Rahayaan Desak Polres Tual Tangkap dan Adali Para Penembakan.

 


Tual - Trankonmasi.com

Kepada Media ini saat konfrensi pers dengan keluarga korban penembakan materius di depan kantor dinas kesehatan kab Malra bersampingan dengan rumah dinas Dandim 1503,"ilham Rahayaan sangat sesali atas penembakan brutal terhadap saudaranya Ongen Kabalmay yang di duga sebagai bandar Narkoba. "Ungkapnya Rahayaan


Menurutnya Rahayaan bahwa secara pandangan mata di nilai kinerja BNN Tual di nilai ini bagaikan teroris,sehingga saat melakukan penembakan secara brutal sehingga usai penembakan saudara saya korban atas nama Abang O.K langsung kabur alias hilang jejak sehingga korban sendiri langsung melarikan diri ke RSUD Karel satsuitubun Ohoijang.

"Tegasnya"


Dan Anehnya lagi orang yang di targer BNN kok tidak diberi tembakan,mala orang yang tak tau pokok masalah kok kenapa harus di tembak "Sesal keluarga korban.


Untuk itu Rahayaan meminta kepada Kapolres Tual AKBP Dax Imanuell Manuputty .S.I.K bahwa kami memberi waktu 1 x 24 jam kalau tidak melakukan penangkapan terhadap pelaku penembakan,maka kami pihak keluarga dan teman teman akan menduduki Polres Tual dalam waktu dekat ini guna dapat mempercepat mengusut tidakan penembakan didepan kantor dinas kesehatan"Tuturnya."



Lanjut Rahayaan bahwa kedatangan kami di polres Tual ini tujuanya kami untuk mendesak Kapolres Tual guna dapat memanggil pelaku penembakan mesterius ini,dan kami sangat menghargai dan bangga atas kinerja institusi kepolisian resort Tual,namun sesal kami warga korban bahwa waktu yang begitu lama hingga saat ini pihak kepolisian belum melakukan penangkapan kepada yang bersangkutan,hal ini yang membuat kami keluarga sangat kecewa.


Dan kalau memang BNN sudah target kepada saudara Safi kenapa tidak lakukan penembakan terhadap yang bersangkuta,tapi kok mala kembali melepas tembakan kepada saudara kami atas nama Ongen Kabalmay yang bukan bandar bahkan juga pemakai narkoba. "Sesalnya.


Adapun sedemikian lanjut Rahayaan bahwa sejak saudara kami ditembak malam Selasa lalu hingga saat ini kok pihak BNN Tual tidak perna mengkroscek kondisi keadaan korban,mala kembali membiarkan korban terlantar di RSUD Karel satsuitubun Ohoijang begitu saja, "Sesalnya


Untuk itu Rahayaan berharap agar Kapolres Tual harus tangkap pelaku penembakan agar secepatnya mungkin dan juga  dapat di proses sesuai dengan prosudur hukum yang berlaku,karna kami bukan teroris lalu sesuka hati mau di tembak tembakin dan perlilu di sadari bahwa negara ini negara hukum."Tutup.( JS )

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »