Lagi Lagi Salah Satu Masyarakat Kecamatan Kei Besar Mengapresiasi Kinerja PT. Kobi Indah Sejahtera Terkait Pekerjaan Ruas Jalan Elat - Waur

 


Malra - Trankonmasi.com

Terima kasih kepada PT.  Kobi Indah Sejahtera atas berbagai upaya dan kerja keras dalam melaksanakan pekerjaannya sehingga  masyarakat Kei Besar merasa nyaman dengan aktifitas Berkendaraan. Kepada media ini, ON salah satu warga masyarakat Elat Kecamatan Kei Besar Yang tidak mau namanya dibeberkan dalam berita ini sangat berterima kasih kepada PT. Kobi Indah Sejahtera atas berbagai upaya yang telah dilakukan oleh PT. Kobi Indah Sejahtera untuk menjawab keluhan masyarakat Kei Besar, Minggu (15-05-2022).


Menurutnya sebagai masyarakat kecamatan Kei Besar ON sangat berterima kasih karena pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT.  Kobi Indah Sejahtera tersebut memang agak lambat tetapi biar lambat yang penting hasilnya baik, ucap ON.


" Tidak apa-apa biar PT. Kobi Indah Sejahtera kami lihat sangat lambat Tetapi hasilnya memuaskan kami,  sehingga sebagai masyarakat Elat Kecamatan Kei Besar saya berterima kasih kepada PT. Kobi Indah Sejahtera, semoga kedepannya lebih semangat lagi dalam setiap proses pekerjaan."


Lanjutnya, Jalan Elat-Waur yang sebelumnya dilaksanakan oleh perusahaan semula sangat membuat masyarakat tidak merasa nyaman ketika melintas dijalan tersebut tetapi ketika dimulainya pekerjaan penimbunan ruas jalan oleh PT. Kobi Indah Sejahtera maka kini masyarakat mulai mendapatkan pelayanan berlalu lintas dengan penuh nyaman walau terlihat belum selesai namun sangat memuaskan, sehingga kami mulai berkendara tidak lagi berjoget jogetan dijalan tersebut, tutur ON,



Ditanyakan terkait seperti apa harapannya kedepan sebagai masyarakat terkait dengan PT. Kobi Indah Sejahtera, ON berharap agar perusahaan perusahaan seperti PT. Kobi Indah Sejahtera ini perlu dipegang oleh pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tenggara agar dapat bekerja sama untuk pembangunan Otonomisasi daerah Maluku Tenggara sehingga perusahaan perusahaan yang sebelumnya bekerja hanya bagaikan asal asalan tersebut tidak perlu diberikan lagi sehingga pada akhirnya merusak nama baik pemerintah lebih khususnya pemerintahan Bupati Maluku Tenggara Hj Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Petrus Beruatwarin, tutupnya.(JCS)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »