Pramuka(Praja Muda Karana) Maluku Tenggara Meminta Perhatian Serius Pemda Dan DPRD Maluku Tenggara.

 


Malra, Trankonmasi.com

Kepada Media Wakil Sekertaris Kwarda Maluku Richart Renyaan merasa kurang adanya perhatian serius dari Pemda Maluku tenggara dan juga DPRD Maluku Tenggara tehadap Pramuka yang berada di cabang Maluku tenggara.


Pasalnya Pihak Dispora Maluku Tenggara telah mengusulkan untuk  anggaran musyarah cabang  Pramuka tahun 2022 tetapi pada hasilnya kami dapat informasi bahwa tidak ada realisasi.


Renyaan mengakui bahwa sepanjang masa pandemi Covid 19 kegiatan Pramuka sudah tidak berjalan dengan maksimal.



Tambahnya,dukungan dari pemerintah untuk kegiatan Pramuka juga tidak terlalu bagus seperti salah satu contoh kecil pada tahun kemarin ada kegiatan tingkat nasional di Jambi itu tidak ada anggaran dari pemerintah untuk membantu maka dirinya menggunakan uang pribadi untuk memberangkatkan anak anak Pramuka ke kota Jambi,dan dirinya mengakui bahwa ada kerja sama antar sekolah  dari dua siswa tersebut dan pada akhirnya Renyaan memintah bantuan Plt Kabag Protokol untuk membantu dirinya untuk mempersiapkan tiket untuk para peserta Pramuka di kota jambi Kembali ke kota Ambon,ungkapnya.


Renyaan mengakui bahwa kepedulian Dispora terhadap Pramuka itu ada cuma ketika Dispora mengusulkan anggaran kegiatannya tetapi tidak ditanggapi atau direalisasikan oleh Pemda dan DPRD Maluku Tenggara maka dirinya merasa kecewa dengan ketidak adanya perhatian tersebut dari Pemda dan DPRD di Maluku tenggara.



Perlu diketahui bahwa salah satu kegiatan exstra kurikuler yang harus diutamakan kepada para siswa ada kegiatan Pramuka sehingga anak anak lebih paham dan mengerti tentang apa itu kegiatan exstra kurikuler,bahkan kepengurusan yang lama telah berakhir maka dikejar untuk melakukan muscab demi mengikuti kegiatan Pramuka tingkat Nasional didaerah Cibubur pada bulan Agustus mendatang, ungkapnya.



Renyaan berharap agar Pramuka ini jika berkenan diperhatikan jika Pemda dan DPRD memiliki hati kemanusiaan karena salah satu organisasi pembentukan karakter anak bangsa itu adalah Pramuka bahkan dirinya mengakui bahwa sebagai pelatih Pramuka tidak perna menuntut dibayar tetapi secara suka relawan membantu anak anak bangsa yang berada di Maluku Tenggara maka harapannya pemerintah daerah dan DPRD Maluku Tenggara terkait perhatian serius agar bisa dianggarkan karena mungkin saja Pramuka dimaluku tenggara saja yang tidak menganggarkan biaya pramua tetapi bagi daerah yang lain kegiatan pramukanya diangarkan oleh DPRD,tutupnya.(JS)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »