Tepis Tudingan Habib Salim Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW Dianggap Palsu, Panitia Angkat Suara

 



Wakil Presiden, Makruf Amin Saat Menghadiri Pembukaan Pameran Artefak di Banten (Foto: Istimewa)


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Panitia pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW. Sangat menyayangkan, tudingan Habib Salim yang kesehariannya berjualan jamu. Telah menganggap palsu artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW, yang saat ini sedang dipamerkan di gedung serbaguna Arab Wings Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jum'at (21/01/2022)


Sebelumnya suara Habib Salim viral di salah satu konten you tube Atiq Channel, saya pastikan barang tersebut replika bukan asli. Tidak segampang itu datang ke Indonesia.


"Teman saya saja Habib, tempo hari pernah mengunjungi museum peninggalan Rosululloh SAW di Turki. Dijaga ketat oleh pasukan, dan masuknya saja diperiksa oleh alat seperti di Bandara," jelas suara Habib Salim di You Tube Atiq Channel.


Habib Salim sempat menelepon Habib yang dari Bangkalan yang hadir, ke gedung Arab Wings. Untuk menyaksikan langsung artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW. Saya menjelaskan bahwa barang tersebut replika dan itu dijadikan ajang bisnis oleh panitia, setelah itu Habib yang dari Bangkalan marah besar. Bahkan sempat berdoa jika benar-benar dijadikan ajang bisnis, lihat saja selama 40 hari," jelasnya.


Bahkan Habib Salim dan rekanannya akan mendatangi pameran artefak yang di gedung Arab Wings. Mau menanyakan ke asliannya dari mana, kalau memang tetap mengatakan asli. Akan terus saya kejar bukti-buktinya," geramnya.



Agus Tiadi Panitia pameran artefak sangat disayangkan pernyataan Habib Salim di You Tube hanya datang dari sepihak saja , tanpa ada obrolan atau klarifikasi dari pihak panitia artefak. Alangkah lebih baik nya sebelum di-share oleh You Tuber tersebut ke kontennya, mereka terlebih dahulu mengklarifikasi kepada pihak panitia artefak untuk menanyakan asal-asul nya.


"Untuk Habib Salim, alangkah baiknya tabayyun langsung ke panitia artefak yg di pamerkan di banyuates ini. Bukan langsung menyatakan artefak ini tidak asli," katanya.


Menurut Agus Tiadi, artefak ini ada sertifikat serta sanadnya. Pernah dipamerkan di Islamic Center Jakarta, Pusdai Bandung, dan juga museum Banten lama serta dipamerkan di pondok-pondok pesantren.



"Bahkan peresmian pembukaan pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW, di museum Banten Lama dibuka langsung oleh KH Makruf Amin Wakil Presiden dan juga Anis Baswedan Gubernur DKI Jakarta. Pastinya, sebelum menghadiri acara secara protokoler menanyakan ke aslian artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW. Setelah melihat dokumen ke asliannya, maka mereka hadir. Karena, tidak mungkin Wakil Presiden dan Gubernur rela mempertaruhkan karirnya. Demi, mengahadiri artefak palsu," ungkapnya.


Agus Tiadi juga menambahkan, untuk Habib Salim jangan menebar fitnah. Kami tidak mungkin memamerkan artefak palsu, karena ini artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW. Kalau sampai kami palsukan, maka seumur hidup saya. Akan dihantui oleh dosa-dosa. Jadi, kami tunggu Habib Salim datang kesini secara baik-baik. Nanti, kami beri bukti sanad dan sertifikat Saudi Commission for Tourism and National Heritage milik Alm KH Abdul Mannan Bin Embong koleksi Museum Artefak Rosululloh (MAR), sekali jangan sampai menebar fitnah," tegasnya. (Sur/Ries)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »