APPSI Jateng Siap Jalankan Hasil Muswil III Menjadi Mitra Pembangunan Perekonomian Jateng Untuk Untuk Pedagang Pasar Mampu Beradaptasi Dengan Digitalisasi

 


Semarang, lpktrankonmasi.com 

Jawa Tengah- Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Jawa Tengah menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Provinsi Jawa  Tengah, di Hotel HOM, Jl. Pandanaran Semarang, Sabtu (08/01/22).

Pada Muswil III DPW APPSI Jateng kali ini mengagendakan diantaranya adalah Pemilihan Ketua DPW Jateng (sesuai amanat AD/ART), Penyusunan Program Kerja Organisasi dan Rekomendasi serta hal-hal lain menyangkut konsolidasi dan koordinasi untuk membangun soliditas organisasi , bahwa Pengembangan Pasar Tradisional tidak hanya dilakukan revitalisasi fisiknya namun Digitalisasi Pasar yang dapat meningkatkan transaksi pasar supaya terus meningkat sehingga dapat mensejahterakan pedagang pasar. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua 35 DPD APPSI Kabupaten Se-Jawa Tengah, Ketua Umum DPP APPSI, Ketua dan Jajaran Pengurus DPW APPSI Jateng beserta tamu undangan dari Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Jawa Tengah, Kodam IV/Diponegoro, BI Perwakilan Jawa Tengah dan BNI Wilayah Jawa Tengah

Menyambut tamu undangan Muswil III DPW APPSI Jawa Tengah diisi oleh Group Rebana APPSI Jawa Tengah, yang menurut Ketua Panitia H Sulistyanto,Sebagai simbol bahwa pengurus APPSI harus memiliki landasan spiritual dalam kegiatannya dimanapun berada. Acara dibuka tepat pukul 09.00 WIB dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya, Mars APPSI dilanjutkan Laporan Ketua Panitia Bp. H Sulistyanto,SE. Serta sambutan-sambutan.

.

Ketua DPW APPSI Jawa Tengah, Bp.H Suwanto,S.E,M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada 3 pokok permasalahan secara menyeluruh di setiap pasar yaitu masalah Gejolak harga, masalah kebakaran dan penempatan kembali para pedagang akibat revitalisasi pasar. Maka dalam organisasi harus diterapkan struktur organisasi yang solid, SDM yang kompetent, Sistem yang berjalan, Style dan Skill, share value. “Ujar H.Suwanto” maka dengan berjalannya organisasi yang baik diharapkan para Kepala Daerah ikut mensupport keberadaan DPD-DPD APPSI di daerah atau Kabupaten.

Dilanjutkan sambutan dari Ketua Umum DPP APPSI, Sudaryono, B.Eng.,MM. MBA, menyampaikan perihal peran APPSI dalam kegiatan jual beli antara pedagang pasar dan para pelaku pasar.


 "Bahwa tidak boleh diingkari Pedagang pasar  dan para pelaku pasar tradisional adalah penyelamat perekonomian bangsa pada saat terjadi krisis ekonomi negara," kata Sudaryono.


"Sehingga APPSI dibentuk 17 tahun yang lalu salah satu fungsinya adalah untuk advokasi terhadap permasalah-permasalahan pasar rakyat, termasuk revitalisasi bangunan-bangunan pasar rakyat harus melibatkan pedagang melalui APPSI supaya betul-betul berfungsi secara efektif bagi kegiatan peningkatan perekonomian pedagang di pasar.”tegas Sudaryono



Sementara Gubernur Jawa Tengah yang rencananya hadir ternyata ada agenda dadakan bersama Menkeu, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Assisten Gubernur bahwa perubahan pasar rakyat yang masih bersifat tradisional menjadi pasar online memang memunculkan beberapa dampak positif dan juga tidak dipungkiri muncul dampak negatifnya, akan tetapi bersama APPSI sebagai advokasi pedagang pasar dan mitra pemerintah dalam pembangunan ekonomi Jawa Tengah, kita optimis semua bisa berjalan dengan baik, dengan inovasi penataan dan pengelolaan pasar rakyat sebagai pusat perekonomian masyarakat Jawa Tengah yang mampu beradaptasi dengan perkembangan jaman.


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Jawa Tengah Bp. Pribadi Santoso yang turut hadir dalam Muswil yang salah satu agendanya adalah Penandatanganan Deklarasi Penggunaan Sistem Pembayaran Non Tunai di Pasar Tradisional di Seluruh Jawa Tengah turut memberikan sambutan, dalam sambutannya beliau menyampaikan," Pedagang pasar harus mampu beradaptasi untuk menarik konsumen yang bukan Milenial lagi, tapi saat ini sudah memasuki kaum Zilenial, maka sistem transaksi pembayarannya nanti kedepannya juga harus menyesuaiakan yaitu dengan Q-ris. “ Ujar Pribadi Santoso dalam sambutannya”. 


Bersama BI, BNI juga memberikan Pemaparan Sistem Pembayaran Non Tunai dan produk-produk KUR bagi pedagang pasar.



Dalam penyelenggaraan Muswil III DPW APPSI Jawa Tengah dihadiri oleh 65 orang dari perwakilan 35 DPD APPSI Kabupaten Se Jawa Tengah sehingga dinyatakan memenuhi Kuorum untuk melakukan sidang pleno. pemilihan Ketua DPW APPSI jawa tengah yang masuk dalam agenda utama secara sah dan kesepakatan secara aklamasi dari peserta yang hadir memutuskan Bp.H Suwanto,S.E,M.M sebagai Ketua DPW APPSI Jawa Tengah kembali pada periode 2021 – 2026 dan bersama-sama tim formatur dari masing-masing koordinator wilayah Eks karesidenan se Jawa tengah akan mengadakan rapat lanjutan untuk pembentukan pengurus DPW APPSI Jawa Tengah Periode 2021 – 2026.

Sumber : DPD APPSI Jepara


(J Trankonmaai Tim)




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »