Belum Genap Enam Bulan Ruas Jalan Karatat Wunlah Kecamatan Wuarlabobar Rusak Berat


Kepulauan Tanimbar – Trankonmasi.com


Kondisi ruas jalan Karatat – Wunlah Kecamatan Wuarlabobar sangat memprihatinkan dan penuh dengan lempengan pada bagian jalan. Hal tersebut berdasarkan pantauan dari awak media ini, Kamis (26/05/2022).


Ketika ditelusuri oleh tim media ini, sangat disayangkan ruas jalan Karatat-Wunlah yang baru saja dikerjakan belum genap setengah tahun ternyata sudah rusak dan pecah pecah pada jalan tersebut, sehingga terlihat secara jelas kerusakan yang terjadi. 


Melihat data dari link lpse Kabupaten Kepulauan Tanimbar pekerjaan tersebut dikerjakan oleh PT ALQYBAR RESKY MANDIRI dengan Nilai Kontrak : Rp. 6.477.178.290,00 dengan sumber dana dari APBD TA 2021. Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan karatat – Abad Lapen  (DAK) mulai dikerjakan pada tahun 2021 dan berakhir pada Maret 2022. Namun ironisnya belum genap setengah tahun jalan tersebut rusak. Dan ketika ditelusuri oleh tim media ini ternyata ketebalan aspal yang dipergunakan oleh PT. ALQYBAR RESKY  MANDIRI sangat tipis bahkan pada bagian pecahan jalan tersebut ternyata tidak ditemukan bebatuan yang dipakai untuk memperkuat jalan tersebut namun hanya terdapat timbunan pasir yang ada pada lapisan dalamnya, hal ini dapat diduga PT. ALQYBAR RESKY MANDIRI bekerja tanpa mengikuti tender proyek yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pihak pemerintah  daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. 

Rusaknya jalan tersebut tidak hanya merugikan materinamun juga mengancan keselamatan bagi pengguna jalan. Masyarakat yang dirugikan dapat menggugat Dinas Pekerjaan Umum (DPU). 


Dengan kinerja seperti ini maka,  tentu dapat mengorbankan masyarakat yang nantinya akan melintas dijalan tersebut, dan kepada pihak  pemerintah daerah Kabupaten kepulauan Tanimbar diharapkan mampu menelusuri secara baik pekerjaan tersebut karena diduga ada yang tidak beres dalam pekerjaan ruas jalan Karatat-Wunlah yang jauh diluar tender pekerjaan dengan menggunakan anggaran negara yang begitu besar jumlahnya.


Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan Karatat – Abad Lapen dapat diduga pengerjaan yang asal jadi dan diduga kurangnya system pengawasan baik dari dinas terkait maupun konsultan pengawas. 

Melson Masela Sebagai salah satu tokoh pemuda Kecamatan Wuarlabobar dalam tanggapannya berharap agar sebagai tokoh muda jangan jadikan proyek besar ini lahan untuk keuntungan semata dan hasil pekerjaan yang tidak memuaskan masyarakat di Kecamatan Wuarlabobar, pikiran saya semua proyek ini harus dikaji dan dilihat oleh pemerintah terkait proyek jalan Karatat - Wunlah.


Sampai berita ini diturunkan pihak perusahan PT. ALQYBAR RESKY MANDIRI belum sempat dikonfirmasi,. (JCS)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »