Showing posts with label PPKM DARURAT. Show all posts
Showing posts with label PPKM DARURAT. Show all posts

Nekat Banget !! PT BPRS BAS Gelar Acara Saat PPKM Darurat


 PT BPRS Bank Artha Sejahtera (BAS) saat menggelar acara launching (Foto: Istimewa)

 

 

Lpktrankonmasi.com, SAMPANG- PT BPRS Bank Artha Sejahtera (BAS) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), nekat banget menggelar acara launching kegiatan saat masa penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Senin (09/08/2021).

 

Acara launching tersebut disoal oleh warga sekitar, kegiatan tersebut masih dalam kondisi pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM),bahkan kegiatan itu juga diselingi hiburan orkes electone.

 

Kegiatan tersebut disinyalir ada ketimpangan aturan terkait pemberlakuan PPKM di Kabupaten Sampang, di karenakan selama ini ramai pemberitaan terkait adanya hajatan warga yang dibubarkan oleh tim Satgas COVID-19 Kabupaten Sampang," ungkapnya.

 

Namun terasa ganjil, kegiatan PT BPRS BAS tetap terlaksana hingga usai tanpa ada tindakan dari tim Satgas COVID-19 Kabupaten.

 

Menurut salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya tersebut juga menambahkan, kok bisa ada acara yang di PT BPRS BAS terlaksana dengan sempurna, padahal saat ini masih PPKM. Seharusnya hal seperti ini juga dibubarkan oleh tim satgas COVID-19 Kabupaten Sampang agar masyarakat tidak ada kecemburuan sosial," imbuhnya.

 

Sedangkan pantauwan media ini di lokasi PT BPRS BAS menggelar acara, banyak tamu undangan yang tidak mematuhi protokol kesehatan (Prokes) serta nampak berkerumunan.

 

Anehnya lagi, kegiatan tersebut terkesan dibiarkan begitu saja, karena di lokasi nampak terlihat satuan Polisi Pamong Praja serta Diinas Perhubungan sedang sibuk mengatur arus lalu lintas.

 

Sementara itu Busiri Ketua Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) Korda Sampang sangat menyanyangkan adanya kegiatan tersebut.

 

Menurut Busiri, apapun bentuk acaranya apalagi di selingi hiburan electone itu sudah melanggar PPKM.

 

"Ini bentuk keteledoran atau ada pembiaran dari tim Satgas COVID-19 Kabupaten Sampang," Jelas Busiri melalui jaringan selulernya.

 

Sedangkan Rahmad Sugiono tim Satgas COVID-19 Kabupaten Sampang saat diwawancarai oleh media ini, ia menuturkan tidak pernah mengeluarkan izin apapun terkait kegiatan tersebut," katanya.

 

Kami tim Satgas COVID-19 hanya menerima sebuah surat undangan," pungkasnya. (Ros/Lex)

PPKM Darurat, Lomba Kelereng di Sampang Dibubarkan Polisi


 

Sampang, lpktrankonmasi.com  - Dalam masa penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) ialah level 4. Polisi membubarkan lomba kelereng di Dusun Demongan Desa Aeng Sareh Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Senin (09/08/2021)

 

Lomba kelereng tersebut diadakan oleh salah satu warga Dusun Demongan, Desa Aeng Sareh. Bakan disinyalir lomba kelereng hampir setiap hari digelar dengan puluhan peserta, peserta bukan hanya dari Aeng Sareh. Akan tetapi, datang dari luar Desa Aeng Sareh.

 

Sementara Kapolsek Sampang, Iptu Tomo SH mengatakan, bahwa anggota mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar. Dengan laporan bahwa ada lomba kelereng di Dusun Demongan, Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang dengan peserta dan penonton hingga ratusan orang.

 

Iptu Tomo S.Pd langsung memerintahkan Kanit Reskrim dan anggota lainnya untuk mendatangi tempat tersebut untuk membubarkan lomba kelereng," ungkapnya.

 

Menurut Iptu Utomo, bahwa anggotanya sempat mengalami kesulitan saat melaksanakan pembubaran lomba kelereng.

 

"Saat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) lomba kelereng, anggota sempat mengalami kesulitan karena untuk menuju lokasi lumayan jauh dari jalan raya dan sempat melewati area tambak dan sawah. Lokasi lomba tersebut terletak di bawah pohon-pohon jati," ujar Kapolsek Sampang.

 

Mantan Kapolsek Camplong juga mengatakan, bahwa saat mendekati lokasi lomba, puluhan orang langsung melarikan diri menuju semak-semak dan persawahan bahkan ada yang melarikan diri ke rumah warga yang berada di sekitar lokasi.

 

"Pembubaran lomba dilaksanakan karena sudah melanggar protokol kesehatan (Prokes), banyaknya orang yang berkerumun dan tidak menggunakan masker maka dapat menimbulkan klaster baru penyebaran COVID-19," katanya.

 

Di lokasi lomba kelereng personil Polsek Sampang yang dipimpin Aiptu Yunus Supriono SH langsung membongkar arena lomba kelereng yang terbuat dari kayu jati beserta kelengkapan lomba lainnya, seperti alat untuk mengasah kelereng dan tempat untuk menarik kelereng dari bawah ke atas sebelum kelereng dilepas oleh panitia.

 

"Barang bukti sudah kami amankan di Mapolsek Sampang. Kami mengharap seluruh masyarakat khususnya masyarakat di wilayah Kecamatan Sampang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan karena Pandemi COVID-19 masih belum selesai," tandasnya. (Ries)

Pengemudi Ojol Terima Banuan Sembako Dari Dandim 0719/Jepara Melalui Pasiter


 

Jepara, lpktrankonmasi.com

 

Puluhan pengemudi ojek online (ojol) menerima bantuan sembako yang dibagikan di halaman Makaodim Jepara , Pembagian paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian kodim 0719/Jepara kepada pengemudi ojol ,Rabu  (4/8/2021).

 

Kapten Arh M Fadlan  menerangkan, peran pengemudi ojol di tengah pandemi covid-19 saat ini memang sangat vital. Terutama dalam distrisbusi kebutuhan masyarakat dikarenakan adanya pembatasan kegiatan.

 


"Kita tahu persis bagaimana peran dari teman-teman ini (ojek online) sangat vital dalam mendistribusikan kebutuhan pokok masyarakat tanpa kerumunan. Sehingga hari ini kita berikan bansos," ujarnya

 

Sementara itu, Dandim 0719/Jepara melalui pasiter Kapten Arh M Fadlan  mengatakan hari ini ada  paket sembako yang dibagikan kepada pengemudi ojek online. Mudah –mudah dengan adanya pembagian sembako ini dapat bermaafaat dan dapat meringankan beban mereka dimasa PPKM darurat ini, pungkasya.

 


"Kami dari pengendara ojol  Jepara  menyampaikan banyak terima kasih kepada Dandim Jepara ,Pasiter atas bantuan  yang diberikan kepada kami pengendara Ojol," ujarnya.


(J Trankonmasi Tim)

8,8 Ton Beras Dari Menko Marives Dibagikan Oleh Polres Magelang Untuk Masyarakat Terdampak PPKM


 

MAGELANG, lpktrankonmasi.com

 

Diperpanjangnya penerapan PPKM Darurat hinga tanggal 9 Agustus mendatang direspon oleh Polres Magelang dengan terus memberikan bantuan kepada masyarakat.

 

Selasa 03/08/2021 Polres Magelang kembali menyalurkan sebanyak 8,8 ton beras dari Menko Marves kepada masyarakat terdampak PPKM melalui 20 Polsek jajaran yang ada di wilayah Polres Magelang.

 

" 20 Polsek telah menerima rata-rata 80 pack untuk disalurkan kepada masyarakat. Per pack nya berisi 5 kilogram beras," kata Kasubbaghumas Polres Magelang, Iptu Abdul Muthohir di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan.

 

Namun menurutnya terdapat dua Polsek yang mendapatkan jumlah berbeda karena harus menyalurkan bantuan kepada pelaku wisata di daerahnya. Kedua Polsek tersebut yaitu Polsek Mungkid yang mendapatkan 80 Pack ditambah 25 pack untuk pelaku wisata rafting. Selanjutnya adalah Polsek Sawangan yang mendapatkan 80 Pack ditambah 20 pack untuk pelaku wisata di lereng Merbabu.

 

" Selain pemberian bantuan, kami juga terus melakukan sosialisasi dan penertiban terkait protokol kesehatan. Hal tersebut akan terus kami lakukan. Penyekatan di perbatasan Magelang-Yogyakarta tetap masih terus kami lakukan," jelasnya.

 

Dirinya juga mengharapkan masyarakat dapat membatasi kegiatan yang dilakukan di luar ruangan sehingga dapat membantu menekan angka penyebaran Covid19 yang masih terus terjadi.

 

Sementara ketika disinggung terkait vaksinasi, Muthohir menyebutkan jika kegiatan tersebut masih berlangsung dan terus dilakukan kepada masyarakat.

 

" Kemarin kami mendapatkan surat edaran dari Dinkes terkait sasaran prioritas untuk vaksin. Sehingga kami terus melakukan percepatan vaksinasi kepada masyarakat," ungkapnya

 

Untuk total vaksinasi yang sudah dilakukan baik melalui vaksinasi massal dan Gerai Vaksinasi, dirinya menyebutkan jika sudah mencapai diatas angka 12 ribu orang.

 

Seperti diketahui, dalam pemberlakuan perpanjangan PPKM hingga tanggal 9 Agustus mendatang, Kabupaten Magelang masuk di level 4 yang artinya laju penularan Covid 19 masih belum menurun dan perlu penanganan melalui kebersamaan.

 

" Untuk itu kami tetap menghimbau kepada masyarakat untuk patuh terhadap Protokol kesehatan. Hindari dan hati-hati dengan konten media sosial yang menyesatkan. Pastikan dulu kebenaran informasi yang diterima," pesannya.


(Trankonmasi Tim)

Polres Magelang Luncurkan 2000 Paket Sembako Bagi Masyarakat Terdampak PPKM Darurat


 

Magelang, lpktrankonmasi.com

 

Polres Magelang menyingsingkan lengan baju dalam mendukung program penerapan PPKM Darurat. Berbagai kegiatan berupa himbauan dan Baksos berupa pemberian ribuan paket sembako kepada masyarakat terdampak PPKMDarurat yang ada di wilayah Kabupaten Magelang, Senin (26/7/2021). Bantuan yang bersumber dari Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Markes) dan Polri tersebut disalurkan melalui Polsek Jajaran Polres Magelang.

 


Didampingi Wakapolres Kompol Aron Sebastian, dan Kabbag Ops. Kompol Maryadi, Kapolres Magelang AKBP. Ronald A Purba mengatakan Polres Magelang hari ini meluncurkan bantuan paket sembako dari Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Markes) dan Polri melalui seluruh jajaran Polsek.

 

“Hari ini kita kembali menyalurkan bantuan dari Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Markes) dan Polri dengan sasaran masyarakat yang bergerak dalam bidang jasa terutama jasa wisata, dan masyarakat terdampak PPKM Darurat level 3,” jelasnya usai melepas peluncuran bantuan di depan Gedung Bhayangkara Utama Polres Magelang, Senin (26/7/2021).

 

Kapolres menyebutkan bantuan dari pemerintah dan Polri tersebut berjumlah dua ribu paket yang berisi beras dan paket sembako lainya.

“Kita ketahui bahwa adanya PPKM Darurat banyak obyek wisata yang tutup, dan ini terdampak pada karyawan. Mereka tidak memiliki kebun seperti masyakat pada umumnya sehingga dampaknya sangat dirsakan oleh mereka,” jelas Ronald.

 

Kapolres menambahkan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan bersama sama melalui Polres dan jajaran Poksek jajaran.

 

“Penyaluran ini kita bagi dua, seribu paket melalui Polres, dan seribu paket kita salurkan melalui Polsek yang ada,” ujarnya.

 


Dia menghimbau kepada masyarakat agar tetap mentaati peraturan pemerintah berkaitan masih diberlakukanya PPKM Darurat.

 

“Patuhi dan disiplin Protokol kesehatan dengan disiplin agar penyebaran Covid-19 bisa dicegah,” pungkas Kapolres.

 

(Mgl Trankonmasi)

Pimpin Vicon, Kabarhakam Tekankan Arahan Presiden Jokowi Soal PPKM Level 4


 

JAKARTA, lpktrankonmasi.com

 

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto memimpin video conference (vicon) kepada seluruh jajaran terkait penanganan pandemi Covid-19 di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/7).

 

Selaku Kepala Operasi (Kaops) Aman Nusa II Lanjutan, Arief menekankan beberapa arahan Presiden Joko Widodo selama penerapan PPKM Level 4 yang diperpanjang hingga 2 Agustus 2021.

 

"Intensifkan hasil Ops Aman Nusa II, laksanakan dengan konsisten, proaktif dan koordinatif," tekan Arif dalam keterangan tertulis.

 

Adapun penekanan arahan Presiden Joko Widodo yang harus dengan baik diterjemahkan di lapangan antara lain, pengaturan operasional pasar tradisional, PKL dan warung makan. Terkait hal ini, Arief menekankan agar betul-betul dikontrol terkait jam buka dan penegakan protokol kesehatannya.

 

"Koordinasi dengan Pemda dan Dinas Pasar. Lakukan pengurangan jumlah pedagang di pasar lalu dibuatkan atau usulkan lokasi perluasan di luar pasar hingga pengaturan parkir," ujar Arief.

 


Kemudian, sambung Arief, selama penerapan PPKM Level 4 bagaimana Peran Polri mengurangi beban masyarakat. Dalam hal ini, penyaluran bantuan sosial, sembako yang harus dikawal sepenuhnya hingga tepat sasaran.

 

Arief, sebagaimana penekanan Presiden Jokowi juga meminta memetakan wilayah dengan angka kematian tinggi, dengan memantau peningkatan kapasitas RS, isolasi terpusat hingga peningkatan ketersediaan oksigen.

 

Oleh karena itu, pelaksanaan Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini Arief meminta agar jajaran berkoordinasi dengan Forkompimda, kolaborasi dan sinergitas.

 

"Polri agar mendinamisasi sinergitas seluruh komponen. Dan tak kalah penting kesehatan dan keselamatan personel diutamakan," tandas Arief.

 

Lalu kemudian, Arief menekankan dalam rangka peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap prokes merupakan aspek penting dalam penurunan jumlah kasus positif. Dengan cara, melakukan sosialisasi dan edukasi masif baik secara langsung dengan mobil patroli maupun melalui media sosial.

 

"Dilakukan pada komunitas level terkecil, penegakan prokes dilakukan dengan cara humanis, hindari cara arogan," tekan Arief.

 

Dalam pelaksanaan 3T, Arief mengarahkan agar mengintesifkan pada level PPKM Mikro dengan berkoordinasi kepada 4 pilar. Lalu bentuk tracer untuk laksanakan tracing sekaligus melaksanakan sosialisasi atau edukasi prokes dan memastikan ketersediaan alat testing (antigen/PCR).

 

Sejauh ini, kata Arief, jumlah tracer di 34 Polda berjumlah 61.217, yang terbagi 58,929 tracer di lapangan 2,288 tracer di ruang digital.

 


Pelaksanaan vaksinasi juga turut menjadi atensi, untuk itu agar personel memperhatikan dan memastikan jumlah warga yang telah dilakukan vaksin. Arief menekankan agar akselerasi vaksinasi di elaborasi sehingga target herd immunity segera tercapai, di komunitas.

 

(J Trankonmasi Tim)

PPKM Level Empat Diperpanjang, Kapolda Jateng Berikan Edukasi Cegah Penyebaran Covid 19 Kepada Masyarakat


 

SEMARANG, lpktrankonmasi.com

 

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, menyampaikan edukasi penting bagi masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid 19. Hal ini disampaikan Kapolda Jateng kepada wartawan di Mapolda Jateng, Senin (26/7/21).

 

Dikatakan Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Bagi masyarakat yang beraktifitas di luar ruma, wajib mengganti ganti baju. Kemudian baju tersebut di rendam lalu mandi.

                                                 

"Hal tersebut sangat penting dilakukan setiap hari kita melakukan aktifitas di luar rumah, dengan kita melatih hal tersebut, kita dapat mencegah penyebaran Covid 19 di keluarga kita," jelas Iqbal.

 

Dia juga menyampaikan, Bahwa untuk Anak anak yang main di luar rumah, supaya mandi terlebih dahulu saat masuk rumah.

 

Selain itu juga, Setiap selesai kegiatan, untuk masker sekali pakai terus di buang, dan tidak di buang di tempat sembarangan.

 

" Hal ini agar benar benar di perhatikan, untuk mendorong masyarakat dan melaksanakan isoman secara maksimal dan upayakan isolasi terpusat," Kata Iqbal.

 

Dijelaskannya, terhadap limbah limbah isoman maupan isolasi terpusat, seperti masker, sampah, tempat makan, sarung tangan, harus di tangani tersendiri dan di bakar. Kalau bisa di TPS ( tempat pembuangan sampah ).

 

"Bekas sampah isoman jangan di campur dengan tempat sampah pada umumnya, ini potensi penularan. Masyarakt agar betul bet di edukasi, tentang bekas sampah yang di maksud," ucap Iqbal.

 

Lanjut Iqbal, terkait rumah bebas isoman, harus dilakukan penyemprotan di dalam rumah, agar tidak beriplikasi terhadap keluarga lainya.

 

"Sekali lagi pemisahan antara yang terkonfirmasi dan yang sehat, lebih efektif di laksnakan isolasi terpusat. untuk pelaksanaan traccer, para kasatwil, agar koordinasi dengan kapolrestabes Semarang, yang telah tersruktur dan dg buku saku. Laksanakan dengan maksimal, agar kita dapat putus mata rantai Covid 19 di wilayah jateng," ungkapnya.

 

Kombes Pol Iqbal Alqudusy juga menambahkan, bahwa pelaksanaan PPKM untuk level 4 ini,akan di perpanjang hingga 2 Agustus 2021. Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan pemerintah dan menerapkan Prokes 5M dan 3T.

 

(J Trankonmasi Tim).

Babinsa Desa Damarwulan Dampingi Petugas PPKM Berikan Bantuan Logistik Kepada Pasien Yang Jalani lsman


 

Jepara, lpktrankonmasi.com

 

Ditengah masa pandemi masih ada warga desa Damarwulan yang positif terpapar covid 19, Babibsa koramil 08/keling  Serda Nursidi  bersam petugas PPKM berikan bantuan logistik dari BPBD dan dari anggaran desa di salurkan kepada warga, Senin ( 26/07/2021).

 

Bantuan diberikan kepada pasien agar pasien bisa tetap melaksanakan isolasi mandiri dirumah.Bantuan tidak memandang kaya sama orang miskin karna itu memang sudah jatah orang yang melaksanakan isman.

 

Begitu besar perhatian pemerintah diharapkan warga yang terpapar covid 19. Merasa senang dan bersemangat dalam menjalani isman.

 

Sebagai Babinsa selalu aktif mendampingi Bidan desa, kader dan relawan untuk memberi bantuan kepada pasien.Disamping itu Babinsa memberi edukasi agar pasien tetap bersemangat, mengusumsi makanan yang bergisi dan selalu melaksanakan prokes.

 


Dari bidan desa selalu membuatkan group agar setiap keluhan pasien tetap bisa di monitor dan cepat penanganannya.

 

Ucapan terima kasih dari pasien dimana petugas PPKM selalu membantu meringankan beban warga yang terpapar.Disamping itu selalu menangani keluhan warga.Diharapkan kedepan warga akan sembuh dan covid 19 bisa hilang dari desa Damarwulan dan umumnya kabupaten Jepara.

 

(J Trankonmasi Tim)

Kabidhumas Polda Jateng : Hari Ini Pukul 18.00 Wib 27 Pintu Exit Tol Dibuka 244 Titik Penyekatan Tetap Diberlakukan


 SEMARANG, lpktrankonmasi.com

 

Polda Jateng akan membuka 27 Exit Tol di Jateng, mulai nanti malam pukul 18.00 Wib, Minggu (25/7/21). Namun untuk 224 titik penyekatan masih diberlakukan di setiap wilayah Jawa Tengah. Hal tersebut di sampaikan Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, saat di hubungi melalui Whatsapp siang tadi.

 

Dikatakan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, pembukaan tersebut sesuai dengan waktu yang telah di tentukan pemerintah.

 

Sedangkan 244 titik penyekatan, Kata Iqbal, masih dilakukan diperketat. Untuk itu masyarakat dihimbau agar dirumah saja stay at home.

 

“Nanti malam kita akan buka 27 Exit tol yang telah dilakukan penutupan beberapa waktu lalu. Namun, untuk 244 titik tetap dilakukan penyekatan,"  Terang Iqbal.

 

Lanjut Iqbal, dengan pembukaan 27 exit tol tersebut, semua kendaraan roda empat dan lebih sudah masuk Bisa masuk tol kembali. Begitu pula dengan kendaraan yang masuk dari Jawa.

 

Kombes Pol M Iqbal Alqudusy juga menambahkan, untuk 244 titik penyekatan, akan terus dijaga oleh jajaran kepolisian beserta instansi-instansi yang terkait, hingga waktu yang ditentukan.

 

"Malam nanti, semua pintu-pintu di setiap exit tol yang dijaga di wilayah masing-masing, akan mulai di buka," jelas iqbal.

 

Dari data Polda Jateng, berikut ke-27 titik exit tol yang akan dibuka tengah malam nanti, yaitu,

 

1. Pejagan Brebes KM 429

2. Brebes Barat KM 262

3. Brexit Brebes Timur KM 268

4. Adiwerna Tegak Slawi KM 278

5. Gandulan Pemalang KM 312

6. Pekalongan KM 342

7. Kandeman Batang KM 348

8. Weleri Kendal KM 384

9. Pegandon Kendal KM 396

10. Kaliwungu Kendal KM 409

11. Krapyak Semarang KM 000

12 Tembalang Kota Semarang KM 11+800

13. Banyumanik Kota Semarang KM 421

14. Kaligawe Kota Semarang KM 18

15 Gayamsari Kota Semarang KM 13+800

16. Jatingaleh Kota Semarang KM 6+800

17. Srondol Kota Semarang KM 14

18. Ungaran Kabupaten Semarang KM 430

19. Bawen Kabupaten Semarang KM 444

20. Tingkir Kota Salatiga KM 460

21. Sragen KM 527

22. Kemiri Karanganyar KM 513

23. Gondangrejo KM 506

24. Ngemplak Surakarta KM 503

25. Colomadu Surakarta KM 492.600

26. Boyolali KM 484

27. Bandara Adi Soemarmo.

 

Pembukaan 27 Exit tol di Jawa Tengah ini malam nanti ini, merupakan kesepakatan dari Polda Jateng, Forkopimda Jateng, dan lintas sektoral. 


(J Trankonmasi Tim)

Bagikan Paket Sembako Dalam Patroli Skala Besar Polres Magelang - TNI


 

MAGELANG, lpktrankonmasi.com

 

Pandemi Covid-19 telah mengakibatkan terhambatnya roda perekonomian. Polres Magelang terus berupaya melakukan berbagai kegiatan guna memberikan himbauan kepada masyarakat tentang penerapan PPKM di masa pandemic.

 

Seperti kegiatan yang dilakukan pada hari jum’at (23/7/2021) malam. Polres Magelang bersama TNI Kodim 0705/Magelang dengan jumlah personil 80 orang melakukan kegiatan patroli berskala besar serta operasi kemanusiaan berupa pembagian sembako kepada masyarakat yang dijumpai.

 

Seperti yang dikatakan Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba saat memimpin apel sebelum kegiatan patrol dilaksanakan.

” Kegiatan patroli dan operasi kemanusiaan ini tidak lain adalah memberikan semangat, motivasi dan himbauan supaya masyarakat tetap patuh menjalankan protokol kesehatan dan bisa bertahan menghadapi situasi pandemi yang belum selesai,” Kata Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba saat memimpin apel kegiatan tersebut.

 

Ronald juga mengatakan jika sudah saatnya saling bersinergi dan bersama-sama dalam menerapkan protokol kesehatan serta peduli terhadap keadaan masyarakat sekitar yang tengah kesulitan dalam situasi Pandemi seperti saat ini.

 

” Kita sempatkan waktu untuk masyarakat dengan kegiatan bansos untuk selamatkan masyarakat dan meringankan beban Masyarakat,” lanjutnya.

 

Kapolres juga menginginkan agar pelaksanaan kegiatan patroli Skala besar dan pembagian paket sembako oleh petugas dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

 


” Tetep semangat dan Prokes Covid-19 dalam melaksanakan tugas, lakukan yang terbaik. Laksanakan tugas dengan rasa tanggung jawab dan rasa ikhlas semoga Tuhan yang maha kuasa senantiasa melindungi kita semua dalam melaks tugas,” ungkap Kapolres.

 

Setelah selesai menerima arahan dari Kapolres Magelang, Petugas Gabungan melaksanakan Patroli Skala besar dan pembagian paket sembako mulai dari Polres Magelang, Lapangan Soepardi, Terminal Borobudur, Pasar Borobudur, Pertigaan Karet, Candi Mendut, Kampung Ulam, Palbapang, Pasar Hewan Muntilan, Tape ketan Muntilan, jalan pemuda Muntilan, Pasar Muntilan, Pasar Blabak, Mertoyudan dan kembali ke Polres Magelang.

 

(Mgl Trankonmasi Tim)

Dukung Penerapan PPKM Level 4 Polres Magelang Lakukan Bansos Sasaran Pedagang Terdampak PPKM Darurat Level 4



MAGELANG, lpktrankonmasi.com

 

Wujud kepedulian Polres Magelang terhadap masyarakat terdampak PPKM Darurat Level 4 salah satunya dengan menyalurkan Bansos (Bantuan Sosial) berupa 5 kilogram beras dan telur sebanyak 20 butir. Disamping membagi sembako, juga dilakukan sosialisasi tentang aturan dalam PPKM Darurat Level 4 tersebut.


Sasaran kegiatan Bansos adalah para pelaku kuliner sebagai warga yang terdampak program pembatasan tersebut, Kamis (22/07/2921).

 

Kegiatan penyaluran Baksos dipimpin oleh Kabagren Kompol Nanik Suryani, S.H.,M.H.,  yang didampingi Kasubbag Dalgar Bagren AKP Sofan dan  KBO Satbinmas IPTU Winadi, S.H. dan personel lainnya.

  


                                                                                                   

Dalam penyaluran Baksos tersebut Kompol Nanik selaku Koordinator Baksos Polres Magelang mengatakan, bahwa Tim berkeliling mulai pukul 13.30 WIB dari Mapolres Jalan Soekarno Hatta menuju Rambeanak lanjut ke Ambartawang.

 

Petugas kemudian menuju  ke Blabak belok kiri arah Blondo masuk Jalan Soekarno Hatta Mungkid dan kembali ke Mapolres.

 

“Kami menyasar para pedagang kaki lima, penjual gorengan dan warung angkringan yang terkena dampak dari PPKM Darurat. Selama keliling yang kami sambangi sebanyak 33 orang,” terang Kabagren.

 

Saat menyambangi pedagang kecil, lanjut Nanik, tim memberi imbauan kepada mereka untuk menaati aturan PPKM Level 4. Seperti selalu menjaga kesehatan diri sendiri dalam pandemi Covid-19. Saat melayani pembeli dengan mematuhi protokol kesehatan.



“Kami ingatkan pula bahwa warung harus tutup maksimal pukul 20.00 WIB,” terang Kompol Nanik.

 

Disamping melakukan sosialisasi dan memberi imbauan, petugas juga membagikan bantuan sosial berupa paket sembako yang masing-masing  paket berupa 5 kilogram beras dan telur sebanyak 20 butir.

 

“Bantuan yang kami berikan semoga membantu meringankan beban para pedagang kecil penerima manfaat. Sehingga terkurangi beban ekonomi selama menghadapi pandemi dengan pembatasan kegiatan yang harus ditaati,” pungkas Kabagren Polres Magelang Kompol Nanik Suryani.


Selama kegiatan tetap dikedepankan tindakan persuasif dan humanis. Kegiatan pendukung PPKM Level 4 dan penyaluran bansos berjalan aman tertib dan lancar, selesai pukul 15.00 WIB.

 

(Mgl Trankonmasi Tim)

 


Penutupan 27 Exit Tol di Jateng Diperpanjang Hingga 25 Juli 2021


 

Semarang, lpktrankonmasi.com

 

Penutupan exit tol diperpanjang hinggal tanggal 25 Juli 2021. Hal ini disampaikan Direktur Lalulintas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafiruddin didampingi oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy dan Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol. Farid Bachtiar Effendi kepada media, Jumat (23/7/2021).

 


"Sesuai dengan hasil rapat yang dipimpin oleh Menko Maritim dan Ivenstasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjahitan penutupan exit tol diperpanjang hingga tanggal 25 Juli 2021. Cara bertindaknya sama seperti yang telah dilaksanakan tanggal 16-22 Juli yang lalu," tegas Dirlantas Polda Jateng.

 

Kombes Pol. Rudy Syafiruddin menambahkan, untuk kendaraan baik sektor esensial maupun kritikal diperlakukan sama.

 

"Apabila tidak bisa menunjukan keterangan kerja dari kantornya dan tidak bisa menunjukkan hasil swab antigen PCR dinyatakan negatif ditambah dengan surat vaksin, kita tidak akan memberikan masuk kepada yang bersangkutan dan akan kita putarbalikkan," ungkap Dirlantas.

 

Di 27 exit tol, imbuh Dirlantas, di jaga oleh Polri baik dari fungsi lalulintas, Brimob maupun Samapta dan pelaksanaanya sudah seperti yang diharapkan.

 

"Sampai saat hari ini, Jumat (23/7/2021)  yang sudah diputarbalikan sebanyak kurang lebih 62.000 kendaraan se Jateng," kata Dirlantas Polda Jateng

 


Dirlantas Polda Jateng mengimbau kepada para pekerja, untuk melengkapi surat-suratnya. Sehingga memudahkan petugas dalam melaksanakan kegiatan pengecekan nantinya.

 

"Untuk sopir truk yang membawa kriteria esensial dan kritikal untuk meminta stiker warna biru atau warna merah kepada petugas untuk menentukan sektor esensial maupun kritikal sehingga tidak diperiksa lagi sama anggota," pungkas Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. Rudy Syafiruddin.


(J Trankonmasi Tim)

Jepara : Kapolres Kucurkan Bantuan Beras Bagi Masyarakat Terdampak PPKM Darurat Level 4

 

Jepara, lpktrankonmasi.com


Bertempat di Lapangan Endra Dharmalaksana Polres Jepara telah digelar Apel Pelepasan Distribusi Beras Dari Aslog Kapolri Kepada Masyarakat, Jum’at (23/7/2021). Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat di Slum Area dan yang terdampak PPKM Darurat Level 4.

 

Kapolres Jepara AKBP Warsono, S.H., S.I.K., M.H menekankan, bahwa bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat terdampak PPKM Darurat level 4.

 

“Dalam masa pandemi memiliki banyak dampak yang cukup luas baik di sektor sosial ekonomi maupun sektor lainnya di tengah masyarakat, dan saat ini dengan diperpanjang PPKM Darurat Level 4 tentunya sangat berdampak sekali khususnya terhadap masyarakat kecil,”kata Kapolres Jepara.

 


Terkait dengan hal tersebut dari Aslog Kapolri dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia telah memikirkan untuk memberikan solusi khususnya terkait dampak dari program PPKM Darurat Level 4 salah satunya adalah program Bansos.

 

“Dari program tersebut dari Aslog Kapolri memberikan 6 ton beras dan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia sebanyak 5 ton beras ke masing - masing Polsek sebanyak 125 paket/Polsek dengan total 2.200 paket untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.

 

“Dalam pelaksanaan pendistribusian dapat bekerjasama dengan kepala desa dan Babinsa supaya tidak doubel dengan penerima bantuan lain  dan diberikan kepada masyarakat yang layak dan terdampak PPKM Darurat Level 4,” lanjutnya.

 

Apabila masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah diharapkan tidak menerima bantuan ini namun diprioritaskan kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sama sekali.


 

“Kita selaku alat negara diharapkan dalam memberikan bantuan sosial ini dapat bermanfaat kepada masyarakat dan menjadi ladang ibadah kita dalam masa pandemi Covid-19, semoga pandemi ini segera berakhir dan kehidupan dapat normal seperti sediakala,” pungkasnya.

 

(J Trankonmasi Tim)