Dinas Kelautan Sampang Akan Mencari Solusi Terkait Kemitraan Pasar Bandeng

 


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Pembudidaya ikan bandeng kesulitan untuk menjual hasil panennya dalam skala partai besar.


Pengepul lokal ikan bandeng di Kabupaten Sampang, saat ini masih ketakutan untuk memanen bandeng skala besar, Minggu (30/01/2022)


Berdasarkan hasil pantauan media ini, hasil panen dari pembudidaya ikan bandeng tidak bisa dipanen dengan sekala besar hingga ber ton-ton, hanya bisa diambil paling banyak 300 kg. Selama ini pembudidaya ikan bandeng hanya bisa memanen dengan tiga tahap, yang biasanya dipanen langsung.


Salah satu pembudidaya EN (40) menyampaikan, bahwa pembudidaya ikan bandeng di Kecamatan Sreseh berharap terhadap pemerintah bisa menyerap hasil panen bandeng ke pelosok-pelosok, bahkan bukan hanya di Sreseh saja. Akan tetapi, di semua elemen pembudidaya ikan bandeng di Kabupaten Sampang.


"Agar kami dalam membudidaya ikan bandeng tidak keruangan pembeli dan stabil dalam penjualannya, baik dalam semi bandeng intensif atau yang alami bisa terjual sesuai harapan," ucapnya.


Dia juga berharap kepada pemerintah agar bisa memberikan solusi, nasib pembudidaya bandeng kedepannya," tegasnya.


Setelah awak media ini mengkonfirmasi terkait hal itu terhadap Ira selaku Pemberdayaan Perikanan dan Garam mengatakan, salah satu cara semisal tidak bisa dijual dalam segala partai besar. Maka tingkatkan pengolahan hasil panennya harus diperkuat.


"Pembudidaya tidak hanya terhadap pembeli lokal saja atau menjual mentahan saja, akan tetapi harus mengolah kembali hasil produksinya, seperti bandeng presto, kripik bandeng atau bakso bandeng dan lainnya. Sehingga bisa menambah penjualannya, baru dari situ bisa memperpanjang masa simpan bandeng," katanya.


Menurutnya, untuk saat ini masih belum ada mitra terkait pembudidaya ikan bandeng dalam skala partai besar.


"Saya akan bicarakan kembali dengan bidang pemasaran terkait pasar bandeng di Kabupaten Sampang harus seperti apa, baik dalam kemitraannya atau gimana cara pengolahannya, tegasnya. (Rosy)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »