BIN Lakukan Vaksinasi Massal di Sokobanah Sampang Madura

 


Abdullah Najih Saat Diwawancarai Wartawan Di Gerai Vaksin Badan Intelijen Negara (BIN) Di Halaman Puskesmas Batu Lengir, Sokobanah, Sampang, Madura (Foto: Mansur Biro Sampang)


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan vaksinasi massal di halaman Puskesmas Batu Lengir, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (19/01/2022)


Kegiatan vaksinasi massal tersebut. Didukung oleh Pemprov Jatim, Pemkab Sampang, beserta jajaran TNI-Polri. Ratusan warga sangat antusias melakukan vaksinasi di gerai vaksin yang didirikan oleh Badan Intelijen Negara (BIN).


Abdullah Najih mengatakan kepada awak media, kami mengucapkan terimakasih kepada BIN, TNI-Polri dan jajaran Puskesmas Batu Lengir dan Tamberu Barat telah membantu pelaksaan ini dengan sukses.


"Kami berharap bantuan seperti ini, terus menerus kita upayan. Supaya, pencapaian vaksinasi di Kabupaten Sampang mencapai hingga 70%. Sedangkan, capaian vaksin di Sampang sudah mencapai 59%, dan untuk bulan Januari 2022 kami target mencapai 70%," ucapnya.


Menurutnya, jenis vaksin yang disuntikkan ke masyarakat umum AztraZeneeca untuk vaksin yang pertama. Akan tetapi, kita menyesusaikan. Jika jenis vaksin yang dosis pertama Sinovac maka untuk dosis kedua. Tentunya, akan menerima vaksin berjenis Sinovac.


"Nantinya vaksin Sinovac kami prioritaskan kepada anak dan juga lansia. Alhamdulillah lansia di Kabupaten Sampang, sangat antusias melakukan vaksinasi. Untuk anak masih belum bergerak, tapi sekarang sudah tahap sosialisasi," jelasnya.


Najih juga menambahkan, untuk vaksin booster masih belum diterapkan. Tapi, kami sudah tahap sosialisasi. Kami masih menunggu gap (celah) antara vaksin dosis pertama dan juga kedua. Setelah itu, baru kami melakukan vaksin ketiga ialah booster," imbuhnya.


Dia juga berharap kepada warga Kabupaten Sampang agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes). Serta yang belum melakukan vaksinasi agar segera bervaksin. Supaya, vaksinasi di Kabupaten Sampang mencapai 70%," pungkasnya. (Ries/Sur)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »