Rahakbauw : Diduga Bupati Malra & Wali Kota Tual Menganggap Remi Kinerja Jurnalis Tual-Malra

 


Langgur - Trankonmasi.com

Ketua Tim silet Jurnalis Tual Malra Buce Obama menilai Bupati Malra Drs,Hi M.Taher Hanubun dan Wali Kota Tual Adam Rahayaan S,Ag. M.si sangat menganggap remi kinerja pers di dua daerah hingga kegiatan Nasional dalam ranggka MTQ yang ke 29 di KKT kab Kep Tanimbar kedua pimpinan dan sekertaris daerah (Sekda): diduga tidak mau  melibatkan pers untuk event ini."Ungkap Rahakbauw.

18/03/22


Menurutnya Rahakbauw bahwa ada apa di balik semua ini hingga Pemda dan Pemkot kenapa tidak mau melibatkan pers dalam event nasional ini sedangkan pers sangat dibutuhkan untuk meliput dan mempublikasi kegiatan Nasional ini, daripada antar ratus bahkan puluhan orang naik hanya sekedar untuk nonton dan setelah itu mereka pulang tidur nyenyak,


Sedangkan publik sangat membutuhkan informasi dari pers bahkan juga pers selalu mengangkat harkat dan martabat Pemda maupun Pemkot bahkan juga seluruh jajarannya,tapi faktanya keberangkatan kedua pemerintahan ini telah menyewahkan satu buah kapal untuk mengantar peserta MTQ dan panitia,tapi bukanya saja para peserta,tapi juga para penonton dll,jadi hal seperti ini kan sangat lucu.


Kedua pemerintahan besar yang ikut serta dalam event nasional kalau tidak dipublikasikan tentu masyarakat akan tanya bahwa kedatangan kontingen Tual Malra dalam rangka MTQ Nasional ini apa yang sekedar penghibur ataukah apa ini hingga tidak pernah muncul di permukaan sedangkan setahu saya setiap kegiatan Bupati dan walikota selalu pingin nama mengudara terus,tapi kok datang event nasional tiba tiba nama tenggalam seperti buang tima di air yang dalam.


Maka saya menduga ada sesuatu di balik ini hingga kedua pemerintahan ini tidak mau melibatkan pers untuk ikut serta dalam kegiatan Nasional ini agar jangan meliput sedangkan pers sangat dibutuhkan dalam segala hal,tapi yang terjadi di dua daerah ini event yang begitu nasional faktanya pers di dua daerah diabaikan begitu saja.


Saya selaku pendiri PWI di dua daerah sejak 2015/2016 tentu sangat keperdulian buat rekan rekan profesi jurnalis di dua lingkup ini,jadi ketika di lihat Pemda Malra dan Pemkot Tual abaikan kami para kuli tinta seperti ini,maka sudah tentu secara pribadi saya maupun profesi tetap tantang dan lawan, karena kami pawarta juga telah memiliki harga diri, jadi saya tak mau melihat pemimpin yang memanfaatkan kami para kuli tinta disaat kepentingan,tetapi yang kami butuhkan adalah kejujuran dan keikhlasan.


Ketua Tim Silet Jurnalis Tual Malra.

               Ttd

Pemda Malra dan Pemkot Tual dalam perhelatan Nasional ini apakah lupa atau memang pers tidak diperlukan untuk turut memberikan informasi kepada masyarakat di seluruh Indonesia sesuai tugasnya 6 M.

Dan selain itu sesuai dengan fungsi pers.

Tanpa kehadiran kuli tinta segala kegiatan, program pembangunan, apa yang telah dilakukan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat tidak akan tersampaikan. 

Ingat peran pers sangat berperan dalam kemajuan suatu daerah.


Buce(Obama)Elang kei,tutupnya,(JS)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »