. Dan saya yakin mereka bisa sembuh dan sadar serta punya hati. Kalau diperhatikan, insyallah pasti bisa sembuh," tegas Moch Wijdan. 


(Ries)


Tak Ada Intimidasi Patroli Polisi Di Wadas Purworejo, Murni Bersifat Rutin Dan Aksi Sosial


 

SEMARANG, lpktrankonmasi.com

 

Polda Jateng menyayangkan adanya isu negatif tentang kegiatan patroli rutin di Desa Wadas, Purworejo, yang dikesankan bahwa polisi melakukan intimidasi dan membuat trauma masyarakat.

 

Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan kegiatan yang dilaksanakan personil Polres Purworejo di Desa Wadas murni patroli rutin ditambah mendatakan warga penerima bantuan BPTKLW (Bantuan Tunai Pelaku Usaha PKL dan Pemilik Warung),aksi membagikan masker serta bahan sembako ke masyarakat yang terdampak covid-19.

 

"Patroli polisi itu bermacam-macam bentuknya, ada patroli terbuka dan patroli tertutup. Patroli terbuka ada yang dilakukan Bhabinkamtibmas, petugas fungsi sabhara serta lalu lintas. Polsek setempat juga wajib melakukan patroli untuk antisipasi Kamtibmas," jelas Kombes M Iqbal.

 

Ditambahkan, dalam kegiatan tersebut polisi juga melakukan penyuluhan prokes, bagi masker dan memberikan bantuan pada warga yang membutuhkan.

 

"Adapun BPTKLW adalah program bantuan pemerintah  bagi warga kecil agar usaha mereka tetap hidup dan berkembang di masa pandemi," tandas Kabidhumas.

 

Kombes M Iqbal menjelaskan, apabila masyarakat melihat ada petugas bersenjata melakukan patroli, itu merupakan prosedur tetap yang berlaku bagi fungsi sabhara termasuk di Polsek.

 

Ditambahkannya, kegiatan polisi melakukan aksi sosial dengan membagikan bahan sembako dan masker merupakan kegiatan rutin yang dilakukan di masa pandemi. Polisi juga berkewajiban membantu tugas pemerintah untuk percepatan penanggulangan covid-19.

 

"Saya rasa semua tahu bahwa Polri terlibat aktif dalam penanggulangan covid seperti melakukan penyuluhan, vaksinasi massal, bagi-bagi masker serta memberikan bansos pada warga yang terdampak wabah covid-19. Pendataan penerima bantuan BPKLW juga bagian dari percepatan pemulihan ekonomi warga di masa pandemi," ungkap Kabidhumas.

 

M Iqbal menyatakan apa yang dilakukan Polri di Desa Wadas adalah murni kegiatan patroli rutin antisipasi gangguan kamtibmas ditambah sejumlah kegiatan yang sejalan dengan program pemerintah bagi masyarakat di masa pandemi covid-19.

 

Pihaknya amat menyayangkan apriori sejumlah oknum warga atas kegiatan yang dilakukan personil Polres Purworejo tersebut.

 

"Ada pun aksi penghadangan sejumlah oknum pemuda warga wadas yang menutup jalan dengan sepeda motor saat polisi hendak kembali dari patroli, amat kami sayangkan," ungkap Kabidhumas.

 

Permasalahan itu, tambahnya, sudah diselesaikan Kasat Binmas Purworejo, Kompol Prayogo, dengan menjelaskan maksud dan tujuan patroli.

 

"Kelompok pemuda itu akhirnya menerima penjelasan polisi dan kemudian membuka blokade serta mempersilahkan patroli polisi melanjutkan perjalanan patroli ke desa lain," imbuh Kabidhumas.

 

Terkait tentang adanya sejumlah warga yang menolak rencana kegiatan penambangan andesit di wilayah desa setempat, Kabidhumas menyatakan pihaknya memahami benar hal itu.

 

Menurutnya, aksi pro kontra terhadap suatu kegiatan atau kebijakan adalah hal yang lumrah di negara demokrasi. Polri menghormati hak setiap warga negara dan siap melindungi keselamatan warga dengan memelihara stabilitas kamtibmas sesuai amanat konstitusi.

 

"Masalah pro kontra warga bisa diselesaikan lewat jalur hukum atau musyawarah. Namun apa yang dilakukan Polri di Wadas murni melaksanakan patroli dan kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya di masa pandemi covid-19 ini," tegas Kabidhumas.

 

Kehadiran Polri di masyarakat, tambahnya, adalah untuk memberi rasa aman di masyarakat sekaligus untuk memberi efek pencegahan bagi pelaku tindak pidana agar tidak melakukan tindak pidana di suatu wilayah.

 

 (Trankonmasi Tim).

Sinergitas TNI Polri Nyata Dalam TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0719/Jepara


 

Jepara, lpktrankonmasi.com

 

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III  di desa ujung pandan, Kecamatan Welahan, sebagai bentuk wujud nyata kebersamaan antara TNI dan Polri dalam membangun Desa.

 

Serma Nur Afandi yang mengikuti giat TMMD Sekuyung Tahap III  menyebut bahwa sinergitas dan soliditas TNI – Polri dan masyarakat ternyata bukan sebagai slogan semata, Jum’at  (24/9/2021)

 


hal ini diwujudkan oleh sejumlah prajurit TNI dan anggota Polri serta masyarakat yang tergabung dalam Satgas TMMD sengkuyung Tahap III yang dilaksanakan di Desa ujung pandan, Kecamatan welahan.

 

Lanjut dikatakan Bati Bakti TNI kodim 0719/Jepara Serma Nur Afandi  Kegiatan TNI manunggal membangun desa bukan hanya untuk membangun infrastruktur saja, melainkan sebagai bentuk wujud sinergitas TNI dan Polri serta masyarakat guna mewujudkan pemerataan di pelosok negeri.

 

“Sinergitas begitu nyata, Mereka semua baik dari TNI Angkatan Darat, Laut, Udara dan Polri serta masyarakat bersatu padu membangun desa,” Ucapnya.

 


Tidak hanya pada saat melaksanakan pengerjaan sasaran fisik namun mereka juga berbaur dan tinggal bersama di rumah masyarakat di lokasi TMMD sebagai anak asuh dari warga yang rumahnya ditempati selama pelaksanaan TMMD, Tandasnya.

 

(J Trankonmasi Tim)

 

Salatiga : Arisan Bodong Ala RA Raup 4,5 M Terancam Pidana


 

Salatiga, lpktrankonmasi.com

 

Kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan modus lelang arisan online yang beberapa waktu lalu sempat menghebohkan Kota Salatiga akhirnya berhasil diungkap Sat Reskrim Polres Salatiga Polda Jateng, Jumat (24/9/2021).

 

Pers rilis atas kasus ini dihadiri oleh Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. Iqbal Alqudusy di wakili oleh Kasubbid Penmas AKBP Dwi Retnowati dan Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Nanung Nugroho.

 

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengungkap penangkapan ini berawal dari laporan korban berinisial F (48) yang turut menjadi salah satu korban dalam arisan bodong yang dijalankan tersangka RA.

 

"Pelapor F sudah kenal dengan tersangka RA kemudian terjalin komunikasi sampai dengan ada perjanjian kesepakatan di tanggal 12 Agustus bahwa uang yang diberikan dari pelapor akan dilipat gandakan atau dilebihkan oleh tersangka,"terang Indra.

 


lebih lanjut Indra menjelaskan pelapor F dan RA juga melakukan perjanjian kesepakatan yang sama sebanyak 10 kali yaitu dengan cara mentransfer ke Rekening terduga tersangka hingga total Rp. 71.300.000,- ( Tujuh Puluh Satu Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah) dengan iming-iming bahwa RA akan melebihkan uang tersebut.

 

"Pada saat pelapor akan menagih janji bahwa uang tersebut akan dilebihkan namun saat mendatangi rumahnya tersangka sudah tidak ada, rumah itu juga  sudah didatangi oleh banyak orang yang turut menjadi korban lelang arisan, atas kejadian tersebut F melaporkan kejadian tersebut ke Polres Salatiga untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut,' ungkapnya.

 


Beberapa Korban yang turut melapor Ke Polres Salatiga diantaranya FH, Warga Derekan Pringapus Kab. Semarang dengan Kerugian Rp.500.000.000,-, NA, Warga Ngaglik Argomulyo kerugian Rp. 341.450.000, ADR, Warga Mangunsari Kec. Sidomukti, Kerugian Rp.160.000.000,- APL, warga Karang Duwet Tingkir, Kerugian Rp.7.200.000,- NA warga Ngalik Argomulyo, Kerugian Rp. 341.450.000,- IA , warga Modangan, Sidorejo, Kerugian Rp.2.473.200.000,- warga FP Barukan Kab. Semarang, Kerugian. Rp. 357.700.000,- AK, waga Le Ledok Agomulyo, Kerugian Rp. 316.300.000,- dan MA, warga Popongan Bringin, Kerugian Rp. 171.100.000,-, 

 

Total kerugian yang diderita para korban sebesar Rp. 4.668.400.000,- ( Empat Milyard Enam Ratus Enam Puluh Delapan Juta Empat Ratus Ribu Rupiah ).

 

Untuk mempertangung jawabkan perbuatanya RA  dikenakan Pasal 362 KUHP atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

 

(J Trankonmasi Tim)