Labu Madu Desa Bira Timur Diolah Hingga Menjadi Usaha Ekonomi Produktif

 


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Dengan meningkatnya perkembangan dan pesatnya kemajuan desa. Pemuda bersama masyarakat membuat terobosan baru dengan memanfaatkan potensi yang ada. Dengan cara mengolah labu madu menjadi Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Tepatnya, di Desa Bira Timur Kecamatan Sokobana Kabupaten Sampang, (18/12/2021)


Usaha Ekonomi Produktif yang dikembangkan di Desa Bira Timur ini adalah camilan Stik, kripik,  Baternut squast (Labu Madu) dengan berbagai varian rasa.


Khoirul Anam, ketua Taruna Tani Senyum Pemuda Mengatakan, kita sebagai pemuda desa harus bisa membaca peluang dan berkarya dan berinovasi.


"Khususnya Desa Bira Timur, Usaha Ekonomi Produktitif (UEP) dan UMKM  yang dikembangkan berupa cemilan seperti, Stik Labu madu , Keripik Labu Madu, terus saos tomat, saos Cabe, dan minuman Labu madu,puding labu madu (Baternut Sequast )," katanya.



Menurut Anam, Untuk sementara kami masih bergerak di bidang ekonomi kreatif, dan alhamdulillah hingga saat ini produk yang kami kembangkan, telah sukses berjalan dan banyak diminati oleh masyarakat khususnya pecinta cemila," ungkapnya.


Anam juga menjelaskan, bahwa produk yang dikembangkan di Desa Bira timur, berupa stik labu madu, keripik labu madu, (Baternut Squast) dengan berbagai varian rasa. Kami juga memproduksi saos tomat, saos cabe, dan kemasan minuman rasa labu madu.


"Rencananya produk yang akan kami produksi antara lain kerupuk terong, keripik tahu, stik tahu, stik daun kelor, dan juga donat labu madu, cendol labu Madu, bubur segar labu madu, brownis labu madu, puding labu madu, dodol labu madu, tepung labu madu ,sate labu madu. Karena labu madu merupakan dari hasil pertanian kita sendiri dan warga Desa Bira timur," tuturnya.


Ia juga berharap, program ini bisa berjalan lancar, dan dia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Desa Bira Timur yang telah mensuport dan mendukung programnya. Semoga kedepan kita bisa saling bersinergi menuju Bira timur bangkit," terangn Anam yang juga Wakil Sekretaris Persatuan Jurnalis Sampang (PJS).



Sementara itu Makmun Wahyudi TP2B KUM (Tenaga Pendamping Pengembangan Bisnis Koperasi dan Usaha Mikro) Diskopindag Kabupaten Sampang, wilayah Kecamatan Sokobanah, Menyampaikan hasil kunjungan nya, dengan adanya budidaya tanaman  holtikultura. Seperti  tomat organik, cabe dan lain-lain) di akang sayur organik juga membudidayakan, Baternut Squast ( Labu madu ) Jenis Getline di jalankan oleh Kelompok Taruruna Tani "SENYUM PEMUDA DESA" Bira Timur, Kecamatan Sokobanah untuk bisa mengembangkan olahan dari hasil budidaya dan dijadikan produk, yang nantinya bisa mempunyai nilai jual yang lebih dari hasil olahan produk tersebut," katanya.


Dia juga menyampaiakan, kedepan dari olahan tersebut perlu pembenahan-pembenahan seperti peningkatan kuaitas produk, perubahan kemasan dan label yang lebih bagus dan cocok untuk produk Kelompok wanita tani "PESONA PUTRI DESA" Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, legalitas usaha seperti NIB, PIRT dan HALAL, dan Izin BPOM akan di bantu oleh TP2B KUM (Tenaga Pendamping Pengembangan Bisnis Koperasi dan Usaha Mikro) Diskopindag Kabupaten Sampang, Wilayah Kecamatan Sokobanah. Termasuk promosi dan pemasanran produk akan di bantu oleh TP2B KUM Diskopindag Kabupaten  Sampang," jelasnya.


Sedangkan PATHORAHMAN,Sos.I Kepala Desa (Kades) Bira Timur menuturkan bahwa dirinya siap memfasilitasi segala kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung penuh perkembangan potensi yang ada di desanya, termasuk perkembangan produk lokal desa.


“Saya siap dan mendukung perkembangan produk lokal Desa Bira tomur ini untuk kemajuan Bumdes Mitra Pahlawan Desa Bira timur kecamatan Sokobanah, serta perkembangan produk camilan yang saat ini banyak diminati masyarakat," tegasnya. (Ries)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »