Warga Kota Tual dan Malra Sambut Tahun Baru 2022 “Pesta Kembang Api”

 


Maluku, trankonmasi.com


Warga Kota Tual dan Maluku Tenggara (Malra) menyambut detik-detik pergantian malam tahun baru 2022, meski dalam suasana Pandemi Covid-19 Jumat (31/12/2021) dini hari. 

Berdasarkan hasil pantauan Trankonmasi.com di Kota Tual dan Maluku Tenggara, warga kedua daerah tersebut berbondong-bondong berdatangan ke titik lokasi berkumpul. 

Titik lokasi berkumpul untuk warga di Malra, berada tepat di depan taman kabupaten, lebih tepatnya di daerah sekitar saraba. 

Adapun titik lokasi berkumpul warga Kota Tual, yang berdatangan di pengeringan pantai kiom Kecamatan Dullah Selatan. 

Opan (30) Warga Kota Tual mengaku, datang ke pengeringan pantai kiom atas inisiatif dirinya sendiri, untuk menyambut malam tahun baru 2022 bersama warga lainnya. 

Saya kesini untuk menyambut malam tahun baru berdasarkan kemauan sendiri, dan ini juga sebagai bagian dari rasa ucapan syukur selama tahun 2021.” ucapnya. 

Saya berharap semoga di Tahun 2022 Kota Tual, akan menjadi semakin lebih baik lagi.” kata dia menambahkan. 

Sekedar diketahui sebelumnya, Wali Kota Tual Adam Rahayaan, telah mengeluarkan larangan tidak merayakan pergantian tahun, dengan cara pesta menyalakan kembang api (petasan), 

Larangan tersebut berdasarkan, surat edaran Wali kota Tual No. 330/1231. Tertanggal 29 Desember 2021, yang ditandatangani oleh Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge.(JS)

SMAN 4 Semarang Gelar Rapat Dinas Pembagian Tugas Semester Genap TP.2021/2022



SEMARANG TRANKONMASI.COM

Menyongsong Pembelajaran  Tatap Muka (PTM)  Semester Genap di awal tahun 2022, SMA Negeri 4 Semarang menggelar rapat dinas pembagian tugas mengajar Tahun Pelajaran 2021/2022 bertempat di Aula utama sekolah, jalan Karangrejo raya 12A, Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang  Jumat (31/12/2021).

Rapata diikuti 56 tenaga pengajar beserta 19 karyawan yang dilaksanakan secara luring/tatap muka. Hal ini dilakukan karena Kota Semarang sudah memasuki PPKM  level 0.

Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra.Wiji Eny Ngudi Rahayu M.Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur bahwa SMAN 4 Semarang telah menerima penghargaan dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) berupa Anugrah Green School 2021, Kita masuk 10 besar Green School tingkat nasional yang diselenggarakan Unnes," ucapnya.


" Ini melengkapi keberhasilan kita semua bahwa kita diberi penghargaan juga sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional oleh Kementerian Lingkungan Hidup ," terang Eny.

Kami ucapkan terima kasih kepada bapak ibu guru semua atas kebersamaan ini, karena dengan kebersamaan kita dapat mencapai apa yang kita harapkan. Tentu ini semua memberi motivasi pada kita semua untuk terus menjadikan SMA Negeri 4 Semarang memiliki prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik.


Lebih lanjut Eny menjelaskan  ditahun 2021 SMAN 4 Semarang dapat mempersembahkan tiga medali sekaligus gold, silver serta perunggu bagi siswa kita berprestasi, gurunya juga sebagian berprestasi, sekolahnya juga berprestasi.

Dengan tulus ikhlas kita semua dapat meraih penghargaan di penghujung tahun 2021, dua sekaligus penghargaan. SMA Negeri 4 Semarang ditahun 2021 terserap di Perguruan Tinggi  90 persen baik melalui jalur SNMPTN,SBMPTN maupun melalui jalur Mandiri," ujarnya.

Kami ucapkan terima kasih pada semua bapak ibu guru bisa mencetak, meluluskan peserta didiknya yang sebagian besar ke Perguruan Tinggi.

Dari 1000 sekolah se-Indonesia SMA Negeri 4 Semarang 

ditingkat nasional menempati peringkat 117, untuk tingkat Provinsi peringkat 18, saya sangat mengapresiasi pada semua guru atas kerja kerasnya serta perhatian pada anak anak yang luar biasa " tegas Eny.

Menurutnya proses ini akan di teruskan baik melalui pengawasan , supervisi maupun evaluasi. Kita laksanakan pembelajaran secara tuntas melalui kurikulum 13 menjadi bekal kita pada pembelajaran disemester genap/2, karena semester genap merupakan penentuan prestasi belajar selama satu tahun untuk mengetahui naik atau tidaknya seorang siswa," ungkap Eny.

Kita akan melaksanakan PTM pada semester genap dalam dua shift. Untuk shift pertama dilaksanakan mulai pukul 07.00 - 09.00 secara blended learning ada empat mata pelajaran  setiap mapel durasi 30 menit.

Pada shift kedua kita mulai pukul 10.00 - 12.00, namun pada shift kedua mata pelajarannya berbeda. " Ini untuk menghindari bapak ibu guru jenuh dengan mata pelajaran yang sama," imbuh Eny.

" Mari kita terus tingkatkan kualitas kinerja kita untuk peserta didik kita.

Kita sikapi kelebihan dan kelemahan blended leaening, karena keadaan masih dalam masa pandemi, namun terus kita tingkatkan pembelajaran pada ramah anak. Kita ditunjuk menjadi sekolah ramah anak. 


" Mengajarnya yang happy, tidak ada bahasa yang provokatif, dengan bahasa bahasa yang mungkin menyakitkan anak, kita hindari itu," tutup Eny.

Usai sambutan dilanjutkan dengan pembagian tugas mengajar semester genap Tahu Pelajaran 2021/2022 yang di pimpin Waka kurikulum SMA Negeri 4 Semarang, Ririn Masrikah,S.Pd.


  &Taufiq

Jelang Tahun Baru 2022, Disporabudpar Sampang Monitoring Serta Evaluasi Destinasi Wisata

 


Disporabudpar Bersama TNI Polri Saat Memantau Penerapan Prokes di Pantai Camplong, Sampang, Madura (Foto: Istimewa)


SAMPANG, lpktrankonmasi.com - Dalam rangka persiapan Tahun Baru 2022. Disporabudpar Kabupaten Sampang melakukan monitoring dan evaluasi di destinasi wisata di Kabupaten Sampang, Jum at (31/12/2021)


Dalam hal evaluasi dan monitoring ini Disporabudpar Sampang menerapkan gerjep (gerak cepat), gaspol (garap semua potensi), dan geber (gerak bersama).


H Marnilam Kepala Disporabudpar Sampang mengatakan, kita melakukan sosialisasi tentang aktivitas usaha, kami imbau kepada pengelola destinasi wisata di Kabupaten Sampang, karena lonjakan COVID-19 semakin meningkat. Maka kami mengintruksikan kepada pengunjung wisata agar tetap mematuhi protokol COVID-19. Seperti, pengecekan suhu badan dan juga diharuskan menggunakan masker serta mencuci tangan," katanya.


Menurutnya, intruksi dari Disporabudpar Sampang. Sudah sesuai dengan surat edaran menteri pariwisata Ekonomi kreatif no SE/3/M.K/2021 Tanggal 21 Desember 2021 tentang aktivitas Usaha Dan Destinasi Wisata pada saat perayaan natal dan tahun baru 2022.


"Maka dari pihaknya tidak bisa melarang masyarakat yang hendak berwisata saat libur akhir tahun nanti," ucapnya.


Dia juga menambahkan, dalam hal ini sudah ada ketentuan baru bahwasanya, untuk para pengunjung hanya dibolehkan sebatas 75% saja.


"Kita juga memberikan himbauan terhadap pengelola Destinasi Wisata tetap menerapakan (Sapta Pesona). Yakni, tetap memperhatikan keamanan para pengunjung, ketertiban, kebersihan, serta keindahan, Sapta Pesona ini unsur yang sangat penting," pungkasnya. (Ries)

Di Tahun 2021 Polres Jepara Raih Prestasi Program Sowanji



 Jepara, lpktrankonmasi.com - Pers rilis akhir tahun 2021 yang digelar di lantai 3 Gedung Serbaguna dibuka langsung oleh Kapolres Jepara AKBP Warsono, S.H., S.I.K., M.H dengan di hadiri Kasubag Humas AKP. Edi Purwanto Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kasat Shabara serta pejabat tinggi polres jepara dan awak media. 


AKBP Warsono dalam konfirmasi terkait Pers rilis akhir tahun 2021 dalam konfirmasinya mengatakan, " Pers rilis ini gunanya untuk menyampaikan beberapa informasi publik yang telah dilaksanakan oleh polres Jepara, baik itu dari gangguan kamtibmas maupun kegiatan yang telah dilaksanakan oleh polres Jepara, " Ucap Kapolres. 



Secara gangguan kamtibmas Jepara tahun relatif turun dari pada tahun sebelumnya, upaya-upaya yang telah kami lakukan, baik itu upaya preventif, represif, dan koersif. Selain itu polres jepara juga mendapatkan torehan prestasi-prestasi dari hasil inovasi Kapolres Jepara dengan program Sowanji (sholawat dan ngaji), Tim Cekatan ( cegah kejahatan), travel vaksin (penjemputan vaksin lansia), ngaji Al Qur'an tahanan, vidio call virtual tahanan dengan Kapolres, bedah rumah, dan lain-lain yang sangat membawa nilai positif bagi masyarakat jepara



Tambahnya, kedepan kami memohon dukungan dari semua element masyarakat, baik tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat, guna mendukung tugas pokok polri khususnya untuk kemajuan dan keamanan wilayah hukum polres jepara. Semoga di tahun kedepan kita semua diberikan kesehatan dan  termotivasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat jepara, "Pungkas Kapolres


(Trankonmasi  Tim Jepara)

Malam Tahun Baru 2022, PKL di Sampang Tak Boleh Berjualan

 



Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Menjelang malam tahun baru 2022 menjadi moment yang sangat ditunggu-tunggu bagi sebagian pegiat usaha, seperti halnya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Jum at (31/12/2021)


Pasalnya menurut keterangan PKL Sampang, menjelang malam pergantian tahun baru diyakini dagangannya akan ramai dengan pembeli yang hendak menikmati malam tahun baru. Karena, setiap tahun baru sebelumnya omset pengasilan setiap malam tahun baru meningkat. 


Menurut salah seorang PKL yang berinisial P bahwasanya setelah menerima surat edaran himbauan dari Satpol PP, harapan tersebut seakan hilang, lantaran Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Sampang, diintruksikan oleh Pemkab Sampang melalui Satpol PP dengan memberikan surat edaran himbauan kepada sejumlah PKL di Sampang untuk tidak berjualan. Untuk menjahui kerumunan melihat virus COVID-19 yang masih belum hilang. 


Anggapan PKL, kami sangat kecewa, bukan saya saja. Tapi, yang lainnya juga pasti kecewa. Padahal di malam tahun baru ini yang kita harapkan omset dagangan meningkat, karena banyak orang-orang yang tidak pernah keluar, jadi keluar sekedar untuk jajan,"kata seorang PKL yang beranisia P.


Semantara menurut M. Suadi Asyikin Kabid Trantibun dan Linmas Satpol PP Sampang, menjelaskan jika hal tersebut, menindaklanjuti intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada saat Natal tahun 2021 dan tahun baru 2022.


Pada bab ke 1 huruf F berbunyi "Melaksanakan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan ditempat-tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan, diantaranya Gereja/tempat yang difungsikan sebagai tempat ibadah pada saat perayaan Natal tahun 2021, tempat perbelanjaan dan tempat wisata local,"kata M. Suadi Asyikin Kabid Trantibun dan Linmas Satpol PP Sampang,(28/12/2021).


Selain itu, ucap M. Suadi Asyikin, dalam ketentuan huruf H nya berbunyi "Menutup semua alun-alun pada tanggal 31 Desember tahun 2021 sampai dengan 1 Januari 2022,"sebutnya


Daripada itu, tambah M. Suaidi Asyikin, pihaknya menghimbau kepada semua Pedagang Kaki Lima (PKL) agar tidak berjualan selama 2 hari mulai tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan tanggal 1 Januari 2022.


"Karena pada saat malam tahun baru, akan di lakukan pemadaman lampu jalan, dan pengamanan untuk mencegah timbulnya kerumunan. Jadi kami tegaskan kembali ini hanya sebatas himbauan saja, apabila ada PKL atau Resto yang masih berjualan dan menimbulkan kerumunan, nanti kami akan pecah kerumunannya, bukan pedagangnya,"ucapnya. (Rosy)

Anak Bawah Umur di Banyuates Sampang Ditodong Pistol Sepedanya Dibawa Kabur

Foto ilustrasi 

Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Anak dibawah umur Tirto (Nama Samaran) berasal dari Desa Banyuates. Ditodong pistol oleh orang tidak dikenal (OTK) setelah itu sepeda motornya Beat bernopol M 3074 PA dibawa lari. Tepatnya, di Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Kamis (30/12/2021) sekira pukul 10.00 pagi


Tirto hingga saat ini masih trauma, serta mentalnya terganggu. Aby Rahmad orang tua Tirto menjelaskan kepada media ini, awalnya anak saya itu, mau masuk ke halaman rumah di Utara kantor Kecamatan Banyuates. Namun, secara tiba-tiba dipanggil dua orang tidak dikenal mengendarai sepeda motor Scoopy warna merah. 


"Setelah itu kedua orang tersebut, meminta antar kepada anak saya ke Dusun Tlandung, Desa Asem Jaran. Dengan diimingi ongkos sebesar Rp 50.000, namanya anak kecil langsung tertarik dan bergegas dihantar," katanya.


Menurut Aby Rahmad, setelah nyampek di Desa Trapang, satu orang yang dibonceng oleh anak saya itu mengarahkan ke SMAN 1 Banyuates. Dengan alasan mau mengambil pancing ikan yang tertinggal.


"Setelah nyampai diselatannya gedung SMAN 1 Banyuates. Tepatnya, di pohon pisang. Tiba-tiba anak saya itu ditodong pistol di kepalanya. Sambil lalu berkata "Buruh Dulih Cong, Mun Tak Buruh Kakeh Mateh" (Bahasa Madura) yang artinya "Cepat lari Cong, kalau tidak lari kamu mati". Sontak, anak saya waktu lari terbirit-birit," ucapnya.


Dia mengaku kebingungan mau melapor ke aparat penegak hukum. Karena, sepeda motor Beat  yang dikendarai anaknya tidak dilengkapi dengan surat-surat. 


"Kami juga berharap kepada kepolisian agar bisa mengamankan desa ini, dari ulah-ulah orang sembarangan. Sedangkan, anak saya sekarang masih syok dan takut untuk berbicara," tegasnya. (Ries)

Puluhan Ormas dan LSM Tergabung FKSB Gelar Doa Dan Refleksi Akhir Tahun 2021

 


SEMARANG TRANLONMASI.COM


Dalam rangka merajut kebersamaan dan menyambut tahun baru 2022 puluhan ormas yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang menggelar Doa dan Refleksi akhir tahun dan resolusi tahun 2022 bertempat di Hall Balai Kota, jalan Pemuda no.148 Kota Semarang, Kamis (30/12/2021) mulai pukul 15.00 sampai 17.00 WIB.

Erwan Rahmad, M.Pd selaku Ketua Panitia Penyelenggara Doa dan refleksi akhir tahun 2021 menjelaskan FKSB menyelenggarakan kegiatan doa dan refleksi akhir tahun serta Resolusi tahun 2022 merupakan program FKSB Kota Semarang.

" Tujuannya adalah ormas dan LSM yang ada dikota semarang untuk selalu bersatu, guyup rukun dalam membangun kota semarang. Kondisi yang sudah bagus mari kita tingkatkan," terang Erwan.

Dirinya  memohon maaf bila dalam penyelenggaraan kurang berkenan bagi seluruh peserta, para pimpinan ormas dan LSM serta hadirin semuanya. Mari kita semangat  terus bagi Kota Semarang, menuju Semarang semakin hebat," tutup Erwan.

Sementara Ketua FKSB Kota Semarang H.AM.Jumai,SE.MM dalam sambutannya mejelaskan Ormas dan.LSM Kota  Semarang memiliki kepedulian tentang kota semarang. Hari kita selenggarakan doa dan refleksi akhir tahun.

Evaluasi kita di tahun 2021 banyak hal hal kekurangan, kesalahan maka perlu kita perbaharui apalagi diera 2020/2021 kita dihadapkan dengan pandemi, semua terdampak, ekonomi terdampak, sosial terdampak," ucap Juma'i.

Maka di 2022 kita harus menapak menjadikan masyarakat Kota Semarang adalah masyarakat yang tangguh dan ekonominya semakin  tumbuh.

Menurutnya dengan adanya  refleksi ini kegiatan kegiatan ormas dan LSM di Kota Semarang sebanyak 279 baik ormas skala menengah maupun skala atas semuanya kompak dan guyup dengan slogan Bergerak bersama membangun Kota Semarang yang semakin hebat.

Lebih lanjut Juma'i mengungkapkan dengan keguyupan kemarin kita menyelwnggarakan kegiatan Ormas Expo tidak hanya mendapatkan perhatian dari tokoh tokoh di Kota Semarang akan tetapi tokoh secara nasional memperhatikan keguyupan dikota Semarang sebelum diadakan expo.

Berdasarkan cacatan kami penyelenggara ormas expo pertama kali didunia itu ada dikota Semarang. Jadi tidak hanya secara nasional tapi di dunia yaitu dikota semarang," imbuh Juma'i.

Dan yang menyelenggarakan Ormas Award penghargaan terhadap Ormas itu juga pertama kali di Kota Semarang. Terakhir kita menyelenggarakan Ormas Award di 2017 pertama kalinya.

Kami konsultasi pada Kakesbangpol Kota Semarang Bapak Abdul Haris  bahwa tahun 2022 akan diselenggarakan Ormas Award akan tetapi karena efisiensi anggaran sementara ditangguhkan karena masih dalam situasi pandemi," pungkas Juma'i.

Pada kesempatan sama Walikota Semarang Dr.H.Hendrar Prihadi,SE.MM mengatakan temen temen dan  para tokoh yang ada di kota semarang berkumpul dan merefleksi diri, ini yang paling penting . karena ada saja egonya manusia ini selalu berbicara sebuah keakuan padahal potretnya adalah orang lain melihat diri kita," ucapnya.

Namun kalau temen temen kumpul merenung dan merefleksi hari ini saya sangat mengapresiasi.Mudah mudahan hari lebaih baik hari kemarin dan hari esok tahun 2022 Insya Allah lebih baik dari tahun ini.


Hendi sapaan akrab Walikota Semarang menyampaikan beberapa hal diantaranya Pemkot Semarang pasti sangat terbuka dan memberikan ucapan terima kasih masukan dari kawan kawan bahwa FKSB menjadi sebuah alternatif solutif kebijakan masyarakat kota Semarang.


Persoalan sekarang adalah covid-19, maka saya mohon maaf pembangunan normartif ditahun 2019. 

Kalau kita mau membuka ruang gas seluas luasnya mengadakan kegiatan sosial,budaya dan ekomomi maka kesehatan harus clear. dan kesehatan ini kita sudah dua tahun diberikan sebuah pengalaman oleh Allah SWT yaitu covid19, kemudian  perlahan lahan bisa kita hindari dengan cara mematuhi protokol kesehatan dan percepatan vaksin. 


Harapan saya kedepan mari kita terus edukasi kita, keluarga kita. kalau ini dijaga dengan baik angka covidnya selalu rendah,semarang selalu di PPKM level1 maka kita bisa membahas yang namanya kegiatan sosial budaya ekonomi dengan baik," imbuh Hendi.

Untuk tahun 2022 semakin baik untuk kota Semarang semakin hebat jawa tengah yang gayeng dan Indonesia yang semakin maju," pungkas Hendi.


   &Taufiq

Kurang Dari 24 Jam, Kelompok Pemuda Yang Viral Membawa Sajam Di Salaman Berhasil Dibekuk Polisi*

 


MAGELANG, lpkrrankonamasi.com


Sempat viral di media sosial sekelompok pemuda yang membawa senjata tajam dengan mengendarai sepeda motor di wilayah Kecamatan Salaman Selasa, 28/12/2021 malam.


Terkait hal tersebut, Polres Magelang bergerak cepat mengusut peristiwa yang membuat resah warga Kabupaten Magelang.


" Kurang dari 24 jam, 3 orang tersangka yang membawa senjata tajam dapat kita amankan. Semuanya berstatus pelajar dan masih di bawah umur," kata Kasat Reskrim Polres Magelang, AKP Muhammad Alfan, S.I.K, Kamis (30/12/2021).


Alfan mengatakan lokasi yang viral di media sosial tersebut, terjadi di jalan raya depan SMPN 1 Salaman, masuk Dusun Jurusawah Desa Menoreh Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang.



"Awalnya ada sekelompok anak yang nongkrong di halte sekitar lokasi tersebut pukul 22.30 wib,  kemudian ada 7 motor yang datang dari arah Borobudur menyalakan kembang api yang diarahkan ke anak yang nongkrong tadi," lanjutnya.


Tidak hanya menyalakan kembang api, kelompok pengendara motor tersebut juga mengeluarkan senjata tajam jenis clurit yang diacungkan dan diseret di jalanan sambil pergi ke arah Borobudur.


" Dari keterangan yang kami kumpulkan, berawal dari sebuah tantangan untuk tawuran melalui  

media sosial,, namun ketika ditunggu di lokasi penantang tidak kunjung datang " imbuhnya.



Karena peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial sehingga menimbulkan keresahan, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Magelang bersama Unit Reskrim Polsek Salaman melakukan penyelidikan.


" Tim mendapatkan  informasi kelompok motor yang membawa Sajam tersebut, kemudian Tim melakukan upaya penyelidikan berupa pemeriksaan saksi-saksi, analisa video dan pengecekan CCTV," ungkapnya.


Pada Rabu, (29/12/2021) sekitar pukul 15.00 Wib. Tim dapat mengamankan para

pelaku beserta barang bukti berupa 3 buah Sajam jenis clurit.


"Pelaku kita kenakan dengan Pasal 2 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 Tentang Membawa Sajam Dengan Melawan Hukum, Ancaman Hukuman pidana paling lama 10 Tahun Penjara," tandasnya.


Sementara Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun menegaskan akan melakukan tiindakan tegas kepada siapapun yang mengganggu ketertiban dan  ketentraman di Wilayah Polres Magelang.


"Siapapun yang mengganggu Kamtibmas di wilayah Polres Magelang, akan kami  lakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur yang berlaku," tegas Kapolres.


Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama pelajar agar tetap  fokus kepada kegiatan belajar serta menghindari kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri.



" Saya himbau kepada adik-adik pelajar, fokus saja dalam belajar dan meraih cita-cita. Hindari kegiatan-kegiatan. Yang dapat merugikan diri sendiri. Ingat tawuran bukan budaya masyarakat Kabupaten Magelang," tambah Kapolres.


(Trankonmasi Ti

BANG JAPAR Apel Kesiapsiagaan Dan Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana di Padepokan Ciliwung Condet Kramat Jati Jaktim .


 

Jakarta.lpk.Trankonmasi.com


Organisasi Bang Japar yang di Komandoi oleh Ketua Umum Hj. Fahira Idris,SE.,MH yang juga Anggota DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta hari ini (30/12) di Padepokan Ciliwung Condet, Bantaran Kali Condet di Jl. H. Mursalih Nomor 99, RW 01, Kelurahan Balekambang, Kramat Jati Jakarta Timur mengadakan Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana di Wilayah Jakarta Timur.

.

Kegiatan Apel Kesiapsiagaan Dan Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana ini berlangsung sukses dan lancar, pada (30/12/2021) yang dipimpin langsung oleh Hj. Fahira Idris,SE.,MH, dan dihadiri sejumlah tokoh yang terkait lainnya Bapak Gubernur yang diwakili Kepala Kesbangpol Jaktim, Walikota Jaktim yang di wakili Camat Kramat Jati, Lurah Balekambang, Kapolres Jaktim yang diwakili Kapolsek Kramat Jati, Pimpinan Pusat MTDS Darul Furqan, Kepala BPBD Provinsi diwakili, Perwakilan Dompet Dhuafa, Bang Ahmad Maulana Pimpinan Padepokan Ciliwung Condet, DMC, BPBD Jaktim, Bang Japar Komwil, Komcam, Komhan, Satgas dan Srikandi Bang Japar Se-Jaktim, Jajaran Pengurus Mako Pusat, Tim Rescue yang baru saja dikukuhkan, beserta seluruh keluarga besar Bang Japar. Apel Kesiapsiagaan Dan Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana

juga menghadirkan berbagai instansi terkait, dan relawan yang selama ini terlibat dalam penanganan bencana.

.

Dalam kesempatan itu, Fahira Idris Anggota DPD RI yang juga Ketua Umum Bang Japar yang hari ini bertugas sebagai Pembina Apel Kesiapsiagaan Dan Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana meminta Bang Japar untuk mengajak masyarakat agar bersikap waspada terhadap kemungkinan munculnya bencana alam dikampungnya masing-masing. Baik berupa bencana banjir, Kebakaran, tanah longsor, Air Rob atau musibah lainnya seiring sudah masuknya musim penghujan.

.

“Apel siaga ini diselenggarakan dengan tujuan agar ada sinergi dan kesiapan siagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan resiko terjadinya bencana alam di Jakarta khususnya. Meski demikian, kita tentunya berharap agar tidak ada bencana yang terjadi di tahun Penghujan kali ini, kita kencangkan Doa dan sadarkan masyarakat untuk yuk kerja bakti bersama-sama dikampungnya masing-masing,” ujar Fahira Idris dalam amanat dihadapan peserta Apel Kesiapsiagaan Dan Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana di Padepokan Ciliwung Condet.

.

Fahira Idris meminta agar Bang Japar berkoordinasi dan Kolaborasi bersama semua pihak dari Lurah, Camat, BPBD, PMI, Dinsos dan semua pihak kerelawanan untuk bersama-sama karena Bencana adalah masalah kita bersama. Untuk khusus kepada pihak pemerintah dan semua SKPD-nya untuk lebih sigap dalam penanganan bencana, alhamdulillah Bapak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah membuat sumur resapan, sudah bersama-sama untuk siap menghadapi musim penghujan, karena itu Ayo Bang Japar semua bergerak untuk bersama-sama Pemprov, Kecamatan dan Kelurahan kita bersiap dimusim penghujan kali ini. Upaya monitoring kondisi lapangan perlu terus dilakukan setiap saat,dan siap siaga seluruh peralatan keselamatan, meminta masyarakat untuk bersikap waspada terhadap kemungkinan munculnya bencana alam. Baik berupa bencana banjir, kebakaran, tanah longsor, Air Rob atau musibah lainnya seiring sudah masuknya musim penghujan.

.

“Mengingat terus terjadinya curah hujan, yang terus menerus, kita tidak tahu kapan terjadinya bencana, kita selalu siap siaga dan waspada”tutup Fahira Idris dalam sambutannya.

.

Musa Marasabessy,SH Komandan Wilayah Bang Japar Jakarta Timur menyampaikan akan mengikuti arahan dari Ibu Fahira Idris sebagai Ketua Umum, akan disampaikan kepada para Komandan Kecamatan dan Komandan Kelurahan untuk berkoordinasi dengan semua sektor, dan Alhamdulillah, Satgas Siaga Bencana hari ini resmi di kukuhkan oleh Ibu Fahira Idris, bismillah, kami Bang Japar Jakarta Timur akan terus sinergis, kolaborasi dan bersama-sama semua pihak kita berdoa agar musibah jangan sampai ada, tetapi kita bersiap-siap siaga untuk kemungkinan yang akan terjadi.

.

Yusuf Effendi Ketua Panitia Apel Kesiapsiagaan Dan Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana kali ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja bersama-sama dalam kegiatan kali ini, terima kasih Bapak Lurah, Camat, dan semua Tim kerjanya, Terima kasih Bapak Walikota dan Bapak Wakil Walikota, beserta semua SKPD yang hadir kali ini, terima kasih juga kepada Bapak Gubernur Anies Baswedan yang telah mendukung penuh kegiatan kali ini beserta Para Kepala Dinas di DKI Jakarta, khususnya kepala BPBD DKI Jakarta terima kasih suport dan dukungannya kami akan bersama-sama untuk menjaga kampung kami dari musibah dan kami bersiap-siap menjaganya. 

.

Gubernur DKI Jakarta yang diwakili Ahmad Jani Kepala Kesbangpol Jaktim menyampaikan terima kasih dan kami sangat mendukung penuh, kami akan laporkan kepada pimpinan kami Bapak Gubernur bahwa Bang Japar sudah ada Team Rescuenya.

.

Walikota Jakarta Timur yang di wakili oleh Bapak Rudi Syahrul Camat Kramat Jati Jaktim juga sangat mensuport dan mendukung kegiatan Apel Bencana oleh Bang Japar, kita berdoa, semoga curah hujan tidak tinggi agar musibah bisa kita hadapi, dan kalau nanti terjadi musibah maka Bang Japar akan didepan bersama kami.

.

Kapolres Jaktim yang diwakili dengan Ibu Tuti Aini Kapolsek Kramat Jati Jaktim mengucapkan terima kasih telah Apel Bencana, kami Polri akan terus mendukung dan akan bersama-sama masyarakat untuk menjaga Kamtibmas dan musibah dimasing-masing sektor.

.

Setelah selesai apel, di lanjutkan langsung melantik Satgas Kesiapsiagaan Dan Pasukan khusus Bang Japar dalam Penanggulangan Bencana yang kedepan akan dikukuhkan ke tingkat Kecamatan dan Kelurahan Se-Jakarta Timur diantaranya Bang Ponsu, Bang Didi, Bang Trio, Mpok Fitri dan Bang Johen Kadiv Sosial dan Bencana Mako Pusat Bang Japar yang nantinya akan langsung bergerak bersama-sama Para Lurah, Camat, Walikota di Jakarta Timur. Yang sebelumnya di berikan Penghargaan DPD RI dari Ibu Fahira Idris kepada Lurah Balekambang, Perwakilan Dompet Dhuafa dan Pimpinan Padepokan Ciliwung Condet. Kemudian, diberikan Souvernir Jam Dinding Bang Japar kepada Camat Kramat Jati, Kapolsek Kramat Jati, Pimpinan Pusat MTDS Darul Furqan, Dompet Dhuafa dan Pimpinan Padepokan Ciliwung Condet.

.

Berikut Ikrar Team Rescue Bang Japar.


Kami Team Rescue Bang Japar berikrar :


1. Kami Team Rescue Bang Japar ,SIAP terdepan dalam setiap musibah yang terjadi


2. Kami Team Rescue Bang Japar ,SIAP Berkolaborasi bersama-sama semua pihak, dari Pemerintah, Lembaga dan Masyarakat ,SIAP Bekerja Bersama-sama.


3. Kami Team Rescue Bang Japar akan membantu semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.


Kami berdoa kepada Allah SWT,


Semoga semua Keluarga Besar Bang Japar diberikan Kekuatan, Kelancaran dan Keberkahan dalam setiap menjalankan Tugas Kemanusiaan dimana saja berada. 


Semoga Jakarta dan Indonesia yang kita cintai dijauhkan dari musibah dan bencana. Amin


Jakarta, 30 Desember 2021.


Bang Japar .. SIAP .. 3x

Takbir .. Allahuakbar


(Rhagil by Bang Japar)

*Gelar Razia, Ditresnarkoba Polda Jateng Tutup Tempat Hiburan Yang Tak Patuhi Jam Operasional*


 

Semarang, lpktrankonmasi.com 


 Ditresnarkoba Polda Jateng bersama Ditsabhara, Biddokes, Bidpropam, Satresnarkoba Polrestabes Semarang  dan TNI serta BNNP Prov Jateng menggelar razia narkoba di tempat hiburan malam di Kota Semarang, Kamis  (30/12/21) dini hari. Operasi guna mencegah peredaran barang haram Narkoba sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


Dirresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Lutfi Martadian mengatakan, dalam operasi ditemukan beberapa tempat hiburan yang masih buka di atas ketentuan aturan Perwali terkait pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1 di Kota Semarang.


“Masih ada beberapa tempat hiburan yang beroperasi, apabila ditemukan penyalahgunaan narkoba ditempat hiburan tim kami langsung melakukan tes urin dan selanjutnya bila hasilnya positif menggunakan narkoba kita akan lakukan asesmen," kata Lutfi Martadian.



Meskipun situasi pandemi Covid-19 terkendali, namun hari liburan panjang menjelang Tahun Baru 2022 akan segera tiba. Potensi peningkatan mobilitas pada waktu tersebut dapat membuka risiko terjadinya lonjakan kasus, bahkan gelombang ketiga.


Pihaknya terus mengingatkan masyarakat bahwa pandemi belum usai. Pergerakan virus Corona dinamis pada tingkat global, tingkat kepatuhan protokol kesehatan di tanah air, serta target cakupan vaksinasi yang masih hasih harus dikejar. Untuk itu, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan.


“Salah satu yang dianggap memengaruhi peningkatan kasus  adalah sudah dilakukannya berbagai pelonggaran dan penurunan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, misal penggunaan masker, cuci tangan, dan jaga jarak,” kata Lutfi Martadian.



Senada dengan Dirresnarkoba, Kabid Pemberantasan BNNP Jateng Kombes Pol M. Arief Dimjati Kabid Pemberantasan BNNP Jateng mengatakan bila ditemukan penyalahgunaan narkotika ditempat hiburan maka kami akan melakukan tes urin lalu akan kami asesmen, bila terbukti positif narkotika maka kita laksanakan prosedur yang berlaku dalam operasi pagi ini.



"Terkait dengan waktu operasional apabila sudah selesai tentu akan kita hentikan, secara sosial itu. Kita berikan edukasi dulu. Kami BNNP Jateng sangat mendukung kegitan Razia yang dipelopori oleh Ditresnarkoba Polda Jateng, kami akan terus membantu dan saling berkoordinasi dalam hal pemberantasan tindak pidana narkotika di Jawa Tengah." tutupnya.


(J Trankonmasi Tim)

Tutup Tahun 2021, Polda Jateng Berhasil Ungkap Money Laundering Senilai 4 Milyar Hasil Bisnis Narkoba



SEMARANG, lpktrankonmasi.com


 - Direktorat Narkoba Polda Jawa Tengah kembali mengungkap tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga hasil penjualan narkoba. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam konferensi pers yang dihadiri para pejabat utama, perwakilan BCA Kanwil Jateng, Kejaksaan Tinggi Semarang, dan Kemenkumham Jateng di Mapolda setempat, Rabu (29/12). 


Kapolda Jateng yang didampingi Waka Polda, Dirresnarkoba, dan Kabidhumas menyampaikan dalam konferensi pers bahwa dari hasil ungkap kasus tersebut telah diamankan seorang pelaku berinisial FSR, warga Sambirejo, Kab. Sragen. 



Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti uang tunai sebesar 1 milyar rupiah, 4 unit mobil, 3 sepeda motor, serta 1 unit rumah yang diduga sebagai hasil kejahatan. Total nilai barang bukti yang diamankan senilai lebih dari 4 milyar rupiah. 


Kapolda menerangkan bahwa seluruh barang bukti yang diamankan merupakan hasil dari tindak pidana pencucian uang (money laundering) yang dilakukan oleh seorang narapidana kasus narkoba berinisial JW.


"Jadi JW ini ditangkap oleh BNN pada tahun 2014 atas bukti kepemilikan sabu seberat 1 kilo dan telah menjalani hukuman dengan vonis 11 tahun. Namun sejak tahun 2017 sampai 2021 yang bersangkutan mengendalikan peredaran narkoba di Jawa Tengah dari dalam lapas," ujar Kapolda. 


Diresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Lutfi Martadian, yang mendampingi Kapolda Jateng dalam konferensi pers menyampaikan, terungkapnya kasus ini berawal dari tertangkapnya seorang berinisial TW oleh Ditresnarkoba Polda Jateng atas kepemilikan sabu seberat 18 gram di sebuah hotel di Kab. Karanganyar pada 22 Maret lalu.


"Hasil pengembangan, kepemilikan barang tersebut diakui tersangka berasal atas perintah dari JW yang statusnya sebagai warga binaan (napi)" ujar Lutfi Martadian. 


Hal tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Ditresnarkoba Polda Jateng yang berkoordinasi dengan Kemenkumham dan Kanwil BCA Jateng guna mengusut dugaan TPPU yang dilakukan tersangka JW. 


Dari hasil penyelidikan terungkap adanya aliran dana mencurigakan dalam rekening yang dikuasai oleh tersangka JW dan F yang merupakan pacar dari JW. 



Dalam menjalankan aksinya, JW dari dalam lapas menyuruh orang lain untuk membantu menjalankan bisnis narkoba untuk dijual lagi ke orang lain. Uang hasil penjualan kemudian ditransfer ke rekening BCA atas nama DN. Diketahui rekening tersebut milik istri tersangka JW yang sudah meninggal tahun 2013 dan kemudian digunakan JW untuk menampung hasil penjualan sabu. 


Hasil pengembangan oleh petugas kemudian mengarah pada peran F yang diduga menerima dan membelanjakan uang hasil tindak pidana narkotika dari JW. 


Selanjutnya pada tanggal 4 November 2021, tersangka F ditangkap dari rumahnya di Sragen. Dari hasil pemeriksaan dan penyidikan terungkap bahwa tersangka F berperan membantu memberikan rekening bank kepada JW yang selanjutnya digunakan untuk transaksi narkotika. 


"Selama empat tahun sejak 2017 hingga 2021, dia (tersangka JW) mengoperasionalkan uang tersebut bekerjasama dengan tersangka F yang statusnya sebagai pacar JW, dengan cara mengelola beberapa rekening yang semuanya merupakan hasil kejahatan dan itu sudah diakui okeh tersangka," terang Kombes Lutfi Martadian.


Diakhir keterangan pers, Kapolda Jateng menambahkan bahwa pengungkapan ini merupakan hal yang luar biasa dimana tindak pidana narkoba merupakan perhatian utama pemerintah dan kepolisian. 


"Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, karena ini merupakan tindak pidana yang pemberantasannya memerlukan upaya bersama. Termasuk pengungkapan terkait pencucian uang yang dilakukan bersama-sama," terang Kapolda.


Atas perbuatan yang dilakukannya, para tersangka diancam dengan pasal 3, 4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang serta pasal 137 huruf (a) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda maksimal 10 milyar rupiah.


(J Trankonmasi Tim)

Kapolsek Sreseh Perketat Keamanan di Wilayahnya, Terbukti Angka Kriminalitas Menurun

 



Kapolsek Sreseh, Iptu Edi Eko Purnomo (Foto: Rossi Jurnalis Biro Sampang).


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Kapolsek Sreseh, Iptu Edi Eko Purnomo selalu memperketat keamanan di wilayahnya. Dengan cara selalu melakukan patroli keliling, dan terbukti pada akhir tahun 2021 ini, Kecamatan Sreseh, Sampang mengalami angka penurunan kriminalitas, Kamis (30/12/2021)


Iptu Edi Eko Purnomo saat ditemui oleh wartawan Lpktrankonmasi.com, ia mengatakan, untuk tahun 2021 ini Sreseh alhamdulillah  aman. Serta masyarakat Sreseh ikut membantu dan menjaga Kecamatan Sreseh dengan baik, jujur saya sangat gembira dengan sikap masyarakat Sreseh," katanya.


Menurut Edi, jajaran Polsek Sreseh kesatuan Polres Sampang setiap hari selalu melakukan patroli, hingga ujung perbatasan Kecamatan Sreseh. Bahkan pihaknya juga memantau keamanan di setiap desa dengan melakukan komunikasi langsung bersama kepala desa dan juga perangkatnya, alhamdulillah respon mereka baik serta desa aman-aman saja.


"Apabila di Kecamatan Sreseh ada suatu tindak pidana kriminalitas atau suatu kejahatan. Kami langsung menyelidiki, supaya Kecamatan Sreseh aman dan damai yang pasti kondusif," ujarnya.


Polisi berpangkat dua balok emas tersebut juga menambahkan, bahwa keamanan yang diutamakan di Kecamatan Sreseh. Khususnya, di setiap desa, agar mencapai Sreseh yang bersih. Bahkan masyarakat di  Sreseh juga banyak marasakan kinerja kami jajaran Polsek Sreseh, kalau tidak percaya tanyakan langsung sama warga Sreseh. Jangan nanya anggota saya," tegasnya sambil ketawa. (Rosy)

H.Utomo Berharap Perkara Ini Diputuskan Seadil Adilnya

 




SEMARANG TRANKONMASI.COM 

Komisi Kode Etik Profesi Polri Polda Jateng, kembali mengelar sidang lanjutan Kode Etik Pofesi untuk yang ketiga kalinya terhadap Kabagwasidik Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng AKBP ST bertempat diruang Sidang Kode Etik Profesi lantai 2 Polda Jateng jalan Pahlawan no 1 Kota Semarang, kamis (29/12/2021)


Sidang kali ini kembali menghadirkan H.Utomo sebagai pelapor. Sidang dimulai pukul 09.45 WIB H.Utomo didampingi kuasa hukumnya Nikkri Ardiansyah,SH.


Kepada awak media disela istirahat sidang lanjutan ketiga H.Utomo mengatakan "dirinya pengen perkaranya lurus namun dalam sidang tidak diakui kalau ada gratifikasi tetapi saksi ada saya dan istri saya.


"Dalam sidang kali ini ada saksi saksi dari penyidik Polda Jateng. Dalam sidang kode etik profesi tadi ada empat saksi yakni saya (H.Utomo), penyidik Polres pati satu saksi dan  dua penyidik dari Polda Jateng, ucapnya


Lebih lanjut H.Utomo menjelaskan  "dalam memberikan kesaksian mengenai komplain saya atas ketidak profesionalan KabagWasidik AKBP. ST saat memimpin gelar perkara.


Kesaksian saya dalam  perkara ini sidah jelas, perkara ini kan dari awalnya  kan  masalah utang piutang. Kesepakatan dengan saudari Penik sudah saya bayar lunas semuanya, jaminan saya malah tidak dikembalikan la kok saya malah dilaporkan terkait pemalsuan dokumen padahal sudah jelas itu photo copy," papar Utomo.


Terkait masalah uang itu, karena kita baik sama kabag wasidik dengan temen saya. Uang itu ibarat ucapan terima kasih. Karena teman baik, saya minta diluruskan makanya kalau kasus itu benar di benarkan kalau salah ya disalahkan.


Dalam pemberian uang yang nominalnya uang Rp.3 juta sebanyak duakali dan Rp.2 juta itu semua untuk membantu pondok karena AKBP ST juga mempunyai pekerjaan membantu terkait pondok," terangnya.


Utomo kembali menegaskan terkait uang untuk pembebasan craine kita transfer tapi kalau untuk yang sebelum gelar perkara kita berikan secara chash untuk membantu pondok tadi Rp 3 juta sebanyak dua kali berikutnya Rp.2 juta.


Menurutnya dirinya dekat dengan AKBP. ST sekitar tahun 2015 bahkan sering kerumahnya, sebelum kasus ini saya udah kenal baik dengan dia.


Lebih lanjut Utomo  berharap agar putusan nanti bisa maksimal seadil adilnya. Polri harus bisa mengayomi, melindungi masyarakat, bukan mencari cari kesalahan masyarakat, nanti masyarakat yang lainnya bagaimna? ujar Utomo dengan nada tanya.



Menurutnya alasan dirinya melaporkan Kabag Wasidik karena tidak profesional saja dalam memimpin gelar perkara kesannya menyalahkan dan memojokkan saya. Sebagai pimpinan gelarkan tidak seperti itu seharusnya.


Dalam sidang kode etik tadi dipimpin oleh Ketua Komisi Kombes Pol. Bambang Hidayat ada hakimnya satu, wakil ketua satu, anggota empat orang," tutupnya.


    Kristyawan

Kejaksaan Negeri Tual Gelar Pelantikan dan Sertijab ini Pesan Kejari


Tual Trankonmasi.com


Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tual Dicky Darmawan menegaskan, dalam peningkatan kinerja serta loyalitas sebagai Abdi Negara sangat dibutuhkan mental serta kemauan yang keras. 


Hal tersebut disampaikan dirinya, pada acara pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel), serta Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Rabu, (29/12/2021). 


“Saya bersyukur atas kesediaannya, melaksanakan tugas di tanah Evav ini, walaupun harus terpaksa meninggalkan keluarga,” ucap Darmawan. 



Dikatakan, peraturan jaksa agung RI nomor.PER-009/A/JA/01/2011 tentang organisasi dan tata kerja kejaksaan republik Indonesia, 


Sebagai mana telah diubah dengan peraturan jaksa agung nomor.PER-006/JA/13/2014.dan surat jaksa agung RI nomor.KEP-002/A/01/2019,tanggal 02 Januari 2019,


“Tentang perdelegasian wewenang  dan penetapan pejabat yang bertanggung jawab untuk penggunaan anggaran dan pelaksanaan program kegiatan di lingkungan kejaksaan republik Indonesia,” katanya. 


Lanjutnya, Surat keputusan jaksa agung RI nomor Kep-IV-307/C/05/2020 tanggal 4 Mey 2020 tentang pemindahan /pengangkatan dengan pangkat yang sama Sdr DICKI DARMAWAN.SH pangkat jaksa madya Nip 197112011999031009 sebagai kepala kejaksaan negeri Tual. 


Lebih lanjut dia katakan, untuk itu menindak lanjuti surat keputusan Jaksa Agung RI nomor KEP-IV-726/C.4/10/2021 tanggal 27 Oktober 2021. 


“Tentang pengangkatan Sdr RADITYO.SH jaksa Pratama(III/C) Nip 198612132009121002 Nrp 61086285 dalam jabatan sebagai kepala seksi Intelejen pada kejaksaan Negeri Tual,


dan surat keputusan kepala Kejaksaan Tinggi Maluku nomor kep-092/Q.1/Cp.3/11/2021 tanggal 22 November 2021 tentang pengangkatan Sdr MARCUS YONGEN PANGKEY.SH jaksa Muda (III/d) Nip 198303012009121001 Nrp 61083657 dalam jabatan sebagai kepala seksi perdata-tata usaha Negara pada kejaksaan Negeri tual,” tuturnya. 


Dalam acara pelantikan tersebut kejari berpesan sebagai kepala seksi yang baru harus bersungguh-sungguh  dalam melaksanakan tugas dan pelayanan dalam bentuk apapun.



Sekedar diketahui, kegiatan pelantikan selain dihadiri pejabat dan staf Kejari Tual, hadir pula  perwakilan dari pemerintah Kota Tual, dan Kabupaten Maluku Tenggara serta tokoh Agama di Daerah setempat. 


Kegiatan tersebut berjalan lancar serta dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.(JS)

Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat Kota Semarang, Aplikasi Libas Polrestabes Semarang Dapat Penghargaan

 



Semarang, lpktrankonmasi.com


Hari ini Rabu (29/12/2021), Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menerima penghargaan dari lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI). 


Penyerahan penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Saputra Hasibuan kepada Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar. Adapun acara tersebut dihadiri oleh Para PJU Polrestabes Semarang serta Kapolsek Jajaran. 


Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Saputra Hasibuan menyatakan aplikasi libas Polrestabes Semarang terbukti telah memberikan pelayanan yang cepat sehingga kepercayaan warga Kota Semarang meningkat.


 "Kami menyampaikan rasa terimakasih kami mewakili seluruh masyarakat, kami tahu Kapolrestabes Semarang beserta jajaran selalu memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,"terang Edi.


Aplikasi Libas merupakan program dari Kapolrestabes Semarang dengan team Tebasnya yang selama waktu 1x24 jam siap siaga yang terhubung dengan PCC (Presisi Command Center) yang ada di Mako Polrestabes, selain itu Aplikasi Libas juga terintegrasi dengan layanan publik yang lain diwilayah Kota Semarang.



Dengan aplikasi Libas ini, masyarakat di Kota Semarang semakin mudah membuat pengaduan secara online berkaitan dengan permasalahan yang ada di masyarakat.


"Diharapkan dengan adanya Aplikasi Libas maka untuk wilayah Kota Semarang dapat tercipta rasa aman dan nyaman dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Kapolrestabes Semarang.



Tak hanya Kapolrestabes Semarang, Lemkapi juga memberikan penghargaan pada Kasatreskrim dan Kasatnarkoba yang telah berkolaborasi atas ungkap kasus Narkoba dengan barang bukti seberat 8,4 Kg sabu-sabu.


(J Trankonmasi Tim)

Napi Lapas Otaki Money Laundering Narkoba, Polda Jateng Tangkap Dua Pelaku


 


SEMARANG, lpktrankonmasi.com


Direktorat Narkoba Polda Jawa Tengah kembali mengungkap tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga hasil penjualan narkoba. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam konferensi pers yang dihadiri para pejabat utama, perwakilan BCA Kanwil Jateng, Kejaksaan Tinggi Semarang, dan Kemenkumham Jateng di Mapolda setempat, Rabu (29/12). 


Kapolda Jateng yang didampingi Waka Polda, Dirresnarkoba, dan Kabidhumas menyampaikan dalam konferensi pers bahwa dari hasil ungkap kasus tersebut telah diamankan seorang pelaku berinisial FSR, warga Sambirejo, Kab. Sragen. 


Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti uang tunai sebesar 1 milyar rupiah, 4 unit mobil, 3 sepeda motor, serta 1 unit rumah yang diduga sebagai hasil kejahatan. Total nilai barang bukti yang diamankan senilai lebih dari 4 milyar rupiah. 


Kapolda menerangkan bahwa seluruh barang bukti yang diamankan merupakan hasil dari tindak pidana pencucian uang (money laundering) yang dilakukan oleh seorang narapidana kasus narkoba berinisial JW.


"Jadi JW ini ditangkap oleh BNN pada tahun 2014 atas bukti kepemilikan sabu seberat 1 kilo dan telah menjalani hukuman dengan vonis 11 tahun. Namun sejak tahun 2017 sampai 2021 yang bersangkutan mengendalikan peredaran narkoba di Jawa Tengah dari dalam lapas," ujar Kapolda. 



Diresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Lutfi Martadian, yang mendampingi Kapolda Jateng dalam konferensi pers menyampaikan, terungkapnya kasus ini berawal dari tertangkapnya seorang berinisial TW oleh Ditresnarkoba Polda Jateng atas kepemilikan sabu seberat 18 gram di sebuah hotel di Kab. Karanganyar pada 22 Maret lalu.


"Hasil pengembangan, kepemilikan barang tersebut diakui tersangka berasal atas perintah dari JW yang statusnya sebagai warga binaan (napi)" ujar Lutfi Martadian. 


Hal tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Ditresnarkoba Polda Jateng yang berkoordinasi dengan Kemenkumham dan Kanwil BCA Jateng guna mengusut dugaan TPPU yang dilakukan tersangka JW. 


Dari hasil penyelidikan terungkap adanya aliran dana mencurigakan dalam rekening yang dikuasai oleh tersangka JW dan F yang merupakan pacar dari JW. 


Dalam menjalankan aksinya, JW dari dalam lapas menyuruh orang lain untuk membantu menjalankan bisnis narkoba untuk dijual lagi ke orang lain. Uang hasil penjualan kemudian ditransfer ke rekening BCA atas nama DN. Diketahui rekening tersebut milik istri tersangka JW yang sudah meninggal tahun 2013 dan kemudian digunakan JW untuk menampung hasil penjualan sabu. 


Hasil pengembangan oleh petugas kemudian mengarah pada peran F yang diduga menerima dan membelanjakan uang hasil tindak pidana narkotika dari JW. 


Selanjutnya pada tanggal 4 November 2021, tersangka F ditangkap dari rumahnya di Sragen. Dari hasil pemeriksaan dan penyidikan terungkap bahwa tersangka F berperan membantu memberikan rekening bank kepada JW yang selanjutnya digunakan untuk transaksi narkotika. 


"Selama empat tahun sejak 2017 hingga 2021, dia (tersangka JW) mengoperasionalkan uang tersebut bekerjasama dengan tersangka F yang statusnya sebagai pacar JW, dengan cara mengelola beberapa rekening yang semuanya merupakan hasil kejahatan dan itu sudah diakui okeh tersangka," terang Kombes Lutfi Martadian.


Diakhir keterangan pers, Kapolda Jateng menambahkan bahwa pengungkapan ini merupakan hal yang luar biasa dimana tindak pidana narkoba merupakan perhatian utama pemerintah dan kepolisian. 



"Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, karena ini merupakan tindak pidana yang pemberantasannya memerlukan upaya bersama. Termasuk pengungkapan terkait pencucian uang yang dilakukan bersama-sama," terang Kapolda.


Atas perbuatan yang dilakukannya, para tersangka diancam dengan pasal 3, 4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang serta pasal 137 huruf (a) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda maksimal 10 milyar rupiah.


(Trankonmasi Tim)

Akabri 2001 Bangun Tempat Ibadah, Kapolri: Komitmen Sinergitas TNI-Polri Jaga Keberagaman

 



Bogor, lpktrankonmasi.com


 Kapolri Jenderal Listyo  Sigit Prabowo menghadiri acara puncak 20 tahun bakti untuk negeri alumni Akabri 2001 atau Dwipa Arya yang menggelar kegiatan vaksinasi massal, pemberian bantuan sosial, pembangunan dan renovasi 11 tempat ibadah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/12).


Sigit pun mengapresiasi sinergitas TNI-Polri yang bersatu padu membangun dan merenovasi 11 tempat ibadah. Menurutnya, hal itu membuktikan komitmen dua lembaga tersebut dalam hal menjaga keberagaman dan kebebasan beragama masyarakat Indonesia. 


"Ini menjadi salah satu hal yang perlu kita contoh. Bahwa tentunya TNI-Polri selalu berkomitmen menjaga keberagaman di Indonesia," kata Sigit  



Pembangunan dan renovasi tempat ibadah itu dilakukan pada tujuh Masjid, satu Musala, satu Pura, satu Gereja dan satu pondok pesantren. Sigit menambahkan, hal itu juga wujud dari TNI-Polri yang berdiri di atas semua golongan. 


"Jadi ini bentuk TNI-Polri berdiri untuk melindungi dan di atas semua golongan yang memang harus dijaga dan diamankan," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.


Menjaga kebebasan beragama, kata Sigit, merupakan amanat idiologi Pancasila dan konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagaimana Pasal 28 dan Pasal 29. Terjaminnya kebebasan beragama juga merupakan bagian dari pengakuan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. 


"Dan ini tentunya wajib bagi kita khususnya TNI-Polri untuk melindungi kebebasan memeluk agama dan ibadah menurut keyakinannya," ucap Sigit.


Sigit mengaku mendapatkan laporan adanya gangguan terhadap masyarakat yang hendak melangsungkan kegiatan ibadah di salah satu wilayah. Ia meminta, agar hal serupa tidak kembali terjadi. 


Pemerintah, kata Sigit, bersama TNI dan Polri harus hadir untuk memberikan solusi jika terjadi suatu gangguan. Selain itu, harus menjamin seluruh umat beragama di Indonesia bisa diberikan kesempatan untuk beribadah sesuai dengan kepercayaannya masing-masing. 


"Saya ingatkan, Agama apapun yang diakui, wajib kita lindungi. Maka pada saat mereka melaksanakan ibadah, kita TNI-Polri dan Pemerintah wajib memberikan perlindungan. Karena itu bagian dari amanah konstitusi," tutur Sigit.


Dalam kesempatan ini, Sigit juga mengingatkan kepada seluruh jajarannya bahwa, salah satu kekuatan Bangsa Indonesia adalah mampu melindungi, mempertahankan dan menjamin keberagaman yang ada. Hal itu juga bisa menjadi modal untuk menuju Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang. 



"Manakala kita mampu menjaga persatuan dan kesatuan, pertumbuhan ekonomi, SDM unggul, semua bisa berjalan apabila stabilitas keamanan persatuan kesatuan bisa kita pertahankan," jelas Sigit.


Karenanya, Sigit menekankan, kesatuan dan persatuan harus betul-betul dijaga dan dipertahankan karena merupakan tujuan nasional Bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, Sigit menegaskan, jajaran TNI-Polri jangan mudah terpecah belah dalam melindungi kebebasan umat beragama. 


"Karena memang negara kita terdiri dari berbagai macam suku, agama bahasa dan etnis. Dan tentunya itu satu kekuatan yang harus kita pertahankan," kata Sigit. 


Persatuan dan kesatuan, kata Sigit, sudah dapat dibuktikan dari penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. Saat ini, laju pertumbuhan virus corona sudah jauh lebih baik. Semua itu, kata Sigit, berkat sinergitas dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat Indonesia. 


Di masa sulit Pandemi Covid-19 dewasa ini, menurut Sigit, seluruh beban yang berat akan terasa ringan jika Pemerintah, TNI, Polri dan elemen masyarakat bergandengan tangan dan bersatu padu. 


"Dan ini terlihat dimasa sulit kita pada saat kita menghadapi Pandemi Covid-19, seluruh elemen masyarakat bersatu. TNI-Polri, Pemda, Pemerintah Pusat, masyarakat, relawan bersatu padu untuk bergerak bersama menghadapi Covid-19. Alhamdulillah, bulan Juli lalu kita hadapi angka Covid-19, yang sangat tinggi. Terjadi situasi gelombang kedua yang akibatnya banyak warga dan keluarga kita masuk rumah sakit. Namun hari ini angka bisa kita kendalikan. Positivity Rate-nya di bawah 1," tutup Sigit. 

 ( J Trankonmasi Tim)

Petambak Bandeng di Sreseh Sampang Cemas ketika Hujan Turun Air Laut Pasang

 


Tanggul Tambak Setelah Dijebbol Oleh Ganasnya Air Laut dan Sungai (Foto: Rossi)


Lpk.Trankonmasi.com SAMPANG - Petambak udang dan bandeng merasa ketakutan, di akhir tahun ketika turun hujan air laut pasang serta air sungai akan meluap ke permukaan. Sehingga membanjiri tambak bandeng dan udang di Desa Marparan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Rabu (28/12/2021)


Petambak udang dan bandeng yang secara tradisonal tersebut. Menerapkan sistem tambak tanah yang dekat dengan sungai dan laut, mereka khawatir jika hujan turun air akan meluap melebihi tanggul.

 

Rusman (45) salah satu petambak udang dan bandeng mengatakan, kami memanfaatkan lahan tanah yang dekat dengan laut dan juga sungai. Kami khawatir ketika air laut pasang berbarengan dengan turunnya hujan serta banjir dari Kecamatan Blega, Bangkalan. Kami khawatir air akan jebbol melebihi tanggul seperti bulan November 2021," katanya.


menurutnya, pada bulan November 2021 air laut pasang berbarengan dengan turunnya hujan serta banjir dari Kecamatan Blega mengakibatkan tanggul tambak jebbol dan petambak banyak mengalami kerugian. Seperti, yang dialami oleh petambak Desa Marparan, Desa Disanah, Desa sebu'uk, dan juga Junuk dan mayoritas tambaknya berdekatan dengan laut dan sungai," ucapnya.


Sedangkan Slamet (35) salah petambak juga menambahkan, hingga hari ini banyak petambak udang dan bandeng tradisonal, berlomba-lomba memperbaiki serta meninggikan tanggul tambak, supaya air tidak meluap. 


Slamet yang paham kapan naiknya air laut dan kapan surutnya, dirinya merasa kesulitan untuk memprediksi. Karena, jika turun hujan dan banjir di Kecamatan Blega sulit sekali untuk diprediksi berapa sentimeter naiknya air laut serta air sungai," pungkasnya. (Rosy)