Atasi Abrasi di Jatra Timur Sampang, Pemdes Jatra Timur Datangkan Batu 10 Dum Truck



Bambang Joko, PJ Kades Jatra Timur Saat Mengecek Lokasi Yang Terdampak Abrasi di Dusun Dung Gadung, Jatra Timur, Banyuates, Sampang (Foto: Varies)


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Pemerintah Desa (Pemdes) Jatra Timur turun langsung ke lokasi yang terdampak abrasi, beserta membawa batu belah untuk dijadikan pemecah gelombang sementara. Tepatnya, di Dusun Dung Gadung, Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Rabu (08/12/2021)


Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa telah terjadi abrasi. Ombak menghantam rumah warga, beserta air laut naik ke halaman rumah warga. Dengan ketinggian sekitar 50 Cm. Bahkan merusak toilet H Suharto dan air laut masuk ke dapur Ruslan warga Dusun Dung Danggung, Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Sampang.


Bambang Joko, PJ Kades Jatra Timur keesokan harinya. Langsung turun ke lokasi, memantau rumah-rumah warganya yang rusak akibat ombak yang begitu dahsyat.


Ia mengatakan, kami Pemerintah Desa Jatra Timur. Telah mendatangkan sebanyak 4 dumtruck batu belah (batu gunung), untuk dijadikan tembok penahan ombak sementara. Supaya rumah warga aman dari ombak dan tidak terjadi abrasi kembali," kata Joko.


Menurut Bambang Joko, melalui anggaran penangan darurat dana desa. Kami anggarkan sepuluh dumtruck batu belah, untuk sementara kami kirim sebanyak 4 dumtruck batu belah. Karena di lokasi pengambilan batu antri, sebenarnya kami Pemdes Jatra Timur sudah melakukan komunikasi dengan pengelola lokasi pengambilan batu. Supaya, didahulukan tapi tidak bisa. Tetap ikut antrian," jelas Joko.


"Insyaallah besok akan rampung, sebanyak 10 dumtruck batu belah. Akan kami tata rapi di pesisir Jatra Timur, agar dijadikan tembok penahan sementara. Selanjutnya, kami Pemdes Jatra Timur. Sudah melapor keatasan kami, ialah Camat Banyuates," ungkapnya.


Sedangkan Asroni S.Sos.,M.Si, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang saat dihubungi oleh media ini, kami sudah menugaskan anggota kami. Untuk turun langsung mengecek lokasi yang telah terjadi abrasi di pesisir Jatra Timur, kami masih menunggu laporan dulu mas. Kondisinya bagaimana, setelah itu baru kami bisa menganggarkan bantuan. Berupa program tembok penahan ombak," pungkasnya. (Ries)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »