Ditengarai Pelayanan Tebang Pilih, Mini Market Indomaret di Sampang Dikeluhkan Warga

 


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Warga mengeluh. Ditengarai penjualan minyak goreng di mini market Indomaret  terkesan tebang pilih terhadap konsumen.  Mini market Indomaret tersebut terletak di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (26/01/2022)


Pasalnya minyak goreng tersebut merupakan bahan pokok yang sangat dibutuhkan bagi kalangan ibu rumah tangga pada umumnya dan pegiat usaha lainnya. Contohnya, penjual gorengan yang memerlukan minyak.


Hal itu dikatakan dan dikeluhkan oleh warga inisial (YN), bahwa dirinya pergi ke Indomaret tersebut mau membeli minyak goreng sekitar dhuhur (Sabtu 22/01/2021). Namun, salah satu pegawai di Indomaret tersebut mengatakan kalau minyak goreng sudah kosong dan habis terjual.


"Kosong umi, mulai tadi dari pagi sudah habis 6 dus,"katanya warga inisial (YN) saat di konfirmasi media ini melalui via WhatsAppnya, sambil menirukan karyawan Indomaret di Kecamatan Jrengik.


Menurutnya, pegawai Indomaret yang bilang kosong itu, tidak meyakinkan dalam bahasa pelayanan antara benar-benar habis dan masih ada. Jadi dia itu menurut saya bohong,"kesalnya.


Dirinya juga menambahkan bahwasanya dirinya merasa kasihan kepada orang lain yang tidak kebagian minyak goreng tersebut.


"Kalau yang kenal dikasih 6 minyak ada juga yang dikasih 5, tapi kalau tidak kenal dibilang sudah habis, gak tau dijual kemana sama pegawainya. Tapi, yang jelas memang pilih-pilih orang, gak semua konsumen dikasih untuk membeli minyak,"imbuhnya.


Sementara itu Tiar, Kepala Toko Indomaret Jrengik  tersebut saat dikonfirmasi media ini melalui Via WhatsAppnya menjelaskan bahwasanya untuk penjualan minyak goreng di toko Indomaret tersebut pihaknya sudah menyampaikan kepada karyawan atau pegawai yang lain sesuai SOP.


"Untuk itu harga di sama ratakan pak, tergantung ketersediaan stok di toko, kalau dipajang full tiap jam pasti stok di toko kosong dan nanti karyawan juga kenak imbasnya, kalau penjualan banyak. Jadi rata-rata di semua Indomaret banyak konsumen yang melebihi batas pengambilan, tiap konsumen 2pcs begitupun di toko. sebagai karyawan sudah saya sampaikan sesuai SOP perusahaan, akan tetapi banyak cara konsumen untuk mendapatkan lebih dari 2pcs,"jelasnya. Minggu 23/01/2022.


Lebih lanjut Tiar juga mengatakan bahwasanya pihaknya saat itu masuk pagi, dijelaskan juga kalau saat itu memang ada kiriman minyak hanya 2 karton pada  jam 7 pagi, akan tetapi pada saat jam 8 ada penghitungan barang dari kantor.


"Semua tim tok datang ke toko semua, dan untuk pengambilan barang dari gudang di-stop dulu. Karena ada penghitungan barang, dan pada saat jam 3 sudah selesai baru karyawan toko bisa ambil dari gudang,"katanya.


Menanggapi atas keluhan warga tersebut, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag), Dra Suhartini Kaptiati saat dihubungi media ini melalui telepon selulernya pihaknya mengatakan bahwasanya untuk mengevaluasi monitoringnya tidak mungkin satu-satu, mainnya sampling, pihaknya juga bersama tim akan turun kelapangan karena dalam hal tersebut pihaknya tidak serta-merta langsung bertindak.


"Nantik biar teman-teman ke lokasi, melihat apa benar seperti itu, Ini kan kebijakan pemerintah, bukan kebijakan diskopindag Kabupaten Sampang," jelasnya.


Lebih lanjut Suhartini menjelaskan bahwasanya pihaknya sebelumnya sudah menghimbau ke Indomaret atau minimarket lainnya bahkan langsung ke kantor pusatnya, sesuai keputusan pemerintah bahwa tidak boleh ada pembelian secara berlebihan atau penimbunan suatu barang karena didasari rasa panik dan takut berlebih (Panic Buying).


"Memang dibatasi penjualannya supaya orang semuanya bisa kebagian dan tidak menumpuk.Memang di Indomaret itu, mungkin dari asosiasi atau lain sebagainya sudah diumumkan masing-masing orang bisa membeli 1pcs," pungkasnya.(Rosy)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »